#30 tag 24jam
Investasi Bitcoin Jadi Pilihan Strategis, BTC Dapat Dobrak Manis US$70 Ribu
Harga BTC diprediksi dapat mencapai US$70.000, trader disarankan untuk memanfaatkan peluang ini dalam investasi Bitcoin mereka. [617] url asal
#alokasi-aset-bitcoin #analisis-pasar #investasi-bitcoin #trading-bitcoin #volatilitas-crypto
(BlockChain-Media) 15/10/24 15:15
v/16503886/
Harga BTC diprediksi dapat mencapai US$70.000, trader disarankan untuk memanfaatkan peluang ini dalam investasi Bitcoin mereka.
Harga Bitcoin diperkirakan bisa mencapai US$70.000 dalam waktu dekat, menjadikannya semakin menarik bagi para trader, usai pada Selasa pagi sukses mencapai zona penting, US$66 ribu. Analisis terbaru menunjukkan bahwa kondisi pasar saat ini mendukung potensi kenaikan signifikan. Hal ini menjadi kesempatan bagi para investor untuk mengeksplorasi strategi yang dapat memaksimalkan alokasi aset Bitcoin mereka.
Dalam beberapa pekan mendatang, para trader Bitcoin dan Ethereum diperkirakan akan meraup keuntungan besar dari transaksi yang tepat. Mengingat volatilitas yang sedang berlangsung, analis menyarankan agar trader tetap waspada dan tidak kehilangan peluang di tengah harga yang cenderung stagnan.
“Meskipun Oktober biasanya menunjukkan tren bullish untuk Bitcoin (“Uptober“–Red), sebagian besar keuntungan biasanya terjadi di paruh kedua bulan ini,” kata Markus Thielen, Analis di 10x Research dalam catatan terbarunya, Selasa (15/10/2024), terkait tren terkini dalam investasi Bitcoin.
Sejak awal bulan ini, Bitcoin telah menunjukkan pola teknikal yang menarik, di mana harga mencapai titik terendah dan berpotensi untuk melakukan rebound.
Momen kritis ini diharapkan terjadi dalam 48 jam ke depan, ketika BTC kemungkinan besar akan menembus dan menutup di atas garis konsolidasi menurun yang telah berlangsung selama tujuh bulan.
“Kami semakin yakin dengan perubahan bullish yang ditunjukkan oleh indikator mingguan kami, yang sebelumnya menunjukkan pola puncak pada Maret dan April,” jelasnya terkait tren dalam alokasi aset Bitcoin.
Kenaikan harga ini diperkirakan akan mendorong banyak trader untuk berinvestasi lebih lanjut, khususnya saat trader berusaha untuk mendapatkan opsi atas potensi keuntungan di masa depan, imbas investasi Bitcoin mereka.
Salah satu sorotan penting dari analisis saat ini adalah tingginya imbal hasil yang bisa didapatkan dari options Bitcoin. Meskipun terdapat risiko, banyak trader melihat peluang ini sebagai cara untuk mengoptimalkan investasi mereka.
“Volatilitas yang lebih rendah untuk Bitcoin memberikan peluang risk/reward yang menarik bagi trader,” ungkapnya.
Dalam beberapa waktu mendatang, trader dapat melakukan strategi call spread untuk memposisikan diri di atas level US$65.000. Jika Bitcoin berhasil menembus level tersebut, target berikutnya bisa berada di angka US$70.000.
Harga Bitcoin Diantisipasi Cetak Rekor Baru pada Akhir Oktober 2024
Tren ini diperkuat oleh minat institusional yang meningkat, di mana BlackRock diperkirakan akan semakin aktif mempromosikan Ethereum untuk melengkapi strategi aset digital yang lebih luas.
“Kami terus memantau data kunci untuk memastikan bahwa Ethereum memiliki potensi pertumbuhan yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Jika tren positif ini berlanjut, dampaknya dapat dirasakan tidak hanya oleh Ethereum tetapi juga oleh Bitcoin, yang dapat meraih keuntungan dari arus investasi Bitcoin yang lebih besar.
Dengan menjelang pemilihan presiden AS dan keputusan suku bunga The Fed yang semakin mendekat, trader diperkirakan akan mengalami fear of missing out (FOMO).
“Dari sisi pasar, terdapat US$6,5 triliun dalam dana pasar uang yang siap untuk diinvestasikan, sehingga menciptakan peluang bagi trader dalam konteks investasi Bitcoin untuk memanfaatkan momentum yang ada,” tambah Thielen.
Ia menyebut, para investor saat ini dihadapkan pada situasi yang unik, di mana tingkat suku bunga yang lebih rendah dan arus modal yang tinggi menciptakan peluang untuk berinvestasi di Bitcoin dan aset digital lainnya.
