JAKARTA, investor.id – Pasar saham Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan kinerja positif dalam sepekan terakhir. Bahkan, rata-rata nilai transaksi harian naik tajam.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 29 Juli – 2 Agustus 2024, Indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 0,27% ke level 7.308,1 dari 7.288,1 pada penutupan pekan lalu.
Tidak hanya itu, kapitalisasi pasar bursa naik 0,39% menjadi Rp 12.410 triliun dari Rp 12.362 triliun pada pekan lalu.
Kenaikan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian naik 21,25% menjadi Rp 10,31 triliun dari Rp 8,5 triliun pada pekan lalu.
Namun, rata-rata volume transaksi harian turun 14,07% menjadi 15,44 miliar saham dari 17,97 miliar saham. Penurunan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian sebesar 5,13% menjadi 942 ribu kali dari 993 ribu kali.
Pada perdagangan Jumat (2/8/2024), investor asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) yang besar, yaitu Rp 474,43 miliar. Hal itu mengikis nilai jual bersih (net sell) investor asing sepanjang tahun berjalan ini hanya menjadi Rp 323,7 miliar.
Respons Sinyal The Fed
Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, pasar merespon sinyal dari ketua The Fed Jerome Powell mengindikasikan pemangkasan suku bunga kemungkinan dapat dilakukan pada rapat September nanti jika data inflasi mendukung.
“Ini memberikan indikasi adanya opsi pemangkasan suku bunga pada bulan tersebut,” tulis Pilarmas.
Namun, lanjut Pilarmas, pasar akhirnya berbalik arah dan khawatir terjadinya perlambatan ekonomi global. Hal itu dilatarbelakangi oleh rilisnya data Amerika Serikat (AS) dan kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah. Di AS, Indeks PMI manufaktur mengalami kontraksi dimana pada bulan Juli turun dari sebelumnya 48,5 menjadi 46,8.
“Ditambah lagi, data pengangguran AS juga terus meningkat dimana data Initial Jobless Claims naik dari sebelumnya 235 ribu menjadi 249 ribu dan Continuing Jobless Claims naik dari sebelumnya 1,84 juta menjadi 1,87 juta,” jelas Pilarmas.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News