JAKARTA, KOMPAS.com - Berita populer Jabodetabek sepanjang Rabu (10/7/2024) adalah keresahan warga Kelapa Gading mengenai tower telekomunikasi yang dibangun di atas Masjid Al Ihsan.
Rumah ibadah tersebut berada di Jalan Al Ihsan RT 003 RW 010, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Berita populer berikutnya adalah keluhan kurir J&T mengenai gaji mereka yang dipotong setiap bulan hingga terancam pemutusan hubungan kerja (PHK) tanpa pesangon.
Selain itu, artikel soal pegawai Bank Jago menguras rekening nasabah. Total dari kejahatannya itu mencapai 1,3 miliar yang digunakan untuk kebutuhan pribadi.
Berikut ini adalah paparan dari tiga berita populer Jabodetabek di atas:
1. Resahnya Warga dengan Tower yang Dibangun di Atas Masjid Kelapa Gading
Warga Kelapa Gading merasa resah dan khawatir dengan adanya tower telekomunikasi di lantai dua Majid Al Ihsan.
Menara penangkap sinyal itu disebut setinggi 20 meter sehingga lebih tinggi dari menara masjid.
Warga setempat kemudian melapor ke Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta setelah aduan pertama ke dinas terkait tak digubris.
Wisnu Broto (70), warga sekaligus Ketua RT 003 mengatakan, pengelola tidak memberikan penjelasan atau informasi apapun berkait pembangunan tower saat meminta izin kepada warga.
"Pengurus masjid itu yang sudah sesepuh karena melihat figur dia itu, kami memberi izin. Dia sudah membawa list beberapa warga yang setuju," ujar Wisnu.
Baca selengkapnya di sini
2. Jeritan Kurir J&T, Gaji Dipotong Setiap Bulan dan Terancam PHK Sepihak Tanpa Pesangon
Sejumlah kurir J&T melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor pusat PT Global Bintang Timur Ekspress, Pluit, Jakarta Utara, Selasa (9/7/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.
Aksi penyampaian pendapat itu dilakukan karena mereka menolak adanya pemotongan upah dan PHK sepihak.
"Kita hanya menerima upah yang dipotong sepihak hanya karena paket hilang, di mana hilangnya?" ujar salah satu pendemo menyampaikan aspirasinya, Selasa.
Selain itu kurir itu juga keberatan gajinya dipotong secara sepihak.
Sebab, nominal gaji yang dipotong begitu berarti untuk keluarganya.
Baca selengkapnya di sini
3. Pegawai Bank Jago Kuras Rekening Nasabah Rp 1,3 Miliar, Uang Dipakai untuk Jalan-jalan
Pegawai Bank Jago berinisial IA (33) membobol 112 rekening nasabah dengan total 1,3 miliar. Pelaku menggunakan hasilnya untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.
“Salah satunya untuk jalan-jalan bersama keluarga,” ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Rabu (10/7/2024).
Selain untuk jalan-jalan, uang dengan nominal yang terperinci Rp 1.397.280.711 itu turut digunakan untuk membayar utang.
Namun, Ade Safri belum menjelaskan detail berapa uang yang digunakan untuk jalan-jalan, membayar hutang, dan hal lainnya.
Ia hanya bisa memastikan bahwa IA membobol ratusan rekening nasabah Bank Jago yang telah terblokir karena butuh uang.
“Jadi motif utamanya memang ekonomi,” ucap Ade Safri.
Baca selengkapnya di sini.