Bisnis.com, JAKARTA - Ada setidaknya 5 alasan mengapa mengunjungi Nuanu City wajib masuk itinerary saat Anda mengunjungi Bali.
Nuanu City merupakan kota kreatif berkelanjutan yang terletak di Jl. Kayangan, Beraban, Kec. Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali.
Dibangun di lahan seluas 44 hektar, Nuanu City dirancang sebagai ekosistem terpadu yang selaras dengan alam.
Kota ini memiliki ruang khusus untuk pendidikan, seni & budaya, kesehatan, pengalaman, dan kehidupan yang terinspirasi alam. Nuanu City juga dibangun atas dasar sinergi dengan alam sekitar.
Oleh sebab itu, sebagian besar wilayah Nuanu City akan dipertahankan bentuknya sebagai hutan dengan tumbuhan dan rerumputan hijau yang menyejukkan mata.
"Nuanu City ini dibangun agar selaras dengan alam, jadi sebagian besar wilayahnya nanti akan tetap mempertahankan pohon yang hidup di sekitar, bahkan kami akan merelokasi tumbuhan yang terpaksa ditebang selama proses pembangunan," kata Arnold Sallang, PR Executive Nuanu City.
Jika Anda jalan-jalan ke Bali, cobalah untuk mengunjungi wisata yang satu ini. Hanya butuh waktu sekira 40 hingga 50 menit perjalanan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Berikut adalah 5 alasan mengapa Anda perlu mengunjungi Nuanu City:
1. THK Tower yang cantik dan penuh filosofi
THK Tower ketika siang hari
Buat Anda yang suka dengan suguhan permainan cahaya dan proyeksi gambar digital berbasis artificial intelligent (AI), maka Anda bisa datang ke THK Tower.
Terletak di area Luna Beach Club, THK Tower akan memberikan Anda pengalaman memanjakan mata.
THK sendiri merupakan kependekan dari Tri Hita Karana yang merupakan konsep atau ajaran dalam agama Hindu.
Konsep THK selalu menitikberatkan bagaimana antara sesama bisa hidup berdampingan, saling bertegur sapa satu dengan yang lain, tidak ada riak-riak kebencian, penuh toleransi dan penuh rasa damai.
THK Tower di area Luna Beach Club sendiri dibangun dengan bekerjasama dengan ahli rotan asal Indonesia bernama I Made Wirahadi Purnawan (Chiko).
THK Tower dibangun dari kayu reklamasi yang bersumber dari jembatan kolonial yang terbengkalai. Arsitekturnya kemudian dipadukan dengan rotan yang sudah diakali sedemikian rupa agar tidak mudah lapuk.
Pada malam hari, THK Tower akan menjadi kanvas proyeksi visual yang sangat menarik untuk disaksikan.
2. Restauran Luna Beach Club, menikmati sajian di pinggir Pantai Nyanyi
Resto di Pinggir PantainNyanyi
Buat Anda yang senang kulineran, Nuanu City menyediakan tempat yang akan membuat Anda terkesima.
Meminum berbagai sajian makanan lezat dengan pilihan minuman cocktail dan mocktail yang menyegarkan, akan membuat pikiran Anda rileks.
Apalagi, berbagai makanan dan minuman tersebut akan Anda nikmati di pinggir Pantai Nyanyi dengan suara ombak yang merdu mendayu-dayu.
3. Aurora Park, Atraksi Multimedia Pertama di Bali dengan Teknologi AI
Aurora Park yang Mengangumkan
Pada malam harinya, Anda bisa mengunjungi Aurora Park. Aurora Park sendiri merupakan sebuah taman yang berada tak jauh dari Luna Beach Club.
Di sana, pengunjung akan disuguhi pertunjukan cahaya yang dibalut dengan teknologi AI.
Terdapat delapan instalasi unik di Aurora Park yang memadukan keindahan dan kecanggihan warna dari AI.
Instalasi ini meliputi Gate, Penjor, Sundial, Bahasa Pillar, Cone, Wishes Circle, Helix Root, dan Crystal Oasis. Setiap instalasi menawarkan proyeksi cahaya dan suara yang khas.
Karena menggunakan teknologi AI, maka akan muncul cahaya dan suara yang berbeda ketika pengunjung mendekat ke berbagai instalasi di Aurora Park, Nuanu City tersebut.
4. Hotel Oshom Bali
Hotel Oshom yang cantik dan mempesona
Perlu tempat menginap? tak perlu jauh-jauh. Di arena Nuanu City, ada sebuah hotel cantik yang akan membuat Anda terlelap setelah seharian berkeliling di lokasi tersebut.
