Honda Brio Satya E M/T dijual seharga Rp 182,8 juta. Dengan harga segitu, segini besar pajak tahunan Honda Brio Satya E M/T.
Honda Brio Satya ditawarkan dalam beberapa varian. Untuk opsi transmisi manual, tersedia pada varian S M/T dan E M/T. Sementara varian tertinggi ada pada Brio Satya E CVT. Brio Satya CVT itu juga menjadi mobil termahal di segmen LCGC (Low Cost Green Car).
Harganya juga berbeda-beda tergantung dengan varian yang dipilih. Khusus untuk varian E M/T dibanderol Rp 182,8 juta. Dengan harga segitu, mungkin kamu penasaran berapa sih besar pajak tahunan Brio Satya E M/T?
Pajak Tahunan Honda Brio Satya E M/T
Dalam setahun, pemilik Honda Brio Satya E M/T ini harus mengeluarkan dana sekitar Rp 2,3 jutaan untuk membayar pajak tahunannya. Berikut ini rincian pajak tahunan Honda Brio Satya E M/T keluaran tahun 2024:
PKB Pokok: Rp 2.240.400
SWDKLLJ Pokok: Rp 143.000
Total: Rp 2.383.400
Perlu digarisbawahi pajak itu berlaku untuk Honda Brio Satya E M/T yang terdaftar di wilayah Jawa Barat kepemilikan pertama. Bisa jadi besar pajak tahunan berbeda tergantung wilayah kendaraan terdaftar.
Bicara soal Brio Satya E M/T, varian ini berada di tengah-tengah antara S M/T dan E CVT. Bila mengacu pad data penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), varian ini juga menjadi yang terfavorit kedua setelah Brio Satya E CVT.
Spesifikasi Honda Brio Satya E M/T
Soal spesifikasi, Honda Brio Satya E M/T mengusung mesin 1.2L i-VTEC yang bisa menyemburkan tenaga 90 PS pada 6.000 rpm dan torsi 110 Nm pada 4.800 rpm. Rasio kompresi mesinnya 10,1:1. Mesinnya dipasangkan dengan transmisi manual 5 percepatan.
Dari sisi fitur, di bagian interior terdapat display audio berupa layar sentuh berukuran 7 inch yang sudah terintegrasi ke USB Port, AM/FM Radio, bluetooth, telepon, serta screen mirroring. Pengaturan AC juga sudah bisa dilakukan secara digital. Selain itu, bagasi belakang juga bisa dibuka secara elektrik. Kabinnya mengusung perpaduan warna hitam dan abu-abu.
Beralih ke fitur, Honda menyematkan immobilizer, auto door lock by speed serta sistem alarm. Untuk fitur keselamatan, Honda Brio Satya E M/T ini juga sudah memiliki dual SRS airbag, side impact beam, hingga parking sensor.
Penjualan mobil LCGC di Indonesia tetap tinggi, dengan Honda Brio Satya terlaris di September 2024. Simak daftar lengkap mobil LCGC terlaris! [433] url asal
Masyarakat Indonesia masih memburu mobil 'murah' di kelas low cost green car (LCGC). Terbukti, penjualan mobil di segmen LCGC masih laris manis. Ini dia mobil LCGC yang paling laris.
Di segmen ini, sebanyak 14.673 unit mobil terjual selama bulan September 2024 kemarin. Hal itu berdasarkan data penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
Segmen low MPV ini menyumbang 20,19 persen dari total penjualan kendaraan di Indonesia pada September 2024. Sebagai gambaran, penjualan mobil di Indonesia secara wholesales pada September 2024 mencatat angka 72.667 unit.
Lantas, apa mobil LCGC yang paling laris di Indonesia sepanjang September 2024? Kali ini, Honda Brio Satya mengambil takhta LCGC terlaris di Indonesia pada September 2024. Honda Brio Satya (tidak termasuk Brio RS) mencatatkan angka penjualan wholesales sebanyak 4.451 unit.
Di posisi kedua ada Daihatsu Sigra. Mobil LCGC 7 penumpang andalan Daihatsu itu mencatatkan angka penjualan sebanyak 3.945 unit.
Lanjut, di tempat ketiga ada Toyota Calya. Mobil LCGC 7 penumpang yang kembar dengan Daihatsu Sigra itu mencatatkan angka penjualan sebanyak 3.534 unit.
Di urutan keempat diisi oleh Daihatsu Ayla. LCGC di segmen city car penantang Honda Brio dan Toyota Agya ini terjual sebanyak 1.595 unit.
Sedangkan kembaran Daihatsu Ayla, yaitu Toyota Agya, mengisi posisi kelima LCGC terlaris di Indonesia periode September 2024. Toyota Agya (tidak termasuk Agya GR Sport yang mengisi segmen city car bersama Honda Brio RS), mencatatkan penjualan sebanyak 1.148 unit bulan lalu.
Berikut LCGC terlaris September 2024:
Honda Brio Satya: 4.451 unit
Daihatsu Sigra: 3.945 unit
Toyota Calya: 3.534 unit
Daihatsu Ayla: 1.595 unit
Toyota Agya (tidak termasuk Agya GR Sport): 1.148 unit.