BEKASI, investor.id – Musim kemarau membuat sejumlah petani pusing. Pasalnya, padi yang telah ditanam di area sawah Desa Sukarahayu, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tidak dapat berkembang karena sulitnya mendapatkan air.
Salah satu petani, Warna (40 tahun) mengatakan, padi yang ditanam di area sawah seluas 2,2 hektare tidak dapat dipanen secara maksimal. Kekeringan ini membuat panen padi cuma 4 kwintal saja, dari seharusnya bisa mencapai 14 ton.
“Sedangkan modal saya 20 juta, ini bagaimana mencukupi. Airnya sudah tidak ada sejak dua bulan,” kata Warna saat ditemui di Bekasi, pada Jumat (9/8/2024).
“Padi yang gagal panen itu umurnya dua bulanan, jadi giliran padi mau keluar, airnya gak ada, jadi gak ngisi,” lanjut dia.
Alhasil, kata Warna, hasil panen padi yang didapat hanya cukup untuk dimakan oleh keluarganya. Sebab, jumlah panen yang sedikit tidak bisa mengembalikan modal yang telah dikeluarkan untuk tanam padi.
“Modalnya ada kagak keambil pisan. Gak bisa dijual jadinya buat makan aja. Bakal makan tahun ini. Buat modal nyawah-nya udah bingung lagi petani mikirinnya,” pungkas Warna.
Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News