Ajaib Kripto: Uptober! Harga Bitcoin Dapat Berlanjut ke US$68 Ribu
Di tengah ketidakpastian pasar, banyak trader yang tetap optimis terhadap prospek investasi Bitcoin. Mereka berusaha memanfaatkan momen-momen krusial untuk meningkatkan alokasi aset Bitcoin mereka dan meraih potensi keuntungan yang lebih besar.
Dengan kondisi pasar yang mendukung dan analisis yang menunjukkan adanya peluang signifikan, para trader diharapkan bisa memaksimalkan investasi mereka dalam beberapa bulan mendatang.
Dengan kondisi yang ada saat ini, investasi Bitcoin tampak menjadi langkah yang strategis bagi banyak trader.
Peluang untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka pendek hingga menengah semakin terbuka lebar, dan trader disarankan untuk tetap fokus pada analisis teknis serta mengikuti perkembangan pasar secara cermat. [ps]
Kapitalisasi Memecoin Solana Dekati Avalanche, Pertanda Apa?
Kapitalisasi memecoin Solana mencapai US$11 miliar, mendekati Avalanche, memicu spekulasi tentang tren jangka panjang di pasar kripto. [362] url asal
#koin-meme #memecoin #memecoin-solana #solana
(BlockChain-Media) 15/10/24 14:57
v/16501552/
Memecoin Solana kembali menjadi sorotan setelah kapitalisasinya mendekati Avalanche. Nilai pasar koin meme Solana mencapai US$11 miliar, menimbulkan spekulasi di kalangan investor dan pengamat kripto. Apakah ini menandakan tren jangka panjang atau hanya hype sementara?
MemecoinKembali Jadi Perbincangan HangatMemecoin kembali populer meningkat lebih dari 41 persen dan sekitar Sebanyak 95 persen dari semua koin jenis ini multichain mendukung Ethereum, dengan kombinasi antara Ethereum dengan BNB masih menjadi pilihan paling populer saat ini.

Kapitalisasi ini tidak hanya menunjukkan pertumbuhan minat, tetapi juga menimbulkan pertanyaan penting: apakah memecoin Solana akan terus mengalami peningkatan atau justru akan menghadapi koreksi besar?
Koin meme Solana memiliki potensi besar untuk melampaui jaringan lain di pasar kripto. Avalanche, dengan kapitalisasi pasar yang tidak terlalu jauh berbeda.
Dengan jarak yang semakin kecil antara kedua kapitalisasi pasar ini, muncul spekulasi bahwa Solana dapat segera menyalip Avalanche dan proyek kripto lainnya jika tren positif ini berlanjut.
Beberapa faktor mendasari pertumbuhan kapitalisasi memecoin Solana. Salah satunya adalah meningkatnya kepercayaan pada jaringan Solana sebagai blockchain yang stabil, efisien, dan mampu menangani beban transaksi yang besar dengan cepat.
Ini menjadi daya tarik utama bagi investor yang ingin berpartisipasi dalam pasar memecoin yang berkembang. Selain itu, koin meme Solana mendapatkan popularitas karena didukung oleh komunitas yang kuat, mirip dengan apa yang telah mendorong Dogecoin di masa lalu.
Faktor lainnya adalah minat investor terhadap proyek-proyek berbasis meme yang biasanya cenderung lebih menarik perhatian publik.
Koin berbasis meme sering kali menjadi sarana untuk memasuki dunia kripto bagi investor baru yang tertarik dengan konsep yang lebih ringan namun berpotensi menghasilkan keuntungan besar.
Tren atau Hype Sementara?Dengan kapitalisasi pasar yang hampir menyamai Avalanche, memecoin Solana tampaknya berada di jalur yang menjanjikan. Namun, terdapat pertanyaan apakah ini merupakan tren jangka panjang atau hanya fase sementara.
Di satu sisi, potensi pertumbuhan koin meme Solana terlihat menjanjikan, terutama dengan dukungan dari jaringan blockchain yang kuat. Di sisi lain, volatilitas pasar memecoin yang tinggi membuat masa depannya sulit diprediksi.
Apapun hasilnya, satu hal yang pasti: memecoin Solana telah berhasil menempatkan dirinya sebagai salah satu jaringan terbesar dalam dunia kripto saat ini.
Bagaimana kelanjutan tren ini akan tergantung pada faktor eksternal seperti sentimen pasar kripto secara keseluruhan dan perkembangan teknologinya sendiri. [dp]
Ajaib Kripto: Uptober! Harga Bitcoin Dapat Berlanjut ke US$68 Ribu
Analis Ajaib Kripto berpendapat harga Bitcoin dapat berlanjut ke US$68 ribu, usai pagi hari ini menyentuh US$66 ribu. Apa saja katalisnya? [348] url asal
#bitcoin #etf-bitcoin #harga-kripto #inflasi #prediksi-bitcoin #ramalan-harga-bitcoin #uptober
(BlockChain-Media) 15/10/24 13:38
v/16501554/
Analis Ajaib Kripto, Panji Yudha, berpendapat harga Bitcoin dapat berlanjut ke US$68 ribu, usai pagi hari ini menyentuh US$66 ribu. Apa saja katalisnya memenuhi narasi “Uptober”?
