#30 tag 24jam
2 item, 1 hal
5 Alasan Kenapa Kamu Harus Beli Saham KB Bank (BBKP)
KB Bank salah satu pilihan yang sangat layak untuk investasi. Alasannya, KB Bank memiliki rekam jejak yang mulus, permodalan yang kuat, dan jaringan yang luas.... | Halaman Lengkap [878] url asal
#kb-bank #saham-bbkp #sindonews-stories #korea-best #cuan
(SINDOnews Ekbis - Bursa Finansial) 26/07/24 08:00
v/12158618/
JAKARTA - Tujuan investasi adalah mendapatkan keuntungan. Semakin besar keuntungan yang ditawarkan semakin tinggi risiko kerugian. Sebaliknya, semakin kecil keuntungan yang dijanjikan biasanya semakin rendah risiko kerugian. Itu logika umum yang sudah dipahami bagi siapa pun yang ingin berinvestasi, termasuk Anda, tentunya.Tetapi mendapatkan keuntungan bukan satu-satunya tujuan investasi, ada hal lain yang lebih penting yaitu aman secara jangka panjang. Dengan begitu rencana-rencana keuangan yang dirancang untuk masa depan dapat lebih realistis diwujudkan.
Namun makin banyak dan beragamnya pilihan investasi yang ditawarkan di pasaran, termasuk produk-produk investasi yang secara agresif dipromosikan melalui platform-platform digital, kadang membuat kita bingung sendiri memilih yang tepat. Sebetulnya tidak terlalu sulit untuk mengetahui perusahaan yang tepat untuk investasi. Kita hanya perlu melihat rekam jejak, permodalan, dan jaringan perusahaan bersangkutan.
KB Bank salah satu pilihan yang sangat layak untuk investasi. Alasannya, KB Bank memiliki rekam jejak yang mulus, permodalan yang kuat, dan jaringan yang luas. Secara permodalan, KB Bank sangat kuat karena didukung KB Financial Group (KBFG), sebuah grup keuangan dengan permodalan terkuat di Korea Selatan. Per September 2023, total aset pemegang saham pengendali KB Bank ini mencapai USD396,70 miliar, atau setara Rp6,13 kuadriliun. Sebagai perusahaan induk, KBFG juga mendukung KB Bank dari segi jaringan dan sektor-sektor bisnis yang digarapnya.
Manajemen yang sehat serta ekspansi bisnis yang luas otomatis mengerek nilai saham KB Bank terus naik secara konsisten.
Selain faktor-faktor yang telah disebutkan di atas, terdapat 5 faktor penting yang membuat investasi di KB Bank aman dan menguntungkan:
1. Kemampuan KB Bank menarik kepercayaan investor global
Tidak sedikit investor perorangan maupun lembaga di dalam dan luar negeri yang membutuhkan perusahaan-perusahaan terpercaya untuk menginvestasikan dana mereka dengan aman. Hanya saja tidak mudah bagi perusahaan perbankan untuk menarik mereka untuk menyimpan dananya di bank.
Tidak hanya diperlukan rekam jejak yang bagus, kinerja perusahaan yang sehat, proses bisnis yang dilakukan, serta sektor-sektor yang dikelola. KB Bank memiliki semua syarat-syarat tersebut sehingga mampu menarik kepercayaan investor global terhadap KB Bank. Apalagi transformasi di seluruh lini yang dilakukan sejak menjadi bagian dari raksasa keuangan KB Financial Group (KBFG). KB Bank menjadi perusahaan berpegang pada transparansi, kepercayaan, dan integritas.
2. Ekspansi ke sektor-sektor penting
KB Bank mengucurkan kredit untuk menggarap sektor-sektor penting dan berkelanjutan, seperti kendaraan listrik, infrastruktur, agrikultur, kesehatan, dan UMKM. Menurut Tom, sapaan akrab Direktur Utama KB Bank, Woo Yeul Lee, Indonesia bisa jadi pemimpin industri kendaraan listrik dunia. Apalagi pemerintah Indonesia gencar mensubsidi untuk membentuk ekosistem kendaraan listrik.
