#30 tag 24jam
2 item, 1 hal
KB Bank Konsisten Jalankan Green Economy, Begini Strateginya
KB Bank berkomitmen menjalankan green economy dengan mengimplementasikan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG). Fasilitas kredit hijau terbukti membawa... | Halaman Lengkap [530] url asal
#kb-bank #korea-best #kookmin-bank #dirut-bank-kb-bukopin-tom-woo-yeul-lee #sindonews-stories
(SINDOnews Ekbis) 31/07/24 09:00
v/12896424/
JAKARTA - KB Bank berkomitmen menjalankan green economy dengan mengimplementasikan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG). Fasilitas kredit hijau terbukti membawa banyak manfaat bagi penerimanya.Direktur KB Bank Dodi Widjajanto menyampaikan, KB Bank berupaya untuk selalu mendukung pembiayaan di sektor hijau. Terutama pada industri berbasis energi terbarukan, produk ekoefisiensi, serta transportasi ramah lingkungan atau electric vehicle (EV).
?KB Bank yang menjadi salah satu afiliasi dari KBFG, memang mencanangkan penerapan ESG yang cukup kuat. Kami sudah menyesuaikan pada pembiayaan green economy. Kami masuk ke EV Financing karena merupakan wujud nyata KB Bank untuk berkontribusi langsung dalam aktivitas green economy,? ujar Dodi.
Komitmen perseroan dalam menjalankan green economy terlihat dari kinerja pembiayaan. Sepanjang 2023, KB Bank telah menyalurkan pembiayaan pada sektor kegiatan usaha berkelanjutan sebanyak Rp4,55 triliun. Angka ini naik 21% year on year (yoy) dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yaitu Rp3,76 triliun.
?Perusahaan juga memiliki obligasi social bond, pastinya menuju ke arah green economy. Social bond ini cakupannya lebih luas dan ESG yang tentunya bermanfaat untuk pemberdayaan masyarakat,? ujarnya.
Salurkan Kredit Hijau
KB Bank yang merupakan bagian dari entitas keuangan terbesar asal Korea Selatan dengan total aset mencapai Rp14.040 triliun, KB Financial Group (KBFG), telah menyalurkan fasilitas kredit hijau kepada PT Energi Makmur Buana (INVI), anak usaha PT Indika Energy Tbk akhir 2023 lalu.
Fasilitas kredit hijau yang disalurkan sebesar US$20 juta atau setara dengan lebih dari Rp309 miliar. Bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan komersial listrik nasional, termasuk pengadaan bus listrik untuk Transjakarta dan pembiayaan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Contoh lain, KB Bank juga telah melakukan kerja sama dengan Hyundai Motor Indonesia melalui skema dealer financing. Hyundai Motor Indonesia dikenal memiliki sejumlah produk mobil listrik yang sangat diminati di Indonesia.
"KB Bank berkomitmen mengimplementasikan prinsip ESG melalui penyaluran kredit hijau yang bergerak pada sektor energi terbarukan, produk ekoefisiensi, serta transportasi ramah lingkungan, namun tetap membuka kesempatan pembiayaan ke seluruh sektor berkelanjutan," ungkap Dodi.
Dia mengaku, saat ini kontribusi kredit hijau masih di bawah 10% untuk keseluruhan portofolio kredit KB Bank. Namun demikian, KB Bank memiliki komitmen untuk meningkatkan kontribusi kredit hijau dalam portofolio kreditnya pada 2024.
Kredit hijau dilakukan dengan fokus pada sektor-sektor yang mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dan berkelanjutan, seperti sektor energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, dan infrastruktur hijau.
Potensi pertumbuhan pembiayaan sektor hijau di Indonesia akan semakin besar. Ini mengingat perusahaan-perusahaan di Indonesia semakin menyadari pentingnya memperhitungkan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan dalam operasional mereka.
Lebih jauh, KB Bank akan berfokus untuk membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan salah satunya membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia termasuk membangun kelengkapan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia seperti pembangunan SPKLU.
KB Bank Siapkan Pembiayaan Sektor Kesehatan
Seperti diketahui, sebelumnya KB Bank telah menjalin kerja sama dalam sektor agrikultur untuk mendukung ekosistem pertanian. Tidak sebatas untuk pembangunan ekosistem kendaraan listrik, KB Bank juga masih terbuka untuk membiayai industri yang bergerak di sektor kesehatan di Indonesia ke depannya..
