#30 tag 24jam
Kumpulan Karya Terkenal Ulama Mazhab Maliki yang Wajib Dibaca
Kitab ulama mazhab Maliki menjadi rujukan pengkaji fikih. [1,057] url asal
#mazhab-maliki #kitab-ulama-mazhab-maliki #fikih-empat-mazhab #fikih-mazhab-maliki
(Republika - Khazanah) 08/08/24 00:00
v/13739756/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kitab-kitab fikih karangan para ulama Sunni ini menjadi semacam batu bata yang menjadi fondasi bagi madzhab Maliki. Dan yang menjadi sandaran adalah buku induk madzhab dan literaturnya, dan yang paling penting dan paling banyak menjadi rujukan adalah sebagai berikut:
1. Al-Muwatha'
Ini adalah kitab karangan pendiri Mazhab Maliki, Imam Malik bin Anas, (Wafat 179 H), dan ini merupakan kitab madzhab yang pertama. Di dalamnya ia menghimpun antara fikih dan hadits, dan disusun dengan memberj pengantar ushul untuk masalah furu', dan penjabaran tentang ini sangat panjang.
2. Al-Mudawwanah
Ini adalah kitab karangan Suhnun bin Said at-Tanukhi (Wafat 240 H), dan ini merupakan dasar dan sandaran figih madzhah Maliki. Kitab ini merupakan literatur yang paling mulia karena itulah ia menjadi rujukan utama dan diutamakan atas kitab-kitab yang lain setelah kitab Al-Muwatha'.
3. Al-Wadhihah fi as-Sunan wa al-Fiqh
Kitab ini dikarang oleh Abdu al-Malik bin Habib al-Sulami (Wafat 238 H), dan ini adalah kitab induk dan literatur kedua. Di dalamnya penulis kitab ini menghimpun riwayat-riwayat dari Ibnu al-Qosim dan pengikutnya, dan kitab ini tersebar di negeri Andalusia dan mendapat perhatian dari penduduk negri tersebut dan telah di syarah oleh Ibnu Rusyd.
4. Al-Mustakhrajah min al-Asmi'ah (Al-'Uthbiyah)
Kitab ini dikarang oleh Muhammad bin Ahmad Al-Uthbi (Wafat 255 H), dan merupakan kitab induk dan literatur madzhab yang ketiga. Kitab ini merupakan sima'at yang dikumpulkan oleh Al-Uthbi dari Imam Malik, dengan tambahan pemasalahan-permasalahan fikih, serta mendapat respon positif dari ulama hingga mereka meninggalkan kitab Al-Wadhihah dan merujuk pada kitab ini.
5. Al-Mawwaziyah
Karangan Muhammad bin Ibrahim atau yang terkenal dengan nama Ibnu al-Mawwaz (Wafat 269 H) ini merupakan kitab induk dan literatur madzhab yang keempat, dan termasuk kitab madzhab Maliki yang paling utama sampai-sampai Al-Qabisi mendahulukannya dari seluruh kitab-kitab induk.
Lihat halaman berikutnya >>>
2. At-Tafri'
Ini adalah kitab jarangan Ibnu al-Jallab (Wafat 37 H). At-Tafri' merupakan kitab paling utama bagi madzhab Maliki karena mencakup berbagai penelitian dan penukilan, dan amat jarang ada kitab madzhab Maliki yang tidak merujuk pada kitab ini.
3. Kitab-kitab Ibnu Abi Zaid al-Qoirawani (Wafat 386 H)
Kitab-kitab dan fatwanya mendapat sambutan dari ulama Maliki dengan benuh hormat dan rasa kagum baik dulu maupun kini. Dan karangannya yang paling terkenal dan menjadi rujukan bagi para ahli fikih adalah tiga kitab, yaitu Ar-Risalah, An-Nawadir wa az-Ziyadat, dan Mukhtashor al-Mudawwanah. Kedua kitab yang terakhir ini menjadi rujukan penafsiran fikih madzhab Maliki di zamannya maupun setelahnya.
4. Uyun al-Adillah
Ini merupakan kitab karangan Abu al-Hasan bin al-Qosshor (Wafat 398 H), satu dari dua tokoh yang karena jasa merekalah madzhab Maliki tidak musnah. Al-Baji dan penduduk Syam menjadikannya sebagai rujukan untuk menentukan masalah hukum, dan ini menunjukkan kalau kitab ini merupakan salah satu kitab rujukan.
4. Kitab-kitab karangan Al-Qodhi Abdu al-Wahhab bin Nashr (Wafat 422 H)
Kitab-kitab jarangannya merepresentasikan inti pekembangan pendapat-pendapat ulama madzhab Maliki di Irak, sebagaimana juga menjadi representasi dari peleburan antara pendapat-pendapat dari dua perguruan: perguruan Irak dan perguruan Qoirawan.
