Jakarta - Gelar juara dunia spektakuler Aldi Satya Mahendra di ajang bergengsi World Supersport 300 (WorldSSP300) 2024 mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Indonesia. Pembalap muda binaan Yamaha Racing Indonesia itu telah mencetak prestasi sensasional yang membanggakan bangsa Indonesia.
Setelah merampungkan musim balapan WorldSSP300 tahun ini di Eropa, Aldi Satya Mahendra dengan bangga membawa pulang trofi juara dunia ke Tanah Air. Aldi tiba di Jakarta, Selasa malam 22 Oktober 2024 didampingi Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Rasa bahagianya memuncak karena mampu membawa pulang gelar juara dunia yang resmi disandangnya setelah menuntaskan balapan terakhir di sirkuit Jerez Spanyol.
Aldi mengungkapkan rasa bahagianya saat kembali ke Indonesia dengan membawa hadiah gelar juara dunia buat negeri sendiri. Ia mengakui bahwa perjuangan bersama tim Yamaha Indonesia dan BrCorse membuahkan hasil akhir yang luar biasa ini. Setelah menyelesaikan musim balapan WorldSSP300 di tahun ini, saatnya kembali lagi ke negeri tercinta. "Terimakasih juga kepada masyarakat Indonesia dan semua fans yang telah memberikan dukungan dari jauh buat kesuksesan saya kali ini. Support ini sangat berarti untuk menyemangati pertarungan di 8 seri WorldSSP300 2024. Dukungan ini akan selalu menguatkan mental saya menghadapi tantangan dan langkah berikutnya dalam karir balap saya ke depannya,” ungkap Aldi Satya Mahendra.
Kehadiran Aldi Satya Mahendra di Indonesia tentunya dipenuhi atmosfer sukacita mendalam. Prestasi yang diraihnya dapat menjadi motivasi bagi kalangan muda untuk terus mengejar mimpi hingga terwujud.
"Kami kembali ke Indonesia dengan sukacita dapat membawa pulang gelar juara dunia Aldi Satya Mahendra dari kejuaraan WorldSSP300. Bersama Yamaha, Aldi Satya Mahendra telah memberikan pembuktian proses perjalanan panjang yang dijalani dengan sungguh-sungguh dan optimis, dapat mewujudkan hasil yang besar. Kami harapkan menginspirasi khususnya buat kaum muda supaya terus maju dan meraih impian di depan,” papar Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi.
Setelah tiba di Jakarta, Aldi Satya Mahendra pembalap asal Yogyakarta itu selanjutnya akan menjalani berbagai agenda sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi mendunia yang baru diraihnya dengan meyakinkan. Aldi Satya Mahendra dijadwalkan akan bertemu management dan karyawan-karyawan PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di head office PT. YIMM di Pulogadung, Jakarta Timur.
Setelah itu, pembalap muda usia 18 tahun itu akan bersilaturahmi dengan pihak Ikatan Motor Indonesia (IMI). Lalu bakal ada seremonial perayaan gelar juara dunia WorldSSP300 Aldi Satya Mahendra bersama management PT. YIMM dan rekan-rekan media di Jakarta, Kamis 24 Oktober 2024.
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kejuaraan Supersport 300 (WorldSSP300) tahun 2024 diwarnai dengan pencapaian bersejarah bagi Indonesia.
Mengutip worldsbk.com, Aldi Mahendra, pembalap asal Indonesia yang tergabung dalam Tim BrCorse, berhasil mengukir namanya sebagai Juara Dunia WorldSSP300 pertama dari Indonesia setelah menyelesaikan balapan kedua di posisi keenam pada putaran final yang digelar di Sirkuit Jerez – Angel Nieto, Spanyol.
Keberhasilan Mahendra ini menjadi catatan penting dalam sejarah olahraga balap motor Indonesia dan menandai pencapaian gemilang yang diraih di ajang bergengsi tingkat dunia.
