Permintaan Nmax Neo cukup baik, YIMM prioritaskan lini produksi untuk varian tersebut. Meski demikian tak mengabaikan varian Nmax Turbo. [305] url asal
Makassar - Di sela perjalanan etape terakhir Nmax Tour Boemi Nusantara (NTBN) yang berlangsung di Sulawesi Selatan sejak Jumat-Minggu (18-20/10/2024), ada beberapa fakta yang terungkap tentang motor maxi terbaru Yamaha yaitu Nmax Turbo dan Nmax Neo. Dipaparkan oleh Public Relation Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Rifki Maulana bahwa permintaan Nmax Neo masih lebih dominan dari pada Nmax Turbo.
Meski tak mengungkapkan tentang berapa banyak permintaan tipe Neo dan Turbo, namun Ia menjelaskan tentang prioritas jumlah produksi Neo yang dikebut lebih dulu. Mengingat model ini mengalami permintaan yang cukup besar keiimbang versi Turbo.
"Kalau Kami melihat tren yang ada, termasuk permintaan Nmax terbaru ini, tipe Neo memang mengalami permintaan yang cukup besar. Fakta ini membuat Yamaha juga memberikan prioritas pemenuhan kebutuhan pasar untuk tipe tersebut," ujar PR Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana di Bulukumba pada Sabtu (19/10/2024). Sayangnya, Rifki tak menjelaskan seberapa banyak permintaan Nmax Neo dan Nmax Turbo. Namun jika melihat tren masyarakat pengguna skutik, saat ini memang mayoritas ingin punya motor model terbaru dan tidak repot soal cara pengoperasian fitur-fiturnya. Rifki juga mengakui bahwa meski prioritas produksi Nmax Neo dilakukan, namun mereka tak abai dengan permintaan konsumen akan Nmax Turbo.
Seperti diketahui, bahwa Nmax Neo masih menggendong mesin yang sama dengan Nmax generasi sebelumnya. Namun ada beberapa perubahan yang dilakukan Yamaha di bagian mesin dan CVT-nya agar lebih bertenaga namun tetap efisien dalam hal penggunaan bahan bakar.
Sementara untuk Nmax Turbo yang dilengkapi dengan Y-Connect dan fitur Yamaha Electric CVT yang dioperasikan melalui Y-Shift yang terdiri dari 2 mode berkendara, memiliki desain CVT yang sangat berbeda dari versi Neo. Begitu juga mesinnya untuk mewadahi perputaran mesin yang tinggi ketika menganktifkan mode berkendara Sport.
Yamaha NMAX Neo jadi varian paling murah dari NMAX generasi terbaru, tapi secara tampilan tidak beda jauh dari yang Turbo Halaman all?page=all [525] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - NMAX generasi terbaru bukan cuma hadir dalam versi Turbo, tapi ada juga yang paling rendah yakni Neo. Modelnya hampir sama, cuma perbedaan signifikan ada di transmisi dan harganya.
NMAX Neo masih memakai CVT biasa, sedangkan yang Turbo, pakai Yamaha Electric Continous Variable Transmission (YECVT). Selisih harganya pun cukup jauh, Neo di Rp 32,7 juta sedangkan Turbo paling murah di Rp 37,75 juta.
Pada tulisan kali ini, Kompas.com menguji NMAX Neo, varian yang paling murah dari desain, spesifikasi, rasa berkendara, sampai biaya perawatannya.
Secara keseluruhan, NMAX Neo tetap bisa jadi opsi buat yang berminat punya NMAX tapi tidak dengan teknologi Turbo.
Desain NMAX Neo
NMAX Neo mengalami ubahan signifikan dari bagian bodinya. Semua berubah dari depan, samping, belakang, paling tinggal ban sampai spion yang sama bentuknya dari NMAX generasi kedua.
Misal di bagian depan, NMAX Neo jadi tampil lebih agresif dengan model bodi dan lampu baru.
Sekarang lampu sein sudah tidak terpisah lagi posisinya dengan lampu utama, jadi menempel, sudah LED dan ada lampu tembak di atasnya, keduanya sudah proyektor.
Kalau lihat dari samping, proporsi bodinya masih mirip dengan yang lama. Cuma di NMAX baru, bodi belakang lebih lebar, memberi kesan kekar dan agresif.
