RABAT, investor.id – Hari ketiga kebakaran hutan di Moroko, otoritas masih melanjutkan upaya pemadaman api. Pasalnya, kebakaran yang terjadi di Hutan Shershera bagian timur negara itu bertepatan dengan gelombang panas yang melanda negara itu.
Hutan itu berada dekat kota Taza pada Rabu (24/7/2024), kata Direktur Regional Badan Air dan Kehutanan Maroko di Taza Murad Al-Saafadi, kebakaran telah menghanguskan 40 hektare (Ha) Hutan Shershera pada Jumat (26/7/2024).
“Sejauh ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, karena warga dari daerah sekitar segera dievakuasi,” ujar Al-Saafadi seperti dikutip kantor berita Turki Anadolu, Sabtu (27/7/2024).
"Berbagai upaya sedang dilakukan untuk memadamkan api," tambah Al-Saafadi. Ia berharap operasi pemadaman api dapat selesai segera.
Sebelum itu, Direktorat Meteorologi Maroko telah mengeluarkan peringatan akan terjadinya panas ekstrem. Suhu diperkirakan mencapai 46 derajat Celcius di beberapa wilayah di kerajaan tersebut.
Cuaca intens tersebut, menurut perkiraan, akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan.
Sebelumnya pada Mei 2024, Badan Air dan Kehutanan Maroko telah memperingatkan peningkatan risiko kebakaran hutan selama musim panas karena kekeringan selama enam tahun berturut-turut dan suhu tinggi yang terus berlanjut di negara tersebut.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News