PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mempublikasikan Indeks Bisnis UMKM Triwulan III 2024 pada Senin (4/11). Dalam publikasi tersebut, bahwa bisnis UMKM pada Triwulan III 2024 melambat, terlihat dari Indeks Bisnis UMKM yang berada pada level 102,6 atau lebih rendah dibandingkan dengan Triwulan II 2024 sebelumnya yakni 109,9.
Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan pada Q3-2024 Indeks Bisnis UMKM masih berada pada level 102,6 (di atas 100), yang berarti ekspansi bisnis UMKM masih berlanjut.
"Hal ini ditopang oleh aktivitas masyarakat kembali normal pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Idul Fitri, Waisak dan Idul Adha, ditambah libur sekolah, adanya peningkatan panen komoditas Perkebunan, aktivitas proyek-proyek pemerintah dan swasta semakin meningkat menjelang akhir tahun serta banyak acara pesta (pernikahan) dan aktivitas partai politik menjelang pilkada," jelas Supari dalam keterangan tertulis, Selasa (5/11/2024).
Meski demikian, jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, ekspansi bisnis UMKM pada Q3-2024 melambat, tercermin dari penurunan Indeks Bisnis UMKM dari 109,9 menjadi 102,6.
"Penunuran ini disebabkan turunnya daya beli masyarakat, normalisasi permintaan pasca perayaan HBKN, normalisasi produksi pertanian pasca panen raya, kenaikan harga barang input, dan persaingan yang semakin ketat," imbuhnya.
Supari menjelaskan sebanyak lima komponen Indeks Bisnis UMKM memiliki indeks di atas 100, sementara tiga komponen lainnya menurun di bawah 100. Indeks terendah terlihat pada komponen volume produksi/penjualan (indeks terkait 94,1), komponen nilai penjualan (indeks terkait 96,1), dan komponen penggunaan tenaga kerja (indeks terkait 99,2).
Normalisasi permintaan barang dan jasa pasca HBKN dan menurunnya produksi pangan pasca panen raya, serta naiknya harga barang input menyebabkan volume produksi dan penjualan UMKM mengalami penurunan. Meskipun rata-rata harga jual mencatat kenaikan, namun penurunan volume produksi/penjualan yang cukup dalam menyebabkan nilai penjualan juga turut menurun.
Menjelang musim tanam tanaman pangan dan perayaan Nataru, pemesanan dan persediaan barang input masih mengalami kenaikan (indeks terkait tetap di atas 100), namun lebih lambat dari Q2-2024. Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga barang input serta prospek usaha yang tidak seoptimis kuartal sebelumnya.
Di sisi lain, persediaan barang jadi masih meningkat, dengan laju yang tidak sepesat kuartal sebelumnya, sejalan dengan menurunnya produksi. Sedangkan kegiatan investasi juga melambat, karena keterbatasan dana yang sebagian terserap oleh naiknya harga barang input.
Dilihat secara sektoral, ekspansi bisnis UMKM pada Q3-2024 sebagian besar mengalami perlambatan. Beberapa sektor usaha, seperti: sektor pertanian serta sektor hotel dan restoran, bahkan menunjukkan kontraksi.
Aktivitas sektor pertanian pun mengalami penurunan menyusul pasca panen raya tanaman pangan pada Q2-2024 dan musim kemarau yang cukup kering di sejumlah daerah. Sektor hotel dan restoran juga mengalami kontraksi pasca HBKN dan libur sekolah pada kuartal sebelumnya, yang membuat permintaan terhadap jasa akomodasi menurun signifikan.
Sementara itu, sektor pertambangan masih ekspansi sejalan dengan musim kemarau yang kondusif bagi sektor ini, terutama penambangan pasir untuk kegiatan konstruksi dan permintaan air bersih. Ekspansi pada sektor industri, perdagangan dan pengangkutan terutama ditopang oleh kenaikan rata-rata harga jual dan permintaan yang masih relatif kuat, setelah aktivitas kerja dan sekolah kembali normal pasca HBKN.
Namun ekspansi aktivitas sektor-sektor tersebut melambat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Kenaikan aktivitas sektor jasa-jasa sejalan dengan banyaknya pesta seperti pernikahan dan peningkatan kegiatan partai politik jelang Pilkada. Indeks Bisnis tertinggi terjadi pada sektor konstruksi (indeks terkait 116,3) yang ditopang oleh meningkatnya aktivitas proyek-proyek pemerintah dan swasta menjelang akhir tahun serta cuaca yang kondusif.
