#30 tag 24jam
Simpel dan Praktis, Ini Rangkaian Skincare Dasar Laki-laki di Pagi Hari
Laki-laki juga perlu menjaga kesehatan kulitnya. Untuk hasil yang bagus, setidaknya aplikasikan skincare dasar berikut [505] url asal
#urutan-memakai-skincare #basic-skincare-pria #rutinitas-skincare-laki-laki-agar-wajah-cerah #skincare-laki-laki #skincare-pria
(Kompas.com) 27/07/24 09:37
v/12282597/
JAKARTA, KOMPAS.com - Merawat kesehatan kulit wajah bukan hanya penting dilakukan oleh para perempuan. Kulit wajah laki-laki pun sama pentingnya untuk dirawat setiap harinya.
Tapi, tahukah kamu kalau rangkaian skincare laki-laki untuk pagi dan malam hari berbeda? Terdapat beberapa rangkaian skincare dasar yang praktis dan disarankan untuk digunakan di pagi hari.
Founder Cosmo Colony (Co.Co), Fanny membagikan urutan skincare dasar laki-laki untuk digunakan di pagi hari. Yuk simak selengkapnya!
1. Cuci muka
Fanny menjelaskan rangkaian paling pertama untuk skincare di pagi hari yaitu dengan mencuci muka dengan facial wash.
Rangkaian ini kerap kali dilupakan oleh laki-laki. Sebab banyak yang merasa ketika tidur, kulit wajah tidak terpapar kotoran dan debu dari luar.
Padahal langkah ini sangat penting untuk menjaga kebersihan kulit, sehingga skincare lainnya dapat meresap dengan sempurna.
“Kalau cowok sih yang penting pertama itu cuci muka dulu ya. Walaupun malamnya itu tidur aja tetap harus cuci muka supaya keadaan kulitnya bersih,” kata Fanny kepada Kompas.com saat ditemui di acara Local Joy di Menara Kompas, Jumat (26/7/2024).
2. Moisturizer atau pelembab
Setelah membersihkan wajah dengan facial wash, Fanny menyarankan para laki-laki untuk tetap menjaga kelembapan kulitnya dengan menggunakan moisturizer atau pelembab.
Pilihlah pelembab dengan sesuai dengan tipe kulit kamu. Untuk kulit yang berminyak pun tetap disarankan untuk menggunakan pelembab agar produksi minyak di wajah bisa lebih terkontrol.
“Kalau skincare siang buat cowok sih yang penting kulitnya tetap terjaga kelembapannya, makanya disarankan untuk pakai pelembab dulu setelah cuci muka,” ujarnya.
Sementara itu, menurut Fanny, penggunaan serum di pagi hari bisa disesuaikan dengan kebutuhan kulit wajah.
Jika serum tetap digunakan di pagi hari, tentunya hal ini bisa membantu memaksimalkan efektivitas skincare.
“Kalau kulitnya butuh vitamin atau nutrisi yang lebih banyak, kami sarankan untuk pakai serum juga sebelum penggunaan moisturizer atau pelembab,” jelas Fanny.
3. Sunscreen
Rangkaian terakhir dalam skincare pagi untuk laki-laki yaitu ditutup dengan sunscreen. Sunscreen menjadi sangat penting untuk memproteksi kulit dari paparan sinar matahari.
Fanny menyatakan bahwa laki-laki bisa memilih sunscreen dengan SPF 50 yang mudah meresap dan tidak lengket. Sehingga lebih praktis dan tak perlu menunggu terlalu lama sampai menyerap di kulit.
“Paling terakhir itu bisa ditutup dengan sunscreen, ini supaya kulitnya terproteksi dari paparan sinar matahari. Kalau bisa juga sunscreen ini di reapply setiap dua sampai tiga jam sekali,” pungkasnya.
