Emil dinilai berpotensi menjadi menteri setelah aktif membantu pemenangan Prabowo-Gibran sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD). Halaman all [347] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Dardak buka suara ketika ditanya bakal memilih tetap menjadi wakil gubernur jika terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2024 atau menjadi menteri.
Pasalnya, Emil dinilai berpotensi menjadi menteri setelah aktif membantu pemenangan presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD).
“Kayanya kalau kabinet bukan pemilihan dengan mencalonkan diri, itu hak prerogatif penuh dari Bapak Presiden sekarang dan nantinya,” ujar Emil di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, Rabu (10/7/2024).
Namun, ia menyebutkan bahwa Partai Gerindra yang diketuai oleh Prabowo juga telah memberikan surat rekomendasi dukungan padanya dan mantan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk maju dalam Pilkada Jatim 2024.
Baginya, hal itu merupakan sinyal bahwa ia diminta untuk fokus menjadi wakil gubernur.
Terlebih, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga telah menyatakan dukungan padanya.
“Kebetulan koalisi yang mengusung Ibu Khofifah dan saya itu juga ada Partai Gerindra yang mana ketua umumnya Pak Prabowo, presiden terpilih,” tuturnya.
“Sehingga saya rasa sudah terjawab dengan sendirinya, bahwa fokus dari ikhtiar pengabdian saya dan juga amanah dari ketua umum saya, Bapak AHY adalah untuk kembali mendampingi Ibu Khofifah,” sambung dia.
Dalam kesempatan yang sama, Khofifah menyatakan bakal terus membangun komunikasi dengan semua partai politik (parpol).
Sebab, ia dan Emil punya keinginan untuk menjadikan Jatim sebagai wilayah yang memulai persatuan nasional semua pihak.
“Kami mengikhtiarkan sedapat mungkin, Jawa Timur bisa menjadi referensi rekonsiliasi nasional,” tuturnya.