Pada Q4-2024, pebisnis UMKM yakin akan ekspansi usahanya ke depan, tercermin pada Indeks Ekspektasi Bisnis UMKM sebesar 122,3. Namun dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, level Indeks Ekspektasi Bisnis Q3-2024 mengalami penurunan, yang memberikan sinyal laju kenaikan aktivitas usaha yang lebih moderat. Penurunan optimisme ini terutama karena melemahnya daya beli masyarakat, persaingan yang semakin ketat, serta awal musim tanam tanaman pangan.
Sejalan dengan aktivitas bisnis UMKM yang melambat, sentimen pebisnis UMKM terhadap perekonomian dan usaha secara umum juga ikut menurun. Hal ini tercermin pada Indeks Sentimen Bisnis (ISB) UMKM Q3-2024 yang berada pada level 115,1. Komponen Indeks Situasi Sekarang (ISS) turun -7,5 poin menjadi 94,1, sementara Indeks Ekspektasi (IE) melemah -4,0 poin menjadi 136,0. ISS yang melemah ke bawah level 100, sejalan dengan melambatnya ekspansi bisnis UMKM pada Q3-2024.
Seiring dengan melambatnya pertumbuhan usaha dan melemahnya sentimen pebisnis UMKM, penilaian UMKM terhadap kemampuan pemerintah dalam menjalankan tugas-tugas utamanya ikut menurun. Hal ini tercermin pada Indeks Kepercayaan pelaku UMKM kepada Pemerintah (IKP) Q3-2024 yang melemah -4,6 poin (indeks terkait 125,9).
Dilihat dari komponen penyusunnya, hampir semua komponen IKP pada Q3-2024 melemah dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Pebisnis UMKM memberikan penilaian tertinggi terhadap kemampuan pemerintah menciptakan rasa aman dan tenteram (indeks terkait 144,2) serta menyediakan dan merawat infrastruktur (indeks terkait 138,2). Sedangkan penilaian terendah diberikan oleh pelaku UMKM terhadap kemampuan pemerintah menstabilkan harga barang dan jasa (indeks terkait 110,5).
"Hal ini tampaknya berkaitan dengan harga barang input yang terus meningkat dan menggerus keuntungan usaha, sehingga dirasakan sangat memberatkan bagi sebagian pelaku bisnis UMKM," papar Supari.
Informasi Tentang Survei
Sebagai informasi, Survei Kegiatan Usaha dan Sentimen Bisnis UMKM BRI memiliki sampel lebih dari 7.084 responden UMKM yang tersebar di semua sektor ekonomi dan di 33 provinsi. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode stratified systematic random sampling, sehingga dapat merepresentasikan sektor usaha, provinsi dan skala usaha.
Survei ini dilakukan oleh BRI Research Institute pada tanggal 20 September 2024 sampai dengan 02 Oktober 2024. Wawancara dilakukan melalui telepon dengan pengawasan mutu yang ketat sehingga data yang terkumpul valid dan reliable.
Informasi yang dikumpulkan dalam survei ini adalah persepsi pelaku usaha UMKM terhadap perkembangan dan prospek perekonomian secara umum, sektor usaha responden serta perkembangan dan proyeksi kinerja usaha responden. Informasi ini digunakan untuk menyusun Indeks Bisnis UMKM (IB), Indeks Sentimen Bisnis (ISB) serta Indeks Kepercayaan Pelaku (IKP) usaha UMKM kepada pemerintah.
Indeks-indeks ini melengkapi indeks serupa yang disusun oleh Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik di mana surveinya dilakukan terhadap pelaku usaha kategori menengah dan besar. Di samping itu juga dikumpulkan informasi mengenai kondisi usaha responden untuk keperluan monitoring dan sekaligus menjadi early warning system (EWS) terhadap keberlangsungan usaha debitur UMKM.
Dalam survei ini, responden menjawab sejumlah pertanyaan, di mana untuk setiap pertanyaan responden dapat memberikan jawaban positif (Lebih Tinggi atau Lebih Baik), jawaban negatif (Lebih Rendah atau Lebih Buruk), dan jawaban netral (Sama Saja atau Tetap). Indeks difusi dihitung dari selisih persentase jawaban positif dengan persentase jawaban negatif ditambah 100. Dalam hal ini jawaban netral diabaikan.
Nilai tengah indeks difusi adalah 100, dan rentang indeks difusi akan berada pada kisaran nol sampai dengan 200. Jika semua responden memberikan jawaban negatif, maka indeks difusi akan bernilai nol. Dan sebaliknya jika semua responden memberikan jawaban positif, maka indeks difusi akan bernilai 200.
Indeks difusi di atas 100 menunjukkan bahwa jawaban positif melebihi jawaban negatif. Sebaliknya indeks difusi di bawah 100 mengindikasikan jawaban negatif lebih banyak dibandingkan dengan jawaban positif.
