#30 tag 24jam
Lewat Kegiatan Edukasi, Kredit Pintar Perluas Pasar di Indonesia Timur
Sejak berdiri pada 2017, total akumulasi pinjaman yang telah disalurkan oleh Kredit Pintar mencapai Rp 48,5 triliun. - Halaman all [559] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #kelas-pintar-bersama #kredit-pintar #kokko-cattaka #puji-sukaryadi #fintech-p2p-lending #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 04/11/24 09:25
v/17454097/
JAKARTA, investor.id – Platform fintech lending Kredit Pintar memulai perluasan pasar di Indonesia Timur. Adapun sepanjang Januari hingga Oktober 2024 Kredit Pintar telah membukukan penyaluran pinjaman mencapai Rp 6,5 triliun.
Sementara itu, sejak berdiri pada 2017, total akumulasi pinjaman yang telah disalurkan oleh Kredit Pintar mencapai Rp 48,5 triliun. Di sisi lain, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Juni 2024, lanskap industri P2P lending di Indonesia, agregat pencairan telah mencapai angka Rp 899,15 triliun.
Direktur Bisnis dan Operasi Kredit Pintar Kokko Cattaka menjelaskan, untuk cakupan wilayah di Sulawesi Selatan, Kredit Pintar telah mencatatkan angka penyaluran pinjaman yang cukup tinggi sepanjang tahun 2024 ini yaitu sekitar Rp 135 miliar.
“Melihat angka tersebut, kami optimistis pertumbuhan geliat ekonomi baru di luar Pulau Jawa seperti di Sulawesi Selatan ini akan semakin menggeliat dan tumbuh positif,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Senin (4/11/2024).
Adapun Kredit Pintar menggelar edukasi dan literasi keuangan Kelas Pintar Bersama di kota Makassar, Sulawesi Selatan. Sebagai platform fintech lending yang berlisensi, terdaftar, dan diawasi oleh OJK, jelas dia, Kredit Pintar berkomitmen untuk secara konsisten melakukan kegiatan edukasi dan literasi keuangan yang menyasar tidak hanya masyarakat umum, namun juga para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta generasi muda.
Kokko menjelaskan, Kelas Pintar Bersama merupakan inisiatif Kredit Pintar yang selaras dengan himbauan OJK bagi para pelaku usaha jasa keuangan (PUJK), untuk dapat berkolaborasi dan bersinergi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan yang baik, sehingga dapat memperluas dan membuka basis ekonomi baru di daerah.
“Dengan adanya akses keuangan masyarakat yang lebih luas, bertanggungjawab, dan produktif, maka diharapkan dapat mendukung meningkatnya kesejahteraan dan memperkuat pembangunan ekonomi nasional,” jelas dia. Komitmen Kredit Pintar melalui Kelas Pintar Bersama secara konsisten telah dilakukan baik secara online dan offline selama kurun waktu 2021-2024. Untuk periode Januari hingga September 2024, Kelas Pintar Bersama telah diikuti oleh 450 peserta yang terdiri dari mahasiswa, blogger, UMKM hingga masyarakat umum.
“Melalui literasi keuangan yang kami lakukan di Kelas Pintar Bersama, kami berharap dapat memberikan banyak manfaat dan berdampak pada penguatan literasi keuangan serta peningkatan potensi UMKM, serta bertumbuhnya iklim yang sehat bagi industri fintech lending di Indonesia,” tambah Kokko.
Pada kesempatan kali ini, Kelas Pintar Bersama diadakan di Bikin Bikin Creative Hub, Nipah Mall, Makassar, Sulawesi Selatan, dengan mengangkat tema Pahami Kredit untuk Keuangan yang Lebih Baik dan menghadirkan narasumber yaitu seorang perencana keuangan Rista Zwestika, CFP®. Rista berbagi informasi kepada para peserta Kelas Pintar Bersama bagaimana cara memahami kredit agar kondisi keuangan bisa lebih baik.
Pahami Risiko
Sementara itu, Brand Manager Kredit Pintar, Puji Sukaryadi menjelaskan, melalui kegiatan Kelas Pintar Bersama, pihaknya ingin membantu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai literasi kredit, yaitu kemampuan mengelola pinjaman dengan bijak, memahami suku bunga, risiko, dan dampaknya pada keuangan.
