#30 tag 24jam
Harga Sembako Jogja Hari Ini 17 Oktober 2024: Bawang Merah Naik Lagi!
Harga sembako Jogja hari ini per 17 Oktober 2024 mengalami perubahan. Dengan bawang merah naik, simak daftar harga dan faktor penyebab fluktuasi harganya! [1,020] url asal
#jog #harga-sembako #harga-sembako-hari-ini #harga-sembako-jogja-hari-ini #harga-bawang-hari-ini #harga-bahan-pokok-hari-ini #nur-azizah-nasution #bawang-merah #tepung #harga-pangan #bapanas #detikers #panel #harga
(detikFinance) 17/10/24 12:32
v/16598926/
Harga sembako dapat berubah setiap harinya akibat pengaruh berbagai faktor. Bagi detikers yang membutuhkan informasi tentangnya, simak daftar harga sembako Jogja 17 Oktober 2024 berikut ini.
Informasi terkait harga sembako begitu penting untuk masyarakat. Pasalnya, berbekal pengetahuan ini, warga Jogja dapat menentukan prioritas bahan makanan yang akan dibeli dan jumlahnya. Tak hanya konsumen, pedagang dan produsen juga dapat menentukan langkah yang diambil berdasarkan naik-turunnya harga suatu sembako.
Dengan bawang merah yang harganya naik lagi, di bawah ini daftar harga sembako untuk wilayah Jogja, Kamis, 17 Oktober 2024 menurut PIHPS dan Badan Pangan Nasional.
Daftar Harga Sembako Jogja 17 Oktober 2024 Versi PIHPS Nasional
PIHPS adalah singkatan dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional. Laman ini dikelola oleh Bank Indonesia sejak tahun 2016. PIHPS menyajikan data seputar barang pokok yang dinilai memiliki kekuatan signifikan dalam membentuk angka inflasi.
Dilihat pada Kamis (17/10/2024) pukul 11.23 WIB, satu bahan pokok tercatat mengalami perubahan harga, yakni daging ayam ras segar. Sementara itu, dari total 19 bahan pokok lainnya, tidak ada yang berubah harga, baik naik maupun turun.
Berdasar grafik yang disajikan, diketahui bahwasanya daging ayam ras segar naik dari Rp34.250 menjadi Rp34.750 per kilogram. Angka ini didapat dari harga rata-rata yang berlaku di Pasar Beringharjo (Rp35.000) dan Pasar Kranggan (Rp34.500).
Sebagai informasi, harga pangan yang disajikan PIHPS untuk wilayah Jogja diambil dari angka rata-rata di Pasar Beringharjo dan Pasar Kranggan. Lebih lengkapnya, berikut ini daftar harga sembako di Kota Jogja pada 17 Oktober 2024:
- Bawang merah ukuran sedang: Rp25.250/kg
- Bawang putih ukuran sedang: Rp42.750/kg
- Beras kualitas bawah I: Rp13.150/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp12.250/kg
- Beras kualitas medium I: Rp14.750/kg
- Beras kualitas medium II: Rp14.000/kg
- Beras kualitas super I: Rp16.150/kg
- Beras kualitas super II: Rp15.250/kg
- Cabai merah besar: Rp26.250/kg
- Cabai merah keriting: Rp17.500/kg
- Cabai rawit hijau: Rp27.500/kg
- Cabai rawit merah: Rp45.000/kg
- Daging ayam ras segar: Rp34.750/kg
- Daging sapi kualitas 1: Rp140.000/kg
- Daging sapi kualitas 2: Rp132.500/kg
- Gula pasir kualitas premium: Rp17.500/kg
- Gula pasir lokal: Rp17.150/kg
- Minyak goreng curah: Rp16.250/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp19.250/liter
- Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp18.000/liter
- Telur ayam ras segar: Rp25.900/kg
Daftar Harga Sembako Jogja 17 Oktober 2024 Versi Bapanas
Selain PIHPS, sumber kredibel lainnya yang bisa dipakai untuk mengetahui perkembangan harga sembako sehari-hari adalah panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas). Dikutip dari situs resminya pada Kamis, 17 Oktober 2024 pukul 11.18 WIB, harga sembako di Kota Jogja hari ini adalah:
- Beras premium: Rp14.250/kg
- Beras medium: Rp12.990/kg
- Beras SPHP: Rp12.500/kg
- Kedelai biji kering impor: Rp9.500/kg
- Bawang merah: Naik dari Rp20.980 menjadi Rp21.450/kg
- Bawang putih bonggol: Rp34.500/kg
- Cabai merah keriting: Rp13.960/kg
- Cabai rawit merah: Rp40.000/kg
- Daging sapi murni: Rp130.000/kg
- Daging ayam ras: Rp34.000/kg
- Telur ayam ras: Rp26.000/kg
- Gula konsumsi: Rp17.000/kg
- Minyak goreng kemasan sederhana: Rp16.000/liter
- Minyak goreng curah: Rp16.000/liter
- Tepung terigu curah: Rp9.000/kg
- Tepung terigu kemasan: Rp11.000/kg
- Garam halus beryodium: Rp12.000/kg
- Ikan kembung: Rp35.500/kg
- Ikan bandeng: Rp42.500/kg
- Ikan tongkol: Rp32.500/kg
Faktor-faktor Penyebab Naiknya Harga Sembako
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan harga bahan pokok naik. Dirangkum dari Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' karya Nur Azizah Nasution dkk, ini poin-poinnya:
1. Faktor Produksi
Tanpa adanya produksi, para pedagang sembako di pasar akan kekurangan jumlah barang. Penyebabnya bervariasi, mulai dari hasil panen yang tidak maksimal, keterbatasan biaya petani, hingga cuaca buruk. Alhasil, barang langka membuat harga melambung.
2. Faktor Distribusi
Semakin lama proses distribusi, makin naik pula harga sembako. Lebih-lebih, jika terjadi keterlambatan dalam prosesnya. Akibatnya, pedagang mesti menaikkan harga sembako demi dapat meraup laba.
