#30 tag 24jam
Daftar Aset Kripto Berpotensi Positif Jika The Fed Pangkas Suku Bunga pada September
Reku baru menyampaikan daftar aset kripto yang berpotensi positif andaikata The Fed akan memangkas suku bunga pada September 2024. [794] url asal
#altcoin #aset-kripto #bitcoin #bnb #btc #mtgox #solana #suku-bunga #the-fed #token #toncoin #xrp
(BlockChain-Media) 02/08/24 12:20
v/13000435/
Reku baru saja menyampaikan daftar aset kripto yang berpotensi positif andaikata Bank Sentral AS alias The Fed akan melakukan pemangkasan suku bunga pada September 2024 mendatang. Ada pula sejumlah narasi kripto yang bisa marak kembali.
Pasar aset kripto terkoreksi pasca pertemuan pejabat Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, dini hari tadi. The Fed memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan di 5,25-5,5 persen. Ini merupakan pertemuan FOMC ke-8 tahun ini, di mana The Fed memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga yang ada di angka tersebut.
Melansir data Coinmarketcap, sesaat setelah keputusan mempertahankan suku bunga tersebut diambil, Bitcoin terkoreksi 3 persen dari harga US$66.500 ke US$64.500 atau setara Rp1,04 miliar. Senada dengan Bitcoin (BTC), aset kripto Ethereum (ETH) dan Solana (SOL) turut terkoreksi masing-masing sebesar 2,92 persen dan 3,32 persen pada saat yang bersamaan.
Kemudian, psikologi pasar yang diukur oleh indeks Fear & Greed di Alternative.me turut memaparkan perubahan kondisi dari Greed ke Neutral. Merespon kondisi tersebut, Crypto Analyst Reku, Fahmi Almuttaqin mengatakan situasi ini mengindikasikan menurunnya optimisme dan kepercayaan diri para pelaku pasar aset kripto secara umum.
Masih pada hari yang sama, perwalian hukum exchange MtGox merilis pemberitahuan bahwa mengikuti pengembalian dana beberapa kreditur pada 5, 16, dan 24 Juli lalu, pada 31 Juli kemarin, mereka telah mendistribusikan Bitcoin dan Bitcoin Cash (BCH) kepada lebih dari 17.000 kreditur sesuai dengan yang telah direncanakan. Pengembalian dana tersebut sepertinya berkaitan dengan cold wallet MtGox yang melakukan pemindahan 33.964 Bitcoin atau setara sekitar US$2,25 miliar ke wallet yang kemungkinan dikelola oleh kustodian BitGo, kemarin.
“Meskipun masih terdapat Bitcoin senilai lebih dari US$2 miliar pada dompet kripto MtGox, distribusi ini menjadi kabar positif yang cukup mengurangi ketidakpastian terkait potensi tekanan jual dari para kreditur MtGox dalam jangka waktu yang lebih panjang,” ungkap Fahmi.
Fahmi melanjutkan, tekanan jual yang terjadi terhadap Bitcoin dari instrumen ETF Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) juga terlihat semakin berkurang.
“Jika periode Januari-April 2024 menjadi momentum di mana para pemilik GBTC yang telah menunggu untuk dapat mencairkan asetnya kemudian melakukan cukup banyak penjualan, di bulan Juli 2024 ini angkanya mulai semakin mereda. Saat ini instrumen GBTC memiliki aset dalam kelolaan sebesar 241,29 ribu Bitcoin, turun dari 619,26 ribu Bitcoin pada saat awal peluncuran ETF Bitcoin Spot GBTC Januari lalu,” imbuhnya.

Meskipun tekanan jual Bitcoin dari investor di pasar modal Amerika Serikat semakin mereda, peningkatan pembelian yang sempat terjadi terlihat tidak mampu bertahan. “Hal ini dapat diakibatkan oleh pilihan aset lain seperti saham dan dolar AS, yang relatif lebih menarik di tengah perkembangan situasi yang ada,” lanjutnya.

