JAKARTA, investor.id – Emas atau logam mulia masih menjadi instrumen investasi yang diminati masyarakat. Karenanya, pada tahun 2024 ini industri ini masih akan bertumbuh. Investor Relation PT Hartadinata Abadi Tbk Thendra Crisnanda menyebut tiga faktor yang memengaruhi pertumbuhan industri emas tahun ini.
Thendra menuturkan, faktor global yang memengaruhi industri emas adalah pola peningkatan inflasi. Dunia saat ini tengah dalam situasi yang masih sulit dan angka inflasi pun menunjukkan tren meningkat.
“Sebagai instrumen investasi, emas dianggap sebagai safe haven dan juga instrumen untuk hedging, dianggap lebih aman untuk jangka waktu yang panjang," sebut Thendra kepada B Universe pada program Corporate Insight IDTV, Senin (22/7/2024).
Faktor kedua, menurut Thendra, ekspektasi penurunan tingkat suku bunga The Fed belum menunjukan sinyal yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi secara global. Ketiga, transaksi pembelian emas dari institusi bank dunia sebagai salah satu penopang pertumbuhan industri.
"Kalau kita lihat memang tetap ada penopang dari institusi, terutama dari pembelian emas oleh central bank hampir di seluruh dunia. Ini terus mengakumulasi pembelian emas fisik. Jadi tiga faktor utama ini yang mendorong sendimen terhadap emas pada tahun 2024," pungkasnya.
HRTA mencatat selama dua tahun terakhir rata-rata bank sentral dunia melakukan pembelian emas lebih dari 1.000 ton setiap tahun. Pada tahun 2024 sendiri diperkirakan pembelian emas dari bank sentral dunia mencapai 500 ton.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News