KOMPAS.com - SamsungGalaxy Z Fold 6 resmi dirilis. Ponsel ini diluncurkan dalam acara Galaxy Unpacked yang digelar Rabu (10/7/2024) malam di Paris, Perancis, bersamaan dengan produk baru lainnya seperti Galaxy Z Flip 6, smartwatch Galaxy Watch 7 dan Watch 7 Ultra, earbud nirkabel Galaxy Buds 3 dan Buds 3 Pro hingga cincin pintar Galaxy Ring.
Samsung Galaxy Z Fold 6 menjadi suksesor dari Galaxy Z Fold 5 yang rilis pada Juli 2023. Sebagai suksesor, Galaxy Z Fold 6 memiliki sejumlah peningkatan dibanding pendahulunya.
Peningkatannya meliputi banyak aspek, mulai dari desain yang lebih ramping serta skema engsel (hinge) baru. Samsung bahkan mengeklaim Galaxy Z Fold 6 sebagai ponsel lipat paling tipis dan ringan dari ponsel sejenis yang pernah dibuat perusahaan.
Peningkatan lainnya yang ada di Galaxy Z Fold 6 yaitu fitur berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), chipset baru serta dukungan update sistem operasi yang lebih lama.
1. Teknologi engsel baru
Engsel atau hinge menjadi komponen yang krusial di ponsel lipat. Untuk menunjang ketahanan ponsel lipat barunya Galaxy Z Fold 6, Samsung memakai struktur dual rail hinge dan folding edge yang diperkuat. Kekuatannya diklaim dua kali lebih baik dibanding engsel Galaxy Z Fold 5.
Menurut Samsung, peningkatan ini membuat layar ponsel mampu mendistribusikan dampak dari benturan eksternal dengan lebih baik.
KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto Dalam keadaan terlipat, dimensi Samsung Galaxy Z Fold 6 adalah 68.1 x 153.5 x 12.1mm. Sementara ketika dibentangkan, dimensinya menjadi 132.6 x 153.5 x 5.6mm. Ponsel ini memiliki berat 239 gram.Selain itu, lapisan layar Samssung Z Fold 6 juga ditingkatkan untuk membantu mengurangi lipatan (crease) sekaligus mempertahankan kekuatan layar.
Tidak hanya itu, layar Samsung Z Fold 6 juga dilengkapi kaca pelindung Corning Gorilla Glass Victus 2. Sementara bingkainya (frame) menggunakan material Armor Aluminium 2.
2. Lebih ramping dan ringan
Annika Bizon Brand & Channel Marketing Samsung di atas panggung Galaxy Unpacked mengatakan bahwa Samsung Galaxy Z Fold 6 merupakan ponsel lipat paling tipis dan ringan dibanding generasi sebelumnya.
"Samsung Galazy Z Fold 6 menjadi ponsel lipat kami yang paling tipis dan ringan," kata Annika Bizon Brand & Channel Marketing Samsung di atas panggung Galaxy Unpacked.
Samsung Galaxy Z Fold 6 hadir dengan dimensi bodi panjang 132,6 x 153,5 x 5,6mm dalam keadaan terbuka (unfolded).
Sementara dalam keadaan terlipat (folded), ponsel ini memiliki dimensi panjang 68,1 mm, lebar 153,5 mm, ketebalan 12,1mm. Adapun bobot bodi Galaxy Z Fold 6 secara keseluruhan adalah 239 gram.
KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto Saat dibentangkan, Samsung Galaxy Z Fold 6 memiliki ketebalan 5,6mm. Sedangkan saat dilipat, ketebalannya mencapai 12,1mm.Kombinasi dimensi dan bobot itu membuat Samsung Galaxy Z Fold 6 menjadi seri Z Fold paling ringan di antara Z Fold yang sudah ada sebelumnya. Samsung Z Fold 5 misalnya, memiliki ketebalan 6,1 mm (unfolded) dan 13,4 mm (folded) serta bobot 253 gram.