“Setelah pemerintah Jerman selesai melakukan penjualan Bitcoin-nya, tekanan jual yang tersisa untuk dikhawatirkan oleh para pelaku pasar adalah dari kreditur MtGox dan GBTC. Pihak lain seperti pemerintah Amerika Serikat yang juga memiliki Bitcoin dalam jumlah besar relatif belum terlalu memicu kekhawatiran saat ini, sebab belum adanya tanda-tanda mereka akan melakukan penjualan signifikan dalam waktu dekat,” jelas Fahmi.
Dengan demikian, apabila sisa tekanan jual dari kreditur MtGox dan investor GBTC dapat diserap oleh pasar sebelum September, maka Bitcoin berpeluang terapresiasi akibat potensi meningkatnya aliran dana masuk ke aset kripto pasca mulai diturunkannya suku bunga.
AI Meramal Harga Bitcoin (BTC) Pasca Pembayaran Mt. Gox
Daftar Aset Kripto dan Narasi Pasar“Apabila Bitcoin terapresiasi, dapat dikatakan mayoritas dalam satu daftar aset kripto mungkin akan ikut terapresiasi. Namun, aliran dana masuk baru, biasanya akan menyasar aset dengan kapitalisasi besar terlebih dahulu. Sehingga selain Bitcoin, aset kripto seperti Ethereum, Solana, Binance Coin (BNB), Ripple (XRP), atau bahkan Dogecoin dan Toncoin hingga Bitcoin Cash, dapat berpotensi menjadi incaran,” ujar Fahmi.
Selain itu, aset kripto yang menjadi pemimpin pasar di sektor potensial seperti Real World Asset (RWA), Artificial Intelligence (AI), infrastruktur blockchain, liquid staking dan restaking, hingga stablecoin dan gaming juga mungkin akan mendapatkan perhatian yang meningkat dari para investor yang menginginkan eksposur lebih luas di aset kripto.
Namun, Fahmi menegaskan, investor perlu mengingat bahwa berapa basis poin suku bunga akan diturunkan nanti juga akan menjadi variabel yang signifikan yang dapat mempengaruhi potensi besaran dampaknya bagi pasar kripto.
OpenEden Tokenisasi T-Bills AS di XRP Ledger, Langkah Besar!
“Selain itu, outlook kebijakan suku bunga selanjutnya yang akan dipaparkan pada pertemuan The Fed September nanti juga menjadi faktor yang akan sangat diperhatikan oleh para investor terlebih apabila data perkembangan inflasi masih belum sesuai harapan The Fed,” ungkap Fahmi.
Oleh karena itu, katanya, penting bagi investor untuk selalu mengikuti dinamika dan perkembangan yang ada serta memantau portofolionya secara berkala. Melalui platform Reku, investor dapat lebih mudah untuk mengevaluasi performa investasi dengan melihat fitur Portfolio Analysis yang menyediakan rangkuman terlengkap mulai dari estimasi laba/rugi, harga rata-rata aset, dan kalender laba/rugi. Sehingga performa investasi secara periodik dapat dipantau secara realtime tanpa harus menghitung secara manual,” ujarnya. [ps]
Daftar Aset Kripto Berpotensi Positif Jika The Pangkas Suku Bunga pada September
Reku baru menyampaikan daftar aset kripto yang berpotensi positif andaikata The Fed akan memangkas suku bunga pada September 2024. [794] url asal
#altcoin #aset-kripto #bitcoin #bnb #btc #mtgox #solana #suku-bunga #the-fed #token #toncoin #xrp
(BlockChain-Media) 02/08/24 12:20
v/12995460/
Reku baru saja menyampaikan daftar aset kripto yang berpotensi positif andaikata Bank Sentral AS alias The Fed akan melakukan pemangkasan suku bunga pada September 2024 mendatang. Ada pula sejumlah narasi kripto yang bisa marak kembali.