Kompas.com/Adityo Yamaha NMAX Neo
Sedangkan ke bagian belakang, lampunya sudah LED semua tapi bentuknya jadi lebih kecil. Belum lagi sekarang modelnya terpisah-pisah, lampu rem saja ada sisi kanan dan kiri, begitu juga yang sein.
Pada bagian klaster instrumen, masih menggunakan model full LED yang lengkap informasinya. Baru di NMAX Turbo TechMax yang dapat speedometer bertumpuk, seperti yang terpasang ke XMAX.
Secara tampilan, NMAX Neo bisa jadi pilihan buat yang mau beli NMAX baru tapi tanpa YECVT dan dengan harga lebih murah. Tersedia empat pilihan warna, Hitam, Merah, Dull Blue, dan Putih.
Kompas.com/Adityo Yamaha NMAX Neo
Spesifikasi dan Fitur NMAX Neo
NMAX Neo punya panjang 1.935mm, lebar 740mm, dan tinggi 1.200 mm. Kalau dibandingkan dengan yang lama, cuma lebih tinggi sedikit, panjang dan lebarnya sama.
Buat jarak sumbu roda atau wheelbase, NMAX Neo punya panjang 1.340mm. Ground clearance atau jarak terendah ke tanah 125mm, tinggi tempat duduk 770mm.
Bobotnya sekarang jadi 135 Kg dalam kondisi terisi. Tangki BBM juga besar, 7,1 liter, masih sama dengan NMAX generasi kedua.
KOMPAS.com/ADITYO Yamaha NMAX Neo S
Kemudian di bagian mesin, NMAX Neo tetap kebagian mesin 155cc VVA Blue Core yang baru. Tenaganya naik, kini tembus 11,3 kW atau setara 15,1 TK di 8.000 RPM dan torsi 14,2 Nm di 6.500 RPM.
JAKARTA, KOMPAS.com - NMAX generasi terbaru bukan cuma hadir dalam versi Turbo, tapi ada juga yang paling rendah yakni Neo. Modelnya hampir sama, cuma perbedaan signifikan ada di transmisi dan harganya.
NMAX Neo masih memakai CVT biasa, sedangkan yang Turbo, pakai Yamaha Electric Continous Variable Transmission (YECVT). Selisih harganya pun cukup jauh, Neo di Rp 32,7 juta sedangkan Turbo paling murah di Rp 37,75 juta.
Pada tulisan kali ini, Kompas.com menguji NMAX Neo, varian yang paling murah dari desain, spesifikasi, rasa berkendara, sampai biaya perawatannya.
Secara keseluruhan, NMAX Neo tetap bisa jadi opsi buat yang berminat punya NMAX tapi tidak dengan teknologi Turbo.
Desain NMAX Neo
NMAX Neo mengalami ubahan signifikan dari bagian bodinya. Semua berubah dari depan, samping, belakang, paling tinggal ban sampai spion yang sama bentuknya dari NMAX generasi kedua.
Misal di bagian depan, NMAX Neo jadi tampil lebih agresif dengan model bodi dan lampu baru.
Sekarang lampu sein sudah tidak terpisah lagi posisinya dengan lampu utama, jadi menempel, sudah LED dan ada lampu tembak di atasnya, keduanya sudah proyektor.
Kalau lihat dari samping, proporsi bodinya masih mirip dengan yang lama. Cuma di NMAX baru, bodi belakang lebih lebar, memberi kesan kekar dan agresif.
Kompas.com/Adityo Yamaha NMAX Neo
Sedangkan ke bagian belakang, lampunya sudah LED semua tapi bentuknya jadi lebih kecil. Belum lagi sekarang modelnya terpisah-pisah, lampu rem saja ada sisi kanan dan kiri, begitu juga yang sein.
Pada bagian klaster instrumen, masih menggunakan model full LED yang lengkap informasinya. Baru di NMAX Turbo TechMax yang dapat speedometer bertumpuk, seperti yang terpasang ke XMAX.
Secara tampilan, NMAX Neo bisa jadi pilihan buat yang mau beli NMAX baru tapi tanpa YECVT dan dengan harga lebih murah. Tersedia empat pilihan warna, Hitam, Merah, Dull Blue, dan Putih.
Kompas.com/Adityo Yamaha NMAX Neo
Spesifikasi dan Fitur NMAX Neo
NMAX Neo punya panjang 1.935mm, lebar 740mm, dan tinggi 1.200 mm. Kalau dibandingkan dengan yang lama, cuma lebih tinggi sedikit, panjang dan lebarnya sama.