Contoh lainnya yaitu Samsung Galaxy Z Fold 4 (2022) yang memiliki ketebalan 6,9 mm saat terbentang dan 15,9-17,1 mm saat terlipat. Sementara bobotnya adalah 263 gram.
Meski dimensi bodinya lebih ramping dan ringan, Samsung masih mempertahankan desain Galaxy Z Fold 6 sebagaimana para pendahulunya. Hanya saja, smartphone ini punya bingkai kanan dan kiri yang lebih datar dibanding Galaxy Z Fold 5.
3. Galaxy AI bawaan
Samsung turut memboyong Galaxy AI ke Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6, setelah debut lewat Galaxy S24 series Januari lalu. Seperti di Galaxy S24 series, Galaxy AI di Z Fold 6 juga hadir secara bawaan. Jadi pengguna tidak perlu melakukan update terlebih dahulu.
Di Samsung Z Fold 6, fitur-fitur AI-nya ditambah dan ditingkatkan dari yang sudah ada sebelumnya seperti (Circle to Search, Note Assist, Interpreter, Live Translate, Chat Assist, Generative Edit, Transcript Assit, Browsing Assist).
Contohnya fitur Interpreter yang bisa dijalankan dalam dua mode baru. Interpreter adalah fitur yang memungkinkan dua orang melakukan percakapan secara langsung dalam dua bahasa yang berbeda, misalnya Korea dan Inggris. Nantinya, percakapan akan diterjemahkan secara instan via tampilan split-screen pada perangkat.
Nah, di Samsung Galaxy Z Fold 6, Samsung menambahkan dua opsi baru yaitu "conversation mode" dan "listening mode". Conversation mode atau mode percakapan diperuntukkan saat pengguna melakukan percakapan dengan orang asing, misalnya, ketika menanyakan rekomendasi makanan/tempat populer ketika jalan-jalan ke luar negeri.
Tampilan fitur Interpreter ini juga lebih intuitif karena bisa ditampilkan di layar sekunder sekaligus di layar utama.
Dengan dukungan cover screen, masing-masing orang yang sedang berbincang bisa melihat hasil terjemahan dari layar utama dan cover screen secara bergantian, sehingga percakapan dengan orang asing menjadi lebih natural.
KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto Fitur Interpreter di Galaxy AI Samsung Galaxy Z Fold 6 mendapatkan pembaruan dengan hadirnya dua opsi baru, yakni conversation mode dan listening mode. Yang menarik, kini, tampilan Interpreter lebih intuitif karena bisa ditampilkan di layar sekunder sekaligus di layar utama.Untuk "Listening mode", opsi ini memungkinkan pengguna mentranskrip dan menerjemahkan audio. Contoh penggunannya seperti saat dosen memberikan materi kuliah, teman memberikan presentasi, pengguna mengikuti seminar, atau saat mendengarkan konten audio.
Selain fitur yang sudah ada, Samsung menambahkan fitur AI baru. Beberapa di antaranya yaitu Sketch to Image, Portrait Studio, hingga Composer.
Sketch to Image misalnya, memungkinkan pengguna membuat gambar menggunakan AI. Fitur ini bisa digunakan di foto di galeri dan di Samsung Notes.
"Sketch to Image adalah fitur terbaru Galaxy AI. Fitur ini dibuat memanfaatkan kekuatan AI, untuk membantu menyulap imajinasi pengguna menjadi kenyataan. Pengguna cukup membuat sketsa gambar, dan Galaxy AI bakal memahami sketsa tersebut, lalu menghasilkan gambar dalam berbagai gaya," kata Jenny Blackburn, VP Gemini User Experience Google.
Di galeri, pengguna bisa menggunakan Sketch to Image untuk menambahkan obyek pada gambar yang sudah ada.
Caranya, pengguna buka foto yang ingin diedit. Lalu klik ikon bintang Galaxy AI. Lalu, klik "Sketch to Image" yang ada di pojok kiri bawah. Selanjutnya, gambar obyek yang diinginkan, misalnya bunga, mahkota, bintang, dll. Lalu, klik "Generate".