Namanya Oshom Bali. Bisnis sempat diajak berkunjung ke hotel tersebut. Begitu masuk, pengunjung akan langsung disambut dengan pemandangan Pantai Nyanyi yang menyejukkan mata.
Oshom Bali adalah hotel butik mewah yang terletak di tepi pantai yang menakjubkan yang menghadap ke Samudra Hindia, memberikan tamu kami akses langsung ke pantai yang tenang di mana lautan bertemu dengan pasir hitam.
Ada banyak pilihan kamar yang bisa dipesan oleh pengunjung. Namun yang perlu digarisbawahi, Oshom Bali baru akan launching pada November 2024 mendatang.
"Kami menyajikan tempat menginap dengan pengalaman yang membuat pengunjung semakin dekat dengan alam," kata founder Oshom Bali, Daisy Angus.
5. Luna Beach Club
Luna Beach Club dari Ketinggian
Tentu saja, Anda wajib bersantai ria di Luna Beach Club. Bisnis menyarankan agar Anda berkunjung ke Luna Beach Club pada sore hari.
Anda bisa pesan minuman khas Luna Beach Club sembari melihat sunset di Pantai Nyanyi. Suasana di Luna Beach Club akan semakin meriah saat malam.
TANGERANG, KOMPAS.com - Travel agent atau agen perjalanan menawarkan jasa panduan wisata ke banyak destinasi dalam dan luar negeri.
Agen perjalanan bisa memudahkan wisatawan yang tidak ingin ribet menyusun rencana tur, pesan tiket pesawat, serta mengatur tanggal dan destinasi tujuan.
Salah satu wisata luar negeri yang banyak dikunjungi adalah Thailand. Kamu yang ingin bepergian ke Thailand menggunakan jasa agen perjalanan, coba simak tips dari Travel Consultant Avia Tour, Wendy berikut ini.
Tips liburan ke Thailand dengan travel agent
1. Pesan dari jauh hari
Dok. Unsplash/Marek Okon Ilustrasi pasar apung Damnoen Sadhuek di Ratchaburi, Thailand.
Agen perjalanan biasanya menawarkan paket-paket wisata dengan durasi dan tarif berbeda-beda. Kebanyakan di antaranya mengelompokkan wisatawan dalam grup kecil dan besar, sebelum berangkat.
"Bisa pesan dua bulan sebelum jadwal perjalanan karena biasanya wisata ke Thailand itu cepat penuh karena banyak peminatnya," kata Wendy dalam talk show Food and Travel Week 2024 di Summarecon Mall Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (22/7/2024).
Wendy menyarankan, bila sudah tahu pasti kapan ingin berangkat, kamu bisa menyesuaikan langsung dengan jadwal tur agen perjalanan.
Dok. Wikimedia Commons/John Harrison Ilustrasi Chatuchak Weekend Market di Thailand.
Beda durasi, harga, dan agen perjalanan, beda pula rangkaian wisata yang ditawarkan. Jadi kamu bisa menyesuaikan dengan keinginan wisata saat memilih paket tur ke Thailand.
Pilih tempat-tempat wisata impian di Thailand atau minta rekomendasi dari agen perjalanan terkait.
"Kami biasanya membuat tur wisata dari tempat-tempat terkenal atau viral, dari segi obyek wisata atau kuliner," tutur Wendy.
3. Datang saat musim panas
Kompas.com/Krisda Tiofani Thai Food and Travel Week 2024 digelar di Lobby Unity Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Banten pada 20-21 Juli 2024.
Puncak wisata ke Thailand biasanya dari akhir tahun hingga awal tahun saat liburan sekolah.
Selain itu, Wendy menyarankan untuk datang ke Thailand saat musim panas yang dianggap senagai waktu terbaik berwisata di Thailand.
"Kalau libur musim panas, obyek wisatanya lebih jelas, lebih banyak juga," tutur dia.
4. Sesuaikan bujet
Dok. Pixabay/schliff Ilustrasi Maeklong Railway Market di Thailand.
Harga paket tur wisata ke Thailand mulai dari Rp 5 juta. Namun, tarif ini bisa jadi lebih murah atau mahal, tergantung agen perjalanannya. Kamu bisa menyesuaikan bujet wisata dengan harga paket tur yang ingin dibeli.
Pastikan itinerary-nya (rencana perjalanan) sudah sesuai dengan keinginan, sekaligus tanya apakah harga tersebut sudah termasuk tiket pesawat dan akomodasi.