Aldi Mahendra dan Perjalanan Menuju Gelar Juara Dunia
Aldi Mahendra memasuki balapan kedua di Prometeon Spanish Round dengan hanya membutuhkan empat poin untuk memastikan dirinya sebagai juara dunia. Dengan strategi balapan yang matang, Mahendra berhasil menjaga posisinya di kelompok depan sepanjang 11 lap yang berlangsung sangat ketat.
Rival utamanya dalam perebutan gelar, Loris Veneman dari MTM Kawasaki, finis satu posisi di depan Mahendra, namun kemenangan tetap berada di tangan Mahendra. Meskipun Veneman berhasil finis di urutan kelima, dia masih memerlukan hasil kemenangan dan bantuan dari hasil balapan lainnya untuk dapat menggeser Mahendra dari puncak klasemen.
Hasil akhir memastikan Mahendra meraih gelar juara dunia dengan selisih 21 poin dari Veneman, membawa kebanggaan besar bagi Indonesia.
Poin Penting dalam Gelar Juara Mahendra
Konsistensi di Papan Atas: Mahendra menunjukkan performa yang konsisten sepanjang musim, dengan hasil yang stabil di hampir setiap balapan. Konsistensi ini menjadi kunci keberhasilannya dalam mengamankan gelar juara dunia.
Manajemen Tekanan: Dalam balapan penentu, Mahendra mampu menjaga ketenangannya meskipun tekanan dari rival sangat tinggi. Pengalaman dan kemampuannya dalam mengelola balapan menjadi faktor penting dalam meraih kesuksesan ini.
Kemenangan Bersejarah untuk Kove Racing
Selain pencapaian Mahendra, balapan ini juga menjadi momen bersejarah bagi pabrikan Tiongkok, Kove. Julio Garcia, pembalap dari Kove Racing Team, meraih kemenangan pertama untuk Kove di WorldSSP300 setelah pertarungan sengit di lap terakhir melawan Antonio Torres dari ProDina Kawasaki Racing.
Garcia berhasil menahan tekanan dari Torres dan melintasi garis finis dengan selisih waktu yang sangat tipis, hanya 0,028 detik. Rekan setim Garcia, Marc Garcia, melengkapi podium dengan finis di posisi ketiga, menjadikan ini sebagai pencapaian besar bagi Kove dengan dua pembalapnya berada di podium pada putaran final musim ini.
Sepuluh Besar: Penampilan Solid dari Para Pembalap
Putaran terakhir WorldSSP300 musim 2024 diwarnai dengan persaingan ketat di seluruh lapisan papan atas. David Salvador dari MS Racing, yang memenangkan balapan pertama di akhir pekan tersebut, finis di posisi keempat, hanya terpaut 0,342 detik dari pemenang.
Kemenangan ini juga mengukir sejarah bagi Spanyol, dengan empat pembalap asal negara tersebut menguasai posisi 1 hingga 4, sebuah pencapaian yang terakhir kali terjadi di Magny-Cours tahun 2018.
Di belakang Salvador, Loris Veneman dan Aldi Mahendra masing-masing finis di posisi kelima dan keenam. Meskipun Mahendra tidak memerlukan kemenangan untuk mengamankan gelar juara, posisinya di grup terdepan menunjukkan semangat kompetitif yang terus ia bawa hingga akhir musim.
Pepe Osuna dari DEZA-BOX 77 Racing Team menempati posisi ketujuh setelah promosi akibat penalti satu posisi yang diberikan kepada Galang Hendra Pratama dari ProGP NitiRacing karena menyebabkan tabrakan di tikungan 12 dengan Mirko Gennai dari MTM Kawasaki.
