JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia International Book Fair (IIBF) 2024 akan digelar mulai Rabu (25/9/2024) besok sampai Minggu (30/9/2024) di Hall Cenderawasih, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat.
Pameran tahunan ini digelar dalam rangka mempromosikan minat baca, serta mempermudah akses masyarakat kepada buku bacaan.
"Tujuan besar IIBF sebetulnya menjadi penghubung bagi pelaku industri kreatif terutama di Indonesia, yaitu dengan mempertemukan para pelaku. Tidak hanya dari penerbit, pembaca, maupun orang-orang penerbitan, tetapi juga dari sisi industri kreatif lainnya," kata Ketua Panitia IIBF 2024, Wedha Stratetsi Yudha dalam Weekly Press Briefing di gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2024).
Lebih lanjut disampaikan, tema yang diangkat pada tahun ini yaitu Celebrate Reading and Beyond!
Harapannya, semua orang bisa merayakan kegembiraan dengan membaca sehingga dapat menumbuhkan kebiasaan seumur hidup untuk mengeksplorasi karya tulis.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Arys Hilman Nugraha menuturkan, bagi masyarakat indonesia, minat baca itu bagus, hanya saja akses masyarakat ke bahan bacaan masih belum bagus.
"Pameran adalah terobosan kita untuk mendekatkan masyarakat supaya memiliki akses terrhadap bahan bacaan. Ini bukan hanya sebuh pameran buku, tetapi sebuah tujuan wisata," kata Arys, Senin.
Ada diskusi, peluncuran buku, dan storytelling
Kompas.com/Suci Wulandari Putri Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Arys Hilman Nugraha (kiri), bersama Ketua Panitia International Book Fair 2024, Wedha Stratetsi Yudha (kedua dari kiri), dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (kanan) saat Weekly Press Briefing di Jakarta Pusat, Senin (23/9/2024).Pengunjung IIBF 2024 dapat mengikuti beragam kegiatan, mula dari diskusi, gelar wicara, peluncuran buku, seminar, temu penulis, hingga sesi tanda tangan penulis favorit.
Selain itu, ada pula program khusus anak-anak, seperti wisata literasi, mendongeng, read aloud, storytelling, dan lomba mewarnai.
Adapun beberapa penulis yang akan meramaikan panggung IIBF meliputi Pidi Baiq, Almira Bastari, Andreas Kurniawan, Guzelya Marisova & Zaskia Mecca, Lala Bohang, Rizal Iwan, Yasa Singgih, Benni Setiawan, Avesina Soebli, Seno Gumira Ajidarma, Henry Manimpiring, Glenn Ardi, Lury Sofyan Yahya, Tara Talita, Leonard Hartono, Nadine Almira, Cania Citta, Boy Candra, Puty Puar, Noor H. Dee dan Shafa, Rara Noormega, Valerie Patkar, Ayu Utami dan Indah Darmastuti, Reytia, Nurindah Fitria, Ujwar Firdaus, dan Gus Dhofir.
Kemudian ada pula program yang ditujuan untuk profesional, yakni Indonesia Rights Fair (IRF), Story Market: Book to Screen, Pasar Kreatif, Editor Clinic, Ilustrator Clinic, dan Networking.
Kegiatan ini juga akan diikuti oleh 50 penerbit dari Indonsia dan mancanegara. Di antaranya ada dari Malaysia, Korea, Jepang, India, Cina, Thailand, Filipina, Afrika Selatan, Turkiye, Singapura, Taiwan, dan Pakistan.
"Acaranya gratis, pengunjung tinggal mendaftar, pendaftarannya bisa di lokasi," kata Wedha.