#30 tag 24jam
Pascapandemi, Konsep Intimate Wedding Makin Jadi Tren
Di masa seperti ini, kesiapan mental dan budget adalah hal utama yang perlu dipersiapkan oleh calon pengantin untuk menentukan vendor yang sesuai. - Halaman all [797] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pascapandemi #weeding-event #intimate-wedding #budget #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 14/07/24 23:45
v/10785426/
JAKARTA, investor.id - Di masa seperti ini, kesiapan mental dan budget adalah hal utama yang perlu dipersiapkan oleh calon pengantin untuk menentukan vendor yang sesuai.
Karena itu, tak mengherankan tren yang tengah digandrungi oleh calon pengantin saat ini adalah intimate wedding dan konsep internasional.
Intimate wedding adalah sebuah acara pernikahan yang memiliki skala yang lebih kecil namun tetap mempertahankan nuansa sakral seperti pernikahan konvensional pada umumnya.
Intimate Wedding telah menjadi pilihan favorit banyak pasangan, terutama sejak pandemi. Keunggulan pernikahan ini adalah pengendalian yang lebih baik dari awal hingga akhir acara. Ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pasangan yang menikah, tetapi juga memudahkan penyelenggara dalam mengatur segalanya dengan lancar.
Konsep intimate wedding sebenarnya tidak jauh berbeda dari pernikahan tradisional. Perbedaannya terletak pada jumlah undangan yang jauh lebih terbatas. Pasangan yang memilih intimate wedding hanya mengundang keluarga inti dan orang-orang terdekat dalam lingkaran mereka.
Biasanya, jumlah tamu yang diundang dalam intimate wedding berkisar antara 50 hingga 80 orang, bahkan mungkin kurang dari itu.
Namun, perlu dicatat bahwa batasan jumlah undangan ini tidak mengurangi tingkat kesakralan acara tersebut; sebaliknya, suasana pernikahan cenderung menjadi lebih hangat dan erat karena hadirnya orang-orang terdekat dalam momen yang penting ini.
“Calon pengantin tidak perlu khawatir untuk mendiskusikan konsep dan budget yang diinginkan, karena JWS Wedding terus berupaya memberikan pelayanan wedding yang fleksibel, mengikuti tren dan keinginan calon pengantin.Tren yang tengah digandrungi oleh calon pengantin saat ini adalah intimate wedding dan konsep internasional,” kata Putri Asri Azizah, Founder dan Owner JWS Wedding.dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (14/7/2024).
Kembali Bangkit
Sejak pandemi beberapa tahun lalu, lanjut dia, bisnis pernikahan di Indonesia telah kembali bangkit dengan konsep yang semakin kreatif. Dengan adanya media sosial, calon pengantin memiliki banyak referensi sehingga ekspektasi terhadap vendor pernikahan semakin tinggi. Vendor wedding dituntut kreatif dan fleksibel dengan keinginan klien.
“Hingga saat ini, JWS Wedding telah menangani lebih dari 700 acara pernikahan, mendapatkan apresiasi tinggi dari klien karena fleksibilitas dan kemampuan untuk mengadaptasi konsep yang diajukan klien,” kata Putri.
Sebelumnya, Bridestory merilis hasil survei seputar pernikahan yang dilakukan pada akhir tahun 2023 terhadap 5 ribu responden yang terdiri atas 71,8 persen perempuan dan 28,2 persen pria. Survei ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berencana untuk menikah di venue yang berlokasi di Jabodetabek (66,6 persen) dan Bali (13,9 persen).
Untuk tanggal pernikahan, sebagian besar responden menjawab bahwa mereka merencanakan pernikahan di kuartal kedua tahun 2024 (25,4 persen) dan kuartal ketiga tahun 2024 (23,5 persen). Uniknya, waktu persiapan para calon pengantin sudah kembali seperti masa sebelum pandemi, yaitu lebih dari 12 bulan sebelum hari pernikahan (32,3 persen).
Mengenai jumlah tamu undangan, calon pengantin sudah kembali menggelar perayaan pernikahan yang dihadiri oleh sekitar 300-500 tamu (32,5 persen) dibandingkan saat masa pandemi yang memiliki skala lebih kecil. Untuk jenis venue pernikahan yang dipilih oleh para calon mempelai, tiga jawaban teratas memilih ballroom hotel (46,7 persen), gedung atau aula serbaguna (25,8 persen), serta taman, pantai atau area outdoor (12,9 persen).
Saat ditanya tentang anggaran yang dipersiapkan untuk menggelar acara pernikahan, sekitar 31,8 persen responden memiliki anggaran di kisaran Rp250-Rp500 juta dan 29,8 persen responden dengan Rp500 juta-Rp 1 miliar.
Untuk calon pengantin yang sedang mencari vendor pernikahan, lanjut dia, JWS Wedding memberikan beberapa tips dalam memilih wedding organizer yang tepat:
Lihat dari portofolio vendor, pastikan vendor tergabung dalam asosiasi atau komunitas jasa pernikahan nasional, dan pilih vendor yang sudah berbadan PT serta memiliki kantor yang dapat dikunjungi. "Alhamdulillah JWS Wedding telah memenuhi semua persyaratan tersebut," ujar Putri meyakinkan.
Sebagai informasi, sejak didirikan pada tahun 2018 oleh Putri Asri Azizah, JWS Wedding menjadi pelopor dalam industri pernikahan di Indonesia dengan misi membantu calon pengantin mewujudkan pernikahan impian mereka.
Dengan tagline "Create a dream wedding that defines you, JWS Wedding berkomitmen untuk memberikan layanan pernikahan yang tidak hanya menawan tetapi juga terjangkau.
“JWS Wedding menawarkan all-in wedding package yang mencakup semua kebutuhan pernikahan seperti Wedding Planner & Organizer, Catering, Dekorasi, Makeup & Attire, Dokumentasi, MC, Entertain, dan lain-lain mulai dari Rp 30 juta,” katanya.
JWS Wedding dikenal sebagai event organizer (EO) yang menawarkan layanan wedding yang berbeda dari Wedding Organizer (WO) biasa. JWS Wedding mulai bekerja sejak 6 bulan hingga 1 tahun sebelum acara, membantu calon pengantin dengan jadwal dan agenda yang harus dilakukan sebelum pernikahan.
Selain itu, JWS Wedding juga menyediakan wedding checklist yang memudahkan calon pengantin untuk mengkroscek semua aspek acara pernikahan mereka. Wedding planner sudah merupakan service standar dari JWS Wedding, yang apabila di-booking terpisah di Wedding Organizer lain umumnya mengenakan fee 10-25 juta rupiah. "Kami berkomitmen untuk memberikan layanan wedding yang lengkap dan terencana dengan baik," jelas Putri .
Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News