JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah dinas pariwisata di beberapa provinsi di Indonesia mencatat adanya peningkatan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) saat momen long weekend atau libur panjang Maulid Nabi dari Sabtu (14/9/2024) sampai Senin (16/9/2024).
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Nia Niscaya menuturkan, Provinsi Jawa Timur mencatat peningkatan kunjungan wisnus tertinggi karena mencapai 1,6 juta kunjungan.
"Provinsi Jawa Timur saya kira yang paling tinggi yaitu 1.651.468 kunjungan wisatawan, atau mengalami kenaikan sebesar 72,6 persen dibandingkan akhir pekan sebelumnya," kata Nia dalam Weekly Press Briefing di Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2024).
Lebih lanjut disampaikan, peningkatan kunjungan wisnus ke Jawa Timur juga diikuti oleh tingkat okupansi hotel yang mencapai 80 persen.
"Memang Jawa Timur secara data BPS (Badan Pusat Statistik) selalu menunjukkan sumber dan pergerakan tertinggi karena memang jumlah penduduk yang besar," ucap Nia.
KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN Situasi kemacetan dari arah Simpang Gadog, menuju Cisarua Puncak Bogor, Jawa Barat, Senin (16/9/2024) pagiPeningkatan ini juga dicatat oleh Provinsi Jawa Barat, dengan jumlah kunjungan wisnus mencapai 351.753 wisatawan, serta peningkatan okupansi hotel sekitar 30 sampai 40 persen dibanding libur akhir pekan biasa.
Kemudian, di Jakarta tercatat ada sebanyak 268.607 kunjungan wisatawan, angka tersebut meningkat sebesar 105 persen dibanding tiga pekan sebelumnya.
"Okupansi hotel (di Jakarta) mencapai 75,5 persen atau naik kurang lebih sekitar 20 persen dari biasanya," kata Nia.
Sementara itu, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan jumlah kunjungan wisnus sebanyak 278.090 wisatawan. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 45 sampai 55 persen dari biasanya.
Begitu pula dengan okupansi hotel di DIY mengalami peningatan sebesar 87,50 persen.
Peningkatan pergerakan wisnus pun terlihat di Provinsi Bali.
"Bali mencapai 49.062 kunjungan wisatawan, peningkatan jumlah wisatawan sebesar 30 persen dari weekend (akhir pekan) biasa, dan okupansi hotel 89 persen," katanya.
Peningkatan pergerakan moda transportasi
Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi lalu lintas di Jalan Raya Puncak, Jawa Barat.Peningkatan pergerakan wisnus saat libur long weekend juga dapat dilihat dari peningkatan pergerakan moda transportasi.
"Dari website SIASATI (Sistem Informasi Angkutan dan Sarana Transportasi Indonesia) Kementerian Perhubungan, menunjukkan terjadi peningkatan di beberapa moda transportasi pada saat long weekend. Utamanya pada moda transportasi darat di tol, udara, dan laut," kata Nia.
Berdasarkan data yang disampaikan oleh Nia, untuk moda angkutan darat, pada Minggu (8/9/2024) tercatat ada sebanyak 103.859 penumpang, sedangkan pada Minggu selanjutnya (15/9/2024) meningkat menjadi 132.533 penumpang.
Kemudian, untuk moda jalan tol, pada Sabtu (7/9/2024) tercatat ada sebanyak 110.070 kendaraan, sedangkan pada Sabtu depannya (14/9/2024) angka tersebut meningkat menjadi 143.085 kendaraan.
Sementara itu, untuk moda transportasi udara, pada Jumat (13/9/2024) jumlah penumpang meningkat menjadi 208.269.
Serta, untuk moda transportasi laut pada Minggu (8/9/2024) ada sebanyak 51.224 penumpang, sedangkan pada Minggu depannya (15/9/2024) jumlah penumpang meningkat menjadi 63.460.