Buat jarak sumbu roda atau wheelbase, NMAX Neo punya panjang 1.340mm. Ground clearance atau jarak terendah ke tanah 125mm, tinggi tempat duduk 770mm.
Bobotnya sekarang jadi 135 Kg dalam kondisi terisi. Tangki BBM juga besar, 7,1 liter, masih sama dengan NMAX generasi kedua.
KOMPAS.com/ADITYO Yamaha NMAX Neo S
Kemudian di bagian mesin, NMAX Neo tetap kebagian mesin 155cc VVA Blue Core yang baru. Tenaganya naik, kini tembus 11,3 kW atau setara 15,1 TK di 8.000 RPM dan torsi 14,2 Nm di 6.500 RPM.
Tenaga dan torsi tadi disalurkan ke roda belakang pakai Continous Variable Transmission (CVT). Perbedaan dengan yang Turbo, transmisinya masih mengandalkan roller untuk memutar pulley yang ada di CVT.
Soal kaki-kaki, NMAX Neo menggunakan suspensi depan teleskopik dan belakang model shockbreaker ganda dengan tabung. Ban depan 110/70, yang belakang 130/70, masih sama memakai pelek berukuran 13 inci.
KOMPAS.com/ADITYO Yamaha NMAX Neo S
Pada bagian rem sudah menggunakan cakram ganda di depan dan belakang. Sayangnya buat yang Neo, tidak dilengkapi dengan ABS dual channel, baru ditemui di varian Turbo TechMax.
Perbedaan paling besar antara yang Turbo dengan Neo adalah transmisinya. Turbo sudah menggunakan YECVT, CVT baru yang sudah tidak memakai roller, diganti perannya pakai perangkat elektronis.
Neo dapat speedometer baru yang sebenarnya masih mirip dengan yang lama. Layarnya negatif, tersedia pilihan odo, trip A dan B, tegangan baterai, kilometer oli dan belt, konsumsi BBM, indikator bensin, dan sebagainya.
KOMPAS.com/FATHAN Yamaha NMAX Neo S
Pada sisi kiri bodi, ada colokan buat mengisi daya telepon genggam, tapi modelnya masih butuh adaptor. Beda dengan yang ada di NMAX Turbo, power outlet sudah pakai yang colokan USB.
Buat jok, modelnya polos saja, baru yang tipe TechMax dapat jok spesial dengan jahitan dan bermotif. Bagasinya diklaim sama dengan yang lama, kapasitasnya 25 liter dan bisa muat helm yang ukurannya sedang.
Tidak lupa juga, NMAX Neo sudah dapat Y-Connect. Jadi motor bisa terhubung ke telepon pintar untuk menampilkan notifikasi seperti pesan singkat atau telepon.
KOMPAS.com/ADITYO Yamaha NMAX Neo
Rasa Berkendara NMAX Neo
Motornya penguji bawa lintas kota, dari Jakarta ke Bogor. Selain itu, kondisi jalan yang dilewati pun beragam, dari yang sepi sampai ramai dan macet.
Soal posisi berkendara, NMAX Neo yang baru lebih kurang sama rasanya dengan yang lama. Buat pengendara dengan postur tinggi 178 cm seperti penguji, posisi tangan rileks tidak tegang dan kaki menapak sempurna ke aspal.
Posisi duduk yang rileks ini membuat penguji tidak terlalu lelah saat bawa motor jalan dari Jakarta ke Bogor, baik lancar maupun macet. Tangan juga tidak tegang membuat manuver motor lebih leluasa, apalagi saat selap-selip.
KOMPAS.com/ADITYO Yamaha NMAX Neo
Secara performa mesin, NMAX Neo menggunakan mesin 155cc yang serupa dengan Lexi LX155. Tenaganya 15,1 TK dan torsi 14,2 Nm, disematkan juga teknologi VVA atau Variable Valve Actuation yang aktif saat putaran mesin tinggi.
Ketika dipakai berkendara, rasa mesinnya halus saat dinyalakan. Dorongan dari CVT pun tergolong linear saat awal gas diputar.
Cuma yang bikin nagih adalah saat VVA aktif di putaran mesin tinggi, bisa dilihat pada klaster instrumen. Saat logo VVA menyala, motor terasa lebih kencang dan responsif, senang untuk digas.