Pasar aset kripto terkoreksi pasca pertemuan pejabat Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, dini hari tadi. The Fed memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan di 5,25-5,5 persen. Ini merupakan pertemuan FOMC ke-8 tahun ini, di mana The Fed memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga yang ada di angka tersebut.
Melansir data Coinmarketcap, sesaat setelah keputusan mempertahankan suku bunga tersebut diambil, Bitcoin terkoreksi 3 persen dari harga US$66.500 ke US$64.500 atau setara Rp1,04 miliar. Senada dengan Bitcoin (BTC), aset kripto Ethereum (ETH) dan Solana (SOL) turut terkoreksi masing-masing sebesar 2,92 persen dan 3,32 persen pada saat yang bersamaan.
Kemudian, psikologi pasar yang diukur oleh indeks Fear & Greed di Alternative.me turut memaparkan perubahan kondisi dari Greed ke Neutral. Merespon kondisi tersebut, Crypto Analyst Reku, Fahmi Almuttaqin mengatakan situasi ini mengindikasikan menurunnya optimisme dan kepercayaan diri para pelaku pasar aset kripto secara umum.
Masih pada hari yang sama, perwalian hukum exchange MtGox merilis pemberitahuan bahwa mengikuti pengembalian dana beberapa kreditur pada 5, 16, dan 24 Juli lalu, pada 31 Juli kemarin, mereka telah mendistribusikan Bitcoin dan Bitcoin Cash (BCH) kepada lebih dari 17.000 kreditur sesuai dengan yang telah direncanakan. Pengembalian dana tersebut sepertinya berkaitan dengan cold wallet MtGox yang melakukan pemindahan 33.964 Bitcoin atau setara sekitar US$2,25 miliar ke wallet yang kemungkinan dikelola oleh kustodian BitGo, kemarin.
“Meskipun masih terdapat Bitcoin senilai lebih dari US$2 miliar pada dompet kripto MtGox, distribusi ini menjadi kabar positif yang cukup mengurangi ketidakpastian terkait potensi tekanan jual dari para kreditur MtGox dalam jangka waktu yang lebih panjang,” ungkap Fahmi.
Fahmi melanjutkan, tekanan jual yang terjadi terhadap Bitcoin dari instrumen ETF Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) juga terlihat semakin berkurang.
“Jika periode Januari-April 2024 menjadi momentum di mana para pemilik GBTC yang telah menunggu untuk dapat mencairkan asetnya kemudian melakukan cukup banyak penjualan, di bulan Juli 2024 ini angkanya mulai semakin mereda. Saat ini instrumen GBTC memiliki aset dalam kelolaan sebesar 241,29 ribu Bitcoin, turun dari 619,26 ribu Bitcoin pada saat awal peluncuran ETF Bitcoin Spot GBTC Januari lalu,” imbuhnya.

Meskipun tekanan jual Bitcoin dari investor di pasar modal Amerika Serikat semakin mereda, peningkatan pembelian yang sempat terjadi terlihat tidak mampu bertahan. “Hal ini dapat diakibatkan oleh pilihan aset lain seperti saham dan dolar AS, yang relatif lebih menarik di tengah perkembangan situasi yang ada,” lanjutnya.

“Setelah pemerintah Jerman selesai melakukan penjualan Bitcoin-nya, tekanan jual yang tersisa untuk dikhawatirkan oleh para pelaku pasar adalah dari kreditur MtGox dan GBTC. Pihak lain seperti pemerintah Amerika Serikat yang juga memiliki Bitcoin dalam jumlah besar relatif belum terlalu memicu kekhawatiran saat ini, sebab belum adanya tanda-tanda mereka akan melakukan penjualan signifikan dalam waktu dekat,” jelas Fahmi.