“Ini penting agar masyarakat bisa memilih kredit yang tepat dan menghindari utang berlebih, terutama di era digital,” jelas dia.
Puji menjelaskan, menyasar pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa khususnya di Sulawesi Selatan telah dilakukan Kredit Pintar melalui jalinan kerja sama dengan klub sepakbola PSM Makassar pada September 2024.
"Tujuan Kredit Pintar mensponsori klub PSM Makassar adalah untuk memperluas brand exposure di luar Pulau Jawa dan kami ingin memberikan manfaat bagi masyarakat indonesia, khususnya melalui jalur olahraga yang penuh dengan semangat sportivitas,” jelas Puji.
Editor: Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Sembilan Bulan, Kredit Pintar Salurkan Pinjaman Rp 6,5 Triliun
Di Kalimantan Timur, pada Januari-September 2024 penyaluran pinjaman Kredit Pintar mencapai Rp 123 Miliar. - Halaman all [577] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #kredit-pintar #kelas-pintar-bersama #kokko-cattaka #puji-sukaryadi #fintech-lending #bulan-inklusi-keuangan-bik #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 07/10/24 19:54
v/16125348/
JAKARTA, investor.id – Sepanjang Januari hingga September 2024, Platform fintech lending Kredit Pintar telah membukukan penyaluran pinjaman hingga menyentuh angka Rp 6,5 triliun. Sementara itu, sejak berdiri pada 2017, total akumulasi pinjaman yang telah disalurkan Kredit Pintar mencapai Rp 48,5 triliun.
Selain itu berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Juni 2024, lanskap industri P2P lending di Indonesia, agregat pencairan telah mencapai angka Rp 899,15 triliun.
Sementara itu, Kredit Pintar turut berpartisipasi dalam pembukaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2024 yang berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (5/10/2024). Penyelenggaraan BIK merupakan agenda tahunan OJK yang berlangsung selama bulan Oktober setiap tahun. BIK kali ini mengusung tema Wujudkan Akses Keuangan yang Bertanggungjawab dan Produktif.
Akses keuangan masyarakat yang lebih luas, bertangungjawab, dan produktif diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat perekonomian nasional. Dalam acara pembukaan BIK, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergi untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah penting dilakukan. Hal ini karena melalui literasi dan inklusi keuangan yang baik maka akan memperluas dan membuka basis ekonomi baru di daerah. Ini merupakan komitmen dan respons yang tepat dan dapat dilakukan dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Sejalan dengan apa yang telah dicanangkan oleh OJK, Kredit Pintar turut berpartisipasi aktif dan menyambut positif hal itu. Direktur Bisnis dan Operasi Kredit Pintar Kokko Cattaka menjelaskan, pihaknya sebagai pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi dan iklusi keuangan yang merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan ekonomi nasional.”
“Pelaksanaan pembukaan BIK 2024 yang berlangsung di Kalimantan Timur dan merupakan bentuk komitmen OJK untuk meningkatkan literasi, inklusi dan pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa. Ini sejalan dengan yang telah dilakukan oleh Kredit Pintar, yaitu dengan turut berpartisipasi dalam gelaran rangkaian kegiatan FinExpo 2024. Pada kesempatan ini, selain membuka akses layanan keuangan seluas-luasnya, kami juga berupaya untuk membantu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai literasi keuangan, sehingga dapat memahami manfaat, risiko dan kewajiban sebelum mengambil keputusan keuangan,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Senin (7/10/2024).
Kokko menambahkan, untuk cakupan wilayah Kalimantan Timur, Kredit Pintar telah mencatatkan angka penyaluran pinjaman yang cukup tinggi sepanjang tahun ini yaitu lebih dari Rp 123 miliar. Berkaitan itu, pihaknya optimistis pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa seperti di Kalimantan Timur akan semakin menggeliat dan tumbuh positif.
Adpaun menyasar pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa juga telah dilakukan Kredit Pintar melalui jalinan kerja sama dengan klub sepakbola PSM Makassar pada September 2024.
"Tujuan Kredit Pintar mensponsori klub PSM Makassar adalah untuk memperluas brand exposure di luar Pulau Jawa dan kami ingin memberikan manfaat bagi masyarakat indonesia, khususnya melalui jalur olahraga yang penuh dengan semangat sportivitas,” jelas Brand Manager Kredit Pintar Puji Sukaryadi.
