KOMPAS.com - Motorola resmi meluncurkan smartphone terbarunya, Moto Edge 50, di India, Kamis (25/7/2024). Moto Edge 50 merupakan model reguler yang melengkapi Motorola Edge 50 Fusion, Pro, dan Ultra.
Moto Edge 50 diklaim sebagai smartphone paling tipis yang mengantongi standar militer MIL-STD-810H.
Kendati begitu, Motorola belum mengumbar dimensi gawai terbarunya itu, termasuk ketebalan ponsel. Meski demikian, jika melihat penampilan Moto Edge 50, ponsel ini memang tampak tipis.
Dengan standar militer ini, Moto Edge 50 disebut bisa bertahan dalam kondisi suhu yang sangat tinggi atau rendah, tekanan, guncangan, getaran, bantingan, debu, dan korosi.
Masih soal perlindungan, perangkat ini turut mengantongi sertifikasi anti-air dan debu dengan rating IP68, serta bingkai (frame) yang terbuat dari metal.
Moto Edge 50 "reguler" mengusung layar lengkung (curved) berpanel P-OLED 6,67 inci dengan resolusi 1,5K. Ada kemungkinan resolusi ini sama atau mirip dengan layar Moto Edge 50 Fusion yang beresolusi 1.220 x 2.712 piksel.
Layar Moto Edge 50 juga mendukung warna 10-bit, cakupan gamut warna 100 persen DCI-P3, serta tingkat kecerahan (brightness) maksimum 1.900 nits. Ini diklaim Motorola sebagai layar lengkung Super HD 1,5K paling cerah di segmennya.
Bagian tengah atas layar Moto Edge 50 dihias dengan sebuah lubang (punch hole), yang memuat kamera selfie 32 MP.
Berpindah ke punggung, gawai ini dilengkapi kamera utama 50 MP (sensor Sony Lytia 700C, 1/1.56 inci) sehingga sama seperti Moto Edge 50 Fusion.
Bedanya, model reguler turut dibekali kamera telefoto 10 MP dengan dukungan zoom hingga 30 kali, yang kemungkinan merujuk pada kemampuan zoom optik hingga 3 kali. Ada pula kamera ultra wide 13 MP (bidang pandang 120 derajat) yang bisa mengambil foto makro.
Fitur fotografi yang didukung kamera Moto Edge 50 mencakup penstabil gambar AI Adaptive Stabilization, Smart Color Optimization, Advanced Long Exposure, dan Tilt Shift Mode.
Usai memotret gambar, pengguna bisa mengedit foto tersebut lewat aplikasi Google Photos. Aplikasi ini didukung fitur Magic Eraser, Photo Unblur, Magic Editor, Sky, Color Photos, serta Cinematic Photos.
Di sektor hardware, ponsel terbaru Motorola ini diotaki oleh System-on-Chip (SoC) Snapdragon 7 Gen 1 Accelerated Edition berfabrikasi 4 nm.
Chipset ini memiliki clockspeed maksimum 2,5 GHz, berbeda dari Snapdragon 7 Gen 1 versi reguler dengan clockspeed 2,4 GHz.
SoC bikinan Qualcomm ini dibarengi dengan media penyimpanan (storage) berkapasitas 256 GB. Kapasitas RAM-nya belum diumbar, tetapi Motorola mengonfirmasi akan mendukung RAM Boost 3.0, yakni fitur yang berfungsi menambah kapasitas RAM ponsel.
Untuk daya, Moto Edge 50 reguler ditopang oleh baterai jumbo berkapasitas 5.000 mAh, dengan teknologi pengisian cepat (fast charging) via kabel (wired) 68 Watt, dan tanpa kabel (wireless) berdaya 15 Watt.
Kehadiran fast charging nirkabel ini merupakan peningkatan dibanding model Fusion yang tidak dilengkapi fitur itu.
Motorola mengeklaim baterai Moto Edge 50 bisa bertahan lebih dari 30 jam, meski penggunaannya tidak dirincikan. Baterai ini dapat terisi cepat dalam waktu 15 menit, tetapi tidak dijelaskan berapa persen daya baterai yang terisi.
Sistem operasi (OS) yang dijalankan Moto Edge 50 adalah Android 14. Motorola menjanjikan akan menghadirkan pembaruan sistem operasi hingga tiga generasi dan pembaruan keamanan hingga empat tahun.
Spesifikasi Moto Edge 50 lainnya mencakup sistem pendingin vapor chamber, pemindai sidik jari (fingerprint) dalam layar (in-display), Smart Connect, Family Space, dan masih banyak lagi.
Ponsel ini tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu hijau (Jungle Green), kuning (Pantone Peach Fuzz), dan abu-abu (Koala Grey). Varian warna hijau dan kuning menggunakan bahan kulit sintetis, sedangkan varian abu-abu menggunakan bahan kulit vegan suede.
Ketersediaan Moto Edge 50
Moto Edge 50 akan dipasarkan di India mulai 1 Agustus 2024. Motorola belum mengumbar harga jual smartphone terbarunya itu, sebagaimana dikutip KompasTekno dari GSMArena, Jumat (26/7/2024).
Sebagai perbandingan, Motorola Edge 50 Fusion dijual paling murah seharga 25.999 Rupee (sekitar Rp 5 juta), model Pro seharga 36.999 Rupee (sekitar Rp 7,2 juta), dan model Ultra seharga 54.999 Rupee (sekitar Rp 10,7 juta).