Harga Bitcoin terus menunjukkan tren positif di Oktober 2024, setelah berhasil melampaui US$66.000 pada awal pekan ini. Dalam sepekan terakhir, Bitcoin mencatat kenaikan sebesar 6 persen, meski tantangan masih ada terkait resistance level. Apakah momentum ini akan bertahan hingga akhir bulan? Para analis memproyeksikan potensi bullish untuk Bitcoin berdasarkan berbagai faktor ekonomi global.
Pada 15 Oktober 2024, harga Bitcoin berhasil mencapai US$66.300, namun mengalami sedikit koreksi ke US$65.850. Meski begitu, banyak analis, termasuk Financial Expert Ajaib Kripto, Panji Yudha, yang optimistis tentang prospek Bitcoin ke depan.
Harga BTC Bisa Mencapai 68 Ribu, Waspada MA-20 di US$63 Ribu“Dari analisa teknikal, saat ini BTC bertengger di US$65.850. Jika mampu bertahan di atas support US$64.000, maka ada potensi untuk melanjutkan kenaikan hingga US$68.000,” ujar Panji Yudha dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/10/2024).
Namun, ia juga memperingatkan bahwa jika BTC turun di bawah level tersebut, kemungkinan besar akan ada retest ke resistance di sekitar MA-20 di US$63.000.
Kenaikan ini didukung oleh beberapa faktor penting, termasuk data inflasi di Amerika Serikat untuk bulan September yang mencapai 2,4 persen secara tahunan (YoY), sedikit lebih tinggi dari proyeksi awal sebesar 2,3 persen YoY.
Namun, inflasi ini masih lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya di Agustus yang mencapai 2,5 persen. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan melanjutkan kebijakan pemangkasan suku bunga, yang menjadi sentimen positif bagi aset berisiko seperti Bitcoin.

Mengenai prospek di bulan Oktober, Panji Yudha menambahkan bahwa kenaikan BTC di bulan Oktober sering dikaitkan dengan istilah “Uptober”, yang merujuk pada kecenderungan Oktober sebagai bulan bullish bagi Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.
Biasanya, Oktober ditutup dengan kenaikan, meski tidak jarang bulan ini dimulai dengan koreksi. Menurutnya, momentum historis di bulan Oktober ini, yang dikenal sebagai salah satu bulan terkuat untuk Bitcoin, bisa menjadi katalis penting yang mendukung kenaikan harga hingga akhir bulan. [ps]
Samara Asset Group Ikuti Langkah Microstrategy Beli Bitcoin, Harga Saham Langsung Meroket
Samara Asset Group umumkan akuisisi Bitcoin, mengikuti jejak Microstrategy. Harga saham melonjak hingga 10 persen. [669] url asal
#bitcoin #btc #microstrategy #samara-asset-group
(BlockChain-Media) 15/10/24 12:00
v/16496412/
Samara Asset Group secara resmi mengumumkan akuisisi Bitcoin sebagai bagian dari strategi investasi utamanya, mengikuti jejak Microstrategy.
Dengan langkah ini, harga saham Samara melonjak hingga 10 persen. Masuknya institusi besar seperti Samara semakin memperkuat pasar kripto, mengangkat optimisme terhadap masa depan BTC.
Institusi Besar Beli Bitcoin, Pasar Kripto Makin PanasBitcoin terus menarik perhatian institusi besar di tengah perubahan iklim ekonomi global. Microstrategy, yang dikenal sebagai pionir dalam adopsi Bitcoin oleh korporasi, sebelumnya telah menambah 7.420 BTC senilai sekitar US$458,2 juta.
Keberhasilan strategi Microstrategy memperlihatkan betapa pentingnya BTC sebagai instrumen investasi alternatif di tengah ketidakpastian ekonomi. Kebijakan moneter longgar dan penurunan suku bunga di Amerika Serikat juga turut meningkatkan daya tarik kripto.
Selain Microstrategy, perusahaan investasi lainnya seperti juga Metaplanet telah membeli 107,913 BTC, memperlihatkan minat institusi yang terus meningkat terhadap Bitcoin.
Langkah ini semakin memperkuat sentimen positif di pasar kripto dan mencerminkan keyakinan bahwa BTC akan menjadi aset yang dominan di masa depan.
Ambisi Samara Asset Group Saingi MicrostrategySamara Asset Group, melalui CEO-nya Patrick Lowry, mengumumkan pada 14 Oktober 2024 bahwa BTC kini menjadi aset cadangan utama perusahaan. Perusahaan akan menggunakan dana dari penerbitan obligasi untuk memperkuat portofolio aset digital akuisisi Bitcoin dan berinvestasi dalam teknologi inovatif.
“Kami sangat antusias dengan potensi penerbitan obligasi ini dan berharap dapat menggunakan dananya untuk terus meningkatkan cadangan Bitcoin serta mendukung manajer dan inovator terbaik di dunia,” ungkap Lowry.
