TOKYO, investor.id – Pasar Asia Pasifik dibuka mixed meskipun ada keuntungan di Wall Street. Investor menantikan serangkaian laporan keuangan perusahaan teknologi kapitalisasi besar (megacap) untuk terus mendorong Nasdaq Composite ke rekor baru minggu ini.
Nikkei 225 Jepang tergelincir 0,21%, kehilangan keuntungan dari hari sebelumnya.
Ini terjadi setelah Partai Demokrat Liberal yang berkuasa kehilangan mayoritas parlementernya, setelah para pemilih memberikan suara mereka pada Minggu (27/10/2024) untuk menentukan kendali majelis rendah. Ini menandai pertama kalinya sejak 2009 koalisi yang berkuasa di Jepang kehilangan suara mayoritasnya.
Tingkat pengangguran Jepang untuk September 2024 mencapai 2,4%, dibandingkan dengan 2,5% bulan sebelumnya. Angka tersebut juga sedikit lebih rendah dari perkiraan Reuters sebesar 2,5% kenaikan.
Kospi turun 0,51% sementara Kosdaq turun 0,41%. S&P/ ASX 200 Australia naik 0,36%.
Indeks berjangka Hang Seng (HSI) Hong Kong berada di level 20.733, lebih tinggi dari penutupan terakhir HSI di level 20.599,36.
Para trader di Asia juga akan memantau data pengangguran Singapura.
Sepanjang perdagangan semalam di Amerika Serikat (AS), saham melonjak. S&P 500 naik 0,27% dan ditutup pada level 5.823,52. Dow Jones Industrial Average naik 273,17 poin, atau 0,65%, dan ditutup pada level 42.387,57. Nasdaq naik 0,26% dan ditutup pada level 18.567,19.
Pekan ini menandai minggu tersibuk dalam musim rilis laporan keuangan kuartal III-2024. Ini merupakan minggu terakhir menjelang pemilihan umum (pemilu) AS pada 5 November 2024 dan keputusan kebijakan The Federal Reserve (The Fed) pada 7 November 2024.
Lima dari tujuh perusahaan Magnificent Seven yaitu Alphabet, Microsoft, Meta Platforms, Amazon, dan Apple akan mengumumkan laporan keuangan terbaru mereka minggu ini. Para trader juga akan mengamati laporan pekerjaan Oktober 2024 yang akan dirilis pada Jumat (1/11/2024).
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News