JAKARTA, investor.id – Sektor perbankan optimistis menatap semester II-2024, tercermin dari rencana bisnis bank (RBB) yang mencanangkan target kredit dan dana pihak ketiga (DPK) direvisi ke atas atau tumbuh lebih baik. RBB juga melihat kualitas kredit masih terkendali dan terjaga baik.
Hal tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, pada Senin (15/7/2024). Dia bilang, secara umum berdasarkan hasil revisi RBB 2024, perbankan optimis dapat mencapai target yang ditetapkan pada tahun 2024.
“Hal ini tercermin dari target kredit dan DPK tahun 2024 yang direvisi ke atas dan masih searah dengan proyeksi OJK di awal tahun,” demikian jelas Dian, meskipun tidak mengungkapkan lebih lanjut mengenai target NIM hingga laba perbankan seperti yang ditanyakan wartawan.
Seperti yang diketahui, target kredit dan DPK sektor perbankan telah disampaikan OJK dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2024 pada Februari lalu. Kredit diproyeksikan tumbuh 9-11% (yoy), sedangkan DPK meningkat 6-8% (yoy) sepanjang tahun ini.
Sementara dalam perkembanganya sampai Mei 2024, kredit bertumbuh dalam kisaran tinggi yakni sebesar 12,15% (yoy) dan 4,03% (ytd) menjadi sebesar Rp 7.376 triliun. Sedangkan DPK naik 6,83% (yoy) dan 2,83% (ytd) menjadi Rp 8.699 triliun.
Di samping pertumbuhan kredit dan DPK yang masih sejalan dengan proyeksi, OJK juga melihat kualitas kredit yang tercermin dari rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) dan kredit berisiko (loan at risk/LaR) dalam rentang yang terkendali. Hal ini dipercaya masih akan berlangsung sampai akhir tahun 2024.
“Kualitas kredit diproyeksikan masih terjaga, bahkan cenderung melandai dibandingkan tahun sebelumnya didukung oleh LaR yang juga mengalami penurunan,” kata Dian.
Adapun per Mei 2024, NPL net dan NPL gross perbankan masing-masing berada di posisi 0,79% dan 2,34%. Angka itu masih dalam rentang yang baik meskipun dalam tren menanjak. Sedangkan LaR berada di posisi 10,75%, dengan kecenderungan terus menurun sejak tahun lalu.
Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News