3. Faktor Sumber Pasokan
Mirip dengan faktor pertama, sumber pasokan dapat memengaruhi naik-turunnya harga sembako. Semakin banyak barang yang tersedia, harganya akan semakin murah, begitu pula sebaliknya.
4. Faktor Permintaan dan Penawaran
Ketika permintaan terhadap suatu barang naik, para pedagang akan menaikkan harga. Hal ini juga berlaku sebaliknya.
5. Faktor Jumlah Pedagang Pesaing
Semakin banyak pesaing, harga sembako cenderung lebih mendekati tarif pasaran. Sebagai contoh, di pasar A hanya ada dua pedagang sembako. Kondisi ini membuat keduanya bersaing dengan lebih ekstrem ketimbang pasar B yang memiliki 10 pedagang sembako. Sebab, keduanya mesti bersaing ketat untuk memperebutkan pasar.
Demikian informasi harga sembako di Jogja, Kamis, 17 Oktober 2024. Perlu dicatat bahwa harga yang ditemui di pasaran bisa saja berbeda. Hal ini disebabkan adanya disparitas untuk masing-masing sembako. Semoga bermanfaat.
(sto/sip)
Harga Sembako Jogja Hari Ini 15 Oktober 2024: Bawang Merah Naik Jadi Segini
Hari ini, bawang merah tercatat naik harga menurut data Bapanas. Seberapa besar kenaikannya? Cari informasi lengkap harga sembako Jogja 15 Oktober 2024 di sini! [962] url asal
#jog #harga-sembako #harga-sembako-hari-ini #harga-sembako-jogja-hari-ini #harga-bawang-hari-ini #bawang-merah #produsen #premium #harga-bahan #pusat-informasi-harga-pangan-strategis-nasional #badan-pangan-nasio
(detikFinance) 15/10/24 12:22
v/16532647/
Harga sembako dapat berubah setiap harinya akibat pengaruh berbagai faktor. Bagi detikers yang membutuhkan informasi tentangnya, simak daftar harga sembako Jogja 15 Oktober 2024 berikut ini.
Informasi terkait harga sembako begitu penting untuk masyarakat. Pasalnya, berbekal pengetahuan ini, warga Jogja dapat menentukan prioritas bahan makanan yang akan dibeli dan jumlahnya. Tak hanya konsumen, pedagang dan produsen juga dapat menentukan langkah yang diambil berdasarkan naik-turunnya harga suatu sembako.
Dengan harga bawang merah naik, di bawah ini daftar harga sembako untuk wilayah Jogja, Selasa, 15 Oktober 2024 menurut PIHPS dan Badan Pangan Nasional.
Daftar Harga Sembako Jogja 15 Oktober 2024 Versi PIHPS Nasional
PIHPS adalah singkatan dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional. Laman ini dikelola oleh Bank Indonesia sejak tahun 2016. PIHPS menyajikan data seputar barang pokok yang dinilai memiliki kekuatan signifikan dalam membentuk angka inflasi.
Dilihat pada Selasa (15/10/2024) pukul 11.35 WIB, tidak tampak adanya update harga dari Pasar Kranggan. Oleh karena itu, tidak ada rerata harga pokok seperti hari-hari biasanya yang diambil dari Pasar Beringharjo dan Kranggan. Dengan sebab tersebut, sebagai gambaran, berikut ini harga sembako Jogja yang berlaku di Pasar Beringharjo pada 15 Oktober 2024:
- Bawang merah ukuran sedang: Rp26.500/kg
- Bawang putih ukuran sedang: Rp43.000/kg
- Beras kualitas bawah I: Rp13.250/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp12.500/kg
- Beras kualitas medium I: Rp15.000/kg
- Beras kualitas medium II: Rp14.250/kg
- Beras kualitas super I: Rp17.000/kg
- Beras kualitas super II: Rp16.000/kg
- Cabai merah besar: Rp22.500/kg
- Cabai merah keriting: Rp17.500/kg
- Cabai rawit hijau: Rp30.000/kg
- Cabai rawit merah: Rp42.500/kg
- Daging ayam ras segar: Rp34.000/kg
- Daging sapi kualitas 1: Rp135.000/kg
- Daging sapi kualitas 2: Rp127.500/kg
- Gula pasir kualitas premium: Rp18.000/kg
- Gula pasir lokal: Rp17.500/kg
- Minyak goreng curah: Rp16.000/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp19.000/liter
- Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp18.000/liter
- Telur ayam ras segar: Rp25.500/kg
Daftar Harga Sembako Jogja 15 Oktober 2024 Versi Bapanas
Selain PIHPS, sumber kredibel lainnya yang bisa dipakai untuk mengetahui perkembangan harga sembako sehari-hari adalah panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas). Dikutip dari situs resminya pada Selasa, 15 Oktober 2024 pukul 10.13 WIB, harga sembako di Kota Jogja hari ini adalah:
- Beras premium: Rp14.250/kg
- Beras medium: Rp12.990/kg
- Beras SPHP: Rp12.500/kg
- Kedelai biji kering impor: Rp9.500/kg
- Bawang merah: Naik dari Rp20.980 menjadi Rp22.360/kg
- Bawang putih bonggol: Rp34.500/kg
- Cabai merah keriting: Rp13.960/kg
- Cabai rawit merah: Rp40.000/kg
- Daging sapi murni: Rp130.000/kg
- Daging ayam ras: Rp32.980/kg
- Telur ayam ras: Rp26.000/kg
- Gula konsumsi: Rp17.000/kg
- Minyak goreng kemasan sederhana: Rp16.000/liter
- Minyak goreng curah: Rp16.000/liter
- Tepung terigu curah: Rp9.000/kg
- Tepung terigu kemasan: Rp11.000/kg
- Garam halus beryodium: Rp12.000/kg
- Ikan kembung: Rp35.500/kg
- Ikan bandeng: Rp42.500/kg
- Ikan tongkol: Rp32.500/kg
Faktor-faktor Penyebab Naiknya Harga Sembako
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan harga bahan pokok naik. Dirangkum dari Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' karya Nur Azizah Nasution dkk, ini poin-poinnya:
1. Faktor Produksi
Tanpa adanya produksi, para pedagang sembako di pasar akan kekurangan jumlah barang. Penyebabnya bervariasi, mulai dari hasil panen yang tidak maksimal, keterbatasan biaya petani, hingga cuaca buruk. Alhasil, barang langka membuat harga melambung.
