Korea Selatan bakal menjadi negara terbaru yang menerapkan sistem pembayaran QRIS. Lantas, negara mana saja yang sudah menerapkan QRIS? Halaman all [572] url asal
KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) memperluas cakupan negara yang bisa menggunakan Quick Response Code Indonesian (QRIS) untuk berbelanja. Dengan begitu, warga negara Indonesia (WNI) akan lebih mudah bertransaksi di luar negeri tanpa menukarkan mata uang rupiah ke mata uang lokal.
Terbaru, Korea Selatan bakal menjadi negara yang menggunakan QRIS untuk sistem pembayaran. Kebijakan ini menyusul kerja sama antara Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea (BoK) yang resmi terjalin pada Senin (15/7/2024).
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kerja sama pembayaran berbasis QR code itu bertujuan untuk mengakselerasi kerja sama terkait interkoneksi dan interoperabilitas pembayaran lintas negara dengan menggunakan QR code, yakni QRIS dan QR Code pembayaran Korea Selatan yang akan ditentukan oleh BoK.
"Kerja sama ini akan membangun kerangka yang memfasilitasi pembayaran berbasis QR code antar kedua negara, termasuk operator sistem pembayaran atau penyedia jasa pembayaran," kata Perry, dilansir dari laman Bank Indonesia.
Lantas, negara mana saja yang bisa menggunakan QRIS untuk berbelanja?
Sebelum Korea Selatan, sejumlah negara di Asia sudah lebih dulu menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia terkait penerapan QRIS.
Dilansir dari laman Bank Indonesia, Bank Sentral yang sudah bekerja sama dengan Bank Indonesia terkait penerapan QRIS, yaitu Bank Negara Malaysia (BNM), Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP), Monetary Authority of Singapore (MAS), dan Bank of Thailand (BOT).
Pada 17 November 2023, Singapura menyusul Thailand dan Malaysia sebagai negara yang menerapkan QRIS sebagai sistem pembayaran.
Kemudian, pada April 2024, BI juga mengumumkan penggunaan QRIS antarnegara yang terhubung dengan Laos dan Brunei Darussalam.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut sembilan negara yang bisa menggunakan QRIS untuk sistem pembayaran:
Thailand
Malaysia
Singapura
Filipina
Vietnam
Laos
Brunei Darussalam
Jepang
Korea Selatan.
Penggunaan QRIS antarnegara memungkinkan penggunanya untuk bertransaksi di negara lain tanpa perlu mengonversi atau menukarkan mata uang lokal.
Inovasi ini menguntungkan bagi wisatawan asing di Indonesia yang dapat bertransaksi dengan memindai QRIS merchant Indonesia menggunakan aplikasi pembayaran negaranya, begitu juga sebaliknya.
Cara menggunakan QRIS antarnegara
Dikutip dari Bank Indonesia, penggunaan QRIS antarnegara cukup mudah, berikut caranya:
Unduh aplikasi perbankan atau jasa keuangan
Selanjutnya, buka aplikasi pembayaran dan klik menu “Scan QRIS"
Masukkan jumlah nominal yang harus dibayar atau ditransfer, dalam mata uang negara asal. Misal 10 baht.
Konfirmasi tujuan dan nominal dalam rupiah (otomatis sudah terkonversi, misal dari 10 bath akan otomatis menjadi Rp 4.500)
Masukkan PIN, Anda akan menerima notifikasi bahwa transaksi berhasil dilakukan
Pembayaran dengan QRIS antarnegara selesai dilakukan.
Notifikasi akan menunjukkan bahwa pembayaran dengan QRIS antarnegara telah berhasil.
Keunggulan QRIS antarnegara
Dilansir dari Indonesia Baik, penerapan QRIS antarnegara memiliki keunggulan, yaitu tidak menggunakan mata uang dollar Amerika Serikat tetapi mengikuti mata uang lokal.
Artinya, pengguna tidak perlu menukarkan uang lokal negara tujuan terlebih dahulu.
Mata uang rupiah akan langsung ditukar dengan mata uang lokal negara tersebut tanpa perantara dollar AS, begitu pun sebaliknya.
Dengan begitu, transaksi UMKM dan dunia pariwisata antarnegara menjadi lebih mudah dan efisien lantaran produknya bisa bersaing di pasar mancanegara.