JAKARTA, investor.id - Emiten Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement dalam rangka kewajiban konversi atas obligasi wajib konversi (OWK).
Direksi Bumi Resources (BUMI) mengungkap, perseroan akan menerbitkan saham baru tanpa HMETD dengan jumlah sebanyak 18.120 saham seri C dengan nilai nominal Rp 50 per saham.
PMTHMETD akan dilaksanakan dengan harga pelaksanaan Rp 157 per saham yang merupakan harga konversi OWK yang berlaku terhadap pelaksanaan hak konversi OWK tersebut. Nilai keseluruhannya Rp 2,84 juta.
“Harga pelaksanaan PMTHMETD telah ditentukan sesuai dengan perjanjian perwaliamanatan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal,” jelas direksi Bumi Resources (BUMI) dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (25/10/2024).
Jadwal Pelaksanaan
Seluruh saham baru Bumi Resources (BUMI) tersebut yang akan diterbitkan dalam PMTHMETD akan diambil bagian oleh pemegang OWK terkait dalam rangka pelaksanaan hak konversi OWK.
Pelaksanaan private placement Bumi Resources - emiten Grup Bakrie dan Salim - pada 31 Oktober 2024. Pemberitahuan hasil pelaksanaan private placement pada 4 November 2024.
Setelah pelaksanaan private placement, jumlah saham Bumi Resources menjadi sebanyak 371.320.723.144 saham, yang terbagi atas 20.773.400.000 saham seri A; 53.501.346.007 saham seri B; dan 297.045.977.137 saham seri C.
Saham Bumi Resources (BUMI) sendiri kemarin turun 0,68% ke Rp 146. Dalam satu bulan terakhir saham batu bara Grup Bakrie dan Salim ini melonjak 19,67%, dan dalam tiga bulan terakhir melambung 92,11%.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News