Reporter: Rashif Usman | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan memulai perdagangan hari ini pada posisi 7.574,02. Level ini diraih usai IHSG naik tipis 0,06% atau 4,17 poin hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (31/10).
Pengamat Pasar Modal dan Founder WH Project, William Hartanto melihat bahwa IHSG mencoba rebound pada perdagangan kemarin, namun masih tertahan pada resistance MA5.
William menyoroti bahwa secara siklus tahunan, November merupakan bulan di mana IHSG sering melemah. Pada perdagangan kemarin terjadi percobaan rebound, namun sayangnya belum mengalami reversal, terbukti dari candlestick IHSG yang masih di bawah MA5.
Indikator MA5 merupakan pengukur tercepat kelanjutan dari sebuah tren, dan saat ini dengan kondisi masih di bawah MA5 maka IHSG masih dalam pergerakan melemah.
William juga mencermati, pada perdagangan kemarin investor asing mencatatkan posisi net sell sebesar Rp 85 miliar pada pasar reguler. Sedangkan nilai transaksi mencapai Rp 13,26 triliun.
Secara teknikal, IHSG mengalami technical rebound namun gagal menembus resistance MA5, kondisi ini belum memberikan indikasi reversal dan IHSG masih bisa bergerak menurun. Tren IHSG adalah sideways dengan support pada 7420 dan juga menjadi neckline dalam pembentukan pola inverted cup & handle.
"Memperhatikan faktor-faktor di atas, kami memproyeksikan hari ini IHSG berpotensi bergerak melemah dalam range 7.540–7.680," tulis William dalam risetnya, Jumat (1/11).
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal, antara lain:
1. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
Konsolidasi dalam tren menguat di area Rp 426–Rp 474.
- Rekomendasi: Buy
- Support: Rp 426
- Resistance: Rp 474
2. PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)
Pergerakan harga menguat konsisten di atas MA5 dan MA20 untuk trend following.
- Rekomendasi: Buy
- Support: Rp 1.170
- Resistance: Rp 1.305
3. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
Pergerakan harga membentuk pola inverted cup & handle dengan neckline pada 1150 (pola belum terkonfirmasi).
- Rekomendasi: Wait and see
- Support: Rp 1.150
- Resistance: Rp 1.305
4. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)
Pergerakan harga membentuk pola cup & handle dengan neckline pada 1280 (pola belum terkonfirmasi).
- Rekomendasi: Buy
- Support: Rp 1.180
- Resistance: Rp 1.280