Mantan CEO YouTube, Susan Wojcicki meninggal dunia pada usia 56 tahun karena kanker paru-paru. Kabar ini menjadi duka mendalam bagi Google karena Susan adalah sosok penting pada awal pendirian perusahaan mereka.
Melansir dari ABC News, sebelum dipercaya sebagai CEO YouTube, Susan Wojcicki adalah pemilik rumah yang garasinya dipakai sebagai kantor pertama Google. Awal mulanya, pada 1998, Susan Wojcicki baru saja menikah dan lulus dari pendidikan pascasarjananya. Kemudian dia membeli rumah di 232 Santa Margarita Ave Menlo Park, California, Amerika Serikat seharga US$600,000 atau sekarang setara dengan Rp 15,9 miliar (Kurs Rp 15.926). Susan mengatakan rumah tersebut memiliki luas 185 meter persegi di mana di dalamnya terdapat 4 kamar tidur.
Dia menyewakan garasinya karena dia butuh dana untuk melunasi rumah tersebut. Akhirnya ada dua mahasiswa Stanford yang bersedia menyewa di sana yakni pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin. Mereka dikenakan biaya bulanan sebesar US$1.700 atau Rp 27 juta per bulan.
Susan membuat aturan untuk penyewa, akses masuk hanya diperbolehkan melalui pintu belakang yang berada di samping garasi.
"Mereka masuk melalui garasi. Mereka tidak diizinkan memasuki pintu depan," kata Susan kepada Wired seperti yang dikutip pada Senin (12/8/2024).
Pintu masuk samping rumah Susan Wojcicki tempat kantor pertama Google Foto: Google
Pintu samping tersebut berwarna biru layaknya pintu pada umumnya. Setelah masuk, terdapat lorong sempit yang cukup untuk dilalui 2 orang. Dari lorong ini akan mengarah ke beberapa ruangan, termasuk garasi. Setiap ruangan di lorong tersebut ternyata juga digunakan sebagai kantor Google terlihat dari banyaknya komputer tabung berjejer di meja-meja kecil.
Garasi adalah ruangan paling besar dan paling berantakan. Terdapat beberapa meja panjang dengan komputer tabung. Namun, susunannya terpisah-pisah dan tidak beraturan. Selain komputer, di dalamnya juga banyak tumpukan kotak-kotak bekas pindahan dan meja tennis yang diletakkan di tengah ruangan. Di garasi itu pula tersedia wastafel dan mesin cuci untuk laundry baju karyawan.
Ia sejak awal sudah tahu jika Larry Page dan Sergey Brin tengah mengembangkan perusahaan yang bergerak di bidang informasi. Bahkan dia ikut berkomentar terkait nama Google yang terdengar aneh. Namun, pada saat itu dia tidak ikut campur karena yang dia inginkan adalah Larry Page dan Sergey Brin membayar uang sewa.
"Selama kalian membayar sewa tepat waktu, kalian dapat membangun barang Googly kalian di sini," ujarnya kepada Larry Page dan Sergey Brin.
Seiring waktu, karyawan Google bertambah hingga 15 orang dan rata-rata bekerja di garasi rumah Susan tersebut.
Penampakan garasi rumah Susan Wojcicki tempat kantor pertama Google Foto: Google
Kemudian, pada suatu malam, Susan Wojcicki ikut berkumpul dengan dua pendiri Google membahas visi keduanya yang ingin mengubah dunia dari teknologi yang mereka kembangkan. Sejak pertemuan itu, Susan kemudian menyatakan ingin bergabung dengan Google dan resmi menjadi karyawan ke-16 mereka.
Bahkan Susan Wojcicki adalah sosok yang mengusulkan pembuatan iklan website yang bisa diakses di luar halaman penelusuran Google. Salah satu contohnya adalah iklan teks di MySpace, About.com atau ribuan blog dengan 'Iklan oleh Google'.
"Tidak ada kata-kata yang dapat digunakan untuk menggambarkan kontribusi Susan kepada perusahaan. Dia bersejarah dalam hal pendirian perusahaan kami. Dia juga salah satu orang yang berpikir sangat luas dan cepat, dan itu tidak terduga bahwa dia sangat menyenangkan," ungkap CEO Google Eric Schmidt pada 2009 lalu.
