JAKARTA, Investor.id – Dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia yang jatuh setiap tanggal 16 September, PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP/GGRP) menggelar aksi nyata untuk melestarikan lingkungan di sekitar Kali Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian alam dan berkontribusi terhadap upaya global melindungi lapisan ozon.
Lapisan ozon yang berada di stratosfer memiliki peran vital sebagai perisai bumi dari radiasi ultraviolet (UV) yang berbahaya. Tanpa lapisan pelindung ini, makhluk hidup di Bumi akan menghadapi risiko paparan sinar UV yang bisa menyebabkan kanker kulit, kerusakan mata, hingga dampak buruk lainnya terhadap ekosistem. Hari Ozon Sedunia dirayakan setiap tahun dengan tujuan meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya melindungi lapisan ozon dan menyoroti berbagai inisiatif untuk mengurangi emisi bahan kimia berbahaya.
Dalam kegiatan yang melibatkan karyawan GRP sebagai relawan ini, perseroan bekerja sama dengan komunitas sosial Rehab Kali Cikarang untuk melakukan serangkaian upaya pelestarian lingkungan. Aksi ini mencakup penanaman bibit pohon trembesi dan angsana di area sempadan Kali Cikarang. Pohon trembesi, yang dikenal sebagai pohon hujan, memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap air tanah, sementara pohon angsana dikenal efektif dalam mengurangi polusi udara dan mencegah erosi tanah. Penanaman pohon ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi ekosistem lokal tetapi juga berperan dalam menahan laju perubahan iklim.
Selain penanaman pohon, kegiatan ini diwarnai dengan pelepasan 200 bibit ikan baung, spesies endemik asli Kali Cikarang, ke dalam aliran sungai. Langkah ini merupakan bagian dari upaya GRP dan komunitas lokal untuk menjaga kelestarian spesies ikan yang berperan penting dalam ekosistem perairan. Tidak hanya itu, para relawan juga membersihkan sampah di sekitar Kali Cikarang dan memberikan edukasi kepada masyarakat setempat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta bahaya membuang sampah sembarangan ke sungai.
General Manager Corporate Planning and Sustainability GRP Sheren Omega menyatakan, perseroan selalu menempatkan aspek lingkungan sebagai salah satu fokus utama dalam menjalankan bisnis.
"Kami percaya, pelestarian lingkungan merupakan bagian integral dari keberlanjutan operasional kami. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga bagian dari kontribusi kami terhadap inisiatif global dalam melindungi lapisan ozon dan memerangi perubahan iklim," ungkap Sheren dalam siaran pers, Senin (23/9/2024).
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Komunitas Rehab Kali Cikarang, sebagai mitra pelaksana. Ketua Komunitas Rehab Kali Cikarang M. Yahya menyatakan, aksi bersama ini sangat berarti, baik bagi kelestarian ekosistem sungai maupun kesadaran masyarakat setempat.
"Kami sangat menghargai inisiatif dari GRP ini. Kolaborasi ini tidak hanya menjaga kelestarian Kali Cikarang, tetapi memberikan edukasi langsung kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar," ujar Yahya.
Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan, Indonesia telah berhasil mengurangi emisi hidroklorofluorokarbon (HCFC), salah satu unsur gas rumah kaca yang sangat kuat, sebesar 37,5% pada tahun 2020, dan meningkat menjadi 55% pada tahun 2023. GRP akan terus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News