2. Faktor Distribusi
Semakin lama proses distribusi, makin naik pula harga sembako. Lebih-lebih, jika terjadi keterlambatan dalam prosesnya. Akibatnya, pedagang mesti menaikkan harga sembako demi dapat meraup laba.
3. Faktor Sumber Pasokan
Mirip dengan faktor pertama, sumber pasokan dapat memengaruhi naik-turunnya harga sembako. Semakin banyak barang yang tersedia, harganya akan semakin murah, begitu pula sebaliknya.
4. Faktor Permintaan dan Penawaran
Ketika permintaan terhadap suatu barang naik, para pedagang akan menaikkan harga. Hal ini juga berlaku sebaliknya.
5. Faktor Jumlah Pedagang Pesaing
Semakin banyak pesaing, harga sembako cenderung lebih mendekati tarif pasaran. Sebagai contoh, di pasar A hanya ada dua pedagang sembako. Kondisi ini membuat keduanya bersaing dengan lebih ekstrem ketimbang pasar B yang memiliki 10 pedagang sembako. Sebab, keduanya mesti bersaing ketat untuk memperebutkan pasar.
Demikian informasi harga sembako di Jogja, Selasa, 15 Oktober 2024. Perlu dicatat bahwa harga yang ditemui di pasaran bisa saja berbeda. Hal ini disebabkan adanya disparitas untuk masing-masing sembako. Semoga bermanfaat.
(sto/dil)
Harga Sembako Jogja Hari Ini 29 September 2024: Tiga Bahan Pokok Turun!
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, hari ini, 3 bahan pokok di Kota Jogja turun harga. Apa saja? Mari, cek harga sembako Jogja 29 September 2024 di sini! [736] url asal
#jog #harga-sembako #harga-sembako-hari-ini #harga-sembako-jogja-hari-ini
(detikFinance) 29/09/24 12:19
v/15736052/
Harga sembako dapat berubah setiap harinya akibat pengaruh berbagai faktor. Bagi detikers yang membutuhkan informasi tentangnya, simak daftar harga sembako Jogja 29 September 2024 berikut ini.
Informasi terkait harga sembako begitu penting untuk masyarakat. Pasalnya, berbekal pengetahuan ini, warga Jogja dapat menentukan prioritas bahan makanan yang akan dibeli dan jumlahnya. Tak hanya konsumen, pedagang dan produsen juga dapat menentukan langkah yang diambil berdasarkan naik-turunnya harga suatu sembako.
Dengan tiga bahan pokok turun harga, di bawah ini daftar harga sembako untuk wilayah Jogja, Minggu, 29 September 2024.
Daftar Harga Sembako Jogja 29 September 2024 Versi Bapanas
Selain PIHPS, sumber kredibel lainnya yang bisa dipakai untuk mengetahui perkembangan harga sembako sehari-hari adalah panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas). Dikutip dari situs resminya pada Minggu, 29 September 2024 pukul 10.48 WIB, harga sembako di Kota Jogja hari ini adalah:
- Beras premium: Rp14.250/kg
- Beras medium: Rp12.990/kg
- Beras SPHP: Rp12.500/kg
- Kedelai biji kering impor: Rp9.500/kg
- Bawang merah: Turun dari Rp21.910 menjadi Rp21.450/kg
- Bawang putih bonggol: Rp36.880/kg
- Cabai merah keriting: Turun dari Rp18.440 menjadi Rp17.490/kg
- Cabai rawit merah: Rp30.000/kg
- Daging sapi murni: Rp130.000/kg
- Daging ayam ras: Rp32.980/kg
- Telur ayam ras: Turun dari Rp26.000 menjadi Rp25.000/kg
- Gula konsumsi: Rp17.000/kg
- Minyak goreng kemasan sederhana: Rp16.000/liter
- Minyak goreng curah: Rp16.000/liter
- Tepung terigu curah: Rp9.000/kg
- Tepung terigu kemasan: Rp11.000/kg
- Garam halus beryodium: Rp12.000/kg
- Ikan kembung: Rp35.500/kg
- Ikan bandeng: Rp41.990/kg
- Ikan tongkol: Rp32.500/kg
Faktor-faktor Penyebab Naiknya Harga Sembako
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan harga bahan pokok naik. Dirangkum dari Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' karya Nur Azizah Nasution dkk, ini poin-poinnya:
1. Faktor Produksi
Tanpa adanya produksi, para pedagang sembako di pasar akan kekurangan jumlah barang. Penyebabnya bervariasi, mulai dari hasil panen yang tidak maksimal, keterbatasan biaya petani, hingga cuaca buruk. Alhasil, barang langka membuat harga melambung.
2. Faktor Distribusi
Semakin lama proses distribusi, makin naik pula harga sembako. Lebih-lebih, jika terjadi keterlambatan dalam prosesnya. Akibatnya, pedagang mesti menaikkan harga sembako demi dapat meraup laba.
3. Faktor Sumber Pasokan
Mirip dengan faktor pertama, sumber pasokan dapat memengaruhi naik-turunnya harga sembako. Semakin banyak barang yang tersedia, harganya akan semakin murah, begitu pula sebaliknya.
4. Faktor Permintaan dan Penawaran
Ketika permintaan terhadap suatu barang naik, para pedagang akan menaikkan harga. Hal ini juga berlaku sebaliknya.