Dengan demikian, apabila sisa tekanan jual dari kreditur MtGox dan investor GBTC dapat diserap oleh pasar sebelum September, maka Bitcoin berpeluang terapresiasi akibat potensi meningkatnya aliran dana masuk ke aset kripto pasca mulai diturunkannya suku bunga.
AI Meramal Harga Bitcoin (BTC) Pasca Pembayaran Mt. Gox
Daftar Aset Kripto dan Narasi Pasar“Apabila Bitcoin terapresiasi, dapat dikatakan mayoritas dalam satu daftar aset kripto mungkin akan ikut terapresiasi. Namun, aliran dana masuk baru, biasanya akan menyasar aset dengan kapitalisasi besar terlebih dahulu. Sehingga selain Bitcoin, aset kripto seperti Ethereum, Solana, Binance Coin (BNB), Ripple (XRP), atau bahkan Dogecoin dan Toncoin hingga Bitcoin Cash, dapat berpotensi menjadi incaran,” ujar Fahmi.
Selain itu, aset kripto yang menjadi pemimpin pasar di sektor potensial seperti Real World Asset (RWA), Artificial Intelligence (AI), infrastruktur blockchain, liquid staking dan restaking, hingga stablecoin dan gaming juga mungkin akan mendapatkan perhatian yang meningkat dari para investor yang menginginkan eksposur lebih luas di aset kripto.
Namun, Fahmi menegaskan, investor perlu mengingat bahwa berapa basis poin suku bunga akan diturunkan nanti juga akan menjadi variabel yang signifikan yang dapat mempengaruhi potensi besaran dampaknya bagi pasar kripto.
OpenEden Tokenisasi T-Bills AS di XRP Ledger, Langkah Besar!
“Selain itu, outlook kebijakan suku bunga selanjutnya yang akan dipaparkan pada pertemuan The Fed September nanti juga menjadi faktor yang akan sangat diperhatikan oleh para investor terlebih apabila data perkembangan inflasi masih belum sesuai harapan The Fed,” ungkap Fahmi.
Oleh karena itu, katanya, penting bagi investor untuk selalu mengikuti dinamika dan perkembangan yang ada serta memantau portofolionya secara berkala. Melalui platform Reku, investor dapat lebih mudah untuk mengevaluasi performa investasi dengan melihat fitur Portfolio Analysis yang menyediakan rangkuman terlengkap mulai dari estimasi laba/rugi, harga rata-rata aset, dan kalender laba/rugi. Sehingga performa investasi secara periodik dapat dipantau secara realtime tanpa harus menghitung secara manual,” ujarnya. [ps]
Prediksi Bullish Kaspa dan BCH, hingga Daya Tarik Teknologi BlockDAG
Prediksi bullish Kaspa dan Bitcoin Cash (BCH) menunjukkan potensi kedua mata uang kripto tersebut, kendati tengah menghadapi fluktuasi pasar. [565] url asal
#bch #blockdag #kaspa #mtgox #prediksi
(BlockChain-Media) 14/07/24 11:32
v/10736279/
Prediksi bullish Kaspa dan Bitcoin Cash (BCH) menunjukkan potensi kedua mata uang kripto tersebut, kendati tengah menghadapi fluktuasi pasar.
Kaspa menunjukkan potensi bullish dengan harga stabil antara US$0,14 dan US$0,19 serta peningkatan teknis signifikan seperti migrasi ke Rust dan rekor tertinggi tingkat hash.
Bitcoin Cash (BCH) juga menunjukkan prospek positif dengan lonjakan harga baru-baru ini dan dukungan teknis yang kuat, terutama berkat pembayaran kreditur Mt. Gox yang meningkatkan modal dalam BCH.
Sementara itu, platform BlockDAG memanfaatkan teknologi low-code/no-code, menawarkan kemudahan dalam pengembangan aplikasi blockchain. Saat ini BlockDAG masih dalam tahap presale.
