#30 tag 24jam
Mengenal Penghargaan Nobel: Pengertian, Sejarah, dan Kategorinya
Penghargaan Nobel adalah penghargaan internasional yang menghargai kontribusi besar dalam ilmu pengetahuan, sastra, perdamaian, dan ekonomi. [478] url asal
#nobel #nobel-ekonomi #nobel-fisika #nobel-kedokteran #nobel-kimia #nobel-perdamaian #nobel-sastra
(MedCom) 15/10/24 19:44
v/16516178/
Jakata: Penghargaan Nobel adalah salah satu penghargaan paling bergengsi di dunia yang diberikan untuk menghargai kontribusi luar biasa dalam berbagai bidang. Diberikan setiap tahun pada bulan Oktober.Penghargaan ini telah menjadi simbol pencapaian tertinggi di bidang akademik, perdamaian, dan budaya. Berdasarkan laman resmi Penghargaan Nobel, 627 penghargaan Nobel telah diberikan kepada para penerima Nobel atau yang biasa dikenal dengan sebutan "laureate".
Ini informasinya:
Sejarah Penghargaan Nobel
Sejarah penghargaan Nobel dimulai dari wasiat Alfred Nobel yang ditulis pada tahun 1895.
.jpg)
Gambar: Wasiat Nobel. (Prolineserver/Domain Publik)
Dalam wasiatnya, Nobel menginginkan bahwa kekayaannya digunakan untuk memberikan penghargaan kepada individu atau organisasi yang telah memberikan kontribusi penting di bidang fisika, kimia, fisiologi atau kedokteran, sastra, dan perdamaian.
Penghargaan Nobel pertama kali diberikan pada tahun 1901, lima tahun setelah Alfred Nobel meninggal dunia.
Penghargaan Nobel didirikan sebagai respons dari keinginan Alfred Nobel untuk meninggalkan warisan yang positif bagi dunia, terutama setelah ia dikenal luas sebagai penemu dinamit, yang juga digunakan dalam peperangan.

Gambar: Alfred Nobel. (Domain Publik)
Ada cerita populer bahwa keputusan Nobel untuk mendirikan penghargaan ini dipicu oleh kesalahan penerbitan obituari saudaranya, Ludvig Nobel, yang menyebut Alfred sebagai "Pedagang Kematian" karena penemuannya. Hal ini mendorong Nobel untuk mengubah cara ia akan dikenang oleh dunia.
Selama Perang Dunia II, penghargaan Nobel tidak selalu dapat diberikan. Pada tahun 1940 hingga 1942, tidak ada penghargaan yang diberikan akibat situasi perang, terutama di wilayah Eropa. Namun, setelah perang berakhir, penghargaan Nobel kembali diselenggarakan dengan normal.

Gambar: Salah Satu dari 350 Paten Nobel, Dinamit Eksplosif. (Domain Publik)
Pada tahun 1968, Bank Sentral Swedia (Sveriges Riksbank) mendirikan Penghargaan Nobel dalam bidang Ekonomi untuk mengenang Alfred Nobel. Sejak saat itu, ada enam kategori penghargaan Nobel yang diberikan setiap tahunnya.
Kategori Penghargaan Nobel
Penghargaan Nobel diberikan dalam enam kategori utama, yaitu:
Fisika: Penghargaan ini diberikan untuk kontribusi luar biasa dalam bidang fisika, termasuk penemuan atau pengembangan teori yang berdampak besar pada pemahaman kita tentang alam semesta.
Kimia: Penghargaan ini diberikan kepada individu yang melakukan penelitian atau penemuan penting di bidang kimia yang memberikan manfaat besar bagi kehidupan manusia.
Fisiologi atau Kedokteran: Penghargaan ini ditujukan untuk kontribusi penting dalam bidang biologi, kedokteran, atau fisiologi yang memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan manusia.
Sastra: Penghargaan Nobel dalam bidang sastra diberikan kepada penulis yang menghasilkan karya sastra dengan nilai artistik tinggi dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan sastra dunia.