5. Faktor Jumlah Pedagang Pesaing
Semakin banyak pesaing, harga sembako cenderung lebih mendekati tarif pasaran. Sebagai contoh, di pasar A hanya ada dua pedagang sembako. Kondisi ini membuat keduanya bersaing dengan lebih ekstrem ketimbang pasar B yang memiliki 10 pedagang sembako. Sebab, keduanya mesti bersaing ketat untuk memperebutkan pasar.
Demikian informasi harga sembako di Jogja, Minggu, 29 September 2024. Perlu dicatat bahwa harga yang ditemui di pasaran bisa saja berbeda. Hal ini disebabkan adanya disparitas untuk masing-masing sembako. Semoga bermanfaat.
(sto/cln)
Harga Sembako Jogja Hari Ini 24 September 2024: Gula Pasir Menyentuh Angka Ini
Berikut ini daftar harga sembako di Jogja hari ini 24 September 2024 mulai dari beras, telur, hingga gula pasir. Cek detailnya! [1,076] url asal
#jog #harga-sembako-jogja #harga-sembako-jogja-hari-ini
(detikFinance) 24/09/24 12:23
v/15482419/
Harga sembako dapat berubah setiap harinya akibat pengaruh berbagai faktor. Bagi detikers yang membutuhkan informasi tersebut, simak daftar harga sembako Jogja 24 September 2024 berikut ini.
Informasi terkait harga sembako begitu penting untuk masyarakat. Pasalnya, berbekal pengetahuan ini, warga Jogja dapat menentukan prioritas bahan makanan yang akan dibeli dan jumlahnya. Tak hanya konsumen, pedagang dan produsen juga dapat menentukan langkah yang diambil berdasarkan naik-turunnya harga suatu sembako.
Di bawah ini daftar harga sembako untuk wilayah Jogja, Selasa, 24 September 2024.
Daftar Harga Sembako Jogja 24 September 2024 Versi PIHPS Nasional
PIHPS adalah singkatan dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional. Laman ini dikelola oleh Bank Indonesia sejak tahun 2016. PIHPS menyajikan data seputar barang pokok yang dinilai memiliki kekuatan signifikan dalam membentuk angka inflasi.
Dilihat pada Selasa (24/9/2024) pukul 11.25 WIB, dari total 21 bahan pokok yang disajikan datanya, tidak ada yang berubah harga, baik naik maupun turun. Artinya, hari ini, harga yang berlaku sama dengan tarif pada Senin, 23 September 2024.
Sebagai informasi, harga pangan yang disajikan PIHPS untuk wilayah Jogja diambil dari rata-rata harga di Pasar Beringharjo dan Pasar Kranggan. Lebih lengkapnya, berikut ini daftar harga sembako di Kota Jogja pada 24 September 2024:
- Bawang merah ukuran sedang: Rp24.500/kg
- Bawang putih ukuran sedang: Rp41.250/kg
- Beras kualitas bawah I: Rp13.150/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp12.250/kg
- Beras kualitas medium I: Rp14.750/kg
- Beras kualitas medium II: Rp14.000/kg
- Beras kualitas super I: Rp16.150/kg
- Beras kualitas super II: Rp15.250/kg
- Cabai merah besar: Rp28.750/kg
- Cabai merah keriting: Rp22.500/kg
- Cabai rawit hijau: Rp31.250/kg
- Cabai rawit merah: Rp33.750/kg
- Daging ayam ras segar: Rp33.250/kg
- Daging sapi kualitas 1: Rp140.000/kg
- Daging sapi kualitas 2: Rp132.500/kg
- Gula pasir kualitas premium: Rp17.500/kg
- Gula pasir lokal: Rp17.150/kg
- Minyak goreng curah: Rp16.250/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp19.250/liter
- Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp18.000/liter
- Telur ayam ras segar: Rp26.000/kg
Daftar Harga Sembako Jogja 24 September 2024 Versi Bapanas
Selain PIHPS, sumber kredibel lainnya yang bisa dipakai untuk mengetahui perkembangan harga sembako sehari-hari adalah panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas). Harga yang digunakan Bapanas diambil dari rata-rata lima kabupaten, yakni Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul.
Dikutip dari situs resminya pada Selasa, 24 September 2024 pukul 11.16 WIB, ini perubahan harga sembako Jogja yang terjadi antara 23-24 September 2024:
- Beras premium: Naik dari Rp14.380 menjadi Rp14.400/kg
- Beras medium: Tetap Rp13.020/kg
- Beras SPHP: Tetap Rp12.250/kg
- Kedelai biji kering impor: Naik dari Rp9.410 menjadi Rp9.580/kg
- Bawang merah: Naik dari Rp21.010 menjadi Rp21.700/kg
- Bawang putih bonggol: Turun dari Rp36.170 menjadi Rp36.040/kg
- Cabai merah keriting: Turun dari Rp21.030 menjadi 20.380/kg
- Cabai rawit merah: Turun dari Rp35.420 menjadi Rp33.360/kg
- Daging sapi murni: Turun dari Rp136.270 menjadi Rp134.420/kg
- Daging ayam ras: Naik dari Rp32.200 menjadi Rp32.300/kg
- Telur ayam ras: Naik dari Rp25.710 menjadi Rp26.000/kg
- Gula konsumsi: Naik dari Rp17.000 menjadi Rp17.100/kg
- Minyak goreng kemasan sederhana: Turun dari Rp16.210 menjadi Rp16.100/liter
- Minyak goreng curah: Tetap Rp16.260/liter
- Tepung terigu curah: Turun dari Rp8.850 menjadi Rp8.790/kg
- Tepung terigu kemasan: Turun dari Rp11.280 menjadi Rp11.190/kg
- Garam halus beryodium: Turun dari Rp11.730 menjadi Rp11.450/kg
- Ikan kembung: Turun dari Rp37.360 menjadi Rp36.580/kg
- Ikan tongkol: Naik dari Rp33.670 menjadi Rp33.750/kg
- Ikan bandeng: Naik dari Rp38.250 menjadi Rp39.640/kg
Faktor-faktor Penyebab Naiknya Harga Sembako
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan harga bahan pokok naik. Dirangkum dari Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' karya Nur Azizah Nasution dkk, ini poin-poinnya:
1. Faktor Produksi
Tanpa adanya produksi, para pedagang sembako di pasar akan kekurangan jumlah barang. Penyebabnya bervariasi, mulai dari hasil panen yang tidak maksimal, keterbatasan biaya petani, hingga cuaca buruk. Alhasil, barang langka membuat harga melambung.
