JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menerbitkan pengumuman unusual market activity (UMA) atas saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE). Lantaran terjadi peningkatan harga saham SPRE di luar kebiasaan.
“Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) di luar kebiasaan,” jelas pengumuman BEI dikutip Senin (22/7/2024).
BEI menekankan bahwa pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham SPRE tersebut, perlu kami sampaikan bahwa BEI saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” sebut pengumuman BEI.
Soraya Berjaya Indonesia (SPRE) perdana mencatatkan sahamnya di BEI per 3 Juli 2024. Perseroan menggelar initial public offering (IPO) di Rp 125/saham.
Pada perdagangan 19 Juli pekan lalu, saham SPRE menguat 9,52% ke Rp 276. Artinya, saham ini sudah melambung 120,8% dari harga perdana hanya dalam kurun waktu sekitar dua pekan.
Produsen Seprai
Soraya Berjaya Indonesia (SPRE) merupakan produsen perlengkapan kamar tidur terbesar di Kota Padang, Sumatra Barat, yang didirikan sejak tahun 2001.
Perseroan menawarkan beberapa produk kamar tidur seperti seprai, bed cover, bantal dan guling, serta aksesoris rumah tangga.
Mengawali usaha dari konveksi skala mikro dengan lokasi produksi di Padang, pada tahun 2015, Perseroan berubah menjadi sebuah bisnis berbadan hukum berbentuk PT dengan bisnis utama sebagai produsen perlengkapan kamar tidur yang memiliki pusat produksi di Padang.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News