Perdamaian: Penghargaan Nobel Perdamaian diberikan kepada individu atau organisasi yang bekerja untuk mempromosikan perdamaian, mengurangi konflik, dan meningkatkan hubungan antar bangsa.
Ekonomi: Penghargaan ini, yang secara resmi dikenal sebagai "Penghargaan Sveriges Riksbank dalam Ilmu Ekonomi untuk Mengenang Alfred Nobel", diberikan kepada mereka yang membuat kontribusi luar biasa di bidang ekonomi.
Dengan mengenal lebih dalam tentang penghargaan Nobel, kita dapat memahami betapa pentingnya peran ilmu pengetahuan, sastra, dan perdamaian dalam membangun dunia yang lebih baik.
Baca Juga:
Daftar Peraih Nobel 2024: Penemu Mesin AI hingga RNA-mikro
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(WAN)
Daftar Peraih Nobel 2024: Penemu Mesin AI hingga RNA-mikro
Berikut adalah daftar peraih nobel fisika, kimia, kedokteran, hingga sastra 2024. [532] url asal
#peraih-penghargaan-nobel #fisika #sastra #kedokteran #kimia #nobel #nobel-fisika #nobel-kedokteran #nobel-kimia #nobel-sastra
(MedCom - Internasional) 11/10/24 10:58
v/16297348/
Jakarta: Penghargaan Nobel tahun ini kembali dianugerahkan kepada mereka yang telah melakukan penelitian yang luar biasa, menemukan teknik atau peralatan yang baru, atau telah melakukan kontribusi luar biasa ke masyarakat.Terdapat sejumlah kategori penghargaan yang telah diumumkan yakni Hadiah Nobel Fisika, Kimia, Fisiologi atau Kedokteran, dan juga Sastra. Berikut Medcom.id telah merangkum para pemenang di empat kategori Penghargaan Nobel 2024.
1. Hadiah Nobel Fisika 2024
Hadiah NobelFisikatahun ini diberikan kepada dua ilmuwan yang meletakkan "fondasi" untuk terciptanya teknologi kecerdasan buatan (AI). Salah satu dari mereka pernah memperingatkan bahwa teknologi AI berpotensi menjadi akhir bagi kehidupan umat manusia.Mereka adalah John Hopfield dari Universitas Princeton dan Geoffrey Hinton dari Universitas Toronto. Mereka menghabiskan waktu puluhan tahun untuk mengembangkan pengetahuan mengenai jaringan saraf tiruan, yang merupakan dasar dari banyakAI modern. Jaringan saraf tiruan terinspirasi dari otak manusia.
John dan Geoffrey menggunakan perangkat dari fisika untuk membangun metode yang membantu meletakkan dasar bagi pembelajaran mesin yang canggih saat ini. John Hopfield menciptakan struktur yang dapat menyimpan dan merekonstruksi informasi.
Sedangkan Geoffrey Hinton menemukan metode yang dapat secara independen menemukan properti dalam data dan yang telah menjadi penting bagi jaringan saraf buatan besar yang sekarang digunakan.
| Baca juga: Nobel Fisika Diberikan kepada Profesor yang Khawatir AI Akan Habisi Umat Manusia |
2. Hadiah Nobel Kimia 2024
Penghargaan Nobel Kimia 2024 diraih oleh Ilmuwan AS David Baker dan John Jumper serta warga Inggris Demis Hassabis. David Baker berhasil dalam menguraikan struktur protein dan menciptakan protein baru, menghasilkan kemajuan dalam bidang-bidang seperti pengembangan obat.Sedangkan Demis Hassabis dan John Jumper telah mengembangkan model AI untuk memecahkan masalah berusia 50 tahun: memprediksi struktur protein yang kompleks. Penemuan ini memiliki potensi yang sangat besar.