2. Faktor Distribusi
Semakin lama proses distribusi, makin naik pula harga sembako. Lebih-lebih, jika terjadi keterlambatan dalam prosesnya. Akibatnya, pedagang mesti menaikkan harga sembako demi dapat meraup laba.
3. Faktor Sumber Pasokan
Mirip dengan faktor pertama, sumber pasokan dapat memengaruhi naik-turunnya harga sembako. Semakin banyak barang yang tersedia, harganya akan semakin murah, begitu pula sebaliknya.
4. Faktor Permintaan dan Penawaran
Ketika permintaan terhadap suatu barang naik, para pedagang akan menaikkan harga. Hal ini juga berlaku sebaliknya.
5. Faktor Jumlah Pedagang Pesaing
Semakin banyak pesaing, harga sembako cenderung lebih mendekati tarif pasaran. Sebagai contoh, di pasar A hanya ada dua pedagang sembako. Kondisi ini membuat keduanya bersaing dengan lebih ekstrem ketimbang pasar B yang memiliki 10 pedagang sembako. Sebab, keduanya mesti bersaing ketat untuk memperebutkan pasar.
Demikian informasi harga sembako di Jogja, Selasa, 24 September 2024. Perlu dicatat bahwa harga yang ditemui di pasaran bisa saja berbeda. Hal ini disebabkan adanya disparitas untuk masing-masing sembako. Semoga bermanfaat.
(par/sip)
Harga Sembako Jogja Hari Ini 23 September 2024: 2 Jenis Cabai Merah Anjlok!
Hari ini, dua jenis cabai merah dan daging ayam ras segar kompak turun harga. Bagi yang membutuhkan, cek harga sembako Jogja hari ini 23 September 2024 di sini! [1,161] url asal
#jog #harga-sembako #harga-sembako-hari-ini #harga-sembako-jogja #harga-sembako-jogja-hari-ini
(detikFinance) 23/09/24 11:50
v/15478825/
Harga sembako dapat berubah setiap harinya akibat pengaruh berbagai faktor. Bagi detikers yang membutuhkan informasi tentangnya, simak daftar harga sembako Jogja 23 September 2024 berikut ini.
Informasi terkait harga sembako begitu penting untuk masyarakat. Pasalnya, berbekal pengetahuan ini, warga Jogja dapat menentukan prioritas bahan makanan yang akan dibeli dan jumlahnya. Tak hanya konsumen, pedagang dan produsen juga dapat menentukan langkah yang diambil berdasarkan naik-turunnya harga suatu sembako.
Dengan dua jenis cabai merah harganya anjlok, di bawah ini daftar harga sembako untuk wilayah Jogja, Senin, 23 September 2024.
Daftar Harga Sembako Jogja 23 September 2024 Versi PIHPS Nasional
PIHPS adalah singkatan dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional. Laman ini dikelola oleh Bank Indonesia sejak tahun 2016. PIHPS menyajikan data seputar barang pokok yang dinilai memiliki kekuatan signifikan dalam membentuk angka inflasi.
Dilihat pada Senin (23/9/2024) pukul 11.11 WIB, tiga bahan pokok tampak turun harga, yakni cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan daging ayam ras segar. Sementara itu, tidak terlihat adanya kenaikan harga untuk jenis bahan pokok lainnya.
Cabai merah keriting turun dari Rp26.250 (harga per 20 September 2024) menjadi Rp22.500 per kilogram. Dengan penurunan ini, harga cabai merah keriting yang berlaku menjadi yang terendah selama sepekan terakhir, terhitung sejak 17 September 2024.
Senada dengan cabai merah keriting, cabai rawit merah turun menjadi Rp33.750 setelah sebelumnya dibanderol Rp37.000 per kilogram. Terakhir, daging ayam ras segar turun tipis dari Rp33.750 menjadi Rp33.250 per kilogram.
Sebagai informasi, harga pangan yang disajikan PIHPS untuk wilayah Jogja diambil dari rata-rata harga di Pasar Beringharjo dan Pasar Kranggan. Lebih lengkapnya, berikut ini daftar harga sembako di Kota Jogja pada 23 September 2024:
- Bawang merah ukuran sedang: Rp24.500/kg
- Bawang putih ukuran sedang: Rp41.250/kg
- Beras kualitas bawah I: Rp13.150/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp12.250/kg
- Beras kualitas medium I: Rp14.750/kg
- Beras kualitas medium II: Rp14.000/kg
- Beras kualitas super I: Rp16.150/kg
- Beras kualitas super II: Rp15.250/kg
- Cabai merah besar: Rp28.750/kg
- Cabai merah keriting: Rp22.500/kg
- Cabai rawit hijau: Rp31.250/kg
- Cabai rawit merah: Rp33.750/kg
- Daging ayam ras segar: Rp33.250/kg
- Daging sapi kualitas 1: Rp140.000/kg
- Daging sapi kualitas 2: Rp132.500/kg
- Gula pasir kualitas premium: Rp17.500/kg
- Gula pasir lokal: Rp17.150/kg
- Minyak goreng curah: Rp16.250/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp19.250/liter
- Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp18.000/liter
- Telur ayam ras segar: Rp26.000/kg
Daftar Harga Sembako Jogja 23 September 2024 Versi Bapanas
Selain PIHPS, sumber kredibel lainnya yang bisa dipakai untuk mengetahui perkembangan harga sembako sehari-hari adalah panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas). Harga yang digunakan Bapanas diambil dari rata-rata lima kabupaten, yakni Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul.