Saat ini, rumah Susan Wojcicki yang jadi kantor pertama Google tersebut telah dibeli label khusus di Google Maps yakni Susan's Garage. Meskipun saat ini rumah tersebut telah dibeli orang lain dan banyak perubahan material bangunan di sana sini.
Salah satu sosok penting di balik berdirinya Google pada 1998 adalah Susan Wojcicki. Dia menyewakan garasi rumahnya yang pada saat itu dipakai sebagai kantor pertama Google. Penyewanya adalah dua pendiri Google yakni Larry Page dan Sergey Brin.
Melansir dari ABC News, di tahun yang sama dengan waktu lahirnya Google, Susan Wojcicki baru saja membeli sebuah rumah di Menlo Park, California. Dia mendapatkannya seharga US$ 600.000 atau sekarang setara dengan Rp 15,9 miliar (Kurs Rp 15.926). Di dalamnya terdapat 4 kamar dan ada garasi besar.
"Ini adalah rumah yang sangat sederhana, kurang dari 2.000 kaki persegi (185 meter persegi)," kenang Susan Wojcicki seperti yang dikutip pada Minggu (11/8/2024).
Masih di tahun yang sama, Susan Wojcicki juga baru saja menikah dan lulus dari Sekolah Manajemen Anderson Universitas California, Los Angeles (UCLA) sehingga dia kesulitan untuk melunasi rumah tersebut.
Penampakan garasi yang dipakai Google pada saat awal berdiri. Foto: Google
Saat pidato wisuda tahun 2014 di Universitas Johns Hopkins, Susan Wojcicki menceritakan ada orang yang mengabari Larry Page dan Sergey Brin jika rumahnya hendak disewakan. Dari sana, dia bertemu dengan mereka yang setuju untuk memakai garasi rumah Susan Wojcicki sebagai kantor Google. Per bulannya mereka harus membayar US$1.700 atau Rp 27 juta per bulan.
"Ini adalah pengingat yang baik bagi perusahaan bahwa kami memang berasal dari rumah kecil, bukan rumah mewah," kata Susan Wojcicki.
Susan Wojcicki mengetahui jika Larry Page dan Sergey Brin hendak mengembangkan perusahaan yang bergerak di bidang informasi. Lewat sebuah website, mereka ingin menyediakan akses termudah untuk mendapatkan berita terkini.
"Kelihatannya bagus. Ide mereka terdengar gila," respon Susan pada saat itu.
Bahkan dia juga sempat berkomentar jika nama perusahaan mereka terdengar aneh dan bahkan di tidak paham arti nama tersebut. Namun, menurutnya itu tidak begitu penting pada saat itu.
"Selama kalian membayar sewa tepat waktu, kalian dapat membangun Googly kalian di sini," ujarnya kepada Larry Page dan Sergey Brin pada saat itu.
Dari seorang penyewa rumah, Susan Wojcicki pun mulai tertarik dengan 'kehidupan' Larry Page dan Sergey Brin. Susan bercerita pertama kali dirinya menyatakan bergabung dengan Google sama mereka makan malam bersama dengan sepiring pizza. Bahasan malam itu mengenai visi Google ingin mengubah dunia lewat teknologi yang tengah mereka kembangkan.
Setelah Susan Wojcicki gabung dengan Google sebagai karyawan ke-16, dia pun ikut berkontribusi terkait penempatan iklan dalam sebuah website. Salah satunya, perihal iklan yang bisa diakses di luar laman Google. Salah satu contohnya adalah iklan teks di MySpace, About.com, atau ribuan blog dengan tulisan "Iklan oleh Google".
Google mengubah cara kerja periklanan. Pelanggan tidak lagi menjadi konsumen media yang pasif. Pelanggan dapat mencari apa yang mereka minati. Selain itu, biaya iklan di situs mereka akan jauh lebih hemat karena hanya perlu gambar dan jika ingin membeli cukup ditekan saja iklannya.