Dari kota besar hingga pelosok desa, berbagai kegiatan seru yang mencerminkan keragaman tradisi diselenggarakan dengan penuh semangat. Semarak perayaan Hari Kemerdekaan... | Halaman Lengkap [300] url asal
JAKARTA - Semarak perayaan Hari Kemerdekaan disambut dengan antusias tinggi oleh masyarakat. Dari kota besar hingga pelosok desa, berbagai kegiatan seru yang mencerminkan keragaman tradisi diselenggarakan dengan penuh semangat.
Terinspirasi dari semangat kemerdekaan dan keragaman budaya, Lemonilo turut merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79 dengan mengirimkan paket Chimiland Spesial 17an ke 30 titik di pulau Jawa, mulai dari komunitas RT, RW hingga sekolah-sekolah.
Baca Juga: Cegah Stunting, MNC Peduli dan Lemonilo Salurkan Makanan untuk Peserta Posyandu
PR & Partnerships Specialist Lemonilo, Cameelia Farah menjelaskan bahwa inisiasi dari Lemonilo ini tidak hanya dapat mempererat hubungan sosial di dalam masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas fisik dan interaksi yang positif antar peserta lomba.
"Kami senang sekali paket Chimiland spesial 17an yang kami kirimkan ke puluhan titik ini disambut antusias yang tinggi oleh masyarakat. Kegiatan ini merupakan salah satu inisiasi dari Lemonilo dalam merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79 bersama-sama dengan khalayak luas. Bagi Lemonilo, momen 17an menjadi momen penting dalam menyebarkan semangat kemerdekaan dan juga membangun nilai gotong royong pada masyarakat," ujar Cameelia dalam siaran pers, Rabu (21/8/2024).
Baca Juga: PIN Polio Pertama Lemonilo Disambut Antusias para Orang Tua, Ini Jadwal Pemberian Dosis Kedua
Sebelumnya, Chimiland 17an juga sudah sukses dilaksanakan di Hari Kemerdekaan tahun 2023, yang dikirimkan ke 10 titik. Melihat kesuksesan pada tahun lalu, Lemonilo kembali membagikan paket Chimiland Spesial 17an secara gratis melalui akun Instagram resmi @lemonilo, khusus bagi followers yang tertarik meramaikan momen Hari Kemerdekaan yang ke-79 ini.
Paket Chimiland Spesial 17an yang dikirimkan terdiri atas berbagai permainan khas lomba 17 Agustus seperti balap karung, estafet kelereng, estafet gelas, human tank, telepon kaleng, joget balon, joget kardus bener goyangnya dan paket lomba mewarnai.
Permainan-permainan tersebut dirancang untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan gotong royong, nilai-nilai yang sangat erat dengan semangat kemerdekaan.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengandalkan Visi Indonesia Digital (VID) 2045 untuk dapat mewujudkan pemerataan konektivitas digital ... [460] url asal
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengandalkan Visi Indonesia Digital (VID) 2045 untuk dapat mewujudkan pemerataan konektivitas digital yang lebih maksimal menumbuhkan ekosistem digital di Indonesia.
"Peningkatan coverage dan kualitas infrastruktur telekomunikasi menjadi kunci untuk meningkatkan penetrasi internet di Indonesia. Sebagai salah satu alternatif peta jalan transformasi digital nasional, Visi Indonesia Digital (VID) 2045 mencantumkan beberapa strategi peningkatan jaringan layanan internet broadband," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi kepada ANTARA, Sabtu.
Di dalam peta jalan VID 2045, pemerintah telah menyiapkan setidaknya lima strategi untuk meningkatkan jaringan layanan internet mulai dari peningkatan infrastruktur kabel laut.
Lalu mendorong penggunaan berbagai kombinasi teknologi seperti fiber to home, fixed wireless access, dan seluler, selanjutnya menerapkan strategi infrastructure sharing di berbagai daerah dan penguatan skema universal service obligation (USO).
Tidak hanya itu, Pemerintah juga menerapkan langkah terbuka untuk penggunaan teknologi kombinasi jaringan fiber,wireless, satelit GSO dan NGSO, serta teknologi non-terrestrial network (NTN) lainnya dengan demikian bisa menunjang infrastruktur yang sifatnya terrestrial.
Terakhir, dalam hal kolaborasi pemerintah merencanakan joint planning dengan operator telekomunikasi sehingga menciptakan iklim kompetisi yang sehat serta insentif yang tepat bagi operator telekomunikasi.
