JAKARTA, KOMPAS.com - Penentuan Pimpinan lembaga legislatif terus berlangsung sejak pelantikan atau pengucapan sumpah 580 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), 152 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan 732 anggota Majelis Permusyawaratan (MPR) RI periode 2024-2029 pada 1 Oktober 2024.
Setelah penentuan Ketua dan Wakil Ketua DPR RI, serta Ketua dan Wakil Ketua DPD RI, giliran MPR menggelar rapat paripurna untuk menetapkan jajaran pimpinan fraksi periode 2024-2029 pada Rabu (2/10/2024).
Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua MPR RI Sementara, Guntur Sasono dan Wakil Ketua MPR Sementara, Larasati Moriska.
1. Daftar Pimpinan Fraksi MPR RI Periode 2024-2029
Anggota dewan yang hadir menyetujui sejumlah keputusan terkait pengumuman nama-nama anggota yang ditunjuk menjadi pimpinan fraksi.
Dari PDI-P, Ahmad Basarah ditunjuk sebagai Ketua Fraksi. Lalu, Yasonna Laoly menjadi wakil ketuanya dan Andreas Hugo ditunjuk sebagai sekretaris.
Sementara itu, Partai Golkar memilih Melchias Markus Mekeng sebagai ketua fraksinya dengan dua sekretaris yakni Ferdiansyah dan Ade Rosi Khairunnisa.
Kemudian, Partai Gerindra menunjuk Habiburokhman sebagai ketua fraksi mereka di MPR RI. Dia didampingi oleh Andre Rosiade sebagai sekretaris dan M Husein Fadulloh sebagai bendahara.
Partai Nasdem memilih Robert Rouw dan H Syarief Alkadrie sebagai ketua dan sekretaris. Sedangkan Partai Amanat Nasional (PAN) menunjuk Ahmad Rizki Sadiq sebagai ketua fraksi, serta Nazaruddin Dek Gam dan Sarifuddin Suding sebagai wakil ketuanya.
Sementara itu, susunan lengkap pimpinan fraksi disampaikan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dengan komposisi ketua, wakil ketua, bendahara hingga wakil bendahara.
Di sisi lain, Partai Demokrat baru menunjuk Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) sebagai ketua fraksi mereka di MPR RI.
Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.
KOMPAS.com / VITORIO MANTALEAN Sultan Bachtiar Najamudin terpilih sebagai Ketua DPD RI untuk periode 2024-2029 menggantikan La Nyalla Mattalitti. Hasil ini diperoleh usai penghitungan suara dari 151 senator yang hadir dalam rapat paripurna pemilihan pimpinan DPD RI pada Rabu (2/10/2024) dini hari, sejak rapat paripurna dimulai pada Selasa (1/10/2024) malam. Saat selisih suara antara keduanya tak dapat terkejar, La Nyalla sempat berinisiatif menghampiri Sultan di mejanya. Sultan yang sebelumnya sudah diberi ucapan selamat oleh para pendukungnya lalu berdiri menyambut La Nyalla dan berpelukan erat.
2. Terpilih Jadi Ketua DPD, Sultan Najamudin Peluk La Nyalla dan Komeng
Berita populer selanjutnya masih datang dari Senayan. Sultan B Najamudin terpilih menjadi Ketua DPD RI periode 2024-2029 setelah melalui mekanisme voting.
Pada rapat paripurna pemilihan pimpinan DPD RI yang digelar dari Selasa (1/10/2024) hingga Rabu (2/10/2024) dini hari, paket kubu Sultan Najamudin sebagai ketua, dengan GKR Hemas, Yorrys Raweyai, dan Tamsil Linrung selaku bakal calon wakil ketua, sukses mengantongi 95 suara.
Sementara itu, kubu La Nyalla Mattalitti sebagai ketua dan Nono Sampono, Elviana, dan Andi Muhammad Ihsan sebagai bakal calon wakil ketua, memperoleh 56 suara.
Kompas.com melihat momen menarik setelah Sultan Najamudin dipastikan meraih suara mayoritas dari 151 senator. Dia menghampiri dan memeluk La Nyalla.
Setelah berpelukan dengan La Nyalla, Sultan menghampiri dan memeluk sejumlah senator lain yang mengikuti rapat paripurna, termasuk komedian Komeng yang mendukung La Nyalla sebagai calon ketua DPD.
Suasana semakin teduh karena momen berpelukan itu diiringi lagu selawat dari para pendukung Sultan Najamudin.
Diketahui, rapat paripurna berjalan alot karena diwarnai puluhan interupsi terkait pembahasan tata tertib pemilihan.
Situasi sempat memanas sebelum proses voting dilakukan. Bahkan, Sultan dan La Nyalla sempat cekcok dan nyaris berkelahi.
Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.