Langkah tersebut memperlihatkan bahwa suatu hari Samara dapat menyaingi Microstrategy dalam hal kepemilikan BTC.
Obligasi ini akan diterbitkan oleh Samara Asset Group p.l.c., sementara entitas baru yang dibentuk khusus, Samara Asset Holdings Ltd., akan dijadikan jaminan dan bertindak sebagai penjamin obligasi tersebut.
Obligasi ini akan dicatatkan di pasar tidak teregulasi di Bursa Oslo dan Bursa Frankfurt, memberikan akses kepada lebih banyak investor institusi. Penempatan obligasi secara privat akan memiliki jumlah minimum langganan dan alokasi sebesar €100.000.
Dengan penerbitan obligasi ini, Samara tidak hanya ingin memperkuat neraca keuangan tetapi juga memperluas investasinya di sektor teknologi baru yang sedang berkembang pesat.
Christian Angermayer, anggota komite penasihat Samara, menekankan pentingnya misi perusahaan dalam mendorong inovasi melalui akuisisi Bitcoin.
“Kami ingin menanamkan modal pada para pembangun masa depan dan memastikan posisi kami kuat dalam Bitcoin,” ujarnya.
Strategi ini menunjukkan bahwa Samara berusaha lebih dari sekadar mengikuti tren, tetapi ingin menjadi pemain kunci dalam industri kripto dan teknologi.
Saham Samara Meroket Hingga 10 PersenSetelah pengumuman akuisisi Bitcoin, harga saham Samara Asset Group (SRAG) di Bursa saham melonjak hingga 10 persen.
Respons positif ini menunjukkan betapa kuatnya kepercayaan pasar terhadap strategi akuisisi Bitcoin sebagai bagian dari aset cadangan.

Dalam beberapa tahun terakhir, investor semakin memandang BTC sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan alat diversifikasi yang efektif.
Langkah berani seperti ini juga menunjukkan bahwa pasar kripto kini telah mencapai fase baru, di mana institusi besar memimpin arus investasi kripto.
Saham Samara mencerminkan optimisme pasar dan memperlihatkan bahwa strategi investasi kripto dapat membawa keuntungan yang cukup signifikan bagi para pemegang saham.
Harga Bitcoin Makin Kuat: Dampak Masuknya Investor InstitusiMasuknya investor institusi semakin memperkuat posisi BTC sebagai aset investasi strategis di pasar global.
Sejak beberapa tahun terakhir, tren institusi dalam akuisisi Bitcoin terus meningkat, dengan perusahaan seperti Microstrategy dan kini Samara Asset Group aktif menambah cadangan BTC mereka.
Langkah ini memperlihatkan bagaimana BTC tidak lagi dipandang sebagai aset spekulatif semata, melainkan sebagai instrumen investasi jangka panjang yang menarik.
Sentimen positif terhadap harga Bitcoin juga didorong oleh kebijakan moneter yang lebih longgar dari The Fed dan penurunan suku bunga, yang membuat aset digital semakin menarik bagi investor institusi.
Di saat ketidakpastian ekonomi dan inflasi meningkat, banyak institusi mencari alternatif untuk melindungi nilai aset mereka, dan BTC menjadi salah satu pilihan utama.
Strategi investasi yang diambil oleh perusahaan seperti Samara dan Microstrategy dapat membuka jalan bagi lebih banyak institusi untuk masuk ke pasar kripto.
Hal ini tidak hanya berpotensi mendorong kenaikan harga Bitcoin tetapi juga meningkatkan stabilitas dan kredibilitas pasar kripto secara keseluruhan.
Dengan semakin banyaknya institusi yang masuk, BTC tampak siap mengukuhkan posisinya sebagai “emas digital” dan aset penyimpan nilai yang relevan di masa depan. [dp]
Telegram Resmi Hadir di Kazakhstan, Bagaimana Dampaknya pada Token di TON?
Telegram resmi membuka kantor di Kazakhstan, memperketat regulasi konten ilegal, dan berdampak pada ekosistem kripto serta token di TON. [575] url asal
#jaringan-ton #kazakhstan #telegram #ton
(BlockChain-Media) 15/10/24 11:30
v/16494326/
Berdasarkan pengumuman resmi dari pemerintah Kazakhstan, Telegram secara resmi akan membuka kantor perwakilan di negara ini.
Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya Telegram untuk meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi dan memastikan kontrol lebih baik terhadap konten ilegal di negara tersebut.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan keamanan digital dan regulasi yang lebih ketat di Kazakhstan, langkah ini dipandang sebagai perkembangan yang signifikan, terutama bagi ekosistem kripto, khususnya token-token di jaringan TON.
Kontrol Konten yang Lebih Ketat di KazakhstanKeputusan Telegram untuk membangun kantor di Kazakhstan datang setelah pemerintah setempat memperketat aturan bagi platform digital.