Lalu, setelah YouTube dibeli oleh Google senilai US$1,65 miliar atau Rp 26 triliun pada tahun 2006, Susan Wojcicki ditunjuk sebagai bos di sana sampai 2023 lalu.
Kini, dunia hanya bisa mendengar kisah-kisah inspiratif dari seorang Susan Wojcicki karena pada Jumat (9/8/2024) lalu, perempuan asal Amerika ini menghembuskan napas terakhirnya di usia 56 tahun karena penyakit kanker paru-paru.
Mendiang mantan CEO Youtube sekaligus perintis Google, Susan Wojcicki dikenal sebagai salah satu perempuan pemimpin terkemuka di Silicon Valley. Halaman all?page=all [480] url asal
KOMPAS.com - Mantan CEO Youtube sekaligus salah satu perintis Google, Susan Wojcicki meninggal pada Jumat (9/8/2024). Dia meninggal saat berusia 56 tahun karena penyakit kanker.
Kabar Susan Wojcicki meninggal diumumkan suaminya, Dennis Troper lewat unggahan Facebook pada Jumat malam.
“Dengan kesedihan mendalam, saya sampaikan berita meninggalnya Susan Wojcicki. Istri tercinta saya selama 26 tahun dan ibu dari lima anak kami meninggalkan kami hari ini setelah 2 tahun hidup dengan kanker paru non-sel kecil,” tulisnya, dikutip dari Variety, Jumat.
Susan Wojcicki awalnya merupakan karyawan ke-16 Google yang bergabung pada 1999 silam. Dia lalu menjadi salah satu pemimpin perempuan paling terkemuka di Silicon Valley.
Susan diangkat menjadi CEO YouTube pada Februari 2014. Hingga mengundurkan diri pada Februari 2023, dia berhasil membawa Youtube menapaki tangga kesuksesan.
Profil Susan Wojcicki
Susan Diane Wojcicki lahir pada 5 Juli 1968 di Santa Clara, California, Amerika Serikat. Dia memiliki dua adik perempuan, Anne dan Janet.
Dikutip dari Britannica, ayahnya, Stanley Wojcicki merupakan seorang profesor fisika di Stanford University. Ibunya, Esther Wojcicki adalah seorang guru.
Susan lulus dari Harvard pada 1990 dengan gelar sarjana sejarah dan sastra. Dia meraih gelar master bidang ekonomi di University of California pada 1993. Gelar MBA didapatnya dari UCLA Anderson School of Management pada 1998.
Ia menikah dengan direktur manajemen produk Google, Dennis Troper pada 23 Agustus 1998. Pasangan ini memiliki lima anak.
Sebelum bergabung dengan Google, Susan pernah bekerja di Intel Corporation, Bain & Co., dan RB Webber & Co.
Perempuan ini merupakan seorang advokat vokal bagi para pengusaha untuk memberikan tunjangan keluarga yang besar bagi karyawannya.
Dia utamanya mendukung pemberian izin cuti hamil dan karyawan tetap diberikan gaji secara penuh.
“Saya melihat potensi yang dimiliki perempuan. Dan saya senang menjadi mentor bagi mereka, mencari cara terbaik untuk menyeimbangkan pekerjaan dengan keluarga," katanya pada 2015 lalu.
Garasinya kantor pertama Google
Google Larry Page dan Sergey Brin, duo pendiri Google berpose di kantor pertama Google yang tak lain merupakan garasi rumah Susan Wojcicki.
Dilansir dari Leader Biography, Susan membeli rumah seluas 609 meter persegi di Menlo Park, California seharga 600.000 dollar AS pada 1998.
Untuk membayarnya, dia memutuskan menyewakan garasi rumah itu kepada dua mahasiswa doktoral Stanford, Larry Page dan Sergey Brin yang merintis perusahaan Google.
Mendiang mantan CEO Youtube sekaligus perintis Google, Susan Wojcicki dikenal sebagai salah satu perempuan pemimpin terkemuka di Silicon Valley. Halaman all [838] url asal
KOMPAS.com - Mantan CEO Youtube sekaligus salah satu perintis Google, Susan Wojcicki meninggal pada Jumat (9/8/2024). Dia meninggal saat berusia 56 tahun karena penyakit kanker.