Dikutip dari situs resminya pada Senin, 23 September 2024 pukul 10.00 WIB, ini perubahan harga sembako Jogja yang terjadi antara 22-23 September 2024:
- Beras premium: Turun dari Rp14.380 menjadi Rp14.270/kg
- Beras medium: Turun dari Rp13.040 menjadi Rp12.870/kg
- Beras SPHP: Naik dari Rp12.250 menjadi Rp12.370/kg
- Kedelai biji kering impor: Turun dari Rp9.410 menjadi Rp9.330/kg
- Bawang merah: Turun dari Rp21.510 menjadi Rp19.120/kg
- Bawang putih bonggol: Naik dari Rp35.880 menjadi Rp36.690/kg
- Cabai merah keriting: Turun dari Rp21.850 menjadi Rp21.660/kg
- Cabai rawit merah: Turun dari Rp35.960 menjadi Rp33.740/kg
- Daging sapi murni: Turun dari Rp135.990 menjadi Rp135.390/kg
- Daging ayam ras: Naik dari Rp32.130 menjadi Rp32.490/kg
- Telur ayam ras: Naik dari Rp25.710 menjadi Rp26.000/kg
- Gula konsumsi: Tetap Rp17.000/kg
- Minyak goreng kemasan sederhana: Turun dari Rp16.210 menjadi Rp16.000/liter
- Minyak goreng curah: Turun dari Rp16.180 menjadi Rp16.120/liter
- Tepung terigu curah: Naik dari Rp8.820 menjadi Rp9.120/kg
- Tepung terigu kemasan: Turun dari Rp11.280 menjadi Rp11.120/kg
- Garam halus beryodium: Naik dari Rp11.730 menjadi Rp12.660/kg
- Ikan kembung: Naik dari Rp37.210 menjadi Rp38.140/kg
- Ikan tongkol: Naik dari Rp33.670 menjadi Rp34.200/kg
- Ikan bandeng: Naik dari Rp37.370 menjadi Rp39.410/kg
Faktor-faktor Penyebab Naiknya Harga Sembako
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan harga bahan pokok naik. Dirangkum dari Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' karya Nur Azizah Nasution dkk, ini poin-poinnya:
1. Faktor Produksi
Tanpa adanya produksi, para pedagang sembako di pasar akan kekurangan jumlah barang. Penyebabnya bervariasi, mulai dari hasil panen yang tidak maksimal, keterbatasan biaya petani, hingga cuaca buruk. Alhasil, barang langka membuat harga melambung.
2. Faktor Distribusi
Semakin lama proses distribusi, makin naik pula harga sembako. Lebih-lebih, jika terjadi keterlambatan dalam prosesnya. Akibatnya, pedagang mesti menaikkan harga sembako demi dapat meraup laba.
3. Faktor Sumber Pasokan
Mirip dengan faktor pertama, sumber pasokan dapat memengaruhi naik-turunnya harga sembako. Semakin banyak barang yang tersedia, harganya akan semakin murah, begitu pula sebaliknya.
4. Faktor Permintaan dan Penawaran
Ketika permintaan terhadap suatu barang naik, para pedagang akan menaikkan harga. Hal ini juga berlaku sebaliknya.
5. Faktor Jumlah Pedagang Pesaing
Semakin banyak pesaing, harga sembako cenderung lebih mendekati tarif pasaran. Sebagai contoh, di pasar A hanya ada dua pedagang sembako. Kondisi ini membuat keduanya bersaing dengan lebih ekstrem ketimbang pasar B yang memiliki 10 pedagang sembako. Sebab, keduanya mesti bersaing ketat untuk memperebutkan pasar.
Demikian informasi harga sembako di Jogja, Senin, 23 September 2024. Perlu dicatat bahwa harga yang ditemui di pasaran bisa saja berbeda. Hal ini disebabkan adanya disparitas untuk masing-masing sembako. Semoga bermanfaat.
(sto/apu)
Harga Sembako Jogja Hari Ini 18 September 2024: Cabai Rawit Merah Ngegas!
Hari ini, cabai rawit merah mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Butuh informasinya? Cek harga sembako Jogja hari ini 18 September 2024 di sini! [1,121] url asal
#jog #harga-sembako #harga-sembako-jogja #harga-sembako-jogja-hari-ini #harga-sembako-hari-ini
(detikFinance) 18/09/24 12:38
v/15525198/
Harga sembako dapat berubah setiap harinya akibat pengaruh berbagai faktor. Bagi detikers yang membutuhkan informasi tentangnya, simak daftar harga sembako Jogja 18 September 2024 berikut ini.
Informasi terkait harga sembako begitu penting untuk masyarakat. Pasalnya, berbekal pengetahuan ini, warga Jogja dapat menentukan prioritas bahan makanan yang akan dibeli dan jumlahnya. Tak hanya konsumen, pedagang dan produsen juga dapat menentukan langkah yang diambil berdasarkan naik-turunnya harga suatu sembako.
Dengan cabai rawit merah yang harganya mengegas naik, di bawah ini daftar harga sembako untuk wilayah Jogja, Rabu, 18 September 2024.
Daftar Harga Sembako Jogja 18 September 2024 Versi PIHPS Nasional
PIHPS adalah singkatan dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional. Laman ini dikelola oleh Bank Indonesia sejak tahun 2016. PIHPS menyajikan data seputar barang pokok yang dinilai memiliki kekuatan signifikan dalam membentuk angka inflasi.
Dilihat pada Rabu (18/9/2024) pukul 12.05 WIB, hanya dua bahan pokok yang tampak berubah harga, yakni cabai merah keriting dan cabai rawit merah. Keduanya tampak kompak mengalami kenaikan harga usai kemarin serempak turun.
Hari ini, cabai merah keriting naik dari Rp26.250 menjadi Rp27.500 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah dibanderol Rp37.000 setelah kemarin dipatok Rp35.750 per satu kilogramnya.