Nanti, Galaxy AI akan menyulap gambar tangan pengguna menjadi beberapa gambar digital yang unik yang menyerupai gambar tangan di awal. Klik opsi "Save to copy" untuk menyimpan foto dengan tambahan gambar dari Galaxy AI.
Untuk Samsung Notes, pertama, pengguna harus menggambar obyek dengan manual. Selanjutnya, klik logo bintang Galaxy AI, lalu pilihan Sketch to Image. Pengguna bisa memilih gambar ingin disulap menjadi tipe yang seperti apa, apakah tipe gambar "watercolor", "illustration", "Sketch", "Pop art", atau "cartoon".
Lalu klik "Generate", sehingga Galaxy AI akan menyulap pengguna menjadi tipe gambar yang dipilih.
Rincian fitur AI lainnya di Galaxy Z Fold 6 bisa disimak pada artikel "Samsung Galaxy Z Fold 6 Meluncur, Bodi Makin Tipis dan Galaxy AI Lebih Canggih".
4. Chipset baru
Pada aspek hardaware, Samsung Galaxy Z Fold 6 ditenagai System on Chip (SoC) Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy, berbeda dari Galaxy Z Fold 5 yang menggunakan Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy.
Embel-embel "for Galaxy" pada Snapdragon 8 Gen 3 menandai bahwa chipset terkuat Qualcomm ini didesain khusus untuk seri Galaxy Z Fold-Flip 6. Misalnya, membawa peningkatan NPU untuk pemrosesan AI yang efisien.
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Samsung Galaxy Z Fold 6 resmi meluncur global, Rabu (11/7/2024)."Galaxy Z Fold 6 punya NPU yang kecepatannya meningkat 42 persen dibanding generasi sebelumnya. NPU ini menjalankan tugas AI generatif secara mudah. Unit pengolah grafis (GPU) juga meningkat 19 persen, sedangkan unit pemrosesan pusat (CPU) meningkat 18 persen," kata Annika Bizon, Brand and Channel Marketing Samsung.
Chipset Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy ini juga dibenamkan di trio Galaxy S24 series. Di Samsung Z Fold 6, chipset Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy dipadukan dengan RAM 12 GB dan opsi penyimpanan 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB.
5. Jaminan upgrade Android 7 generasi
Samsung kini menjamin Galaxy Z Fold 6 mendapatkan pembaruan (upgrade) OS Android sebanyak 7 generasi.
Ketika dirilis, Galaxy Z Fold 6 menjalankan sistem operasi (OS) Android 14 dilapisi antarmuka Samsung paling baru OneUI 6.1.1 out of the box. Artinya, OS di ponsel ini bisa di-upgrade hingga Android 21 pada 2031 mendatang (catatan: bila sistem penamaan Android masih sama dan berurutan).
Ini merupakan peningkatan signifikan dari komitmen Samsung sebelumnya, di mana Samsung memberikan jaminan upgrade OS Android hingga 4 generasi pada Galaxy Z Fold 5.
Samsung Z Fold 6 juga dijamin mendapatkan pembaruan keamanan hingga 7 tahun. Sebagai perbandingan, Samsung memberikan jaminan security update hingga 5 tahun untuk generasi sebelumnya.
Harga Samsung Galaxy Z Fold 6 di Indonesia
Setelah diperkenalkan secara global, Samsung Indonesia langsung membuka keran pemesanan atau sesi pre-order Samsung Galaxy Z Fold 6 untuk konsumen di Tanah Air mulai Rabu, 10 Juli 2024 pukul 20.00 WIB hingga Selasa, 30 Juli 2024 pukul 23.59 WIB.
Harga Samsung Galaxy Z Fold 6 di Indonesia dibanderol mulai Rp 26,5 juta. Informasi lengkap harga dan varian Samsung Z Fold 6 dapat disimak dari artikel ini.