Penghargaan ini adalah yang kedua di minggu ini yang diberikan untuk pekerjaan yang melibatkan kecerdasan buatan, yang menggarisbawahi semakin pentingnya pembelajaran mesin dan model bahasa yang luas bagi sains.
3. Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran 2024
Hadiah Nobel bidang Fisiologi atau Kedokteran tahun ini dianugerahkan kepada ilmuwan biologi Amerika Serikat Victor Ambros dan Gary Ruvkun atas penemuan RNA-mikro. Komite Nobel mengakui penemuan Ambros dan Ruvkun sangat penting terhadap upaya memahami asal-muasal begitu banyak penyakit.Regulasi gen di tingkat RNA-mikro memiliki peran yang menentukan selama suatu organisme hidup, dan hal tersebut juga penting "bagi kehidupan organisme multiseluler yang rumit".
Dalam penelitian mereka, Ambros dan Ruvkun meneliti nematoda mikroC. elegansyang bermutasi dengan kecacatan pertumbuhan, dan dari situ mereka menemukan suatu "RNA pendek".Penelitian dan uji laboratorium lanjutan memastikan penemuan RNA-mikro dan modus regulasi gennya yang hingga saat itu belum diketahui dunia medis.
| Baca juga: RNA-mikro Ditemukan, Terbuka Jalan Mendiagnosis Kanker Lebih Dini |
4. Hadiah Nobel Sastra 2024
Hadiah Nobel Sastra tahun ini dianugerahkan kepada penulis Korea Selatan Han Kang. Sang penulis diakui atas "prosa puitisnya yang mengonfrontasikan trauma historis dan mengekspos kerentanan hidup manusia."Tak hanya itu, Komite Nobel menyatakan bahwa karya Han Kang memiliki ciri khas paparan ganda akan rasa sakit, sebuah hubungan antara siksaan jiwa dan raga dengan keterkaitan yang dekat terhadap pemikiran Timur.
Han dinilai memiliki kesadaran unik atas hubungan antara jasmani dan rohani serta antara yang hidup dan yang telah mati. Komite Nobel juga mengatakan, melalui langgam puitis dan eksperimentalnya, Han telah menjadi pelopor dalam karya prosa kontemporer.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(WAN)
Profil Para Penerima Nobel Prize 2024 dan Alasan Penghargaan Mereka
Pengumuman penerima Nobel Prize 2024, yang berlangsung pada 7–14 Oktober, telah menarik perhatian dunia atas prestasi luar biasa [1,091] url asal
#nobel #nobel-fisika #nobel-kedokteran #nobel-kimia
(MedCom - Internasional) 11/10/24 10:53
v/16297349/
Jakarta: Pengumuman penerima Nobel Prize 2024, yang berlangsung pada 7–14 Oktober, telah menarik perhatian dunia atas prestasi luar biasa yang diraih para pemenang di bidang fisika, kimia, kedokteran, dan sastra.Penghargaan ini dikelola oleh Nobel Foundation, sebuah lembaga swasta yang didirikan pada tahun 1900 sesuai dengan wasiat Alfred Nobel. Penghargaan Nobel diberikan oleh beberapa lembaga terkemuka, termasuk Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia, Institut Karolinska, dan Akademi Swedia.
Baca juga: Nobel Fisika Diberikan kepada Profesor yang Khawatir AI Akan Habisi Umat Manusia
Berikut adalah profil lengkap para penerima Nobel Prize 2024 dan kontribusi penting mereka.
Nobel Fisika 2024: John J. Hopfield dan Geoffrey E. Hinton
John J. Hopfield (85 tahun), seorang fisikawan dari Princeton University, dan Geoffrey E. Hinton (76 tahun), pakar kecerdasan buatan dari University of Toronto, Kanada, menerima Nobel Fisika 2024 untuk karya revolusioner mereka dalam mengembangkan jaringan saraf tiruan dan pembelajaran mesin. Mereka dianggap sebagai pionir yang membawa kecerdasan buatan (AI) ke tingkat baru dengan memanfaatkan deep learning.Hopfield, yang lahir di Chicago pada tahun 1939, adalah seorang fisikawan terkemuka yang juga menjembatani ilmu biologi molekuler dalam pekerjaannya. Ia terkenal karena model jaringan saraf Hopfield yang ia kembangkan pada tahun 1982, yang kini menjadi fondasi dalam AI modern.
