KOMPAS.com -Bali United menjadi salah satu tim yang serius mempersiapkan tim menghadapi kompetisi Liga 1 2024-2025.
Kini di musim baru manajemen menetapkan target tim untuk berada di posisi 5 besar klasemen akhir kompetisi.
Untuk itu pelatih Bali United Stefano Cugurra bertekad untuk meraih pencapaian yang lebih baik dari target yang ditetapkan manajemen.
"Target Liga 1, kami punya target dari manajemen lima besar. Tapi bisa lebih, lebih bagus," ujar pelatih yang biasa disapa Teco.
Seperti pada dua musim terakhir, ia berhasil membawa tim berada di posisi ke-4 besar pada Liga 1 2023-2024 dan posisi ke-5 besar Liga 1 2022-2023.
Berikut rangkuman Kompas.com terkait fakta Bali United jelang bergulirnya Liga 1 2024-2025 yang akan kick off pada 9 Agustus 2024 mendatang :
1. Masih Tersisa Satu Slot Pemain Asing
KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pemain Bali United yang juga pemain Timnas Thailand Elias Dolah.Bali United sampai saat ini masih memiliki slot kuota pemain asing yang masih lowong. Tim baru memiliki tujuh pemain asing yakni Adilson Maringa, Elias Dolah, Kenzo Nambu, Mitsuru Maruoka, Everton Nascimento, Privat Mbarga, dan Brando Wilson.
Seperti diketahui Liga 1 2024-2025 ini mengalami perubahan regulasi pemain asing. Masing-masing tim kontestan Liga 1 diperkenankan menggunakan jasa 8 pemain asing. Artinya masih ada slot satu pemain yang masih lowong di Bali United.
Tetapi CEO Bali United Yabes Tanuri mengatakan bahwa tim hanya menggunakan jasa 7 pemain asing.
Lantaran hanya 6 pemain asing yang diperkenankan bermain di atas lapangan sehingga menurutnya cukup menggunakan jasa 7 pemain asing.
“Pemain asing tujuh cukup, sayang nanti main di lapangan hanya 6 pemain,” katanya.
2. Ditinggal Pemain Berpengalaman
DOK BALI UNITED Striker Bali United, Ilija Spasojevic, merayakan gol pada laga Bali United vs PSIS yang menjadi bagian dari laga pekan ke-28 Liga 1 2023-2024. Partai tersebut bergulir di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, pada Jumat (8/3/2024).Sementara itu sejumlah pemain pilar yang selama ini sudah cukup lama mengabdi untuk Bali United pun harus meninggalkan klub yang berhomebase di stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.
Karena pelatih Stefano Cugurra ingin membangun kekuatan tim dengan mendatangkan muka-muka baru.
Tim kehilangan pemain pilar yang berpengalaman di musim lalu juga menjadi tulang punggung Bali United. Seperti Ilija Spasojevic, Fadil Sausu, Haudi Abdillah, Jajang Mulyana, Ryuji Utomo, Ardi Idrus, Jefferson Assis, hingga Eber Bessa.
Namun kepergian pemain-pemain tersebut tidak perlu disesali secara berlebihan oleh suporter Bali United. Kini manajemen telah mendatangkan pemain-pemain yang juga berpengalaman seperti Fitrul Dwi Rustafa, Bagas Adi Nugroho, Mitsuru Maruoka, Brando Wilson, Kenzo Nambu hingga Everton Nascimento.
Dua nama terakhir menjadi bagian penting bagi PSM Makassar saat sukses menjuarai Liga 1 2022-2023 lalu.
3. Banyak Dihuni Pemain Asli Bali
Dalam beberapa musim terakhir, Stefano Cugurra juga getol mempromosikan pemain-pemain asli Bali yang dibina oleh tim Elite Pro Academy Bali United.
Setelah generasi Kadek Arel, Made Tito, dan Rachmat Arjuna, ia mempromosikan pemain asli Bali lainnya seperti I Wayan Arta Wiguna, I Nyoman Adi Wirya Tama, Kadek Lanang Agus, I Komang Dedi Nova, I Gede Agus Mahendra.
Pemain tersebut menyusul pemain senior yang sudah lebih dulu malang melintang bersama Bali United yakni Made Andhika Wijaya dan Kadek Agung.