Berdasarkan undang-undang baru, setiap platform internet seperti Telegram, WhatsApp dan TikTok, diwajibkan memiliki perwakilan lokal di negara tersebut.
“Kami secara aktif bekerja sama dengan Telegram untuk segera menghapus konten ilegal dan memblokir saluran terlarang. Sesuai dengan undang-undang kami, platform internet seperti Telegram, WhatsApp, dan TikTok kini diharuskan memiliki perwakilan di Kazakhstan,” ungkap Menteri Kazakhstan Zhaslan Madiyev.
Perwakilan ini diharapkan dapat memfasilitasi kerja sama yang lebih baik antara pemerintah dan platform untuk menghapus konten-konten ilegal serta memblokir kanal-kanal yang dianggap melanggar hukum.
“12,5 juta dari 20 juta warga Kazakh menggunakan Telegram setiap bulan, meningkat 25 persen dari tahun lalu. Kami bangga dapat menjadi platform komunikasi utama bagi masyarakat Kazakh dan berharap dapat terus menjadi alat yang mempercepat transformasi ekonomi dan digital yang pesat,” ujar CEO Telegram, Pavel Durov, di kanal pribadinya.
Dampak Terhadap Ekosistem Kripto dan Jaringan TONSeiring dengan pembukaan kantor di Kazakhstan, Telegram juga menghadapi pengawasan lebih ketat terkait operasinya, terutama menyangkut ruang kripto.
Sebagai platform yang dikenal ramah terhadap kripto, Telegram telah menjadi pusat aktivitas bagi komunitas kripto global, termasuk jaringan TON (Telegram Open Network).
Langkah Telegram untuk menyesuaikan diri dengan regulasi lokal dapat berdampak signifikan terhadap penggunaan TON dan token-token terkait di jaringan tersebut.
Dalam konteks ini, investor kripto di jaringan TON perlu memantau perkembangan ini secara saksama. Penegakan regulasi yang lebih ketat di Kazakhstan bisa berujung pada pembatasan konten atau kanal yang berhubungan dengan aktivitas kripto ilegal.
Namun, di sisi lain, peningkatan kepatuhan juga dapat memberikan rasa aman lebih bagi investor, mengingat Telegram semakin berkomitmen untuk memerangi aktivitas ilegal di platformnya.
Kerja Sama Global Melawan Aktivitas IlegalKazakhstan sendiri telah berkolaborasi dengan perusahaan teknologi global seperti Meta dan Apple untuk menangani masalah penipuan dan akun palsu.
Dalam upaya ini, Meta melaporkan telah memblokir lebih dari 1,2 milyar akun palsu secara global, sebagian besar dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).
Bagi pengguna Telegram di Kazakhstan, ini menandakan bahwa mereka akan semakin dilindungi dari potensi bahaya di ruang digital, seperti penipuan yang sering terjadi di ruang kripto.
Upaya kolaboratif ini juga mencerminkan langkah Kazakhstan untuk memastikan keamanan digital bagi warga negaranya. Pemerintah telah menjalin kemitraan internasional untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas ilegal di dunia maya, termasuk aktivitas yang terkait dengan kripto.
Tantangan Telegram di Tengah Pengawasan GlobalKeputusan Telegram untuk membuka kantor di Kazakhstan juga tidak lepas dari tantangan global yang dihadapi Pendirinya, Pavel Durov. Di tengah penyelidikan yang dilakukan otoritas Prancis terhadap aktivitas ilegal di platform tersebut, Telegram telah memperketat kebijakan untuk menangani konten bermasalah.
Durov bahkan menyatakan bahwa Telegram telah berbagi alamat IP dan nomor telepon pengguna yang melanggar aturan, jika diminta oleh pihak berwenang.
Selain itu, Telegram juga melakukan pembaruan pada mesin pencari internalnya untuk menghapus konten ilegal dari hasil pencarian dan menggunakan AI untuk mengidentifikasi konten yang bermasalah.
Ini menunjukkan bahwa perusahaan semakin serius dalam menjaga platform-nya tetap aman dari aktivitas yang melanggar hukum, yang berpotensi menguntungkan ruang kripto dalam jangka panjang. [st]
Monochrome Siap Luncurkan ETF Ethereum Pertama di Australia
Monochrome meluncurkan ETF Ethereum pertama di Australia, menawarkan penebusan in-kind dan peluang investasi kripto baru. [552] url asal
(BlockChain-Media) 15/10/24 11:00
v/16494324/
Monochrome Asset Management akan mencatatkan sejarah baru di industri kripto Australia dengan meluncurkan ETF Ethereum spot pertama di negara tersebut.
ETF tersebut, yang diberi nama Monochrome Ethereum ETF (IETH), akan mulai diperdagangkan di bursa Cboe Australia pada 16 Oktober 2024.
Dengan peluncuran ini, Monochrome memperkenalkan peluang baru bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur ke Ethereum tanpa perlu memegang aset kripto itu secara langsung.