Hasil Akhir Balapan WorldSSP300 Race 2
Posisi
Pembalap
Tim
Waktu Selisih
1
Julio Garcia
KOVE Racing Team
-
2
Antonio Torres
ProDina Kawasaki Racing
+0,028 detik
3
Marc Garcia
KOVE Racing Team
+0,230 detik
4
David Salvador
MS Racing
+0,342 detik
5
Loris Veneman
MTM Kawasaki
+0,538 detik
6
Aldi Mahendra
Team BrCorse
+0,545 detik
Klasemen Akhir Kejuaraan WorldSSP300 2024
Dengan hasil ini, klasemen akhir Kejuaraan WorldSSP300 menempatkan Aldi Mahendra di puncak dengan total 221 poin. Loris Veneman, pesaing terdekatnya, mengakhiri musim dengan 200 poin, sementara Inigo Iglesias dari Fusport-RT Motorsports by SKM-Kawasaki berada di posisi ketiga dengan 163 poin.
Julio Garcia, yang meraih kemenangan penting di putaran final, menempati posisi keempat dengan 152 poin.
Posisi
Pembalap
Tim
Poin
1
Aldi Mahendra
Team BrCorse
221
2
Loris Veneman
MTM Kawasaki
200
3
Inigo Iglesias
Fusport-RT Motorsports by SKM-Kawasaki
163
4
Julio Garcia
KOVE Racing Team
152
5
Jeffrey Buis
Freudenberg KTM-PALIGO Racing
132
6
Marc Garcia
KOVE Racing Team
132
Keberhasilan Aldi Mahendra sebagai Juara Dunia WorldSSP300 2024 merupakan langkah besar bagi Indonesia dalam dunia balap motor internasional. Ini adalah bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang di olahraga ini dan mampu bersaing di tingkat dunia.
Dengan pencapaian ini, Mahendra telah menginspirasi generasi baru pembalap Indonesia untuk mengikuti jejaknya dan membawa nama Indonesia semakin harum di kancah global.
Setelah MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, perebutan gelar juara MotoGP 2024 antara Jorge Martin dan Francesco “Pecco” Bagnaia semakin sengit. Halaman all [399] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, perebutan gelar juara MotoGP 2024 antara Jorge Martin dan Francesco “Pecco” Bagnaia semakin sengit.
Setelah MotoGP Jepang, akhir pekan lalu, Bagnaia berhasil memperkecil selisih poin dengan Martin dari 21 menjadi hanya 10 poin. Intensitas persaingan di akhir musim bakal semakin ketat karena hanya tersisa empat balapan.
Martin, yang saat ini memimpin klasemen, mengatakan, empat balapan ke depan (delapan balapan dengan sprint race) akan sangat menuntut dan menjadi tugas yang berat.
AFP/TOSHIFUMI KITAMURA Pebalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, mengangkat trofi kemenangannya di podium pertama usai balapan MotoGP Jepang 2024 di Sirkuit Motegi, pada 6 Oktober 2024. (Photo by Toshifumi KITAMURA / AFP)
"Ini pasti akan sulit menjelang akhir musim. 'Pecco' adalah pebalap yang luar biasa. Sejujurnya, saya bersyukur bisa melawannya, seperti yang saya lakukan tahun lalu,” ujar Martin, dilansir dari PaddockGP, Selasa (8/10/2024).
Namun, Martin menyatakan bahwa peluangnya tahun ini lebih besar dibandingkan tahun lalu. Secara mental, dia juga merasa lebih siap dibandingkan tahun lalu.
“Saat itu, saya merasa kurang kuat, tetapi sekarang saya lebih percaya diri. Tujuan saya adalah menjaga keputusan tetap terbuka hingga Valencia, untuk mendapatkan kesempatan memenangkan gelar di sana,” katanya.
Dok. Motul Jorge Martin saat berlaga pada MotoGP Indonesia 2024
Pada sisi lain, Bagnaia menyatakan bahwa ia harus lebih konsisten dan berusaha mendapatkan poin. Menariknya, Pecco ingin penentuan juara dunia musim ini bisa berlangsung di balapan terakhir di Valencia.
"Saya akan mencoba mengejar lebih banyak poin darinya (Martin),” ujar Pecco.
“Menurut saya, akan lebih menarik jika kami tiba di Valencia dengan poin yang sama, dan siapa pun yang menang di sana akan dinobatkan sebagai juara dunia. Ini akan menambah ketegangan yang luar biasa di akhir musim,” katanya.