Sementara itu, Hinton, kelahiran London, Inggris, pada 1947, dikenal luas sebagai "bapak deep learning." Penelitiannya telah digunakan secara luas dalam teknologi AI terkini, seperti pengenalan gambar dan suara. Hinton juga menjadi figur sentral dalam perusahaan AI global seperti Google DeepMind.
Keduanya menerima penghargaan ini atas kontribusi yang memungkinkan kemajuan AI yang dapat memahami, menganalisis, dan meniru cara kerja otak manusia dalam memproses informasi.
"Mereka menggunakan fisika untuk menemukan pola dalam informasi. Para pemenang tahun ini menggunakan alat bantu dari fisika untuk membangun metode yang membantu meletakkan dasar bagi pembelajaran mesin yang kuat saat ini. John Hopfield menciptakan struktur yang dapat menyimpan dan merekonstruksi informasi. Geoffrey Hinton menemukan metode yang dapat menemukan properti dalam data secara mandiri dan telah menjadi penting untuk jaringan saraf tiruan besar yang sekarang digunakan," demikian dikutip dari situs resmi The Nobel Prize, Jumat 11 Oktober 2024.
Nobel Kimia 2024: David Baker, Demis Hassabis, dan John M. Jumper
David Baker (61 tahun), seorang bioengineer dari University of Washington, AS, bersama dengan Demis Hassabis (48 tahun) dan John M. Jumper (37 tahun), dua ilmuwan dari DeepMind di Inggris, dianugerahi Nobel Kimia 2024 atas kontribusi luar biasa mereka dalam pengembangan desain protein komputasional menggunakan teknologi AI.Baker, yang lahir di Seattle, telah mendedikasikan lebih dari dua dekade hidupnya untuk merancang protein yang dapat disesuaikan guna mengatasi berbagai penyakit, termasuk kanker. Karyanya melibatkan metode prediksi struktur protein yang akurat melalui simulasi komputer.
Sementara itu, Hassabis, CEO DeepMind yang lahir di London dari keluarga imigran Yunani-Kypriot dan Cina, bekerja sama dengan Jumper untuk mengembangkan AlphaFold, sebuah sistem AI yang mampu memprediksi lipatan protein dengan sangat akurat. John Jumper, peneliti muda berusia 37 tahun, adalah salah satu otak di balik pengembangan AlphaFold ini.
Penemuan mereka telah memecahkan salah satu tantangan terbesar dalam biologi molekuler, yaitu memahami bagaimana protein berlipat, yang penting untuk berbagai fungsi biologis dan medis.
"Mereka memecahkan kode untuk struktur protein yang menakjubkan. Hadiah Nobel Kimia 2024 adalah tentang protein, alat kimia yang sangat penting dalam kehidupan. David Baker telah berhasil dengan prestasi yang hampir mustahil, yaitu membangun jenis protein yang sama sekali baru. Demis Hassabis dan John Jumper telah mengembangkan model AI untuk memecahkan masalah yang sudah berusia 50 tahun: memprediksi struktur kompleks protein. Penemuan-penemuan ini memiliki potensi yang sangat besar," demikian dikutip dari situs resmi The Nobel Prize.