Urutan Menggunakan dan Memilih Skincare untuk Hasil Terbaik
Memakai skincare harus sesuai urutan jika ingin mendapatkan hasil maksimal. Bagaimana tahap-tahapnya? [2,379] url asal
#urutan-memakai-skincare #urutan-menggunakan-skincare #urutan-menggunakan-skincare-yang-tepat-pagi-dan-malam-hari #panduan-memakai-skincare-yang-tepat #beauty-amp-grooming
(Kompas.com) 17/07/24 09:29
v/11049297/
KOMPAS.com - Mendapatkan kulit yang sehat dan indah tidak selalu mudah. Memang ada faktor anugerah, yaitu genetik. Namun kita juga perlu skincare dengan bahan-bahan yang tepat, kebiasaan sehari-hari yang sehat, dan membangun rutinitas perawatan kulit dalam urutan yang benar.
Artinya, walau kita memakai skincare dengan formulasi paling menjanjikan dan merek perawatan kulit terbaik, namun jika kita tidak memakainya dengan benar sesuai urutan, kita tidak akan mendapatkan kulit sehat seperti yang kita inginkan.
"Urutannya sangat penting dan beberapa bahan tidak boleh dicampur, karena bisa jadi terlalu keras atau bisa menonaktifkan satu sama lain," kata Nkem Ugonabo, MD, dokter kulit di Union Derm di New York City.
Urutan juga dapat mempengaruhi seberapa baik produk diserap ke dalam kulit. “Urutan mengaplikasikan perawatan kulit benar-benar membuat perbedaan,” kata dokter kulit yang berbasis di Mississippi, Lindsey Zubritsky, MD. “Pelapisan yang salah dapat menyebabkan penurunan khasiat produk, selain produk terbuang atau potensi iritasi kulit.”
Apa pun permasalahan kulitmu, ada aturan yang harus diikuti untuk mendapatkan hasil terbaik. “Secara umum, kita harus mengaplikasikan produk (setelah membersihkan wajah) dari yang paling ringan hingga yang paling berat,” kata Dr. Ugonabo.
Artinya, serum yang lebih ringan terlebih dahulu, kemudian krim atau pelembap yang lebih berat, dan terakhir tabir surya.
Apa saja langkah-langkah rutinitas perawatan kulit yang benar?
Ada tiga langkah utama yang diperlukan untuk setiap rutinitas perawatan kulit:
- Membersihkan
- Melembabkan
- Melindungi dengan menerapkan tabir surya
Beberapa orang mungkin menambahkan langkah dan produk lain untuk mengatasi masalah jerawat, meredakan peradangan, memudarkan lingkaran di bawah mata, atau mengatasi masalah kulit lainnya.
Yang jelas, jenis produk yang kita pilih sebaiknya menyesuaikan jenis kulit masing-masing. Semua jenis kulit bisa mendapatkan manfaat dari rutinitas perawatan kulit, namun jenis kulit yang berbeda memiliki kebutuhan yang berbeda pula.
- Kulit kering menghasilkan lebih sedikit minyak dan tampak kusam dan terkadang bersisik, bertekstur, kasar atau gatal. Kamu harus mencari bahan-bahan yang lembut, menenangkan, dan menghidrasi untuk jenis kulit ini.
- Kulit berminyak menghasilkan minyak berlebih dan tampak berkilau, terutama di area T. Jenis ini mungkin rawan jerawat. Carilah produk yang menutrisi atau menghidrasi namun tidak menyumbat pori-pori.
- Kulit kombinasi kering di beberapa area dan berminyak di area lain. Ini bisa berfluktuasi tergantung musim dan bervariasi tergantung pada hormon.
- Kulit normal umumnya bersih dan tidak mudah berjerawat. Teksturnya umumnya halus dan tidak mudah muncul bintik atau noda sensitif.
- Kulit sensitif bisa kering, berminyak atau normal. Jenis kulit ini mudah terasa perih, terbakar, atau mudah teriritasi setelah penggunaan produk atau paparan terhadap angin, matahari, atau pemicu stres lingkungan lainnya.
- Kulit dewasa adalah kulit yang mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan, termasuk garis-garis halus, kerutan, kerusakan akibat sinar matahari, dan kulit kusam dan tidak merata.
