Toko Emas ABC Pasko menghadirkan produk perhiasan terbaik, penawaran eksklusif, serta beragam aktivitas dan hiburan menarik bagi pengujung. [429] url asal
KOMPAS.com –Toko Emas ABC Pasko menggelar pameran perhiasan berkonsep interaktif di 23 Paskal Shopping Center, Kota Bandung, Jawa Barat, mulai Rabu (18/9/2024) hingga Minggu (22/9/2024).
Melalui kegiatan itu, Toko Emas ABC Pasko menghadirkan produk perhiasan terbaik, penawaran eksklusif, serta beragam aktivitas dan hiburan menarik bagi pengunjung. Utamanya, bagi pencinta perhiasan emas yang ingin mendapatkan pengalaman belanja berbeda.
Toko Emas ABC Pasko merupakan salah satu toko perhiasan terkemuka di Kota Bandung. Selama lebih dari tiga dekade melayani konsumen, Toko Emas ABC Pasko terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik.
“Acara ini merupakan bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman belanja yang berbeda sekaligus menunjukkan dedikasi (kami) terhadap kepuasan pelanggan,” kata Pemilik Toko Emas ABC Pasko Ana Tasia dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (30/9/2024).
Salah satu aktivitas menarik yang dihadirkan adalah program Happy Hour. Program ini menawarkan merchandise eksklusif bagi pembeli untuk setiap transkasi pada waktu tertentu.
Selain itu, ada pula program Gift With Purchase. Pada program ini, pengunjung yang bertransaksi dengan nominal tertentu berkesempatan mendapatkan hadiah langsung.
Toko Emas ABC Pasko juga memamerkan koleksi perhiasan terbaru yang dirancang untuk memenuhi selera pelanggan modern. Koleksi ini menampilkan desain perhiasan elegan dan berkualitas tinggi.
Untuk memeriahkan peluncuran koleksi perhiasan baru tersebut, Toko Emas ABC Pasko pun mengahdirkan penawaran khusus selama acara berlangsung.
Acara semakin seru dengan kehadiran maskot ABC Nana yang menjadi pusat perhatian selama acara berlangsung. Kehadiran maskot ini mampu menciptakan suasana ceria dan menghibur , terutama bagi pengunjung keluarga dan anak-anak.
Maskot ABC Nana turut serta dalam berbagai kegiatan interaktif, seperti bermain bersama Nana dan sesi foto bersama.
Ana mengatakan, berbagai aktivitas itu tidak hanya menghadirkan keseruan bagi pengunjung, tetapi juga menambah nilai dalam setiap pengalaman berbelanja.
“Penawaran istimewa dan berbagai hadiah menarik di setiap sesi membuat acara ini semakin diminati sehingga (dapat) menciptakan antusiasme yang tinggi dari para pengunjung,” ujarnya.
Emas menjadi salah satu barang berharga yang memiliki nilai investasi tinggi. Maka dari itu, setiap pembelian emas akan disertai juga dengan surat emas.
Surat itu berfungsi sebagai bukti sah pembelian dan menyatakan bahwa emas tersebut dijamin keasliannya. Adanya surat emas juga dapat membantu seseorang ketika ingin menjual emasnya di kemudian hari.
Sebab, sejumlah toko emas akan menanyakan surat emas sebagai bukti keasliannya. Jika tak ada surat emas, umumnya pihak toko tidak mau menerima barang berharga tersebut, meski kadar emasnya cukup tinggi.
Lantas, apakah masih bisa menjual emas tanpa surat? Simak penjelasannya dalam artikel ini.
Isi Surat Emas
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, surat emas punya fungsi penting sebagai bukti sah pembelian dan menyatakan emas tersebut dijamin keasliannya. Dilansir situs Pegadaian, surat emas berisi keterangan sebagai berikut:
Nama tempat/toko pembelian emas.
Nama barang, termasuk jenis perhiasan yang dibeli.
Kadar atau persentase kemurnian emas dalam perhiasan.
Biaya penanganan atau pembuatan perhiasan.
Harga yang merupakan total keseluruhan transaksi, yakni nilai emas murni, hiasan, dan biaya penanganan atau pembuatannya.
