KOMPAS.com - Perusahaan produsen smartphone asal China, OnePlus, meluncurkan ponsel kelas atas (flagship) terbarunya, OnePlus 13. Gawai ini dirilis di China pada Kamis (31/10/2024).
OnePlus 13 ditenagai oleh chipset baru Qualcomm Snapdragon 8 Elite. Chip berfabrikasi 3 nm ini mempunyai delapan inti (octa-core), yang mencakup dua inti Oryon V2 Phoenix L dengan kecepatan clock 4,32 GHz, dan enam inti Oryon V2 Phoenix M dengan kecepatan clock 3,53 GHz.
Sementara unit pengolah grafis (GPU) yang diandalkan dalam chipset ini adalah Adreno 830.
Kinerja unit pemrosesan pusat (CPU) ini meningkat 45 persen dibandingkan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 yang menenagai OnePlus 12. Chipset ini juga 44 persen lebih hemat daya dibandingkan pendahulunya itu.
Di OnePlus 13, System-on-Chip (SoC) teranyar ini dipadankan dengan RAM 12 GB/16 GB/24 GB dan media penyimpanan (storage) 256 GB/512 GB/1 TB.
OnePlus 13 ditunjang oleh baterai karbon silikon jumbo berkapasitas 6.000 mAh, dengan teknologi pengisian cepat (fast charging) berdaya 100 Watt via kabel dan 50 Watt tanpa kabel (wireless).
Baterai ini diklaim dapat terisi 50 persen dalam 13 menit, atau terisi penuh dalam 36 menit.
Sebagai perbandingan, OnePlus 12 disokong oleh baterai 5.400 mAh dengan teknologi fast charging yang sama.
OnePlus 13 juga mengunggulkan layar lengkung quad 2.5D bikinan perusahaan BOE. Layar ini terlihat datar (flat), tetapi jika dilihat lebih dekat memiliki lengkungan halus di keempat sisi layar.
Layar ini membuat ukuran bodi OnePlus 13 lebih pendek dibanding pendahulunya, tetapi dengan mempertahankan ukuran layar 6,82 inci.
OnePlus 13 mengusung panel 8T LTPO OLED beresolusi 1.440p, dengan refresh rate variabel 1 Hz hingga 120 Hz, tingkat kecerahan (brightness) tipikal 800 nits dan kecerahan maksimum 4.500 nits, serta pemindai sidik jari (fingerprint) ultrasonik.
Di tengah atas layar, terdapat modul lubang alias punch hole yang memuat kamera selfie 32 MP (f/2.4).
Punggung gawai ini dihias dengan modul kamera berbentuk lingkaran.
Modul ini memuat tiga kamera berteknologi Hasselblad, yang mencakup kamera utama 50 MP (f/1.6, rentang fokus 23 mm, sensor Sony LYT-808, penstabil gambar OIS), kamera periskop telefoto 50 MP (f/2.6, rentang fokus 73 mm, sensor Sony LYT-600, zoom optik 3x, OIS), dan kamera ultra wide 50 MP (f/2.0, sensor Samsung S5KJN5, rentang fokus 15 mm).
Kamera ultra wide ini berfungsi ganda sebagai kamera makro.
OnePlus 13 turut menghadirkan sertifikasi IP69, meningkat dari IP65 di OnePlus 12. Sertifikasi IP69 melindungi ponsel dari air, debu, cairan bertekanan tinggi, pembersihan uap, dan lain sebagainya.
GSMArena OnePlus 13 resmi meluncur di China, Kamis (31/10/2024). Fitur baru lainnya mencakup motor getar baru dengan umpan balik
(feedback) setara
controllergaming. Dengan volume 602 mm kubik, motor getar ini diklaim OnePlus sebagai yang paling besar di ponsel Android.
Sistem operasi (OS) yang dijalankan smartphone ini adalah Android 15, yang dipoles dengan tampilan antarmuka (UI) ColorOS 15 untuk pasar China. Sementara itu, OnePlus 13 versi global bakal memakai antarmuka OxygenOS 15.
Spesifikasi OnePlus 13 juga mencakup kaca pelindung Crystal Glass, stereo speaker, Bluetooth 5.4, konektivitas 5G, GPS, NFC, dan masih banyak lagi.
Di atas kertas, gawai ini memiliki dimensi 162,9 x 76,5 x 8,5 mm dengan bobot 213 gram.
OnePlus 13 sudah bisa dibeli di China pada 1 November 2024, sedangkan versi global kemungkinan akan dirilis dalam beberapa bulan mendatang.
Ponsel ini dijual dalam pilihan warna hitam (Obsidian), putih (White), dan biru (Blue).
Varian hitam dan putih menggunakan material kaca, dengan ketebalan 8,5 mm dan bobot 213 gram, sedangkan varian biru menggunakan material kulit sintetis dengan ketebalan 8,8 mm dan bobot 210 gram.
Berikut ini harga OnePlus 13 sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GSMArena, Jumat (1/11/2024):
- OnePlus 13 (12 GB/256 GB) - 4.499 Yuan (sekitar Rp 9,9 juta)
- OnePlus 13 (12 GB/512 GB) - 4.899 Yuan (sekitar Rp 10,8 juta)
- OnePlus 13 (16 GB/512 GB) - 5.299 Yuan (sekitar Rp 11,6 juta)
- OnePlus 13 (24 GB/1 TB) - 5.999 Yuan (sekitar Rp 13,2 juta)