Potensi Bullish KaspaTerlepas dari tekanan fluktuasi pasar yang dinamis, Kaspa menjadi mata uang kripto yang menunjukkan stabilitas mengesankan.
Saat ini, Kaspa diperdagangkan pada harga US$0,151, setelah mengalami penurunan sebesar 6,44 persen.
Analis kripto terkemuka, KatDaddyKrypto, memperkirakan bahwa Kaspa akan stabil antara US$0,14 dan US$0,19, menunjukkan potensi bullish di masa mendatang.
Salah satu pencapaian teknis yang signifikan adalah peningkatan Kaspa ke Rust, yang kini telah mencapai 94,1 persen.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sistem Kaspa secara keseluruhan.
Selain itu, tingkat hash jaringan Kaspa telah mencapai rekor tertinggi, yang berarti keamanan jaringan semakin kuat dan andal.
Fitur-fitur mendatang seperti standar token KRC2 semakin meningkatkan daya tarik pasar Kaspa, memperkuat posisinya sebagai pesaing kripto yang kuat.
Prediksi atas Prospek Jangka Pendek BCHBaru-baru ini, Bitcoin Cash (BCH) mengalami lonjakan harga yang signifikan sebesar 11 persen, mencapai angka US$390.
Peningkatan ini bertepatan dengan pengumuman bahwa kreditur Mt. Gox akan menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin Cash dan Bitcoin.
Pembayaran ini penting bagi sekitar 127.000 kreditur yang mengklaim lebih dari US$9,4 miliar dalam bentuk Bitcoin, sehingga menyuntikkan modal yang signifikan ke dalam BCH.
Indikator teknis menunjukkan pergerakan positif untuk Bitcoin Cash. Relative Strength Index (RSI) yang melintasi angka 30 menunjukkan bahwa Bitcoin Cash sedang bergerak menjauh dari wilayah oversold, karena telah berada di atas EMA-20 di skala harian. Bahkan bullish crossover semakin tegas sejak 12 Juli 2024 lalu, berdasarkan sinyal dari MACD.

Hal ini menjadi sinyal positif bagi para investor. Saat ini, BCH menghadapi resistensi kunci di US$424,77 dan dukungan di US$348,39, yang mendefinisikan batas perdagangan saat ini.
Jika Bitcoin Cash mampu melewati level resistensi US$424,77, ini dapat membuka peluang keuntungan lebih lanjut, memperkuat optimisme investor tentang prospek jangka pendek BCH.
Dengan modal yang disuntikkan dari pembayaran kreditur MtGox dan indikator teknis yang menguntungkan, outlook bullish untuk Bitcoin Cash tampaknya semakin kuat.
Mt. Gox Akan Mulai Bayar Bitcoin Juli 2024, Kreditur Bersorak
Daya Tarik Investasi BlockDAG Berkat Teknologi Low-Code/No-CodeTeknologi low-code/no-code mutakhir telah menjadikan BlockDAG berpotensi sebagai platform pilihan menarik, Di mana teknologi tersebut memudahkan pembuatan token utilitas, token meme, dan NFT.
Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan template yang dapat disesuaikan, BlockDAG menyederhanakan pengembangan aplikasi blockchain untuk semua tingkat keahlian, secara dramatis mengurangi waktu ke pasar dan memperluas aksesibilitas blockchain. Saat ini mainnet blockchain BlockDAG belum dirilis ke publik dan masih dalam tahap presale.
Platform ini tidak hanya menghadirkan peluang baru bagi pengembang dan investor, tetapi juga mendorong adopsi teknologi blockchain secara lebih luas.
Sementara kemajuan Kaspa memberikan stabilitas dengan prediksi bullish, dan kebangkitan Bitcoin Cash menawarkan peluang investasi jangka pendek, BlockDAG membedakan dirinya dengan kinerja presale yang luar biasa.
Ekosistem low-code/no-code inovatif BlockDAG menghadirkan peluang investasi unik yang menjanjikan pengembalian besar. [ab]