Jakarta: Atlet angkat besi putra Indonesia, Rizki Juniansyah, mengaku emosional hingga menangis dengan pencapaiannya menyabet medali emas
Olimpiade Paris 2024. Sebab, dia sangat bangga bisa mempersembahkan prestasi tersebut sambil mencetak sejarah.
"Saya senang, bangga dan sangat emosional memenangkan ini. Ini medali emas pertama saya dan saya telah menciptakan sejarah. Terima kasih kepada semua masyarakat Indonesia atas dukungannya, termasuk mereka yang menonton di rumah," kata Rizki seperti dikutip dari situs resmi Olimpiade Paris.
"Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan perasaan saya. Anda melihat saya menangis karena ini merupakan pengalaman yang sangat emosional dan indah. Saya siap menyambut masa depan," tambahnya.
Seperti dilansir situs resmi Olimpiade Paris, Rizki memastikan medali emas tersebut setelah melakukan total angkatan 354 kg di cabor angkat besi kelas 73 kg putra. Namun, pencapaian tersebut tidak didapat dengan mudah.
Baca juga: Profil Peraih Medali Emas Rizki Juniansyah, Sejak Kecil Akrab dengan Barbel Bertanding di South Paris Arena, Kamis 8 Agustus waktu setempat, Rizki memulai kompetisi dengan melakukan angkatan snatch seberat 155 kg. Hasil tersebut membuatnya tertinggal 10 kg dengan wakil Tiongkok Shi Ziyong dan berjarak 1 kg dengan lifter Venezuela Mayora Pernia.
Namun, Shi dan Pernia gagal melakukan angkatan clean & jerk yang membuat keduanya tidak mendapat tambahan poin pada akhir laga. Situasi tersebut langsung dimanfaatkan Rizki dengan menyelesaikan angkatan clean & jerk seberat 191 kg pada percobaan pertamanya.
Shi dan Pernia sebagai dua pesaing terberat akhirnya bisa disalip Rizki setelah menyelesaikan angkatan clean & jerk. Setelah itu, Rizki hanya menunggu sambil dan menyaksikan lifter lain gagal menyaingi total angkatannnya untuk memastikan medali emas dan memecahkan rekor Olimpiade. (olympics.com)
(KAH)