KOMPAS.com/ADITYO Yamaha NMAX Neo
Soal suspensi, NMAX Neo menggunakan shock depan model teleskopik dan di belakang model shockbreaker ganda dengan tabung. Saat melewati polisi tidur, memang bantingan yang belakang rasanya agak keras.
Tapi saat dipakai manuver di kecepatan 40 Kpj sampai 60 Kpj, motor jadi nurut berkat bantingan yang tidak terlalu empuk tadi. Jadi pengendara percaya diri kalau melakukan manuver belok, apalagi kalau jalanan kosong.
Soal pengereman, NMAX Neo sudah memakai cakram ganda di depan dan belakang, tapi belum ABS. Rem depan karakternya lebih responsif, sedangkan yang belakang cenderung empuk, nyaman buat pengereman di kecepatan yang rendah.
KOMPAS.com/ADITYO WISNU Impresi awal Yamaha Nmax Turbo
Biaya Kepemilikan Yamaha NMAX Neo
Walau punya transmisi yang berbeda, biaya perawatan NMAX varian terendah sampai yang paling mahal tetap sama buat tahun pertama. Bahkan tidak beda dengan NMAX lama atau generasi kedua.
Nantinya, pemilik NMAX Neo bakal mendapatkan KSG alias Kartu Servis Gratis yang bisa digunakan untuk melakukan perawatan berkala. Tahun pertama dapat gratis jasa servis empat kali dan satu kali oli gratis.
Jadinya pemilik bisa servis motor setelah satu bulan setelah pembelian atau 1.000 Km pertama serta olinya gratis. Kemudian yang kedua di bulan keempat atau 4.000 Km, ketiga di bulan kedelapan atau 8.000 Km, dan bulan ke-12 atau 12.000 Km.
Dok. YIMM Yamaha NMAX Turbo hadir dengan pembaruan fitur yang cukup canggih di kelasnya. Kehadiran fitur baru bertujuan untuk meningkatkan performa skutik bongsor ini, walaupun berdasarkan spek di atas kertas tidak berbeda jauh dengan model sebelumnya.
Pada KSG kedua sampai keempat, yang gratis hanya jasa servisnya saja. Kalau mau ganti oli, satu liter oli Yamalube Super Matic dibanderol Rp 74.000, setahun tinggal dikalikan tiga, jadi Rp 222.000.
Selain menghitung biaya servis, Kompas.com juga menghitung ongkos BBM selama setahun atau sekitar 12.000 Km. Berdasarkan pengetesan, NMAX Neo mencatat konsumsi BBM 41,4 Km per liter.
Kalau dihitung sampai 12.000 Km, maka NMAX Neo menggunakan BBM sebanyak 290 liter. Kalau dikali dengan harga Pertamax (Rp 12.950 per liter di Agustus), maka menghabiskan biaya Rp 3.755.500 dalam satu tahun buat BBM saja.
Jadi total biaya kepemilikan NMAX Neo dalam satu tahun, totalnya jadi Rp 3.977.500. Maka per bulannya siapkan dana Rp 331.000-an, atau per harinya cuma Rp 10.000-an.
JAKARTA, KOMPAS.com - Yamaha NMAX varian terendah yakni Neo tetap punya tampilan seperti model Turbo. Perbedaannya paling di bagian CVT yang masih konvensional, beda dengan YECVT yang ada komponen elektronis.
Secara desain, NMAX Neo kelihatan makin bongsor, dan futuristis. Bagian lampu misal, sekarang sudah LED semua, bagian depan tampilannya baru dengan lampu sein yang sekarang menempel ke lampu utama, tidak terpisah.
Soal spesifikasi, hal yang perlu dibahas pertama adalah dimensinya. NMAX Neo punya panjang 1.935mm, lebar 740mm, dan tinggi 1.200 mm. Kalau dibandingkan dengan yang lama, cuma lebih tinggi sedikit, panjang dan lebarnya sama.
Buat jarak sumbu roda atau wheelbase, NMAX Neo punya panjang 1.340mm. Ground clearance atau jarak terendah ke tanah 125mm, tinggi tempat duduk 770mm.
Bobotnya sekarang jadi 135 Kg dalam kondisi terisi. Tangki BBM juga besar, 7,1 liter, masih sama dengan NMAX generasi kedua.
