JAKARTA, investor.id - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) kembali mencatatkan kinerja yang semakin tangguh sampai dengan kuartal III-2024. Pertumbuhan kinerja ini juga didukung dari aksi korporasi perseroan yang telah mengakuisisi PT Bank Commonwealth (PTBC) pada Mei 2024.
Perseroan membukukan laba bersih Rp 3,82 triliun pada akhir September 2024, meningkat 25,24% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan laba bersih ini didorong oleh pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang naik sebesar 10,03% (yoy) menjadi Rp 8,12 triliun, seiring dengan penurunan beban cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan.
“Memasuki kuartal ketiga tahun ini, bank semakin tangguh dengan mencatatkan kinerja yang tumbuh secara konsisten. Pertumbuhan aset yang mencapai 16% dan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 8% mencerminkan kepercayaan nasabah yang semakin besar terhadap OCBC," ungkap Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur OCBC dalam keterangannya, Kamis (31/10/2024).
Adapun, total aset yang dicatatkan perseroan sebesar Rp 287 triliun, tumbuh 16,19% (yoy) per September 2024. Dengan penyaluran kredit meningkat 11,79% (yoy) menjadi Rp 161,78 triliun. Di mana kredit ritel tumbuh sebesar Rp 10,6 triliun atau 21% (yoy), dan kredit perbankan bisnis tumbuh sebesar Rp 6,4 triliun atau 7% (yoy).
Kualitas Kredit Membaik
Meningkatnya penyaluran kredit juga diimbangi dengan kualitas kredit yang membaik. Tercermin dari rasio kredit bermasalah bruto (NPL gross) dan loan at risk yang turun masing-masing 0,1% dan 0,2%, sehingga masing-masing menjadi 1,8% dan 5,6% pada kuartal III-2024.
Selain itu, Return on Equity (ROE) meningkat menjadi 13,9%. Kondisi likuiditas NISP juga tercatat sehat dengan Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 259,5%, jauh di atas ketentuan regulator.
Dari sisi pembiayaan, per 30 September 2024, Bank telah menyalurkan pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing) sebesar Rp35,54 triliun, dimana 45,3% di antaranya merupakan penyaluran dalam bentuk sustainability-linked loan dan green financing.
“Dengan penurunan suku bunga BI baru-baru ini, diharapkan membuka ruang bagi bank untuk mengakselerasi pertumbuhan kredit, guna membantu mendorong pertumbuhan ekonomi. Tentunya, dengan senantiasa berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian, OCBC terus berkomitmen untuk mendukung aspirasi nasabah baik individu dan bisnis,” tutur Parwati.
Editor: Nida Sahara (niidassahara@gmail.com )
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News