Langkah ini diambil setelah kesuksesan Monochrome dengan ETF Bitcoin pertama di Australia, yang diluncurkan beberapa bulan lalu.
Keunikan dan Fleksibilitas ETF Ethereum dariMonochromeETF ini memiliki fitur khusus yang menarik bagi berbagai kalangan investor, yaitu model penebusan in-kind yang memungkinkan investor menebus saham mereka dengan Ethereum yang sebenarnya.
Hal tersebut memberikan fleksibilitas dan kemudahan bagi para investor, baik institusi maupun ritel, yang ingin mendapatkan keuntungan dari perubahan harga Ethereum tanpa harus berurusan dengan kerumitan teknis dalam menyimpan aset tersebut.
Tidak hanya itu, ETF ini juga dirancang untuk mengikuti pergerakan harga Ethereum secara ketat, memberikan kemudahan akses kepada investor yang ingin terlibat dalam pasar kripto dengan cara yang lebih aman dan teregulasi.
Di tengah semakin meningkatnya permintaan akan produk investasi berbasis aset digital di Australia, peluncuran ETF ini diharapkan menjadi momentum besar untuk memperluas penetrasi kripto di pasar investasi tradisional.
Efisiensi Pajak untuk InvestorSalah satu kelebihan utama dari IETH adalah strukturnya yang dirancang untuk lebih efisien dari sisi pajak dibandingkan dengan produk serupa di AS.
Dengan menggunakan struktur dual-access bare trust, ETF ini memungkinkan investor untuk mengalihkan Ethereum ke dalam dana tanpa memicu kewajiban pajak langsung, seperti pajak keuntungan modal.
“Ini adalah fitur yang dapat memungkinkan efisiensi pajak yang lebih besar,” ujar CEO Monochrome, Jeff Yew, dilansir dari Decrypt.
Struktur ini juga memastikan bahwa investor memiliki hak penuh atas Ethereum yang mereka investasikan dalam ETF, yang berarti setiap aksi yang dilakukan oleh wali amanat dana tersebut akan dianggap sebagai tindakan yang dilakukan atas nama masing-masing investor.
Penebusan atau transfer yang dilakukan juga akan dilindungi dari pajak keuntungan modal selama kepemilikan legal tidak berubah.
“ETF kripto AS tidak dapat didukung dalam bentuk barang, termasuk ETF Bitcoin, dan tidak dioperasikan di zona waktu ini,” tambah Yew.
Tanggapan Pasar dan Masa Depan Produk Kripto di AustraliaPeluncuran ETF ETH ini juga menandakan bahwa pasar kripto di Australia semakin matang.
Setelah kesuksesan ETF Bitcoin Monochrome yang diluncurkan pada Juni 2023 dan berhasil menarik investasi sebesar US$10,1 juta, ETF Ethereum ini diharapkan mendapatkan perhatian yang sama dari kalangan investor.
Dengan permintaan yang terus meningkat untuk produk investasi yang teregulasi dan aman, Monochrome berada di garis depan dalam menyediakan jalur baru bagi investor Australia untuk berpartisipasi di pasar aset digital.
Namun, penting untuk dicatat bahwa peluncuran ETF Ethereum ini juga bersamaan dengan perkembangan di pasar global. Di AS, beberapa ETF Ethereum yang telah diluncurkan baru-baru ini mencatatkan arus keluar modal.
Hal ini menunjukkan adanya fluktuasi permintaan, yang bisa menjadi tantangan bagi Monochrome dalam menarik perhatian investor Australia. Namun, dengan fitur unik dan fokus pada efisiensi pajak, ETF ini diharapkan mampu bersaing dengan produk serupa di pasar internasional.
Dengan semakin banyaknya negara yang mulai mengadopsi produk-produk keuangan berbasis kripto, termasuk Tiongkok dan beberapa negara Eropa, Australia kini berada di barisan depan dalam menawarkan peluang investasi berbasis Ethereum.
Monochrome Ethereum ETF tidak hanya membuka pintu bagi investor lokal, tetapi juga menempatkan Australia sebagai salah satu pusat inovasi kripto global yang patut diperhitungkan. [st]
Proposal Baru USDe Ethena: Solana dan Staking Likuid Jadi Cadangan!
Proposal Ethena menambahkan Solana dan varian staking likuid BNSOL dan bbSOL sebagai cadangan baru untuk USDe. [547] url asal
(BlockChain-Media) 15/10/24 10:30
v/16494322/
Dalam upaya untuk memperkuat ekosistem stablecoin USDe dan memperluas penggunaannya di dunia keuangan terdesentralisasi (DeFi), komunitas Ethena baru-baru ini mengusulkan penambahan Solana (SOL) sebagai salah satu aset pendukung untuk USDe.
Ini adalah langkah signifikan yang bertujuan untuk mendiversifikasi cadangan USDe dan meningkatkan stabilitasnya melalui mekanisme yang serupa dengan yang sudah digunakan untuk aset Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) di berjangka perpetual.