Kabar Susan Wojcicki meninggal diumumkan suaminya, Dennis Troper lewat unggahan Facebook pada Jumat malam.
“Dengan kesedihan mendalam, saya sampaikan berita meninggalnya Susan Wojcicki. Istri tercinta saya selama 26 tahun dan ibu dari lima anak kami meninggalkan kami hari ini setelah 2 tahun hidup dengan kanker paru non-sel kecil,” tulisnya, dikutip dari Variety, Jumat.
Susan Wojcicki awalnya merupakan karyawan ke-16 Google yang bergabung pada 1999 silam. Dia lalu menjadi salah satu pemimpin perempuan paling terkemuka di Silicon Valley.
Susan diangkat menjadi CEO YouTube pada Februari 2014. Hingga mengundurkan diri pada Februari 2023, dia berhasil membawa Youtube menapaki tangga kesuksesan.
Profil Susan Wojcicki
Susan Diane Wojcicki lahir pada 5 Juli 1968 di Santa Clara, California, Amerika Serikat. Dia memiliki dua adik perempuan, Anne dan Janet.
Dikutip dari Britannica, ayahnya, Stanley Wojcicki merupakan seorang profesor fisika di Stanford University. Ibunya, Esther Wojcicki adalah seorang guru.
Susan lulus dari Harvard pada 1990 dengan gelar sarjana sejarah dan sastra. Dia meraih gelar master bidang ekonomi di University of California pada 1993. Gelar MBA didapatnya dari UCLA Anderson School of Management pada 1998.
Ia menikah dengan direktur manajemen produk Google, Dennis Troper pada 23 Agustus 1998. Pasangan ini memiliki lima anak.
Sebelum bergabung dengan Google, Susan pernah bekerja di Intel Corporation, Bain & Co., dan RB Webber & Co.
Perempuan ini merupakan seorang advokat vokal bagi para pengusaha untuk memberikan tunjangan keluarga yang besar bagi karyawannya.
Dia utamanya mendukung pemberian izin cuti hamil dan karyawan tetap diberikan gaji secara penuh.
“Saya melihat potensi yang dimiliki perempuan. Dan saya senang menjadi mentor bagi mereka, mencari cara terbaik untuk menyeimbangkan pekerjaan dengan keluarga," katanya pada 2015 lalu.
Garasinya kantor pertama Google
Google Larry Page dan Sergey Brin, duo pendiri Google berpose di kantor pertama Google yang tak lain merupakan garasi rumah Susan Wojcicki.
Dilansir dari Leader Biography, Susan membeli rumah seluas 609 meter persegi di Menlo Park, California seharga 600.000 dollar AS pada 1998.
Untuk membayarnya, dia memutuskan menyewakan garasi rumah itu kepada dua mahasiswa doktoral Stanford, Larry Page dan Sergey Brin yang merintis perusahaan Google.
Susan menyadari potensi perusahaan rintisan itu dan meninggalkan pekerjaannya di Intel untuk menjadi manajer pemasaran pertama Google pada 1999. Pada tahun yang sama, Google pun pindah kantor.
Pada 2005, dia memimpin peluncuran Google Video. Setahun kemudian, dia mengawasi pembelian YouTube senilai 1,65 miliar dollar AS. Kala itu, YouTube adalah situs pengunggah video pesaing Google Video.
Dia juga merupakan orang di balik ide pemberian iklan Google, sehingga raksasa mesin pencarian ini bisa tersedia di seluruh situs dan blog internet.
Susan diangkat menjadi CEO YouTube pada 2014. Di bawah kepemimpinannya, Youtube mencatatatkan pertumbuhan pesat selama satu dekade terakhir, diberitakan NPR, Sabtu (10/8/2024().
Sebagai pimpinan YouTube, dia berupaya mengembangkan platform agar bisa diakses lewat TV yang terhubung internet. Dia juga berjasa menerapkan kebijakan keamanan YouTube yang lebih ketat.