Urutan yang benar untuk rutinitas perawatan kulit
Langkah 1: Pembersih
Waktu: Siang dan malam
Freepik.com Ilustrasi perempuan sedang mencuci mukaPembersihan harus menjadi langkah pertama perawatan kulit di pagi dan malam hari, kata para ahli. Di pagi hari, pembersihan menghilangkan sisa tidur, keringat, dan kotoran semalaman, kata Adam Friedman, MD, profesor dan ketua dermatologi di George Washington School of Medicine and Health Sciences di Washington, DC.
Di malam hari, pembersihan menghilangkan riasan, kotoran, deu dan residu yang menumpuk di wajah sepanjang hari.
Untuk langkah ini, American Academy of Dermatology menyarankan penggunaan pembersih lembut non-abrasif yang tidak mengandung alkohol. Pastikan untuk mencuci muka dengan air hangat, bukan air panas, karena dapat mengeringkannya. Gunakan tangan atau pembersih wajah dengan lembut.
Jika ingin kulit lebih bersih, pertimbangkan pembersihan ganda (double cleansing) atau menambahkan micellar water. Dan jangan terlalu kasar dalam proses pengeringannya. Cukup tepuk-tepuk kulit hingga kering dengan handuk bersih.
Pembersih terbaik untuk tiap jenis kulit:
- Kulit kering: Pembersih yang lembut. Tiffany Jow Libby, MD, direktur bedah dermatologi di Brown Dermatology, merekomendasikan pembersih non-komedogenik dan lembut yang memiliki allantoin dan gliserin untuk menghidrasi, melembutkan, dan mengembalikan pelindung kelembapan kulit.
- Kulit berminyak: Produk yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat. “Benzoil peroksida bersifat antibakteri dan membuka pori-pori yang tersumbat untuk mencegah dan mengobati jerawat yang ada,” kata Dr. Libby. Asam salisilat membantu mengelupas sel kulit mati, menghilangkan minyak berlebih, dan membuka pori-pori yang tersumbat.
- Kulit normal: Pembersih yang lembut dan menghidrasi. Dr Libby merekomendasikan produk yang mengandung gliserin untuk menghidrasi kulit dan niacinamide serta panthenol untuk menenangkan dan mendukung kelembapan kulit.
- Kulit sensitif: Pilih pembersih yang lembut yang bisa membersihkan sekaligus menghidrasi dan melindungi.
- Kulit dewasa: Pembersih ringan atau lembut. "Untuk kulit yang menua, cobalah produk yang membersihkan dan membantu menghilangkan sel-sel kulit mati di permukaan untuk membuat kulit lebih cerah dan bercahaya,” kata Dr. Libby.
Langkah 2: Toner
Waktu: Siang atau malam
FREEPIK IlustrasiSiapa pun yang pernah menggunakan toner berbasis alkohol mungkin tidak ingin menambahkan toner kembali ke rutinitas perawatan kulit mereka. Namun toner telah mengalami perubahan dramatis dalam beberapa tahun terakhir, kata Joshua Zeichner, MD, direktur penelitian kosmetik dan klinis di bidang dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai di New York.
Karena toner tidak dirancang untuk menghilangkan kotoran atau residu dari kulit, kita sebaiknya mengaplikasikannya segera setelah pembersihan.
“Toner saat ini adalah serum cair yang dirancang untuk menyimpan bahan aktif tertentu pada kulit,” katanya.
Saat ini, toner dapat digunakan pada banyak jenis kulit. Meskipun tidak semua orang membutuhkan exfoliant atau toner dalam rutinitas perawatan kulitnya, jika kamu memilih menggunakannya, carilah toner yang menawarkan solusi berdasarkan kebutuhan kulit, termasuk hidrasi, pengurangan kerutan, atau pengelupasan kulit.
Toner terbaik untuk tiap jenis kulit:
- Kulit kering: Toner penambah hidrasi. Carilah yang mengandung asam hialuronat, dan pastikan bebas alkohol atau witch hazel, yang dapat mengiritasi kulit kering.