Puji menambahkan, Kredit Pintar juga berkomitmen untuk melakukan sosialisasi terkait edukasi dan literasi keuangan, khususnya kepada para pelaku UMKM dan generasi muda. Hal itu konsisten dilakukan melalui Kelas Pintar Bersama yang diadakan baik secara online dan offline selama kurun waktu 2021-2024.
Untuk periode Januari hingga September 2024, Kelas Pintar Bersama telah diikuti oleh 450 peserta yang terdiri atas mahasiswa, blogger, UMKM hingga masyarakat umum.
“Melalui literasi keuangan yang kami lakukan di Kelas Pintar Bersama, kami berharap dapat memberikan banyak manfaat dan berdampak pada penguatan literasi keuangan serta peningkatan potensi UMKM, serta bertumbuhnya iklim yang sehat bagi industri fintech lending di Indonesia,” jelas Puji.
Editor: Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Dukung Dunia Pendidikan, Kredit Pintar Revitalisasi Bangunan Sekolah
Kredit Pintar melihat pentingnya kebutuhan sarana pendidikan yang memadai bagi masyarakat. - Halaman all [595] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pt-kredit-pintar-indonesia #kredit-pintar #fintech-lending #revitalisasi-bangunan-sekolah #kokko-cattaka #puji-sukaryadi #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 25/07/24 20:34
v/12092499/
JAKARTA, investor.id – PT Kredit Pintar Indonesia, perusahaan yang menaungi platform fintech lending Kredit Pintar, berkomitmen untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan di Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Program CSR tersebut berupa bantuan untuk merevitalisasi bangunan sekolah yang menjadi sarana utama dalam proses belajar mengajar.
Pada tahun lalu Kredit Pintar Indonesia (KPI) melakukan aksi sosial dalam wujud pembangunan perpustakaan sekolah di SMP Wee Wella, Sumba, Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, tahun ini CSR dilakukan dalam bentuk revitalisasi bangunan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) PAUDQu Al-Fattah di Dusun Pereng, Sumberharjo, Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang melibatkan karyawan KPI.
“Suatu kehormatan atas kesempatan yang diberikan oleh Yayasan Al-Fattah, Pereng, kepada Kredit Pintar untuk dapat melaksanakan agenda CSR tahun ini dengan merevitalisasi bangunan sekolah dan melengkapi fasilitas pendidikan di PAUDQu Al-Fattah. Hal ini juga sejalan dengan salah satu nilai perusahaan Kredit Pintar yaitu membawa dampak positif di masyarakat melalui program CSR, khususnya dalam bidang pendidikan,” jelas Direktur Kredit Pintar Indonesia Kokko Cattaka dalam keterangan tertulis, Kamis (25/7/2024).
Kondisi PAUDQu Al-Fattah saat ini hanya memiliki tiga ruang kelas berukuran 6x6 meter yang digunakan sebagai ruang belajar siswa TK, PAUD, dan TPA dengan jumlah siswa sebanyak 61 orang. Seperti diungkapkan oleh Muhammad Zainal Fanani atau dikenal sebagai Gus Muh selaku Ketua Yayasan Al-Fattah Pereng, Yogyakarta.
Sejak didirikan pada 2015, PAUDQu Al-Fattah telah melakukan pembaharuan pada 2021 dengan target gedung bertingkat untuk enam kelas. Pendanaan tersebut merupakan hasil donasi terbuka dari warga sekitar desa dan luar kota. Namun, hasil pendanaan tersebut hanya mampu membiayai separuh perjalanan menuju target. Oleh karena itu, PAUDQu Al-Fattah memerlukan dukungan untuk melanjutkan pembangunan tiga ruang kelas di lantai paling atas.
“Dengan adanya sumbangsih dari Kredit Pintar maka kami sangat berterima kasih, karena dapat merealisasikan bangunan sekolah yang lebih layak dan memadai,” ungkap Gus Muh.
Menanggapi hal itu, Kokko menjelaskan, pihaknya menyadari bahwa kelancaran kegiatan belajar mengajar tidak akan berjalan dengan optimal tanpa adanya dukungan infrastruktur dan tenaga pengajar yang memadai.
