KOMPAS.com - Manchester United resmi mengumumkan Ruben Amorim sebagai pelatih kepala baru menggantikan Erik ten Hag.
Pelatih asal Portugal berusia 39 tahun itu telah menandatangani kontrak hingga Juni 2027 dan dijadwalkan mulai bertugas pada 11 November mendatang.
Keputusan untuk mendatangkan Amorim ini dinilai langkah tepat bagi Setan Merah yang ingin memperbaiki performa mereka di bawah manajemen baru.
Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, menyebut bahwa karakter dan karisma Amorim akan menjadi pembeda signifikan dari pendahulunya, Ten Hag.
Dalam video di platform youtube dan X, Ferdinand mengungkapkan hasil percakapannya dengan mantan rekan setimnya, Nani.
Menurut Nani, para pemain mencintai, menghormati, dan bekerja keras untuk Amorim karena sikapnya yang lugas dan tegas.
"Masalah yang saya lihat pada Ten Hag adalah kurangnya karisma dan kemampuan manajemen. Dari apa yang saya dengar, Amorim memiliki karakter yang dibutuhkan untuk memimpin United," ungkap Ferdinand.
"Ketika Mourinho, Klopp, atau Guardiola masuk ke ruang ganti, mereka memiliki aura yang berbeda. Saya pikir ini yang hilang dari United dalam beberapa tahun terakhir."
Tak hanya Ferdinand, Jamie Carragher, pundit sepak bola dan mantan bek Liverpool, juga memberikan pandangannya.
Dalam wawancara dengan Sky Sports, Carragher menilai Amorim perlu memiliki kepribadian kuat untuk menangani skuat United yang bernilai mahal.
"Karisma dan manajemen manusia sangat penting. Kita lihat Mourinho atau Ferguson, mereka punya kendali penuh saat memimpin. Amorim harus memiliki hal itu untuk bisa berhasil di United," katanya.
Diogo Dalot, bek United yang juga berasal dari Portugal, turut memberikan dukungan kepada Amorim.
Dalam wawancara dengan Sky Sports, Dalot menyebut Amorim sebagai pelatih fantastis yang memiliki visi dan tuntutan tinggi.
"Premier League cocok dengan pelatih asal Portugal. Kami selalu ingin berkembang dan beradaptasi. Saya tidak sabar bekerja dengannya," ujar Dalot.
Amorim datang dengan catatan prestasi mentereng di Sporting Lisbon.
Menurut Ferdinand, Amorim mampu membawa Sporting, klub yang sebelumnya kalah bersaing dengan Porto dan Benfica, kembali menjadi juara Liga Portugal.
“Ia membangun pemain seperti Manuel Ugarte hingga menjadi pemain senilai 60 juta pound. Mengubah kultur klub bukan tugas mudah,” tambah Ferdinand.
Dengan kedatangan Amorim, Manchester United berharap dapat menghadirkan suasana baru dan mampu mengembalikan kejayaan di kompetisi domestik maupun Eropa.