- Kulit berminyak: Toner bebas minyak atau non-komedogenik. Kamu juga bisa mencari bahan-bahan utama, seperti asam alfa hidroksi (AHA) dan asam beta hidroksi (BHA). BHA (asam salisilat, asam laktat, dan asam glikolat) mengelupas kulit dengan menghilangkan kelebihan minyak dan sel kulit mati, kata Dr. Zeichner.
- Kulit normal: Kamu dapat memilih toner apa pun yang kamu inginkan atau melewati langkah ini sepenuhnya.
- Kulit sensitif: Pilih toner dengan kandungan bahan-bahan yang menenangkan, seperti gliserin, asam hialuronat, kamomil, lidah buaya, atau air mawar.
- Kulit dewasa: Toner kaya antioksidan. Carilah antioksidan yang melawan peradangan, seperti vitamin C, atau hidrator, seperti asam hialuronat. Anda juga dapat menggunakan bahan eksfoliasi yang mencerahkan kulit, seperti asam glikolat, kata Dr. Zeichner.
Langkah 3: Serum
Waktu: Siang dan/atau malam
Freepik.com Ilustrasi wanita sedang memakai serum, freepik.comSetelah mencuci muka dan mungkin menambahkan toner, sekarang saatnya mengoleskan serum. Serum terbaik memberikan versi terkonsentrasi bahan aktif ke kulit, jelas Julius Few, MD, seorang ahli bedah plastik yang berbasis di Chicago.
Kita bisa memilih serum yang mengandung vitamin C, vitamin E, asam hialuronat, niacinamide, atau bahan lainnya.
Dan inilah mengapa urutannya penting: Bahan aktif seperti niacinamide dan retinol atau antioksidan seperti serum resveratrol dan vitamin C lebih encer dibandingkan dengan losion dan krim kental. Artinya mereka tidak akan bisa menembus jika kamu mengaplikasikan belakangan.
“Formula serum yang tipis dan terkonsentrasi memungkinkan kita memberi kulit perlindungan lebih banyak selain produk sehari-hari, seperti tabir surya dan pelembab,” kata Dr. Few.
Beberapa bahan aktif membantu meningkatkan produksi kolagen dan elastin, yang membangun kulit yang sehat dan awet muda. Bahan aktif lain yang ditemukan dalam serum dapat mencerahkan.
Serum terbaik untuk tiap kulit:
- Vitamin C: Antioksidan kuat ini melakukan tiga tugas, melindungi kulit dari polutan keras, mencerahkan dan menghilangkan bintik-bintik hitam, serta membantu membangun simpanan kolagen di bawah permukaan kulit.
“Vitamin C paling baik digunakan di pagi hari, di bawah atau sebelum tabir surya, karena merupakan antioksidan yang membantu melindungi dari radikal bebas dan kerusakan lingkungan lainnya,” kata Dr. Ugonabo.
- Vitamin E: Antioksidan kuat lainnya, vitamin E sering kali dipadukan dengan asam hialuronat atau vitamin C dalam serum dan dapat membantu meredakan peradangan, menghidrasi kulit, dan meminimalkan munculnya bekas luka. “Saya merekomendasikannya digunakan di pagi hari,” kata Dr. Ugonabo.
- Asam hialuronat: Sebagai hidrator, asam hialuronat adalah humektan yang bertindak seperti spons untuk menarik air ke lapisan atas kulit. “Ini bisa digunakan pagi atau malam hari,” kata Dr. Ubonabo.
- Retinol: Retinol adalah turunan vitamin A. Beberapa serum retinol sangat bagus untuk menghilangkan garis-garis halus, kerutan, jerawat dan hiperpigmentasi atau tanda hitam. Retinol merangsang kolagen dan pergantian sel dan merupakan bahan yang paling banyak dipelajari untuk melawan munculnya penuaan, kata Dr. Zeichner.