“Oleh karena itu, melalui kegiatan CSR tahun ini, Kredit Pintar hendak memfasilitasi kebutuhan tersebut agar PAUDQu Al-Fattah dapat terus memberikan dampak positif dalam bidang pendidikan bagi masyarakat sekitar,” jelas Kokko.
Sementara itu, Plt Panewu Prambanan Sleman Tri Akhmeriyadi merespons positif atas program CSR Kredit Pintar. “Kami sangat mengapresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Kredit Pintar sehingga bangunan sekolah PAUDQu Al-Fattah, kebanggaan warga Dusun Pereng, Sumberharjo, Prambanan, Sleman, DIY, ini dapat dibangun lebih layak lagi dan dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekitar untuk fasilitas pendidikan yang memadai, sehingga baik murid-murid ataupun para tenaga pengajar dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar di sekolah ini dengan nyaman dan semakin bersemangat,” papar Tri.
Berkaitan dengan dunia pendidikan, tercatat sekitar separuh nasabah Kredit Pintar meminjam uang untuk kebutuhan modal usaha kecil atau pendidikan.
Brand Manager Kredit Pintar Puji Sukaryadi menambahkan, melihat pentingnya kebutuhan sarana pendidikan yang memadai bagi masyarakat, untuk itu Kredit Pintar tidak ragu untuk berkontribusi dalam aksi sosial ini. “Dengan demikian, diharapkan ke depan hasil dari pembangunan sekolah ini dapat digunakan sebaik-baiknya dalam jangka waktu panjang, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat di Dusun Pereng dan sekitarnya sehingga bisa mengakses pendidikan dasar dengan baik,” jelas dia.
Selain dukungan berupa donasi untuk pembangunan gedung sekolah, adapun aksi konkrit dari kegiatan sosial yang dilakukan oleh karyawan dari Kredit Pintar bersama dengan para pelajar PAUDQu Al-Fattah antara lain pengecatan dinding sekolah dan mural, donasi buku bacaan dan alat tulis, serta mengadakan lomba mewarnai.
Editor: Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Kredit Pintar: Literasi Keuangan Penting agar Tidak Terjerumus ke Pendanaan Ilegal
Platform fintech lending kian berperan sebagai salah satu solusi alternatif pendanaan produktif bagi para pelaku UMKM. - Halaman all [758] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #kredit-pintar #kelas-pintar-bersama #puji-sukaryadi #rizky-raflian-mulia #fintech-lending #ridwan-virgantara #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 12/07/24 16:59
v/10541410/
JAKARTA, investor.id – Penguatan edukasi dan literasi keuangan di era bertumbuhnya platform fintech lending semakin diperlukan, agar masyarakat pengguna fintech lending dapat lebih teredukasi dan tidak terjerumus dalam jeratan aplikasi pendanaan ilegal.
Dengan berkembangnya teknologi yang semakin mendukung aktivitas kehidupan masyarakat, keberadaan platform fintech lending kian berperan sebagai salah satu solusi alternatif pendanaan produktif bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bertumbuhnya industri fintech lending seperti tercatat dalam laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diinformasikan pada laman resmi OJK tentang pertumbuhan outstanding pembiayaan di Mei 2024 terus melanjutkan peningkatan menjadi 25,44% secara year on year (yoy) (April 2024: 24,16% yoy), dengan nominal sebesar Rp 64,56 triliun. Tingkat risiko kredit macet secara agregat (TWP90) dalam kondisi terjaga di posisi 2,91% (April 2024: 2,79%). Data terbaru OJK juga mencatat bahwa hingga 31 Mei 2024, total jumlah penyelenggara fintech lending yang berizin di OJK adalah sebanyak 100 perusahaan.
Adapun Kredit Pintar sebagai platform fintech lending terkemuka di Indonesia yang berlisensi, terdaftar, dan diawasi oleh OJK senantiasa berkomitmen untuk melakukan sosialisasi terkait edukasi dan literasi keuangan, khususnya kepada para pelaku UMKM dan generasi muda.
Hal itu disampaikan Brand Manager Kredit Pintar, Puji Sukaryadi saat membuka kelas edukasi dan literasi keuangan: Kelas Pintar Bersama, di Resto Gendhis, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (10/7/2024).