Kitab At-Talqin dianggap sebagai kitab karangan Al-Qodhi yang paling masyhur, yang di pelajari oleh pengikut madzhab Maliki baik di Barat maupun di Timur.
5. Tahdzib al-Mudawwanah
Karangan Kholaf bin Said alBaradzi'i (wafat 438 H) ini juga menjadi rujukan bagi mayoritas penduduk Maroko dan Andalusia, serta menjadi rujukan bagi masyayikh dari kalangan penduduk Afrika, dan mereka meninggalkan selain kitab ini.
6. Al-Jami' Ii Masail al-Mudawwanah wa al-Ummahat
Karangan Abu Bakar bin Yunus as-Shigli (Wafat 451 H) ini diberi nama Mushaf Madzhab karena shohihnya permasalahan yang ada di dalamnya. Dan Al-Khalil bersandar pada kitab ini dalam Mukhtashor karangannya.
7. Al-Muntaqo Syarh al-Muwatho'
Karangan Abu al-Walid alBaji (Wafat 474 H) dan kitab ini termasuk karya terbaik dalam Mazhab Maliki, dan pada dasarnya kitab ini merupakan ensiklopedi fikih perbandingan.
8. At-Tabshirah
Ini adalah karangan Abu al-Hasan Ali bin Muhammad al-Lakhmi (Wafat 478 H), salah satu empat imam yang tarjih mereka dijadikan rujukan dalam kitab Mukhtasor Khalil.
9. Kitab-kitab karangan Ibnu Rusyd al-Jaddi
Abu al-Walid Muhammad bin Ahmad (Wafat 520 H), termasuk salah satu dari empat imam yang menjadi rujukan bagi Khalil dalam kitab Mukhtashor. Dan kitab-kitab karangannya yang paling masyhur dan paling banyak beredar di kalangan ulama adalah Al-Bayan wa at-Tahshil, Al-Mugoddimat al-Mumahhidat, serta Fatawa Ibnu Rushd.
10. Kitab-Kitab Al-Maziri
Abu Abdillah Muhammad bin Ali (Wafat 526 H), juga termasuk salah satu dari empat imam yang menjadi rujukan bagi Khalil dalam kitab Mukhtashor. Dan kitab-kitab karangannya adalah At-Ta'liqoh 'ala al-Mudawwanah, Syarh at-Talqin, dan Al-Fatawa?
11. Kitab At-Tanbihat
Karangan Al-Qadhi 'Iyadh bin Musa alYahshubi (Wafat 544 H) ini menjadi rujukan untuk menafsirkan lafaz-lafaz dalam kitab Al-Mudawwanah dan memecahkan permasalahan yang di kandungnya, serta penamaan perawinya.
12. Iqdu al-Jawahir at-Tsaminah
Karangan Abu Muhammad Abdillah bin Najm bin Syas (Wafat 610 H atau 616 H) ini merupakan salah satu kitab yang mendapat sambutan pengikut madzhab Maliki baik di Timur maupun Barat.
13. Ad-Dzakhirah
Karangan Abu al-Abbas Ahmad bin Idris al-Oarafi (Wafat 684 H) ini termasuk kitab madzhab Maliki yang paling agung, di dalamnya pengarang kitab ini mengkombinasi lima buah kitab yaitu Al-Mudawwanah, Iqdu al-Jawahir at-Tsaminah, At-Talqin, At-Tafri, dan Ar-Risalah. Kelebihan kitab ini adalah adanya penjelasan tentang 'ilah dari hukum-hukum, penyesuaian masalah cabang dengan ushulnya, serta panjang nafas dalam permasalahan khilafiyah.
14. Watsaiq Ibnu al-'Athar karya Muhammad bin Ahmad (Wafat 399 H).
15. Kitab al-Watsaiq wa as-Syuruth karangan Ibnu al-Hindi atau Ahmad bin Said al-Hamdani (Wafat 399 H).
16. Al-Muqni' fi Ushul al-Ahkam karangan Sulaiman bin Muhammad al-Batholyausi (wafat 402 H).
17. Al-'lam Binawazil al-Hukkam (Nawazil Ibni Sahal) karangan Isa bin Sahal al-Asadi (Wafat 486 H).
18. An-Nihayah wa at-Tamam fi Ma'rifah al-Watsaiq wa al-Ahkam karangan Abu Al-Hasan Ali Al-Mattithiy (Wafat 570 H)
Selain itu, ada juga kitab-kitab ulama Mazhab Maliki yang dikarang pada fase kemapanan, diantaranya adalah Al-Jami' Baina al-Ummahat, Kitab-Kitab Ibnu Buzaizah, kitab-kitab syarah Risalah Ibni Zaid al-Qoirawan, dan lain-lain.