TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah melaksanakan pengundian nomor urut pasangan calon wali kota dan wakil wali kota untuk Pilkada serentak 2024 pada Senin (23/9/2024).
Dalam pengundian tersebut, pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan mendapatkan nomor urut 1, sedangkan pasangan Ruhama-Shinta memperoleh nomor urut 2.
"Bapak Benyamin Davnie dan Bapak Pilar Saga Ichsan mendapatkan nomor urut 1. Bapak Ruhama dan Ibu Shinta mendapatkan nomor urut 2," ujar Ketua KPU Tangsel, M. Taufiq MZ, di Kantor KPU Tangsel, Setu, Kota Tangsel.
Taufiq menjelaskan, pengambilan nomor urut dilakukan sesuai dengan nomor antrean yang telah ditentukan.
Pasangan Benyamin-Pilar, yang mendapat antrean nomor 5, diberikan kesempatan untuk mengambil nomor urut terlebih dahulu.
Sementara itu, pasangan Ruhama-Shinta, yang mendapatkan antrean nomor 10, harus menunggu hingga pasangan Benyamin-Pilar selesai.
"Calon wali kota didampingi oleh wakilnya melakukan pengambilan nomor urut dalam tabung secara bergiliran berdasarkan nomor antrean yang telah ditetapkan," tambahnya.
Sebelumnya, KPU Tangsel menyatakan bahwa berkas pendaftaran pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan dan Ruhama-Shinta Wahyuni Chairuddin telah memenuhi syarat.
Dengan demikian, KPU Tangsel secara resmi menetapkan kedua pasangan tersebut sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel untuk tahun 2024.
"Alhamdulillah, dua pasangan calon yang mendaftar di KPU Tangsel, yang pertama Benyamin Davnie dengan Pilar Saga Ichsan dan yang kedua Ruhama dan Shinta Wahyuni, dinyatakan memenuhi syarat dan ditetapkan sebagai pasangan calon untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tangsel 2024," ungkap Taufiq saat dikonfirmasi.
Kedua pasangan tersebut kini resmi menjadi peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tangsel 2024 setelah melewati berbagai tahapan, termasuk verifikasi administrasi dan faktual, serta rapat pleno KPU yang dilakukan secara tertutup.
"Jadi tahapan itu kan pendaftaran pasangan calon tanggal 29 Agustus. Keduanya mendaftar pada tanggal itu, kemudian dilakukan verifikasi administrasi persyaratan calon, pemeriksaan kesehatan, dan seluruhnya," jelas Taufiq.
"Sudah kami terima hasilnya dari RSUP Sitanala dan BNN, semuanya memenuhi syarat dan dinyatakan mampu melaksanakan tugas-tugas pemerintahan," pungkasnya.