Terkhusus untuk di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T) yang memiliki kesulitan ekstra dalam penyediaan konektivitas digital, Budi mengatakan pemerintah terbuka dan mengajak pelaku industri telekomunikasi untuk berkolaborasi dengan skema yang berkelanjutan.
"Kami mendorong model bisnis yang berkelanjutan untuk memastikan keberlangsungan penyediaan layanan internet di daerah terpencil, seperti yang telah diterapkan pada kerja sama pemanfaatan aset (KSPA) BTS (Base Transceiver Station) 4G BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi) dengan para operator seluler," katanya.
Selain menantikan kolaborasi dengan pihak swasta, BAKTI Kominfo dalam mendukung pemerataan infrastruktur di daerah 3T ke depannya merencanakan penguatan jaringan-jaringan yang telah ada. Integrasi jaringan yang dimaksud di antaranya seperti BTS 4G hingga pemanfaatan Satelit Republik Indonesia (SATRIA)-1.
BAKTI Kementerian Kominfo juga menyiapkan program pelatihan kepada masyarakat di daerah 3T untuk mengasah keterampilan digitalnya sehingga konektivitas digital yang telah tercipta bisa dimanfaatkan dengan lebih maksimal.
"Pada dasarnya, Kominfo berkomitmen untuk mempercepat transformasi digital dan mengatasi kesenjangan digital dengan memperkuat infrastruktur telekomunikasi yang sudah ada," tutup Budi.
Sebelumnya, dalam Pidato Kenegaraan HUT ke-79 RI, Presiden Joko Widodo turut membahas capaian pemerintah pada sektor teknologi dan digitalisasi.
Ia menyebutkan penetrasi internet yang makin mendominasi merupakan bagian penting dalam menumbuhkan ekosistem digital di masa depan.
"Cakupan internet yang terus ditingkatkan hingga mencapai 79 persen di tahun 2024, ini akan menjadi ekosistem yang baik untuk mendorong digitalisasi UMKM dan pengembangan startup Indonesia sehingga akan melahirkan semakin banyak entrepreneur muda yang berkualitas di negeri ini," kata Presiden Joko Widodo dalam Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-79 RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (16/8).
Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diajak memeriahkan peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di ajang BSI UMKM Festival. Para pelaku... | Halaman Lengkap [377] url asal
JAKARTA - Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diajak memeriahkan peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di ajang BSI UMKM Festival. Kegiatan yang juga sekaligus memperingati Hari UMKM Nasional ini digelar di Kantor Pusat BSI di Jakarta, Rabu-Kamis (14-15/8/2024).
Lebih dari 40 UMKM terpilih mengikuti acara ini yang diisi oleh berbagai stan kuliner, fashion, handycraft, kosmetik, buku dan aksesoris. Di antaranya 28 UMKM food dine in and packaging, serta 12 UMKM fashion, craft, dan accessories.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, UMKM Festival sengaja digelar untuk merayakanHari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2024. Selain itu, kegiatan ini juga memperingati Hari UMKM Nasional pada 12 Agustus.
"Kami mengajak UMKM bergembira merayakan HUT RI ke-79 dengan mempromosikan produk unggulannya," kata Hery Gunardi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/8/2024).
Lihat Foto: Milad ke-2, BSI Maslahat Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim Dhuafa
Hery mengatakan pihaknya secara kontinu akan terus mengajak para pelaku usaha UMKM untuk ikut dalam pameran/kegiatan rutin BSI yang mempertemukan dengan pembeli. Harapannya para UMKM bisa belajar memasarkan produk sampai ke depannya bisa terjadi business matching seperti BSI International Expo.
Menurutnya, BSI konsisten memperkuat fungsi UMKM sebagai segmen penopang ekonomi melalui pendampingan dan pembinaan usaha baik lewat UMKM Center di Banda Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar yang saat ini memiliki lebih dari 3.200 UMKM binaan yang sudah menembus pasar nasional, bahkan ada yang sudah go internasional.
Strategi mendorong UMKM naik kelas juga dilakukan dengan menggandeng 59 Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) untuk memberikan literasi pentingnya sadar halal kepada para pelaku UMKM dan memberikan 1000 sertifikasi halal.
Pada 2024, BSI menargetkan transaksi pembayaran sertifikasi halal menggunakan BSI mencapai 80%. Selain itu, lewat UMKM Center BSI juga memberikan pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana sehingga menjadi bankable, dan juga akses pembiayaan UMKM. Hingga Juni 2024, BSI telah menyalurkan pembiayaan UMKM sebesar Rp47,72 triliun, tumbuh 14,54% secara tahunan.