Nobel Kedokteran 2024: Victor Ambros dan Gary Ruvkun
Nobel Kedokteran 2024 diberikan kepada Victor Ambros (71 tahun) dan Gary Ruvkun (72 tahun) atas penelitian mereka yang mengubah cara kita memahami regulasi gen melalui penemuan microRNA. Ambros, yang lahir di Hanover, New Hampshire, adalah profesor di UMass Chan Medical School, AS, sementara Ruvkun, yang lahir di Berkeley, California, adalah profesor genetika di Harvard Medical School.Pada tahun 1993, keduanya secara independen menemukan molekul RNA kecil, microRNA, yang berperan penting dalam mengatur ekspresi gen. Penemuan ini sangat berpengaruh dalam memahami berbagai proses biologis, termasuk perkembangan organisme dan berbagai penyakit, seperti kanker. MicroRNA menjadi salah satu elemen kunci dalam pengembangan terapi genetik dan bioteknologi medis modern.
Penemuan Ambros dan Ruvkun memperluas wawasan tentang bagaimana gen dikontrol dan dinyalakan atau dimatikan, memberikan dampak besar pada ilmu kedokteran dan terapi genetik.
"RNA kecil dengan kepentingan fisiologis yang mendalam. Victor Ambros dan Gary Ruvkun menemukan microRNA, sebuah kelas baru molekul RNA kecil yang memainkan peran penting dalam regulasi gen. Penemuan terobosan mereka pada cacing kecil C. elegans mengungkapkan prinsip regulasi gen yang benar-benar baru. Hal ini ternyata sangat penting bagi organisme multiseluler, termasuk manusia. MicroRNA terbukti secara fundamental penting untuk bagaimana organisme berkembang dan berfungsi," demikian dikutip dari situs resmi The Nobel Prize.
Nobel Sastra 2024: Han Kang
Penulis asal Korea Selatan, Han Kang (52 tahun), meraih Nobel Sastra 2024 atas karya-karyanya yang mendalam dan reflektif tentang trauma manusia, kerapuhan, serta hubungan antara tubuh dan jiwa. Lahir di Gwangju pada tahun 1972, Han Kang dikenal dunia internasional melalui novelnya The Vegetarian yang memenangkan Man Booker International Prize pada 2016.Dalam karya-karyanya, Han Kang mengeksplorasi tema-tema eksistensial yang sering kali terkait dengan pengalaman kekerasan dan tekanan sosial. Ia menangkap kerapuhan manusia dalam menghadapi trauma sejarah, terutama dengan latar belakang sejarah kelam Korea. Karyanya tidak hanya menggali masalah psikologis pribadi, tetapi juga mengangkat isu-isu sosial dan politik yang relevan secara global.
Han Kang diakui karena gaya puitisnya yang kuat dan kemampuannya untuk mengeksplorasi lapisan terdalam dari kondisi manusia melalui narasi yang intens dan penuh makna.
"Penghargaan Nobel Sastra 2024 diberikan kepada penulis Korea Selatan, Han Kang, “untuk prosa puitisnya yang intens yang menghadapi trauma sejarah dan mengungkap kerapuhan kehidupan manusia.”
Dalam karyanya, Han Kang menghadapi trauma sejarah dan seperangkat aturan yang tidak terlihat dan, dalam setiap karyanya, mengungkap kerapuhan kehidupan manusia. Ia memiliki kesadaran yang unik tentang hubungan antara tubuh dan jiwa, yang hidup dan yang mati, dan dengan gaya puitis dan eksperimentalnya, ia telah menjadi inovator dalam prosa kontemporer," demikian dikutip dari situs resmi The Nobel Prize.
Penyelenggara Nobel Prize
Penghargaan Nobel dikelola oleh berbagai lembaga yang ditunjuk oleh Alfred Nobel. Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia memberikan Nobel Fisika dan Nobel Kimia, sementara Institut Karolinska di Stockholm bertanggung jawab atas Nobel Kedokteran. Nobel Sastra diberikan oleh Akademi Swedia, dan Nobel Perdamaian, yang diumumkan di Oslo, dikelola oleh Komite Nobel Norwegia.
Penghargaan ini tidak hanya mengakui pencapaian individual yang luar biasa, tetapi juga menekankan pentingnya kontribusi mereka terhadap kemajuan ilmu pengetahuan, literatur, dan kemanusiaan secara global.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(DHI)