JAKARTA, investor.id - Emiten Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) membukukan laba bersih Rp 1,54 triliun dalam periode 9 bulan 2024.
Angka tersebut melonjak 137,4% dari Rp 651,24 miliar pada periode yang sama tahun 2023.
Emiten tambang bauksit orang terkaya ke-10 di RI ini mencetak penjualan bersih Rp 1,86 triliun dalam periode Januari-September 2024. Anjlok dibandngkan Rp 2,64 triliun pada 9 bulan 2023.
Tapi Cita Mineral Investindo (CITA) menekan beban pokok penjualan ke Rp 1,04 triliun per akhir September 2024. Dibandingkan Rp 1,67 triliun pada Januari-September 2023.
Laba per saham per 30 September 2024 dari Cita Mineral Investindo (CITA) Rp 390. Ketimbang Rp 164 pada periode yang sama tahun 2023.
Sementara itu, Lim Hariyanto Wijaya Sarwono tercatat sebagai orang terkaya ke-10 di RI berdasarkan The Real-Time Billionaires dari Forbes Selasa (5/11/2024) siang dengan kekayaan bersih US$ 4,3 miliar.
Investasi
Cita Mineral Investindo (CITA) saat ini tercatat di papan pemantauan khusus full call auction (FCA). Pada perdagangan 5 November 2024 sebelum jeda siang, saham CITA melonjak 9,79% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 3.140. Pada perdagangan 4 November kemarin saham CITA juga melejit 10%.
Dalam satu bulan terakhir saham CITA melesat 26,10% dan dalam tiga bulan terakhir melambung 42,08%.
Berdasarkan laporan keuangan CITA untuk periode yang berakhir per 30 September 2024, perseroan memiliki investasi pada PT Kaltara Power Indonesia sebanyak 16% saham, dan PT Kalimantan Aluminium Indonesia sejumlah 12,5% saham. Kedua perusahaan tersebut merupakan entitas yang dikendalikan Grup PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO).
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News