#30 tag 24jam
3 item, 1 hal
RRQ Hoshi S14: Dari Nobar Film Horor Sampai Diprotes Tetangga
Formasi RRQ Hoshi untuk S14 kali ini, semuanya berasal dari Indonesia, termasuk coach dan analyst-nya – Khezcute dan NMM. [598] url asal
#rrq-esports #mobile-legends #rrq-hoshi #mpl-season-14
(MedCom) 05/10/24 19:17
v/16026522/
Jakarta: Formasi RRQ Hoshi di MPL Indonesia untuk Season 14 kali ini mungkin sudah cukup jelas berbeda dibanding Season 13 kemarin, meski hanya dalam sekali pandang – apalagi bagi mereka yang cukup intens mengikuti esports MLBB.Formasi RRQ Hoshi untuk S14 kali ini, semuanya berasal dari Indonesia, termasuk coach dan analyst-nya – Khezcute dan NMM. Selain itu, roster Hoshi musim ini juga terbilang lebih muda dan ada 2 pemain yang baru saja menginjakkan kakinya di panggung MPL, yaitu Rinz dan Idok. Dyrennn, meski sebelumnya memang naik dari RRQ Sena, ia sudah pernah mengenyam rasanya MPL Indonesia di Season 10 bersama Rebellion Esports dan Season 12 di RRQ Hoshi.
Namun di balik layar, ada sejumlah cerita menarik yang mungkin belum banyak orang tahu. Arief “XoXo” Budiman (Team Manager) dan Alfi “Khezcute” Syahrin Nelphyana (Coach) bercerita panjang lebar tentang para pemain RRQ Hoshi S14 ini.
Sang manajer tim, berbagi cerita lucu tentang kebiasaan mereka menonton film horor setiap malam. “Tiap malem nonton horror, semua kagetan,” kata Xoxo sambil tertawa. Bahkan, saking serunya, mereka pernah diprotes sama tetangga karena teriakan yang menggema di tengah malam. Namun, ini justru menjadi momen yang menguatkan ikatan di antara mereka.
Kehidupan sehari-hari mereka juga tak kalah menarik. XoXo dan Hazel sering nge-gym bersama, dan Skylar “katanya” ingin menyusul. Hazle, yang masih sekolah, tetap disiplin membagi waktu antara belajar dan latihan. “Kalau Hazle nggak sekolah, dia nggak dapat jatah latihan,” ujar XoXo sambil mengingatkan betapa pentingnya pendidikan bagi sang pemain muda.
“Kalo yang bangunnya paling pagi, itu Arthur (Sutsujin). Itu udah pasti setiap hari, dia paling rajin bangun pagi.” Cerita XoXo saat ditanya. “Kalo yang paling siang, ya semuanya, selain Arthur… Wkwkwk…”
Di waktu senggang, mereka juga sering menghabiskan waktu dengan bermain game bola di PS5. XoXo dengan percaya diri berkata, “Aku lah yang paling jago. Hahaha…” Selain itu, tim RRQ Hoshi yang sekarang juga sering makan gultik, ke warkop, atau keluar ke tempat lain bersama-sama, menciptakan suasana yang kian solid dan kompak.
“Season 14 ini lebih hidup, selalu bareng, nggak ada baper-baper, lebih kompak lah ya,” tambah XoXo, dengan senyuman hangat di wajahnya.
Khezcute, sang pelatih, juga merasakan hal yang sama. “Anak-anak Hoshi suka keluar bareng, entah itu untuk nonton, futsal, atau sekadar nongkrong di warkop. Iya, mereka suka banget nonton horor bareng-bareng.”
Di RRQ, Khezcute merasa perbedaan antara melatih di RRQ dan tim sebelumnya, Bigetron Alpha, adalah pada pendekatannya antara in-game dan out-game. Di RRQ, Khezcute lebih fokus pada out-game, mendengarkan cerita dan masalah personal para pemain.
Saat ditanya siapakah pemain yang seperti punya hubungan istimewa dengan salah satu hero di MLBB, Khezcute pun cepat menjawab, “Idok sama Franco. Ada yang beda saat Idok main Franco, kayak dia dan hero itu punya ciri khas sendiri,” ungkap Khezcute.
“Yang paling lucu tapi kalo liat Skylar sama Dyrennn yang saling ‘ceng-cengan’, saling ejek. Itu berdua emang badutnya. Tapi ini bukan berarti mereka ga deket ya. Justru karena kedekatan mereka itu udah di level yang berbeda.” Cerita Khezcute tersenyum tapi juga penuh haru.
Sampai di pekan ketiga, saat artikel ini ditulis, meski berisikan para pemain muda, RRQ Hoshi nampaknya justru lebih solid dan mampu mengukir 4 kali kemenangan, dari 5 kali match. Berkat performanya, Hoshi pun bertengger di peringkat dua, klasemen sementara babak Regular Season MPL ID S14.