"Terbaru, pada Mei 2024 kami juga telah menandatangani kerja sama dengan perusahaan produsen gula, yaitu PT Pabrik Gula Rajawali II dan perusahaan data analitik terkait pertanian dengan menggunakan teknologi satelit PT Mata Langit Solusindo untuk mendukung pengembangan ekosistem pertanian tebu di Indonesia," ucap Dodi.
(ars)
5 Alasan Kenapa Kamu Harus Beli Saham KB Bank (BBKP)
KB Bank salah satu pilihan yang sangat layak untuk investasi. Alasannya, KB Bank memiliki rekam jejak yang mulus, permodalan yang kuat, dan jaringan yang luas.... | Halaman Lengkap [878] url asal
#kb-bank #saham-bbkp #sindonews-stories #korea-best #cuan
(SINDOnews Ekbis - Bursa Finansial) 26/07/24 08:00
v/12158618/
JAKARTA - Tujuan investasi adalah mendapatkan keuntungan. Semakin besar keuntungan yang ditawarkan semakin tinggi risiko kerugian. Sebaliknya, semakin kecil keuntungan yang dijanjikan biasanya semakin rendah risiko kerugian. Itu logika umum yang sudah dipahami bagi siapa pun yang ingin berinvestasi, termasuk Anda, tentunya.Tetapi mendapatkan keuntungan bukan satu-satunya tujuan investasi, ada hal lain yang lebih penting yaitu aman secara jangka panjang. Dengan begitu rencana-rencana keuangan yang dirancang untuk masa depan dapat lebih realistis diwujudkan.
Namun makin banyak dan beragamnya pilihan investasi yang ditawarkan di pasaran, termasuk produk-produk investasi yang secara agresif dipromosikan melalui platform-platform digital, kadang membuat kita bingung sendiri memilih yang tepat. Sebetulnya tidak terlalu sulit untuk mengetahui perusahaan yang tepat untuk investasi. Kita hanya perlu melihat rekam jejak, permodalan, dan jaringan perusahaan bersangkutan.
KB Bank salah satu pilihan yang sangat layak untuk investasi. Alasannya, KB Bank memiliki rekam jejak yang mulus, permodalan yang kuat, dan jaringan yang luas. Secara permodalan, KB Bank sangat kuat karena didukung KB Financial Group (KBFG), sebuah grup keuangan dengan permodalan terkuat di Korea Selatan. Per September 2023, total aset pemegang saham pengendali KB Bank ini mencapai USD396,70 miliar, atau setara Rp6,13 kuadriliun. Sebagai perusahaan induk, KBFG juga mendukung KB Bank dari segi jaringan dan sektor-sektor bisnis yang digarapnya.
Manajemen yang sehat serta ekspansi bisnis yang luas otomatis mengerek nilai saham KB Bank terus naik secara konsisten.
Selain faktor-faktor yang telah disebutkan di atas, terdapat 5 faktor penting yang membuat investasi di KB Bank aman dan menguntungkan:
1. Kemampuan KB Bank menarik kepercayaan investor global
Tidak sedikit investor perorangan maupun lembaga di dalam dan luar negeri yang membutuhkan perusahaan-perusahaan terpercaya untuk menginvestasikan dana mereka dengan aman. Hanya saja tidak mudah bagi perusahaan perbankan untuk menarik mereka untuk menyimpan dananya di bank.
Tidak hanya diperlukan rekam jejak yang bagus, kinerja perusahaan yang sehat, proses bisnis yang dilakukan, serta sektor-sektor yang dikelola. KB Bank memiliki semua syarat-syarat tersebut sehingga mampu menarik kepercayaan investor global terhadap KB Bank. Apalagi transformasi di seluruh lini yang dilakukan sejak menjadi bagian dari raksasa keuangan KB Financial Group (KBFG). KB Bank menjadi perusahaan berpegang pada transparansi, kepercayaan, dan integritas.