“Kredit Pintar ingin membantu UMKM dalam akses pendanaan yang mudah dan cepat, sehingga UMKM berpeluang untuk meningkatkan skala usahanya. Kami juga ingin memberikan edukasi kepada UMKM agar lebih memahami tingkat risiko dan manfaat fintech lending, sehingga mereka tidak mudah terjebak dalam penipuan atau pinjaman yang tidak sesuai dengan kemampuan mereka,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Jumat (12/7/2024).
Pada kesempatan itu, Customer Service Manager Kredit Pintar Rizky Raflian Mulia menambahkan, melihat pentingnya edukasi untuk meningkatkan literasi keuangan di masyarakat, pihaknya berkomitmen untuk terus aktif dalam kegiatan sosialisasi guna mendorong pertumbuhan industri fintech lending yang sehat dan bertanggung jawab.
“Maka penting untuk diingat; jangan abal, jangan asal, jangan abai. Gunakanlah fintech lending yang resmi dan diawasi OJK. Lalu, pinjam sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan, bukan untuk konsumtif dan gaya hidup,” jelas dia.
Rizky menjelaskan, yang paling penting adalah tertib membayar tagihan sehingga terhindar dari masalah pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Ini adalah sistem informasi yang pengelolaannya di bawah tanggung jawab OJK yang bertujuan untuk melaksanakan tugas pengawasan dan pelayanan informasi keuangan, yang salah satunya berupa penyediaan informasi debitur.
Sebagai aplikasi pinjaman uang tunai yang paling banyak diulas di Google Playstore Indonesia, saat ini Kredit Pintar menduduki peringkat #1 dan telah diunduh lebih dari 30 juta kali dengan rating Google 4.3 dari 5 dan Apple Store (IOS) dengan rating 4.5 dari 5 dengan 2 juta review.
Akumulasi Pinjaman
Sementara itu, kinerja Kredit Pintar hingga memasuki semester II-2024 terus mencatatkan pertumbuhan positif, dengan total akumulasi penyaluran pinjaman mencapai Rp 45 triliun. Sekitar separuh nasabah meminjam uang untuk kebutuhan modal usaha kecil atau pendidikan. Adapun jumlah total peminjam Kredit Pintar sejak berdiri tahun 2017 hingga saat ini berjumlah lebih dari 8,1 juta nasabah.
Untuk area provinsi Jawa Tengah (Jateng), angka pertumbuhan penyaluran pinjaman Kredit Pintar berkisar di angka 12,6% dari kontribusi secara nasional. Dengan besarnya jumlah pelaku usaha yang ada di Jateng yaitu 4,2 juta unit sektor usaha pada 2023 mengacu laman resmi Pemprov Jateng, maka kebutuhan pendanaan bagi para UMKM masih sangat tinggi.
Melihat potensi UMKM yang sangat besar di Jateng, maka Kredit Pintar berupaya untuk memberikan dukungannya melalui penyelenggaraan Kelas Pintar Bersama. Dalam kesempatan ini, para peserta dapat mengikuti kelas Literasi Keuangan dan workshop yang berkaitan dengan peningkatan skill usaha mereka, secara gratis. Kali ini Kredit Pintar mendapuk Ridwan Virgantara alias Dr Instagram sebagai pemateri dengan tema Strategi Bisnis Lewat Social Media untuk Mengembangkan Usaha.
Dr Instagram memberikan tips dan trik bagaimana memaksimalkan akun Instagram sehingga mendatangkan cuan.
“Konten media sosial saat ini memasuki era video pendek karena sesuai dengan behaviour orang zaman sekarang. Lalu konten seperti apa yang bisa meningkatkan jumlah followers? 50% konten edukasi yang kreatif, 30% berisi konten yang fun, seperti meme, sisanya 20% adalah konten promosi,” papar dia.
Kelas Pintar Bersama yang diadakan secara online dan offline selama 2021-2023 telah menjangkau lebih dari 1.400 peserta yang terdiri atas mahasiswa, blogger, UMKM hingga masyarakat umum.
“Kami berharap dengan diselenggarakannya Kelas Pintar Bersama, dapat memberikan banyak manfaat dan berdampak pada penguatan literasi keuangan serta peningkatan potensi UMKM, serta bertumbuhnya iklim yang sehat bagi industri fintech lending di Indonesia,” jelas Puji.
Editor: Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News