Semoga saja ya, keakraban ini terus berlanjut dan jam terbang para pemain ini juga semakin tinggi. Siapa tahu, kombinasi pemain muda dan coach jenius mantan pro player Dota 2 yang paling disegani ini mampu mengembalikan kejayaan Sang Raja – atau bahkan bisa lebih tinggi lagi…
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Esports di Sekolah: Kemajuan dan Tantangan
Esports kini tidak lagi dianggap sekadar hiburan, tapi juga panggung bagi para kaum muda. [661] url asal
#rrq-esports #esports #esports-dan-pendidikan
(MedCom) 10/09/24 21:28
v/14952262/
Jakarta: Beberapa tahun terakhir, esports memang menarik perhatian banyak orang, mulai dari siswa, para guru, orang tua, dan khalayak ramai pada umumnya. Esports kini tidak lagi dianggap sekadar hiburan, tapi juga panggung bagi para kaum muda untuk menggapai mimpinya masing-masing.Kali ini, RRQ MABAR berbincang dengan Kepala Sekolah dari SMA Xaverius 1 Palembang, Andreas Sudarsana, M. Pd dan juga para siswa yang bertanding membawa nama sekolah tersebut, dan bahkan jadi juara RRQ MABAR National Championship terbaru.
Sudut Pandang Orang Tua: Kebanggaan dan Kehati-hatian
Andreas mengungkapkan rasa bangga yang mendalam melihat para siswa meraih pengakuan nasional melalui esports. "Tentu saja saya bangga. Mereka terlibat dalam kegiatan positif, mengembangkan bukan hanya keterampilan akademis tapi juga bakat-bakat lain," katanya.
Meskipun esports mungkin tidak terlalu familiar bagi generasi yang lebih tua, ia melihatnya sebagai sebuah gairah bagi generasi muda saat ini. Ia membandingkan dengan kecintaannya pada sepak bola semasa kecil, dan mengakui bahwa meski esports tidak membutuhkan tenaga fisik sebanyak itu, permainan ini tetap menuntut fokus, strategi, dan kerja sama tim yang tinggi.
Ketika ditanya tentang pandangannya secara keseluruhan mengenai esports, Andreas menyadari bahwa ada perdebatan tentang apakah esports dapat dianggap sebagai olahraga. "Catur juga tidak bikin kita berkeringat, tapi tetap disebut olahraga," ujarnya, menekankan bahwa aktivitas fisik bukanlah satu-satunya syarat untuk sebuah kompetisi.
Namun, ia juga menekankan pentingnya keseimbangan. "Penting bagi anak-anak untuk memikirkan apakah bermain game bisa jadi karier yang berkelanjutan. Seiring bertambahnya usia, refleks dan kecepatan berpikir kita akan menurun."
Esports di Sekolah: Kemajuan dan Tantangan
Mengenai esports di dunia pendidikan, Andreas mengakui bahwa ini bukan ranah ia kuasai betul. Namun, ia menyadari bahwa banyak siswa yang aktif di esports, terutama selama pandemi, saat kesempatan untuk aktivitas tatap muka sangat terbatas.
Selain itu, Andreas juga bercerita bahwa meskipun sekolah mungkin belum punya sumber daya dan pemahaman yang cukup untuk mendukung esports, permintaan dari siswa terus meningkat.
Hal tersebut juga jadi cerminan tren yang lebih besar di sekolah-sekolah di seluruh dunia, yakni semakin banyak institusi pendidikan yang mengakui esports sebagai sarana untuk melibatkan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Refleksi Siswa: Kemenangan dan Tantangan
Para siswa yang berhasil membawa sekolahnya jadi juara juga sempat berbagi waktu dan ceritanya. Para siswa ini penuh semangat berbagi rasa bangga bisa mewakili sekolah dan juara di tingkat nasional.
Bagi mereka, memenangkan trofi dan medali di hadapan teman-teman sekolah adalah momen yang sangat memuaskan. "Rasanya luar biasa bisa menunjukkan bahwa kita bisa berprestasi di panggung nasional, di RRQ MABAR National Championship," ungkap salah satu siswa.
Melihat ke belakang, mereka mengakui perjalanan jadi juara nasional bukannya tanpa tantangan berat. Setelah kekalahan di final turnamen regional Sumatera, mereka kembali fokus dan bertekad untuk menang di tingkat nasional.
"Kami sempat down setelah kalah di Sumatera, tapi itu malah memotivasi kami untuk menang di nasional. Kami ingin membuktikan diri," ujar salah satu anggota tim. Ketekunan mereka terbayar, dan mereka pun berhasil meraih gelar juara nasional.
Banyak dari mereka yang bermimpi melanjutkan kariernya di dunia esports, dengan salah satu siswa bahkan bercita-cita untuk menang "back-to-back di RRQ Mabar National Championship" dan mendominasi kompetisi di masa depan. Yang lainnya berharap agar komunitas esports semakin berkembang, baik di sekolah mereka maupun di tingkat yang lebih luas.
"Saya berharap lebih banyak siswa bergabung di turnamen RRQ Mabar dan membuatnya lebih kompetitif," ungkap anggota tim lainnya.