Dalam Festival UMKM, kata Hery, pihaknya melakukan kurasi dan seleksi UMKM yang secara kapabilitas produk, kualitas dan permintaannya tinggi. Untuk itu kami datangkan dari beberapa daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Sulawesi.
"Dengan berbagai upaya pemberdayaan yang kami lakukan, kami berharap pelaku UMKM dapat mengembangkan bisnisnya secara modern, terdigitalisasi bahkan mampu memasuki pasar global," tutur Hery.
Mercedes-Benz menyerahkan 16 mobil listrik untuk perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di IKN. Itu terdiri dari EQE Saloon, EQE SUV, dan EQS Saloon. [420] url asal
Sebanyak 16 mobil listrik Mercedes-Benz akan digunakan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mercedes-Benz telah menyerahkan belasan mobil listrik tersebut.
PT Inchcape Indomobil Distribution Indonesia sebagai distributor resmi Mercedes-Benz di Indonesia mengumumkan penyerahan 16 kendaraan listrik kepada kantor Sekretariat Presiden. Mobil listrik itu dikirim untuk mendukung perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ada tiga model mobil listrik Mercedes-Benz EQ yang akan digunakan pada perayaan Hari Kemerdekaan di IKN. Tiga model itu antara lain EQE Saloon, EQE SUV, dan EQS Saloon.
"Kendaraan-kendaraan ini mewakili kualitas terbaik Mercedes-Benz dalam hal kemewahan, inovasi mesin, dan teknologi ramah lingkungan. Pemakaian kendaraan ini pada acara yang bersejarah di IKN memperkuat dedikasi Mercedes-Benz terhadap strategi elektrifikasi yang dijalankan secara global," tulis Mercedes-Benz dalam siaran persnya, Senin (12/8/2024).
Khoo Shao Tze, Presiden Direktur Inchcape Automotive Indonesia, mengatakan pihaknya merasa terhormat mendukung visi pemerintah Indonesia untuk Indonesia yang lebih berkelanjutan.
"Partisipasi Mercedes-Benz dalam acara ini lebih dari sekedar perayaan; ini mencerminkan komitmen kami untuk secara signifikan mendorong transformasi kendaraan listrik di Indonesia. Kami sangat senang melihat kendaraan listrik kami memainkan peran kunci dalam membentuk masa depan mobilitas di IKN," ujarnya.
Penyerahan kendaraan listrik Mercedes-Benz untuk perayaan Hari Kemerdekaan ke -79 Republik Indonesia di IKN ini merupakan langkah lanjutan dari berbagai aktivitas yang telah dijalankan oleh Mercedes-Benz untuk mendorong percepatan transisi menuju penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.
"Kontribusi signifikan untuk acara bersejarah ini menandakan komitmen Mercedes-Benz terhadap mobilitas berkelanjutan dan mendukung tujuan pemerintah Indonesia untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia," sebutnya.
Jakarta: Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Yevri Hanteru Sitorus, yakin perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 RI di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada 17 Agustus 2024 tak optimal. Hal ini melihat sejumlah persoalan yang terjadi di proyek IKN.
"Saya sudah yakin bahwa sebenarnya tidak mungkin optimal perayaan 17 Agustus di IKN," kata Deddy dalam program Crosscheck Face to Face by Medcom.id di akun YouTube Medcom.id, Minggu, 14 Juli 2024.
Anggota Komisi VI DPR itu mengatakan banyak target yang belum tercapai di IKN. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut menyoroti ketidaksiapan listrik hingga air. "Banyak sekali target yang tidak bisa tercapai kan mimpinya presiden berkantor di sana kalau enggak salah bulan Juli ya, itu kan tidak mungkin terjadi," ucap Deddy.
Dia juga menyoroti jumlah orang yang akan dibawa ke IKN untuk mendukung perayaan HUT ke-19 RI. Deddy menyebut orang yang akan hadir sejumlah 1.500 dari 8.500 yang direncanakan.
"Karena apa, infrastruktur dasarnya aja belum selesai masih banyak yang dibawah target ada yang 50 persen ada, yang masih 60-an persen ya yang sudah 100 persen juga ada ya. Itu pun akan sangat menyulitkan mobilisasi," ucap Deddy.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pihaknya tidak akan memaksakan pemindahan dan terus melihat kondisi IKN. Kepala Negara masih menunggu kesiapan infrastruktur seperti listrik, air, dan tempat berkantor di IKN.
"Airnya sudah siap belum? listriknya sudah siap belum? tempatnya sudah siap belum? kalau siap, pindah," kata Jokowi saat melepas bantuan kemanusiaan untuk Papua Nugini dan Afghanistan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin, 8 Juli 2024