JAKARTA, investor.id - Pasar kripto ambles dalam 24 jam terakhir. Bahkan, harga Bitcoin anjlok parah karena jatuh lebih dari 3% hingga melorot ke level US$ 57 ribu. Penurunan ini terjadi akibat adanya pergerakan wallet milik Mt Gox dan Jerman.
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat pagi (5/7/2024) pukul 06.10 WIB, kapitalisasi pasar kripto global anjlok 1,04% menjadi US$ 2,13 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) ambles 3,77% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 57.984 per koin atau setara Rp 947,2 juta (kurs, Rp 16.337).
Hal serupa juga terjadi pada Ethereum (ETH) yang terkoreksi 5,39% menjadi US$ 3.118 per koin. Sedangkan Binance (BNB) jatuh 6,12% dalam 24 jam. Sehingga BNB dibanderol dengan harga US$ 522 per koin.
Dikutip dari CoinDesk, harga Bitcoin anjlok parah hingga ke bawah US$ 58 ribu di tengah adanya pergerakan wallet Mt. Gox untuk pertama kalinya dalam sebulan. Ditambah lagi, wallet milik badan resmi Jerman memindahkan simpanan BTC dengan nilai lebih dari US$ 75 juta ke bursa kripto.
“Di antara alasan utama penurunan harga adalah pemerintah Jerman memindahkan lebih dari US$ 50 juta ke bursa kripto, yang menciptakan spekulasi jual di pasar,” kata Lucy Hu, analis senior di perusahaan investasi kripto Metalpha, dalam pesan Telegram.
Mt. Gox dijadwalkan untuk mulai mendistribusikan aset yang dicuri dari klien dalam peretasan yang terjadi di 2014 pada bulan ini, meskipun tidak jelas kapan, setelah bertahun-tahun tenggat waktu ditunda. Pembayaran kembali akan dilakukan dalam bentuk bitcoin dan bitcoin cash (BCH) dan dapat menambah tekanan jual ke kedua pasar, seperti yang dilaporkan sebelumnya.
Wallet Mt.Gox
Wallet yang dilacak oleh Arkham menunjukkan wallet Mt. Gox melakukan transaksi uji coba selama Kamis (4/7/2024) pagi waktu Asia, memindahkan total bitcoin senilai US$ 25 melalui tiga transaksi ke wallet yang berbeda. Entitas yang memegang token dalam jumlah besar diketahui memindahkan jumlah yang tidak signifikan antar wallet sebelum transfer yang lebih besar, yang mungkin menunjukkan niat untuk menjual.
Data Arkham juga menunjukkan entitas Jerman tersebut memindahkan US$ 175 juta dalam bentuk BTC ke berbagai wallet, US$ 75 juta di antaranya dikirim ke bursa kripto Kraken dan Coinbase. CEO Arkham Miguel More sebelumnya mengatakan kepada CoinDesk bahwa transfer dari wallet ke bursa dapat menunjukkan niat untuk menjual token.
Sementara itu, bitcoin kini telah turun di bawah indikator teknis yang diikuti secara luas untuk pertama kalinya sejak Oktober, menandakan kemungkinan tren turun dalam beberapa bulan mendatang.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News