Sebagai informasi, harga pangan yang disajikan PIHPS untuk wilayah Jogja diambil dari rata-rata harga di Pasar Beringharjo dan Pasar Kranggan. Lebih lengkapnya, berikut ini daftar harga sembako di Kota Jogja pada 18 September 2024:
- Bawang merah ukuran sedang: Rp24.500/kg
- Bawang putih ukuran sedang: Rp41.250/kg
- Beras kualitas bawah I: Rp13.150/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp12.250/kg
- Beras kualitas medium I: Rp14.750/kg
- Beras kualitas medium II: Rp14.000/kg
- Beras kualitas super I: Rp16.150/kg
- Beras kualitas super II: Rp15.250/kg
- Cabai merah besar: Rp28.750/kg
- Cabai merah keriting: Rp27.500/kg
- Cabai rawit hijau: Rp31.250/kg
- Cabai rawit merah: Rp37.000/kg
- Daging ayam ras segar: Rp34.750/kg
- Daging sapi kualitas 1: Rp140.000/kg
- Daging sapi kualitas 2: Rp132.500/kg
- Gula pasir kualitas premium: Rp17.500/kg
- Gula pasir lokal: Rp17.150/kg
- Minyak goreng curah: Rp16.250/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp19.250/liter
- Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp18.000/liter
- Telur ayam ras segar: Rp26.250/kg
Daftar Harga Sembako Jogja 18 September 2024 Versi Bapanas
Selain PIHPS, sumber kredibel lainnya yang bisa dipakai untuk mengetahui perkembangan harga sembako sehari-hari adalah panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas). Harga yang digunakan Bapanas diambil dari rata-rata lima kabupaten, yakni Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul.
Dikutip dari situs resminya pada Rabu, 18 September 2024 pukul 11.59 WIB, ini perubahan harga sembako Jogja yang terjadi antara 17-18 September 2024:
- Beras premium: Naik dari Rp14.340 menjadi Rp14.370/kg
- Beras medium: Naik dari Rp12.990 menjadi Rp13.040/kg
- Beras SPHP: Turun dari Rp12.370 menjadi Rp12.250/kg
- Kedelai biji kering impor: Naik dari Rp9.370 menjadi Rp9.450/kg
- Bawang merah: Naik dari Rp20.320 menjadi Rp21.980/kg
- Bawang putih bonggol: Turun dari Rp36.680 menjadi Rp36.130/kg
- Cabai merah keriting: Naik dari Rp19.910 menjadi Rp21.650/kg
- Cabai rawit merah: Turun dari Rp34.500 menjadi Rp34.290/kg
- Daging sapi murni: Turun dari Rp136.300 menjadi Rp136.270/kg
- Daging ayam ras: Naik dari Rp33.180 menjadi Rp33.340/kg
- Telur ayam ras: Turun dari Rp25.490 menjadi Rp25.420/kg
- Gula konsumsi: Naik dari Rp16.900 menjadi Rp16.950/kg
- Minyak goreng kemasan sederhana: Turun dari Rp16.200 menjadi Rp16.140/liter
- Minyak goreng curah:Naik dari Rp16.000 menjadi Rp16.040/liter
- Tepung terigu curah: Turun dari Rp8.900 menjadi Rp8.850/kg
- Tepung terigu kemasan: Naik dari Rp11.100 menjadi Rp11.280/kg
- Garam halus beryodium: Turun dari Rp12.070 menjadi Rp11.730/kg
- Ikan kembung: Turun dari Rp37.530 menjadi Rp37.080/kg
- Ikan tongkol: Turun dari Rp33.550 menjadi Rp33.460/kg
- Ikan bandeng: Turun dari Rp38.230 menjadi Rp38.020/kg
Faktor-faktor Penyebab Naiknya Harga Sembako
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan harga bahan pokok naik. Dirangkum dari Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' karya Nur Azizah Nasution dkk, ini poin-poinnya:
1. Faktor Produksi
Tanpa adanya produksi, para pedagang sembako di pasar akan kekurangan jumlah barang. Penyebabnya bervariasi, mulai dari hasil panen yang tidak maksimal, keterbatasan biaya petani, hingga cuaca buruk. Alhasil, barang langka membuat harga melambung.
2. Faktor Distribusi
Semakin lama proses distribusi, makin naik pula harga sembako. Lebih-lebih, jika terjadi keterlambatan dalam prosesnya. Akibatnya, pedagang mesti menaikkan harga sembako demi dapat meraup laba.
3. Faktor Sumber Pasokan
Mirip dengan faktor pertama, sumber pasokan dapat memengaruhi naik-turunnya harga sembako. Semakin banyak barang yang tersedia, harganya akan semakin murah, begitu pula sebaliknya.
4. Faktor Permintaan dan Penawaran
Ketika permintaan terhadap suatu barang naik, para pedagang akan menaikkan harga. Hal ini juga berlaku sebaliknya.
5. Faktor Jumlah Pedagang Pesaing
Semakin banyak pesaing, harga sembako cenderung lebih mendekati tarif pasaran. Sebagai contoh, di pasar A hanya ada dua pedagang sembako. Kondisi ini membuat keduanya bersaing dengan lebih ekstrem ketimbang pasar B yang memiliki 10 pedagang sembako. Sebab, keduanya mesti bersaing ketat untuk memperebutkan pasar.
Demikian informasi harga sembako di Jogja, Rabu, 18 September 2024. Perlu dicatat bahwa harga yang ditemui di pasaran bisa saja berbeda. Hal ini disebabkan adanya disparitas untuk masing-masing sembako. Semoga bermanfaat.
(sto/aku)
Harga Sembako Jogja Hari Ini 11 Juli 2024: Cabai Rawit Merah Naik Lagi!