Apakah Bisa Jual Emas Tanpa Surat?
Surat emas menjadi bukti keaslian emas dan akan berpengaruh besar terhadap harga dan kesuksesan penjualan emas. Lalu, apakah masih bisa jual emas tanpa surat?
Jawabannya adalah bisa, tetapi pihak toko emas perlu melakukan pengecekan keaslian emas dan kadar kemurniannya secara detail. Langkah ini dilakukan untuk mencegah adanya penipuan yang dapat merugikan pihak toko emas.
Meski begitu, lembaga resmi seperti Pegadaian biasanya menolak menerima penjualan emas jika tidak disertai dengan suratnya.
Perlu diingat, harga jual emas juga bisa anjlok jika tidak dilengkapi dengan surat. Harga jualnya bisa turun mencapai 10-25% dari total harga beli.
Oleh sebab itu, penting untuk menyimpan surat emas sebaik mungkin. Jadi, tak hanya emasnya saja yang disimpan di tempat aman, tetapi suratnya juga perlu dijaga.
Tips saat Menjual Emas
Sebelum menjual emas, ada beberapa hal yang harus diketahui agar kamu bisa mendapatkan keuntungan maksimal. Masih mengutip laman Pegadaian, berikut tips saat menjual emas:
1. Ketahui Harga Emas Terbaru
Perlu diingat, harga emas akan selalu berubah setiap harinya. Jadi, penting untuk mengetahui harga emas terkini sebelum memutuskan untuk menjual emas.
Disarankan untuk sabar menunggu hingga harga emas di pasar mencapai titik tertinggi. Alhasil, kamu bisa meraup keuntungan besar dari penjualan emas.
2. Cek Kondisi Emas
Selai memantau harga emas, detikers juga perlu mengecek kondisi emas terlebih dahulu. Pastikan emas milikmu tidak tergores maupun terlihat kusam atau menghitam, sehingga tidak menurunkan nilainya.
3. Perhatikan Kadar Emas
Nilai jual emas juga tergantung dari kadar dan berat emasnya. Harga jual emas 18 karat tentu akan berbeda dengan 24 karat, sehingga emas 24 karat punya harga jual yang lebih tinggi.
Selain itu, perhiasan emas yang memiliki kadar emas rendah akan dihargai lebih rendah daripada dengan logam mulia dengan kadar kemurnian 99,99%. Jadi, tentukan jenis emas yang dapat mendatangkan keuntungan lebih.
4. Cari Tempat yang Tepat
Tips selanjutnya adalah mencari tempat atau toko emas yang tepat. Sebab, tidak semua toko perhiasan mau membeli emas dengan harga mahal, karena setiap toko punya kriteria harga emas yang berbeda-beda.
Biasanya, tempat yang tepat dan banyak dipilih masyarakat untuk menjual emas adalah di Pegadaian. Soalnya, Pegadaian bisa membeli emas dengan harga relatif mahal, sekitar 97% dari nilai jual di pasaran.
Tempat jual emas lainnya seperti Antam atau butik emas di sejumlah mal besar juga menguntungkan. Biasanya mereka bersedia membeli emas dengan harga sekitar 95% dari nilai jual di pasaran.
5. Jual Kembali di Tempat Membeli Emas
Apabila tempat membeli emas masih beroperasi sampai sekarang, sebaiknya jual kembali emas di toko tersebut. Biasanya, toko emas masih menerima pelanggan yang ingin menjual emasnya kembali.
Namun, harga jualnya tentu akan lebih rendah dibandingkan saat kamu membeli emas. Umumnya, nominal yang diterima sekitar 70-85% dari harga beli, tapi tergantung juga dari kadar emas dan kondisinya.
6. Sertakan Surat Pembelian Emas
Tips yang terakhir adalah menyertakan surat emas ketika ingin menjual emas. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tidak adanya surat emas dapat mempengaruhi harga dan proses penjualan emas. So, penting untuk menjaga surat emas sebaik mungkin.
Itu dia pentingnya surat emas sekaligus menjawab pertanyaan apakah bisa jual emas tanpa surat. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.