KOMPAS.com - Social awareness adalah kemampuan untkk membaca dan menyadari apa yang terjadi di lingkungan. Social awareness membuat kita lebih mudah bersosialisasi.
Bukan hanya di lingkungan sosial, social awareness juga dapat diterapkan dalam hubungan suami istri.
Menurut Certified Matchmaker Rastrianez, dalam hubungan suami istri kita perlu menerapkan social awareness.
Hal ini dimulai dengan mencari tahu tentang diri sendiri. Misalnya, apa yang kita inginkan dan apa yang kita butuhkan. Lalu, kita juga merefleksikan hal tersebut dari pasangan.
"Dengan komunikasi dan memperhatikan gerak-gerik pasangan, kita dapat mengetahui apa yang ia inginkan dan butuhkan. Itulah social awareness," ujarnya ketika diwawancarai Kompas.com, Sabtu (5/10/2024).
Apalagi, pada dasarnya dalam rumah tangga akan selalu ada masalah. Dengan social awareness, kita dapat lebih megerti apa yang dirasakan dan diharapkan pasangan.
Jadi, kita tidak hanya menuntut apa yang kita inginkan dari pasangan, tanpa memberikan sesuatu padanya.
"Kalau kita terus menuntut, artinya kita hanya sekadar memberikan kontrol ke orang lain. Tapi kita sendiri tidak tahu apa yang bisa kita berikan ke rumah tangga," jelas Rastrianez.
Padahal, dalam rumah tangga diperlukan kata "saling". Di mana suami dan istri harus saling memberikan dan mengisi satu sama lain.
Social awareness akan membantu kita menyadari apa yang dapat kita berikan dalam hubungan.
"Bagaimana kita sebagai pasangan, sama-sama membawa what we can bring into the table. Sehingga masing-masing orang punya andil dalam memberikan sesuatu di rumah tangga ini ataupun di relationship ini," paparnya.
Dengan begitu, rumah tangga akan menjadi lebih bahagia, karena kita dan pasangan sudah saling memahami apa yang dibutuhkan satu sama lain.
Suami dan istri sama-sama memberikan yang terbaik bagi satu sama lain. Keduanya saling mengusahakan kenyamanan dan kebahgiaan dalam rumah tangga.
Tidak ada lagi satu pihak yang hanya meminta dan menuntut, tanpa memberi atau memahami.
"Karena akan lebih enak jika tanpa diminta, pasangan sudah memberikan makanan yang kita sukai. Atau sebelum kita marah, dia sudah minta maaf duluan," tutup Rastrianez.