Pasalnya, YouTube sempat diboikot pengiklan pada 2017 karena mengiklankan konten tidak pantas, seperti video terorisme dan ujaran kebencian.
Di bawah kepemimpinannya, Google meluncurkan YouTube TV yang memiliki lebih dari 8 juta pelanggan pada awal 2024 sekaligus layanan TV berbayar terbesar di AS.
Selama masa jabatan Susan, Youtube telah merilis produk seperti Youtube Gaming, Youtube Music, Youtube Premium, dan Youtube TV.
Dia juga bertanggung jawab mengawasi manajemen produk AdSense, Google Book Search, Google Video, serta produk-produk perusahaan lainnya.
Jadi perempuan berpengaruh di dunia
Selain menjadi pemimpin YouTube, Susan Wojcicki dikenal mengabdikan dirinya untuk meningkatkan lingkungan kerja bagi perempuan dan orangtua.
Di Google, dia orang pertama yang memberikan cuti orangtua dan mengadvokasi kebijakan semacam itu di tempat kerja. Dia juga menyuarakan larangan kesenjangan gender pada industri teknologi.
Susan mengundurkan diri sebagai CEO YouTube pada Februari 2023. Posisinya digantikan Neal Mohan. Namun, dia tetap menjadi penasihat perusahaan.
Susan mengatakan alasan ia keluar dari YouTube untuk memulai babak baru yang berfokus pada keluarga, kesehatan, dan proyek pribadi yang dia minati.
Atas prestasinya, ia menduduki peringkat ke-6 dalam daftar 100 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia pada 2017 versi Forbes.
Setahun kemudian, dia menduduki peringkat 10 dalam daftar Perempuan Paling Berpengaruh versi Fortune.
Saat ini, ia menduduki peringkat 41 dalam daftar Forbes tentang Perempuan Sukses di Amerika Serikat.
Itulah kilas balik dan profil Susan Wojcicki yang meninggal dunia karena penyakit kanker, Jumat (9/8/2024).
Mantan CEO YouTube dan salah satu karyawan pertama Google, Susan Wojcicki meninggal dunia pada usia 56 tahun setelah dua tahun berjuang melawan ... [241] url asal
Jakarta (ANTARA) - Mantan CEO YouTube dan salah satu karyawan pertama Google, Susan Wojcicki meninggal dunia pada usia 56 tahun setelah dua tahun berjuang melawan kanker.
Suaminya, Dennis Troper, mengumumkan berita kematiannya pada Jumat (9/8) waktu setempat.
"Dengan kesedihan yang mendalam, saya berbagi berita tentang meninggalnya Susan Wojcicki. Istri tercinta saya selama 26 tahun dan ibu dari lima anak kami meninggalkan kami hari ini setelah dua tahun hidup dengan kanker paru-paru non-sel kecil," tulisnya dalam sebuah unggahan di Facebook.
CEO Google Sundar Pichai, pada Sabtu (10/8) menulis di X bahwa dirinya sangat terpukul dan kehilangan seorang teman baik.
"Sangat terpukul atas kehilangan teman baik saya, Susan Wojcicki, setelah dua tahun berjuang melawan kanker. Dia adalah bagian inti dari sejarah Google seperti siapa pun, dan sulit membayangkan dunia tanpa dia," kata dia.
Wojcicki, salah satu wanita paling berpengaruh di dunia teknologi, mengundurkan diri dari perannya di YouTube pada tahun 2023, sebuah posisi yang dipegangnya selama sembilan tahun, dengan alasan ingin memulai babak baru yang berfokus pada keluarga, kesehatan, dan proyek pribadi yang dicintai.
"Itu akan menjadi salah satu keputusan terbaik dalam hidup saya," tulis Wojcicki ketika dia mengumumkan pengunduran dirinya.
Sebelumnya, dia menjabat sebagai wakil presiden senior untuk produk iklan di Google dan menjadi CEO YouTube pada tahun 2014. Sebelum bergabung dengan Google, Wojcicki bekerja di Intel dan Bain & Company. Demikian dikuti dari The Guardian Sabtu (10/8) waktu setempat.