Menurut George Han, MD, dokter kulit di Rumah Sakit Northwell Lenox Hill di New York City, retinol adalah bahan penting yang harus dimiliki dalam rutinitas malam hari. Serum retinol yang diformulasikan dengan baik akan memadukannya dengan bahan-bahan yang meningkatkan hidrasi dan meminimalkan iritasi, kata Dr. Han.
“Ini sangat membantu dan sebaiknya digunakan pada malam hari untuk meminimalkan kekhawatiran seputar iritasi, kekeringan, dan fotosensitifitas.”
- Niacinamide: Turunan vitamin B ini benar-benar dapat melakukan banyak tugas, kata Dr. Zeichner. “Ia memiliki manfaat menenangkan kulit, mencerahkan kulit, dan menguatkan kulit dan juga cocok dipadukan dengan retinol atau asam glikolat,” katanya. “Bisa digunakan pagi atau malam hari.”
Langkah 4: Krim mata
Waktu: Siang dan/atau malam
Thinkstockphotos IlustrasiJika kamu khawatir dengan tanda-tanda penuaan di sekitar mata atau hanya ingin menghilangkan mata bengkak, krim mata dapat membantu. Banyak dari produk ini memiliki bahan aktif, yang berarti produk tersebut juga harus digunakan setelah membersihkanajah, kata Mona Gohara, MD, dokter kulit di New Haven, Connecticut.
Saat memilih krim mata, carilah produk yang sesuai dengan kebutuhan, baik itu hidrasi atau krim mata anti penuaan.
Krim mata terbaik:
- Vitamin C: Jika kamu khawatir dengan perubahan warna di sekitar mata, gunakan krim mata yang mengandung vitamin C. “Ini membantu mencerahkan dan mencerahkan kulit serta meratakan warna kulit,” kata Dr. Zeichner.
- Asam hialuronat: Ini untuk hidrasi, lingkaran hitam atau mata panda, kata Dr. Zeichner. Ini juga membantu mengencangkan dan mencerahkan kulit di sekitar mata.
- Retinol: “Jika kekhawatiran utamamu adalah kerutan di sekitar mata, pilihlah krim mata yang mengandung retinol,” kata Dr. Zeichner.
- Peptida: Ini dirancang untuk merangsang produksi kolagen. Pilih krim mata berbahan peptida jika kamu khawatir dengan garis-garis halus dan kerutan, karena kolagen akan membantu mengisinya dari dalam ke luar.
- Kafein: Apakah mata bengkak di pagi hari? Carilah krim mata yang mengandung kafein, obat penghilang bengkak yang ampuh.
Langkah 5: Pelembab
Waktu: Siang dan malam
Pexels/Andrea Piacquadio Ilustrasi pelembap.Ini adalah langkah penting yang tidak boleh dilewatkan, kata Dr. Gohara. Pelembab meredakan kulit kering, mengunci kelembapan, melindungi dan mendukung pelindung kulit, serta meminimalkan beberapa tanda penuaan.
Pelembab juga menciptakan kanvas sempurna untuk merias wajah. Kuncinya adalah memilih pelembap yang paling sesuai dengan jenis kulit.
Punya kulit berjerawat? Kamu mungkin membutuhkan pelembab untuk kulit berminyak.
“Pelembab dapat diaplikasikan pada waktu yang berbeda-beda sepanjang hari, namun saya menyarankan untuk melakukannya di pagi hari sebelum tabir surya dan di malam hari setelah menggunakan retinol/retinoid,” kata Dr. Ugonabo.
Pelembab terbaik untuk tiap jenis kulit:
- Kulit kering: Gunakan krim, balsem, atau salep yang lebih kental dan lebih mampu menambah kelembapan serta mempertahankan lebih banyak air daripada losion.
- Kulit berminyak: Memiliki kulit berminyak bukan berarti kamu tidak perlu menggunakan pelembap. Orang dengan kulit berminyak atau kombinasi mungkin lebih mcocok dengan pelembab berbahan dasar gel yang ringan dan tidak terasa berat di wajah, kata Dr. Ugonabo.
- Kulit normal: Jika kulitmu tidak kering atau berminyak, cukup pilih pelembab dasar yang kemungkinan besar bisa digunakan secara rutin.