2. Ekspansi ke sektor-sektor penting
KB Bank mengucurkan kredit untuk menggarap sektor-sektor penting dan berkelanjutan, seperti kendaraan listrik, infrastruktur, agrikultur, kesehatan, dan UMKM. Menurut Tom, sapaan akrab Direktur Utama KB Bank, Woo Yeul Lee, Indonesia bisa jadi pemimpin industri kendaraan listrik dunia. Apalagi pemerintah Indonesia gencar mensubsidi untuk membentuk ekosistem kendaraan listrik.
Tom menilai Indonesia fokus pada perlindungan lingkungan, sehingga KB Bank mantap mengucurkan kredit industri kendaraan listrik. Untuk infrastruktur, KB Bank antara lain bekerja sama membangun infrastruktur air minum, jalan, dan pembangkit listrik. Sedangkan di sektor UMKM KB Bank menggandeng OttoDigital untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Melalui kerja sama ini, UMKM dapat mengajukan pinjaman KUR melalui OttoPay. KB Bank juga menyediakan 13 KUR Centre yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia.
3. Jaringan yang luas dengan perusahaan-perusahaan Korea yang ada di Indonesia
Jaringan bisnis KB Bank tidak hanya di Indonesia, tapi juga perusahaan Korea Selatan (Korsel), satu di antaranya Korean Link. Ini menjadi salah satu departemen yang merupakan bagian dari Direktorat SME and Wholesale KB Bank yang menawarkan produk pendanaan (funding) maupun pinjaman (lending) dengan nominal besar bagi nasabah korporasi. Minimal dana kelolaan funding berkisar sebesar Rp25 miliar, sedangkan lending dengan target pengajuan minimal Rp20 miliar.
Menurut Wakil Direktur Utama KB Bank Robby Mondong, selain memberikan kredit dalam bentuk bilateral, salah satu klasifikasi terbesar dari portofolio lending Korean Link adalah kredit sindikasi.
Departemen ini berdiri sejak November 2020 yang bertujuan membuka potensi kerja sama baru dengan perusahaan besar asal Korea Selatan yang terus tumbuh dan memiliki kantor representatif di Indonesia, serta perusahaan dengan kepemilikan perusahaan Korsel atau terafiliasi dengan perusahaan swasta nasional.
Sejumlah perusahaan yang sukses digandeng KB Bank melalui ekosistem Korean Link Business antara lain KTNG Group, Hyundai Group, Lotte Group, Hanwha Group, GS Group, LXI Group, Wampu Electric Power, Hwaseung Group, CJ Group.
Selama empat tahun Korean Link berdiri, KB Bank telah berhasil mencatatkan portofolio lending sebesar Rp4,8 triliun (29 debitur), serta funding sebesar Rp4,1 triliun (104 nasabah) per Mei 2024. Dengan pencapaian cemerlang ini, KB Bank menargetkan lending Korean Link dapat menyentuh angka Rp2,4 triliun selama 2024.
4. KB Bank mendapatkan peringkat nasional dan internasional
Kepercayaan nasional maupun internasional terhadap sebuah perusahaan merupakan cerminan kesehatan manajemen serta potensi besar pertumbuhan bisnis perusahaan bersangkutan. Dalam hal kepercayaan ini, KB Bank telah sukses meraih peringkat internasional di level BBB dan peringkat nasional di level tertinggi, yaitu AAA dengan outlook stabil pada April 2024. Peringkat ini mencerminkan bahwa KB Bank merupakan emiten dengan tingkat risiko gagal bayar paling rendah.
5. Kucuran pinjaman dari International Finance Corporation (IFC) senilai total USD300 juta atau setara Rp4,41 triliun.
Faktor kelima ini masih berhubungan erat dengan kepercayaan. Dalam bisnis dan sektor kehidupan apapun kepercayaan menjadi kunci. Karena kepercayaan itulah KB Banyak mendapat kucuran dana dari berbagai lembaga keuangan, salah satunya International Finance Corporation (IFC) yang menggelontorkan dananya senilai total USD300 juta atau setara Rp4,41 triliun.
Dengan faktor-faktor tersebut, KB Bank dengan kode emiten BBKP dapat lebih menjamin pertumbuhan bisnisnya sehingga nilai sahamnya stabil dan terus naik sehingga menguntungkan bagi investor. Jadi, tunggu apa lagi? Investasikan dana kamu dengan membeli saham KB Bank sekarang!
(ars)