KOMPAS.com - Pemilik DANA yang merupakan salah satu pemain besar dalam industri teknologi financial (fintech) adalah PT Espay Debit Indonesia Koe.
Pada awalnya, DANA adalah hasil kolaborasi antara beberapa pihak, termasuk Emtek Group, yang merupakan salah satu konglomerat media terbesar di Indonesia, dan Ant Financial, anak perusahaan dari Alibaba Group yang terkenal dengan layanan Alipay.
Namun seiring waktu, pemilik DANA kemudian mengalami beberapa pergantian.
Mengutip Harian Kompas, pemilik lama, yakni PT Elang Mahkota Teknologi atau Emtek Group, melepaskan sebagian sahamnya dan kelompok usaha Sinarmas masuk memberikan modal.
Dengan demikian, Lazada dan Sinarmas menjadi pemegang saham baru di DANA. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk melalui anak usahanya, PT Kreatif Media Karya (KMK), menjual sebagian saham yang dimiliki kepada PT Elang Andalan Nusantara. Saham Elang Andalan dijual kepada Lazadapay Holdings Pte Ltd.
Elang Andalan merupakan perusahaan yang mengoperasikan plaform dompet elektronik DANA. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia, pada 11 Agustus 2022), nilai penjualan 202 saham Seri A dan 4.792.986 saham Seri B kepada Lazadapay Holding tersebut sekitar Rp 4,5 triliun.
Sementara itu, anak usaha kelompok Sinarmas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, melaporkan telah menyuntikkan investasi sebesar 200 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,9 triliun kepada PT Elang Andalan Nusantara. Suntikan investasi ini dilakukan Dian melalui anak usahanya, PT DSST Dana Gemilang. Jadi sudah tahu kan siapa pemilik DANA?