Kemudian di bagian mesin, NMAX Neo tetap kebagian mesin 155cc VVA Blue Core yang baru. Tenaganya naik, kini tembus 11,3 kW atau setara 15,1 TK di 8.000 RPM dan torsi 14,2 Nm di 6.500 RPM.
KOMPAS.com/ADITYO Yamaha NMAX Neo S
Tenaga dan torsi tadi disalurkan ke roda belakang pakai Continous Variable Transmission (CVT). Perbedaan dengan yang Turbo, transmisinya masih mengandalkan roller untuk memutar pulley yang ada di CVT.
Soal kaki-kaki, NMAX Neo menggunakan suspensi depan teleskopik dan belakang model shockbreaker ganda dengan tabung. Ban depan 110/70, yang belakang 130/70, masih sama memakai pelek berukuran 13 inci.
KOMPAS.com/FATHAN Yamaha NMAX Neo S
Pada bagian rem sudah menggunakan cakram ganda di depan dan belakang. Sayangnya buat yang Neo, tidak dilengkapi dengan ABS, baru ditemui di varian Turbo TechMax.
Buat harga, NMAX Neo dibanderol mulai Rp 32,7 juta. Tersedia juga yang Neo S dengan tambahan fitur kunci pintar atau Smart Key yang harganya jadi Rp 33,7 juta. Varian Turbo paling murah, dibanderol Rp 37,75 juta selisihnya Rp 5 jutaan dengan Neo.
Setelah meluncur bulan lalu, kami berkesempatan menjajal langsung All New Yamaha NMax Neo untuk penggunaan harian. Kendaraan itu merupakan varian standar tanpa keberadaan YECVT atau 'turbo'. Berapa konsumsi BBM motor matik bertubuh gambot tersebut?
Sebagai catatan, mesin Yamaha NMax Neo sama persis dengan yang tertanam di tubuh Lexi baru, yakni BlueCore 155,09cc SOHC bersilinder tunggal dengan empat katup dan teknologi Variable Valve Actuation atau VVA. Pembekalan tersebut diklaim mampu menghasilkan tenaga 11,3 kw dan torsi 14,2 Nm.
Yamaha Indonesia memastikan, mesin baru tersebut lebih efisien dibandingkan model sebelumnya. Bukan hanya itu, tarikannya juga terasa sangat halus di putaran bawah dan tengah.
Konsumsi BBM Yamaha NMax Baru Foto: Doc. Yamaha
Nah, untuk menguji klaim tersebut, kami mencoba menggunakan Yamaha NMax Neo untuk penggunaan harian di wilayah perkotaan. Seberapa irit tunggangan baru itu? Berikut uraian lengkap kami.
Konsumsi BBM Yamaha NMax Neo
Kami mengendarai Yamaha NMax Neo di sekitaran Bekasi-Jakarta. Sementara rute yang dipilih perpaduan jalan raya padat, jalur perumahan yang lengang dan lintasan sempit di area pemukiman warga.
Selama pengetesan, kami lebih sering mengendarai motor di kecepatan 50-70 km/jam. Sementara kecepatan puncak kami hanya mencapai 85 km/jam. Padahal, kendaraan itu diklaim bisa melesat hingga 120 km/jam.
Kami menggunakan skema pengetasan full to full untuk menguji seberapa irit Yamaha NMax Neo. Sedangkan bahan bakar yang dipilih adalah Shell Super dengan RON 92. Kami mengendarai motor dengan gaya standar, alias tak terlalu menerapkan eco driving.
Yamaha Nmax Baru Foto: (Muhammad Hafizh Gemilang/detikOto)
Kami lebih dulu me-reset odometer kendaraan sebelum tangki bahan bakarnya diisi penuh (full tank). Setelah itu, kami melakukan perjalanan mengelilingi Bekasi dan Jakarta dengan jarak 55,8 km.
Kami kemudian kembali isi bensin full tank dengan jenis BBM yang sama. Hasilnya, untuk menempuh jarak 55,8 km, Yamaha NMax Neo menghabiskan bensin 1,44 liter saja.
Itu tandanya, dengan rumus hitung-hitungan full to full, motor tersebut punya konsumsi BBM 38,75 km/liter. Angka tersebut sedikit lebih rendah dari nominal di MID yang mencapai 41,5 km/liter.
Namun, perlu dicatat, angka itu dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kondisi jalan yang dilintasi, gaya berkendara, hingga bobot pengemudi.