Universitas Persatuan Islam Bandung akan membangun gedung baru senilai Rp117 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh PT Waskita Beton Precast Tbk selama satu tahun. [615] url asal
Universitas Persatuan Islam (UNIPI) Persis Bandung bakal membangun gedung baru di Jalan Rancamalang, Margaasih, Kabupaten Bandung. Seluruh pengerjaan bangunan ini akan digarap oleh PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dari Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BBPW) Jawa Barat.
Total kontrak proyek pengerjaan ini mencapai Rp117 miliar, berupa dua bangunan gedung, yaitu bangunan A dan bangunan B yang akan dibangun di atas total luas area 3.764 meter persegi.
Terdapat total lima lantai dengan ukuran 1.379-1.822 meter persegi setiap lantainya. Sehingga, total luasan dua bangunan mencapai 15.942 meter persegi.
"Total bangunan dengan lantai itu 7971 meter persegi. Jadi kalau 2 bangunan itu totalnya ruasanya 15.942 meter persegi. Itu total bangunan untuk gedungnya," ucap Muzakki, Manager Proyek WSBP Pembangunan Unipi Persis Bandung di Oakland Hotel Bandung, Senin (14/10/2024).
Muzakki pun menjelaskan jika rencana pembangunan kampus Unipi akan berlangsung selama satu tahun terhitung sejak tanggal 9 Oktober 2024 hingga 8 Oktober 2025.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto pun menyatakan komitmennya dalam menjalankan proyek sektor bangunan pendidikan ini. Fandy mengatakan bakal memastikan pengerjaannya dapat sesuai anggaran, rampung tepat waktu, serta tepat mutu.
"Kami selaku penyedia jasa konstruksi pembangunan proyek ini akan berkomitmen penuh dalam memastikan pekerjaan dijalankan dengan tepat waktu, sesuai dengan anggaran yang diberikan, serta dapat menghasilkan bangunan dengan mutu terbaik," ujar Fandy.
Dalam membangun lingkungan akademik UNIPI Persis, WSBP sebagai pemenang tender proyek pembangunan diuji untuk menunjukkan kemampuannya sebagai One Stop solution di bidang konstruksi. WSBP berperan sebagai kontraktor utama yang bertanggung jawab atas berbagai pekerjaan, termasuk pekerjaan persiapan dan penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3), pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal, plumbing, infrastruktur, serta lansekap.
"Seiring dengan hal tersebut, kami juga senantiasa menghadirkan inovasi yang meningkatkan efisiensi bagi pelanggan kami," tambahnya.
Bagi WSBP, proyek ini merupakan momentum untuk urun kontribusi dalam memperkuat pembangunan infrastruktur pendidikan di Indonesia. Maka WSBP pun berkomitmen menjalankan kerja sama ini dengan mengedepankan penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta manajemen risiko yang terukur.
WSBP yang merupakan salah satu anak usaha dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk itu, diketahui sebelumnya juga pernah punya pengalaman membangun kelas, laboratorium, serta mess untuk Universitas Pertahanan (Unhan). Sehingga kali ini, WSBP bakal membangun gedung dengan 32 kelas mencapai kapasitas 1.000 mahasiswa.
Kontrak kerja proyek pembangunan Unipi Persis Bandung pun telah ditandatangani WSBP dan PUPR di Graha Wiksa Praniti BPPW Jawa Barat, pada Rabu (9/10/2024). Penandatanganan tersebut dihadiri oleh perwakilan semua pihak yang terlibat.
Seperti WSBP yang diwakili Direktur Operasional WSBP, Itung Prasaja dan Direktur Utama WSBP, FX Purbayu Ratsunu. Sementara PUPR diwakili oleh PPK Prasarana Strategis Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II Provinsi Jawa Barat, Subandi dan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II Provinsi Jawa Barat, Muhammad Iqbal Perkasa.
Nama Fahri Hamzah disebut-sebut oleh Hashim Djojohadikusumo saat memberikan paparan terkait program 3 juta rumah dalam acara pertemuan pengusaha properti. Nama... | Halaman Lengkap [259] url asal
JAKARTA - Nama Fahri Hamzah disebut-sebut oleh Hashim Djojohadikusumo saat memberikan paparan terkait program 3 juta rumah dalam acara pertemuan pengusaha properti yang digelar pada Kamis (10/10/2024). PernyataanAdik Prabowo Subianto itu seakan menjadi sinyal kuat bahwaFahri Hamzah akanmenjadi Menteri Perumahan Era Prabowo.
Sinyal yang diberikan Hashim memunculkan dugaan bahwa Fahri Hamzah akan menjadi Menteri Perumahan di kabinet presiden terpilih 2024-2029. Pasalnya nama pendiri partai Gelora itu keluar dari lisan Hashim saat dirinya mengklarifikasi bahwa Prabowo Subianto akan membangun 3 juta rumah dalam setahun.
"Saya mau jelaskan, setelah kita pelajari, saya luruskan, bukan 3 juta rumah (satu periode), tapi kita mau bikin 3 juta setiap tahun. Itu artinya 15 juta rumah (satu periode). Tugasnya Pak Fahri dan rekannya nanti berat," ucap Hashim sambil menunjuk Fahri Hamzah yang juga turut hadir di tengah-tengah acara.
Entah disengaja atau keceplosan, yang jelas itu menjadi sinyal. Namun demikian, Hashim sendiri mengaku enggan untuk memberi bocoran secara gamblang saat dicecar pertanyaan oleh salah satu peserta terkait siapa sosok yang nantinya akan menjadi Menteri Perumahan di era pemerintahan Prabowo Subianto mendatang.
Dirinya hanya menyampaikan bahwa kriteria yang tepat sebagai pengemban jabatan tersebut bukanlah berasal dari kalangan akademisi yang on chair, melainkan sosok yang sering terjun ke lapangan dan terbuka dengan pelaku-pelaku industri properti.
"Saya sudah tahu namanya (menteri perumahan), tapi saya sudah commit untuk tidak ada bocor sampai tanggal 20 Oktober 2024. Karena kami sudah di tim transisi diwanti-wanti. Nama itu bisa diubah saat lima menit sebelum pengumuman. Ini tergantung wahyu dari langit. Ya segala nama bisa," ujar Hashim.
Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan pembangunan Kantor Presiden dan Istana Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal rampung pada Juli 2024. Bangunan tersebut akan siap mendukung upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79.
"Juli ini sudah selesai. Jadi kantor presiden, istana presiden dan kantor-kantor menteri koordinator yang 4 lantai dari 4 tower, tiga lantai sudah siap," ujar Basuki di Jakarta, Selasa, 9 Juli 2024.
Basuki juga menyebut lapangan upacara juga akan selesai bulan ini. Selain itu, sebanyak 12 dari 47 tower yang diperuntukan bagi ASN akan rampung dibangun. "Sehingga (tower) itu bisa dimanfaatkan (sementara) oleh peserta upacara. Tanggal 10 Agustus semua paskibraka sudah move ke IKN," jelasnya. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Otorita IKN itu memastikan tidak ada lagi aktivitas pembangunan sejak 10 Agustus. Pihaknya bakal melakukan sterilisasi area.