Masa Depan Esports di Sekolah
Seiring dengan kian populernya esports, siswa dan sekolah sama-sama mulai menyadari potensinya sebagai panggung yang positif untuk mengekspresikan diri dan mengukir prestasi. Namun demikian, kompetisi esports yang positif juga harus terstruktur dengan matang, yang bisa jadi tempat para siswa untuk mengasah keterampilan, membangun persahabatan, dan menjadi kebanggaan sekolah serta orang tua.
Terakhir, Andreas menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara hasrat mereka untuk bermain game dan aspek-aspek lain dalam hidup. Meskipun esports dapat memberikan peluang dan pengalaman berharga, penting juga bagi para siswa untuk menyadari – dengan bantuan dan bimbingan guru serta orang tua – bahwa game dan esports tidak akan jadi penghalang bagi pertumbuhan akademis dan pribadi mereka.
(MMI)
RRQ Keliling Kota Season 4 ke 16 Kota di Indonesia
RRQ Keliling Kota adalah program nonton bareng RRQ Hoshi dalam perjuangannya di MPL Indonesia. [466] url asal
#rrq-esports #rrq-keliling-kota
(MedCom) 23/08/24 18:17
v/14574195/
Jakarta: Perjalanan RRQ Keliling Kota (RKK) Season 1 berawal di Tangerang, di 24 Februari 2023, hanya dengan 42 fans yang datang ke lokasi acara. Namun hal tersebut tidak menyurutkan hati RRQ dan Kingdom (sebutan untuk fans RRQ) untuk berbagi cerita, kebersamaan, dan semangat yang terus menyala.25 Maret 2023, Semarang menjadi pelabuhan terakhir RKK Season 1 setelah sebelumnya bertandang ke 11 kota. Kala itu, total fans yang datang langsung di 12 kota, di RKK Season 1, mencapai 2.000 orang.
Beberapa bulan berselang, RRQ menggelar kembali RKK untuk Season yang kedua. Ternyata, kerinduan dan kesungguhan RRQ untuk menghabiskan waktu bersama Kingdom disambut dengan penuh sumringah. Dari 14 Juil - 24 September 2023, di 16 kota, fans setia RRQ yang datang langsung untuk tertawa, berteriak, dan menangis bersama hampir mencapai 7.000 orang.
Sedangkan di RKK Season 3 yang berjalan dari bulan Maret-Mei 2024, militansi Kingdom tak pudar dan justru kian menggelora meski RRQ Hoshi berjalan tertatih di Regular Season MPL ID S13 dan nyaris tidak lolos ke Playoffs. Sepanjang RKK Season 3, di 16 kota, lebih dari 8000 fans datang untuk memberikan dukungannya.
RRQ Keliling Kota adalah program nonton bareng RRQ Hoshi dalam perjuangannya di MPL Indonesia. RKK kembali memulai perjalanannya untuk Season 4, sejak tanggal 10 Agustus - 6 Oktober 2024. Di Season 4 kali ini, RKK digelar di 16 kota dengan jadwal sebagai berikut:
Semarang: 10 Agustus 2024
Pekalongan: 11 Agustus 2024
Serang: 16 Agustus 2024
Cirebon: 17 Agustus 2024
Banyuwangi: 25 Agustus 2024
Balikpapan: 31 Agustus 2024
Banjarbaru: 1 September 2024
Pangkal Pinang: 7 September 2024
Padang: 14 September 2024
Medan: 15 September 2024
Manado: 21 September 2024
Lampung: 22 September 2024
Surabaya: 27 September 2024
Madiun: 28 September 2024
Cianjur: 5 Oktober 2024
Bandung: 6 Oktober 2024
Selain AP, Allyc, Cookie Red, Fiel, dan Dhika Rezky yang akan kembali meramaikan RKK Season 4, ada juga BA & talent baru seperti BB, Michelle Christo, RRQ Taliyeaah, Angelia Christy, Buluuk, dan RRQ Banana.
Andika Marta, Head of Community and Event dari RRQ, pun memberikan komentar dan berbagi sedikit cerita. “Alasan RKK ada sampai S4, yaitu karena masih banyak kota, komunitas, dan fans yang harus kita datangi sebagai bentuk apresiasi melalui program dan service terbaik yang bisa kita berikan, karena mereka selalu support, mencintai, dan loyal ke Team RRQ.”
“Cerita yang paling berkesan ya? Ketemu dan kerja bareng sama fans dan volunteer untuk menjalankan event ini dengan RRQ Kingdom di semua kota. Ketulusan dan totalitas mereka gak bisa digambarin pake kata-kata. Kagum dan terharu lihat mereka (RRQ Kingdom) yang datang ke RKK tapi harus menempuh jarak yang tidak biasa, kayak perjalanan 12 jam naik motor, perjalanan lewatin hutan Kalimantan, nyebrang pulau dari Sulawesi, dan lain-lainnya,” lanjut Andika.
“Tapi yang ga kalah berkesan ya, kaki bengkak, pinggang rungkad, dan asam lambung naik. Hahaha…” pungkasnya Andika.
(MMI)