Harga sembako dapat berubah sewaktu-waktu akibat berbagai faktor. Dengan cabai rawit merah yang naik lagi, ini daftar harga sembako Jogja hari ini 11 Juli 2024. [942] url asal
#jog #bisnis-jogja #harga-sembako #harga-sembako-jogja #harga-sembako-jogja-hari-ini #harga-minyak-hari-ini #harga-beras-hari-ini #harga-cabai-hari-ini #harga-telur-hari-ini
(detikFinance) 11/07/24 11:48
v/10417172/
Harga sembako dapat berubah setiap harinya akibat pengaruh berbagai faktor. Bagi detikers yang membutuhkan informasi tentangnya, simak daftar harga sembako Jogja 11 Juli 2024 berikut ini.
Informasi terkait harga sembako begitu penting untuk masyarakat. Pasalnya, berbekal pengetahuan ini, warga Jogja dapat menentukan prioritas bahan makanan yang akan dibeli berikut jumlahnya. Tak hanya konsumen, pedagang dan produsen juga dapat menentukan langkah yang diambil berdasarkan naik-turunnya harga suatu sembako.
Dengan cabai rawit merah yang lagi-lagi mengalami kenaikan harga, di bawah ini daftar harga sembako untuk wilayah Jogja, Kamis, 11 Juli 2024.
Daftar Harga Sembako Jogja 11 Juli 2024 Versi PIHPS Nasional
PIHPS adalah singkatan dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional. Laman ini dikelola oleh Bank Indonesia sejak tahun 2016. PIHPS menyajikan data seputar barang pokok yang dinilai memiliki kekuatan signifikan dalam membentuk angka inflasi.
Berdasar pantauan detikJogja pada Kamis (11/7/2024) pukul 11.15 WIB, bawang merah ukuran sedang dan cabai rawit merah adalah dua bahan pokok yang berubah harganya. Bawang merah sedang turun, sedangkan cabai rawit merah mengalami kenaikan.
Hari ini, satu kilogram bawang merah dibanderol Rp 34.500 setelah kemarin masih dipatok Rp 35.000. Harga ini menjadi yang terendah terhitung sejak 5 Juli 2024 lalu. Sebagai perbandingan, harga rata-rata bawang merah hari ini di seluruh Indonesia adalah Rp 37.550 per kilo.
Berbeda dengan bawang merah, cabai rawit merah justru naik jadi Rp 43.750. Artinya, hari ini, cabai rawit merah dihargai lebih mahal Rp 3.750 dibandingkan kemarin yang dipatok Rp 43.000 per kilogram.
Dari grafik yang tersaji, cabai rawit merah terlihat terus mengalami tren kenaikan harga. Pada 5 Juli 2024 lalu, harganya masih dibanderol Rp 36.250 per kilo, namun, hari ini, varian cabai satu ini sudah dipatok Rp 43.750.
Perlu dicatat bahwasanya data yang disajikan oleh PIHPS untuk wilayah Provinsi DIY diambil dari rata-rata harga Pasar Beringharjo dan Kranggan. Lebih lengkapnya, di bawah ini daftar harga sembako untuk pasar tradisional Jogja 11 Juli 2024:
- Bawang merah ukuran sedang: Rp 34.500/kg
- Bawang putih ukuran sedang: Rp 46.750/kg
- Beras kualitas bawah I: Rp 13.150/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp 12.250/kg
- Beras kualitas medium I: Rp 14.750/kg
- Beras kualitas medium II: Rp 14.000/kg
- Beras kualitas super I: Rp 16.150/kg
- Beras kualitas super II: Rp 15.250/kg
- Cabai merah besar: Rp 46.250/kg
- Cabai merah keriting: Rp 36.250/kg
- Cabai rawit hijau: Rp 47.500/kg
- Cabai rawit merah: Rp 43.750/kg
- Daging ayam ras segar: Rp 35.750/kg
- Daging sapi kualitas 1: Rp 140.000/kg
- Daging sapi kualitas 2: Rp 132.500/kg
- Gula pasir kualitas premium: Rp 17.500/kg
- Gula pasir lokal: Rp 17.150/kg
- Minyak goreng curah: Rp 16.250/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp 18.750/liter
- Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp 18.000/liter
- Telur ayam ras segar: Rp 27.250/kg
Faktor-faktor Penyebab Naiknya Harga Sembako
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan harga bahan pokok naik. Dirangkum dari Journal of Sharia and Law berjudul "Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah" karya Nur Azizah Nasution dkk, ini poin-poinnya:
1. Faktor Produksi
Tanpa adanya produksi, maka para pedagang sembako di pasar akan kekurangan jumlah barang. Hal ini dapat disebabkan oleh hasil panen yang tidak maksimal, keterbatasan biaya dari petani, hingga cuaca yang buruk. Alhasil, barang yang langka membuat harga melambung.
2. Faktor Distribusi
Semakin lama proses distribusi, maka harga sembako dapat makin naik. Lebih-lebih, jika terjadi keterlambatan dalam prosesnya. Alhasil, pedagang mesti menaikkan harga sembako demi dapat meraup laba.
3. Faktor Sumber Pasokan
Mirip dengan faktor pertama, sumber pasokan dapat memengaruhi naik-turunnya harga sembako. Semakin banyak barang yang tersedia, maka harganya akan semakin murah, begitu pula sebaliknya.
4. Faktor Permintaan dan Penawaran
Ketika permintaan terhadap suatu barang naik, maka para pedagang akan menaikkan harga. Hal ini juga berlaku sebaliknya.
5. Faktor Jumlah Pedagang Pesaing
Semakin banyak pesaing, maka harga cenderung lebih mendekati tarif pasaran. Sebagai contoh, di pasar A hanya ada dua pedagang sembako. Kondisi ini dapat membuat keduanya saling bersaing dengan lebih ekstrem ketimbang pasar B yang memiliki 10 pedagang sembako. Sebab, keduanya mesti bersaing ketat untuk memperebutkan pasar.
Demikian informasi harga sembako di Jogja, Kamis, 11 Juli 2024. Perlu dicatat bahwa harga yang ditemui di pasaran bisa berbeda. Hal ini disebabkan adanya disparitas untuk masing-masing sembako. Semoga bermanfaat.
(sto/ams)