Tom menilai Indonesia fokus pada perlindungan lingkungan, sehingga KB Bank mantap mengucurkan kredit industri kendaraan listrik. Untuk infrastruktur, KB Bank antara lain bekerja sama membangun infrastruktur air minum, jalan, dan pembangkit listrik. Sedangkan di sektor UMKM KB Bank menggandeng OttoDigital untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Melalui kerja sama ini, UMKM dapat mengajukan pinjaman KUR melalui OttoPay. KB Bank juga menyediakan 13 KUR Centre yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia.
3. Jaringan yang luas dengan perusahaan-perusahaan Korea yang ada di Indonesia
Jaringan bisnis KB Bank tidak hanya di Indonesia, tapi juga perusahaan Korea Selatan (Korsel), satu di antaranya Korean Link. Ini menjadi salah satu departemen yang merupakan bagian dari Direktorat SME and Wholesale KB Bank yang menawarkan produk pendanaan (funding) maupun pinjaman (lending) dengan nominal besar bagi nasabah korporasi. Minimal dana kelolaan funding berkisar sebesar Rp25 miliar, sedangkan lending dengan target pengajuan minimal Rp20 miliar.
Menurut Wakil Direktur Utama KB Bank Robby Mondong, selain memberikan kredit dalam bentuk bilateral, salah satu klasifikasi terbesar dari portofolio lending Korean Link adalah kredit sindikasi.
Departemen ini berdiri sejak November 2020 yang bertujuan membuka potensi kerja sama baru dengan perusahaan besar asal Korea Selatan yang terus tumbuh dan memiliki kantor representatif di Indonesia, serta perusahaan dengan kepemilikan perusahaan Korsel atau terafiliasi dengan perusahaan swasta nasional.
Sejumlah perusahaan yang sukses digandeng KB Bank melalui ekosistem Korean Link Business antara lain KTNG Group, Hyundai Group, Lotte Group, Hanwha Group, GS Group, LXI Group, Wampu Electric Power, Hwaseung Group, CJ Group.
Selama empat tahun Korean Link berdiri, KB Bank telah berhasil mencatatkan portofolio lending sebesar Rp4,8 triliun (29 debitur), serta funding sebesar Rp4,1 triliun (104 nasabah) per Mei 2024. Dengan pencapaian cemerlang ini, KB Bank menargetkan lending Korean Link dapat menyentuh angka Rp2,4 triliun selama 2024.
4. KB Bank mendapatkan peringkat nasional dan internasional
Kepercayaan nasional maupun internasional terhadap sebuah perusahaan merupakan cerminan kesehatan manajemen serta potensi besar pertumbuhan bisnis perusahaan bersangkutan. Dalam hal kepercayaan ini, KB Bank telah sukses meraih peringkat internasional di level BBB dan peringkat nasional di level tertinggi, yaitu AAA dengan outlook stabil pada April 2024. Peringkat ini mencerminkan bahwa KB Bank merupakan emiten dengan tingkat risiko gagal bayar paling rendah.
5. Kucuran pinjaman dari International Finance Corporation (IFC) senilai total USD300 juta atau setara Rp4,41 triliun.
Faktor kelima ini masih berhubungan erat dengan kepercayaan. Dalam bisnis dan sektor kehidupan apapun kepercayaan menjadi kunci. Karena kepercayaan itulah KB Banyak mendapat kucuran dana dari berbagai lembaga keuangan, salah satunya International Finance Corporation (IFC) yang menggelontorkan dananya senilai total USD300 juta atau setara Rp4,41 triliun.
Dengan faktor-faktor tersebut, KB Bank dengan kode emiten BBKP dapat lebih menjamin pertumbuhan bisnisnya sehingga nilai sahamnya stabil dan terus naik sehingga menguntungkan bagi investor. Jadi, tunggu apa lagi? Investasikan dana kamu dengan membeli saham KB Bank sekarang!