Selain itu, proposal ini juga mencakup dua varian liquid staking Solana, yaitu Binance Liquid Staked SOL (BNSOL) dan Bybit Liquid Staked SOL (bbSOL).
Penambahan SOL dalam Cadangan USDeSolana (SOL) diusulkan sebagai aset yang bisa memberikan stabilitas tambahan bagi USDe. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan strategi delta hedging yang sudah diterapkan untuk BTC dan ETH.
Strategi ini menggunakan posisi derivatif untuk mempertahankan nilai yang stabil bagi USDe, sekaligus meminimalkan risiko yang terkait dengan fluktuasi pasar.
Proposal ini juga memproyeksikan bahwa dengan memasukkan SOL sebagai aset cadangan, Ethena dapat membuka sekitar US$2 hingga US$3 milyar dalam open interest baru di pasar, yang secara signifikan dapat meningkatkan pasokan dan permintaan USDe di masa depan.
Menurut tim Ethena, langkah ini dapat memperkuat hubungan antara USDe dan ekosistem Solana, yang saat ini adalah salah satu jaringan blockchain terbesar di dunia kripto.
“Kami percaya bahwa menambahkan Solana sebagai bagian dari cadangan USDe akan membantu meningkatkan stabilitas dan utilitas dari stablecoin ini, terutama di saat pasar bergerak dengan cepat,” ujar tim Ethena.
BNSOL dan bbSOLSelain Solana, liquid staking seperti BNSOL dan bbSOL juga diusulkan untuk ditambahkan dalam komposisi cadangan USDe.
Liquid staking ini menawarkan keuntungan tambahan bagi pemegang Solana karena memungkinkan mereka mendapatkan imbal hasil dari staking sambil tetap memiliki likuiditas untuk diperdagangkan di pasar sekunder.
Strategi ini sudah digunakan Ethena dengan liquid staking untuk ETH, di mana sekitar sepertiga dari cadangan ETH dalam USDe berasal dari liquid staking.
“Kami berharap, dengan penambahan BNSOL dan bbSOL, dapat memperluas skala USDe dan meningkatkan peluang bagi para staker untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih baik,” ujar tim Ethena.
Potensi Dampak terhadap USDe dan SolanaDengan adanya penambahan ini, Ethena diperkirakan dapat meningkatkan cadangan stablecoin USDe yang saat ini bernilai sekitar US$2,5 milyar.
Langkah ini juga diproyeksikan akan memperbesar pangsa pasar Ethena di sektor DeFi, mengingat Solana memiliki ekosistem yang berkembang pesat dan likuiditas yang lebih baik dibandingkan beberapa aset kripto lainnya.
Lebih jauh lagi, Ethena akan menjadi salah satu pemain besar dalam perdagangan berjangka perpetual untuk SOL.
Diperkirakan, Ethena akan menguasai sekitar 5 hingga 10 persen dari total open interest untuk SOL, yang saat ini bernilai sekitar US$2 milyar di pasar berjangka. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan protokol Ethena jika kondisi pasar menguntungkan.
Langkah Hati-Hati dengan Pengawasan KetatMeskipun proposal ini menawarkan banyak peluang, tim Ethena tetap berhati-hati dalam implementasinya.
Mengingat riwayat perdagangan berjangka perpetual SOL yang masih relatif singkat serta likuiditasnya yang lebih rendah dibandingkan BTC dan ETH, proses penambahan SOL ke dalam cadangan akan dilakukan secara bertahap.
Tim pengelola risiko di Ethena akan memantau likuiditas dan tingkat pendanaan dari kontrak SOL untuk memastikan tidak ada risiko yang berlebihan terhadap nilai stablecoin.
Jika disetujui oleh Komite Risiko, penambahan ini akan menjadi langkah penting dalam ekspansi Ethena di pasar DeFi dan meningkatkan stabilitas USDe.
Kombinasi antara SOL, BNSOL dan bbSOL diyakini mampu memberikan fondasi yang lebih kuat untuk USDe, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi investor Solana. [st]
Ripple Mencetak 4,5 Juta RLUSD dalam Sehari, Siap Dominasi Stablecoin
Ripple mencetak 4,5 juta RLUSD stablecoin dalam sehari, siap mendobrak pasar kripto dengan fitur inovatif. [493] url asal
(BlockChain-Media) 15/10/24 10:00
v/16494325/
Ripple telah mengambil langkah besar dalam usahanya untuk memperkuat posisinya di pasar stablecoin.
Berdasarkan data dari Etherscan, hanya dalam waktu 24 jam, perusahaan tersebut berhasil mencetak 4,5 juta RLUSD, stablecoin yang dipatok 1:1 terhadap dolar AS, yang sedang dalam tahap pengujian.
Pencetakan ini terjadi di RLUSD Treasury, dan batch tambahan sebesar 260.000 RLUSD juga ditambahkan, sehingga total mencapai 4,76 juta RLUSD. Langkah ini menunjukkan kesiapan Ripple untuk meluncurkan stablecoin ini dalam skala yang lebih luas pada akhir tahun 2024.
