Jakarta, Investor.id- PT Superior Prima Sukses Tbk berhasil meningkatkan efisiensis produksi sepanjang semester pertama 2024.
Indikasi itu diperlihatkan oleh emiten berkode saham BLES lewat margin laba kotor yang membaik dari 29,51% per akhir Juni 2023 menjadi 32,72% pada periode sama 2024.
Presiden Direktur PT Superior Prima Sukses Tbk, Billy Law, mengatakan, pada semester pertama 2024, pihaknya membukukan laba kotor sebesar Rp190 miliar dari nilai penjualan sebesar Rp580 miliar.
Pada periode yang sama 2023, laba kotor BLES sebesar Rp170 miliar dari nilai penjualan sebesar Rp576 miliar.
“Kinerja bottom line paa semester pertama ini juga menunjukkan pertumbuhan dimana laba bersih dan EBITDA Perseroan masing-masing mengalami pertumbuhan sebesar 3,46% dan 2,01% jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2023. Total nilai aset BLES di semester I tahun 2024 pun bertambah sebesar 3,91% jika dibandingkan dengan periode Desember tahun 2023,” kata dia dalam keterangan tertulis kepada Investor Daily, Senin (29/7/2024).
Dia menjelaskan, bertambahnya kapasitas di pabrik 1 Mojokerto dan pabrik 2 Lamongan belum berdampak pada kinerja BLES pada paruh pertama tahun ini. Output kedua pabrik ini justru tidak efektif selama semester I sebagai konsekuensi yang harus diterima dari pengerjaan upgrading capacity ini.
“Jika berandai-andai, bila penambahan kapasitas ini tidak dijalankan tentunya kinerja semester pertama akan lebih baik lagi, namun penambahan kapasitas ini dijalankan sebagai bagian dari rencana jangka panjang Perseroan. Penambahan kapasitas di kedua pabrik ini sendiri baru dapat dinikmati di semester II ini,” kata Billy Law.
Kapasitas terpasang pabrik BLES tahun 2023 adalah 3,2 juta m3 per tahun, sedangkan saat ini sebesar 4,6 juta m3 per tahun.
Adanya penambahan kapasitas terpasang ini BLES menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 28% pada 2024.
Manajemen juga menambahkan, kerja keras yang tercermin di kinerja Perseroan sejauh ini telah sesuai dengan ekspetasi dan tentunya mempermudah jalan bagi Perseroan untuk mencapai target yang telah dicanangkan. Manajemen optimistis, kinerja pada semester kedua 2024 makin moncer.
Tidak berhenti dengan penambahan kapasitas, tahun ini BLES juga telah memulai proyek pabrik 5 di Banjarnegara. Pabrik yang direncanakan beroperasi pertengahan 2025 itu memiliki kapasitas terpasang sebesar 1 juta m3 per tahun, sehingga total kapasitas terpasang BLES menjadi 5,6 juta m3 per tahun.
Editor: Edo Rusyanto (edo_rusyanto@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News