(ars)
Kinerja Semakin Baik, Direksi KB Bank Kompak Tambah Kepemilikan Saham
Seiring dengan terus membaiknya kinerja KB Bank, jajaran Direksi KB Bank melakukan penambahan kepemilikan saham Perseroan sebanyak 11.700.000 lembar PT Bank KB... | Halaman Lengkap [486] url asal
#kb-bank #kookmin-bank #saham-bbkp #casa #sindonews-stories
(SINDOnews Ekbis - Bursa Finansial) 09/07/24 14:49
v/10202255/
JAKARTA - PT Bank KB Bukopin Tbk atau KB Bank (BBKP) mencatatkan kinerja yang terus membaik hingga periode Mei 2024. Seiring dengan terus membaiknya kinerja KB Bank, jajaran Direksi KB Bank melakukan penambahan kepemilikan saham Perseroan sebanyak 11.700.000 lembarDiketahui, sepanjang lima bulan pertama pada 2024, KB Bank mencatatkan pertumbuhan pendapatan bunga hingga 11,04 persen. Angka tersebut tercatat dari Rp1,78 triliun di periode yang sama pada 2023, menjadi Rp1,98 triliun pada 2024.
Pertumbuhan pendapatan ini juga mampu diimbangi dengan efisiensi beban bunga yang mengalami penurunan 1,04 persen, sehingga pendapatan bunga bersih (NII) KB Bank mampu tumbuh sebesar 140,93 persen dari Rp152 miliar pada 2023, menjadi Rp366 miliar pada 2024.
Di sisi kualitas aset, rasio kredit berkualitas rendah atau loan at risk (LAR) untuk periode lima bulan pertama tahun 2024 terjaga di 27,05 persen atau terus membaik dari periode yang sama pada 2023 yang menyentuh angka 49,64 persen, dan periode akhir 2023 yang berada di 39,22 persen.
Selain itu, kredit baru KB Bank juga terus bertumbuh. Hingga Mei 2024, KB Bank mencatat pertumbuhan kredit baru sebesar 79,34 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan juga mencatat pertumbuhan dana giro dan tabungan (current account saving account/CASA) sebesar 33,88 persen pada periode Mei 2024 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sehingga rasio CASA membaik dari 20,04 persen di periode lima bulan pada 2023, menjadi 28,33 persen pada periode yang sama pada 2024.
Secara operasional, Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan pendapatan operasional lainnya sebesar 92,57 persen dari Rp162 miliar pada periode Mei 2023, menjadi Rp312 miliar pada periode Mei 2024. Operasional KB Bank juga semakin efisien dengan penurunan beban operasional lainnya sebesar 16,25 persen secara year-on-year.
Dengan berbagai pertumbuhan kinerja ini, KB Bank mampu mencatatkan laba operasional sebelum beban pencadangan (PPOP) positif sebesar Rp27 miliar sepanjang periode lima bulan pertama pada 2024. Catatan positif ini sejalan dengan target Perseroan untuk 2024 dan target untuk mencapai laba bersih pada 2025.
Dengan penambahan ini, pemilikan saham oleh direksi telah naik dari 13.590.039 lembar saham atau 0,0072 persen dari jumlah saham beredar, kini menjadi 25.290.039 lembar saham atau 0,0135 persen dari jumlah saham beredar.
Adapun perubahan kepemilikan saham Perseroan oleh direksi sebagai berikut.
1. Direktur Utama Woo Yeul Lee, sebelumnya memiliki 8.500.000 lembar saham menjadi 11.800.000 lembar saham
2. Wakil Direktur Utama Robby Mondong, sebelumnya memiliki 1.107.000 lembar saham menjadi 5.107.000 lembar saham
3. Direktur Helmi Fahrudin, sebelumnya memiliki 482.951 lembar saham menjadi 2.482.951 lembar saham
4. Direktur Dodi Widjajanto, sebelumnya memiliki 1.000.088 lembar saham menjadi 2.000.088 lembar saham
5. Direktur Henry Sawali, sebelumnya memiliki 200.000 lembar saham menjadi 1.600.000 lembar saham
Seperti diketahui, penambahan kepemilikan saham tersebut sudah dilaporkan melalui keterbukaan informasi, dan telah sesuai dengan regulasi yang berlaku.
(ars)