- Kulit kombinasi: Carilah bahan yang menghidrasi, seperti asam hialuronat, yang tidak akan menyumbat pori-pori. Kamu juga dapat menggunakan produk berbeda untuk bagian wajah berbeda.
- Kulit sensitif: Carilah pelembap yang bebas pewangi, bebas pewarna, dan kecil kemungkinannya menyebabkan iritasi. Jika kamu menderita rosacea, pilihlah pelembab dengan bahan anti inflamasi, kata Han.
- Kulit dewasa: Jika kamu tidak menggunakan serum retinol, pilihlah pelembab yang mengandung retinol. “Menggunakan pelembab yang mengandung retinol membantu mengurangi iritasi yang biasanya terkait dengan penggunaan retinol,” kata Dr. Zubritsky.
Langkah 6: Tabir surya
Waktu: Siang hari
FREEPIK/GPOINTSTUDIO Ilustrasi menggunakan tabir surya.Jika menurutmu serum atau pelembap itu penting, maka tabir surya sangatlah penting. Tidak hanya mencegah penuaan dini, tetapi juga dapat membantu mencegah kanker kulit.
Kita harus mengoleskan tabir surya setiap hari, meskipun cuaca mendung atau hujan, atau berencana untuk tetap berada di dalam rumah. Penggunaan tabir surya berspektrum luas dengan SPF 30 atau lebih secara bijaksana adalah langkah terakhir dalam rutinitas perawatan kulit pagi. Anggap saja seperti pelindung yang kita tambahkan sebelum menghadapi musuh terbesar: sinar UV.
Jika menggunakan tabir surya dan pelembap terpisah terasa merepotkan, kini ada banyak pelembab efektif dengan SPF yang dapat membantu mengurangi jumlah langkah dalam rutinitas perawatan kulit, kata Dr. Friedman.
Mengoleskan krim tangan dengan SPF secara teratur dapat memulihkan kulit kering, dan menggunakan tabir surya dapat membantu kita menghindari bintik-bintik penuaan dan kanker kulit di sana. Aturan pelembab yang sama berlaku saat memilih tabir surya untuk jenis kulit, kata Dr. Zeichner.
Tabir surya terbaik untuk jenis kulit:
- Kering: Carilah tabir surya yang menggabungkan perlindungan dan hidrasi
- Berminyak: Carilah tabir surya yang mencantumkan non-komedogenik dan bebas minyak pada labelnya, karena kecil kemungkinannya untuk menyumbat pori-pori dan menyebabkan atau memperparah jerawat.
- Kulit normal: Pilih tabir surya yang paling sering kamu gunakan, baik itu kombinasi pelembap, atau pelembap dengan SPF.
- Kombinasi: Pilih tabir surya yang diformulasikan untuk kulit kombinasi, yang ringan dan tidak menyumbat pori-pori.
- Kulit sensitif: Pilih produk berbahan dasar mineral dengan seng oksida dan/atau titanium dioksida, karena kecil kemungkinannya mengiritasi kulit.
- Dewasa: Carilah tabir surya yang memiliki bahan anti penuaan yang ampuh, sehingga bisa berfungsi ganda.
Jawaban atas pertanyaan umum tentang rutinitas perawatan kulit
Apa itu pembersihan ganda?
Double Cleansing artinya membersihkan wajah sebanyak dua kali, pertama dengan produk berbahan dasar minyak dan kemudian menggunakan produk berbahan dasar air.
Mengapa dua pembersih? Pembersih berbahan dasar minyak berfungsi untuk menghilangkan riasan tahan air dan tabir surya, sedangkan pembersih berbahan dasar air membersihkan sisa minyak dan mempersiapkan kulit menerima perawatan selanjutnya.
Kapan menggunakan masker wajah?
Secara umum, masker wajah sebaiknya digunakan setelah pembersihan, tetapi sebelum serum dan pelembab. Selalu baca petunjuk pada label dan ikuti dengan cermat untuk hasil terbaik.