PROBOLINGGO, investor.id – Ribuan jamaah Al Jaziah (sebutan penonton jazz bromo) diguncang Group vokal Indonesia Elfa's Singer dan Ndarboy Genk dalam event tahunan Jazz Gunung Bromo, Jawa Timur pada 2024.
Meski tampil dalam kondisi suhu dingin ekstrem 13 derajat, serta berada di Ketinggian Sekitar 2000 meter dari Permukaan Laut. Namun kedua group musik tersebut mampu menghipnotis para penonton yang hadir.
Elfa's Singer tampil dengan membawakan lagu pamungkasnya berjudul "prahara cinta". Elfa's Singer membuat jamaah Al Jaziah bersemangat mendengarkan sejumlah alunan lagu yang dibawakan oleh group vokal 1990-an tersebut.
Tidak henti-hentinya, jamaah Al Jaziah menyanyi dan berjoget bersama di areal Amfiteater Jiwa Jawa Resort, Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Dalam penampilannya, Elfa's singer membawakan sederet lagu andalan lainnya. Misalnya lagu berjudul Juwita Malam, Masa Kecilku, hingga Earth Wind & Fire.
Goyangan Jamaah Al Jaziah semakin energik, saat Ndarboy Genk penyanyi asal Bantul, menyuguhkan lagu dangdut Jawa berjudul "Mendung Tanpo Udan".
Meski suhu dingin ekstrim tengah terjadi di sekitaran lereng Gunung Bromo, namun para penonton yang hadir tetap asyik menikmati suguhan musik yang tampil di Jazz Gunung Bromo 2024.
Salah seorang penonton asal Jakarta, Sifa, mengaku sudah tiga kali melihat Jazz Gunung Bromo. Ia mengaku ketagihan, karena suasananya yang beda dengan festival musik jazz lainnya.
"Suasananya seru, di suhu yang dingin kita berjoget dan senang-senang," ujarnya.
Untuk menghilangkan rasa dingin yang menyentuh kulit, Sifa, mengaku menggunakan pakaian berlapis-lapis, sarung tangan, dan penutup kepala.
Sedangkan Uci Nurul, salah satu personil Elfa's Singer, menyebut tantangan menyanyi di Jazz Gunung Bromo adalah melawan suhu dingin dan angin. Ia mengatakan butuh usaha yang lebih keras agar penampilan tetap terjaga dan menampilkan yang terbaik
"Kehangatan penontonnya pecah, berbeda dengan event-event jazz lainnya," imbuhnya.
Uci mengungkapkan, group musiknya sempat harus mengulang latihan untuk tampil di event jazz Gunung Bromo 2024. Ini termasuk melatih aransemen baru beberapa lagu, menjadi musik bernuansa jazz.
Jazz Gunung Bromo digelar selama dua hari di Amfiteater Jiwa Jawa Resort, Desa Wonotoro dimulai pada Jumat (19/7/2024) hingga Sabtu (20/7/2024).
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News