Niat jamak takhir dzuhur dan ashar merupakan hal yang perlu diketahui umat muslim yang akan menunaikan salat dalam perjalanan panjang. Diketahui bahwa salat jamak merupakan salah satu keringanan yang diberikan Allah kepada umat muslim.
Untuk dapat mengerjakan salat jamak, umat muslim perlu mengetahui terlebih dahulu syarat serta ketentuan dan tuntunan dalam mengamalkannya. Dengan begitu, amalan salat jamak dapat bernilai sah dan pahalanya diterima oleh Allah Swt.
Umat muslim mengenal berbagai rukhsah atau keringanan dalam menjalankan ibadah, salah satunya adalah salat jamak. Salat jamak merupakan salat yang dikerjakan dengan meringkas salat.
Salat jamak adalah keringanan yang memungkinkan umat muslim untuk dapat mengerjakan dua salat wajib dalam satu waktu. Misalnya salat dzuhur dan ashar yang dapat ditunaikan di dalam salah satu waktu salat, baik itu salat ashar maupun dzuhur.
Salat jamak diketahui dapat dikerjakan dengan dua cara, baik itu di awal waktu salat maupun di akhir waktu salat.
Mengutip dari dalam buku berjudul Pedoman dan Tuntunan Shalat Lengkap, Tim Gema Insani (2020:85) cara pelaksanaan salat jamak dapat dilakukan dengan salat jamak taqdim atau salat jamak takhir.
Untuk dapat menunaikan salat qasar dan jamak, umat muslim perlu mengetahui jarak perjalanan minimal yang diperbolehkan. Hal ini dijelaskan dalam salah satu hadis sahih berikut ini:
Hadis tersebut menjelaskan bahwa Ibnu Abbas menyebutkan jarak minimal dibolehkannya mengerjakan salat qashar yaitu 4 burd atau 16 farsakh. 1 farsakh sama dengan 5541 meter sehingga 16 Farsakh yang berarti sama dengan 88,656 km. Hal ini juga berlaku untuk umat muslim yang akan mengerjakan salat jamak.
Selain mengetahui jarak minimal bepergiannya, umat muslim juga perlu mengetahui tuntunan mengerjakannya. Sama seperti salat biasanya, salat jamak takhir dikerjakan dengan memulai menunaikan dengan niat. Berikut ini adalah bacaan niat jamak takhir dzuhur dan ashar lengkap dengan latin dan artinya:
Setelah menunaikan niat, umat muslim dapat mengerjakan salat Zuhur seperti biasanya sampai salam, kemudian dilanjutkan dengan mengerjakan salat Ashar. Setelah itu, memanjatkan doa setelah salat fardhu seperti biasanya.
Dengan mengetahui bacaan niat jamak takhir dzuhur dan ashar beserta tuntunannya, umat muslim dapat mengerjakan salat dengan baik meski sedang melakukan perjalanan jauh. (DAP)