Pengujian RLUSD di XRP Ledger dan EthereumSejak Agustus 2024, Ripple telah menguji RLUSD di jaringan XRP Ledger dan Ethereum. Stablecoin ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam transaksi lintas batas dengan biaya yang lebih rendah dan kecepatan yang lebih tinggi.
Pencetakan besar-besaran ini merupakan bagian dari fase beta yang lebih luas, di mana Ripple sedang memastikan RLUSD dapat memenuhi standar keamanan dan efisiensi tertinggi.
Setelah lolos dari tahap pengujian dan mendapatkan persetujuan regulasi, stablecoin ini diharapkan mampu bersaing dengan pemain besar lainnya seperti Tether.
Manfaat Utama RLUSD: Menggunakan XRP sebagai Auto-BridgeSalah satu inovasi utama dari RLUSD adalah penggunaannya bersama XRP sebagai auto-bridge asset. Fitur ini memungkinkan RLUSD menjadi lebih likuid dan efisien dalam hal transaksi lintas blockchain.
Auto-bridge ini juga diharapkan mampu mempermudah konversi RLUSD ke aset lainnya, meningkatkan kecepatan transaksi dan mengurangi biaya, terutama dalam konteks pembayaran lintas batas. Fitur ini menjadikan RLUSD tidak hanya sebagai stablecoin biasa, tetapi juga alat yang sangat kuat untuk transaksi global.
Langkah Ripple ini dipandang sebagai strategi untuk memanfaatkan jaringan XRP Ledger dan Ethereum secara maksimal, memberikan solusi kripto yang lebih mudah diakses dan terjangkau bagi pengguna di seluruh dunia.
Tantangan dan Peluang di Pasar StablecoinMeskipun RLUSD sedang dalam fase pengujian, Ripple tetap menghadapi tantangan besar. Persaingan di pasar stablecoin sangat ketat, dengan Tether dan USD Coin (USDC) yang sudah mapan dan memiliki pangsa pasar signifikan.
Namun, Ripple optimis bahwa dengan integrasi auto-bridge XRP dan fokus pada keamanan serta kecepatan transaksi, RLUSD dapat menawarkan alternatif yang lebih baik.
Selain itu, potensi gangguan dari kasus hukum yang sedang berlangsung dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) masih menjadi risiko besar bagi Ripple.
Kasus ini telah menyoroti status XRP sebagai sekuritas, meskipun pengadilan memutuskan sebagian kemenangan untuk Ripple pada Juli 2023. Kendati demikian, Ripple tetap maju dengan proyek stablecoin-nya dan memperluas jangkauan operasinya.
Dampak pada Harga XRPSelain memperkuat posisinya di pasar stablecoin, pencetakan besar RLUSD ini juga diharapkan memiliki dampak positif pada harga XRP.
Seperti yang terjadi pada Ethereum ketika stablecoin DAI diluncurkan, peningkatan penggunaan stablecoin biasanya membawa peningkatan likuiditas ke jaringan blockchain yang mendukungnya. Beberapa analis memperkirakan bahwa peluncuran RLUSD dapat memicu lonjakan harga XRP.
Dalam beberapa hari terakhir, harga XRP telah menunjukkan tren stabil, dengan formasi pola grafik yang menunjukkan potensi breakout.
Jika harga berhasil menembus resistensi di sekitar US$0,626, peningkatan hingga 9 persen bisa terjadi. Namun, sebaliknya, jika terjadi koreksi, harga dapat kembali ke support di kisaran US$0,568 hingga US$0,573. [st]
Memecoin PEPE Diprediksi Mengalami Lonjakan Hingga 50 Persen
Memecoin PEPE diprediksi melonjak hingga 50 persen dalam jangka pendek, didukung oleh aktivitas whale dan peningkatan volume perdagangan. [577] url asal
#bitcoin #meme-token #memecoin-pepe #pasar-kripto #prediksi-harga-kripto
(BlockChain-Media) 14/10/24 23:39
v/16470871/
Memecoin PEPE diprediksi akan mengalami lonjakan harga hingga 50 persen dalam waktu dekat. Proyeksi ini didorong oleh peningkatan volume perdagangan dan aktivitas para investor besar yang memperlihatkan tren bullish. Investor di pasar kripto optimis terhadap potensi kenaikan lebih lanjut dari memecoin ini.
Memecoin PEPE, salah satu token yang popular di kalangan penggemar meme token, menunjukkan potensi kenaikan harga yang kuat. Berdasarkan analisis terbaru, pola segitiga simetris yang terlihat dalam grafik perdagangan PEPE menandakan bahwa lonjakan harga bisa segera terjadi.

Dalam beberapa hari terakhir, harga PEPE telah naik lebih dari 6 persen, memperlihatkan momentum yang positif di pasar. Selama 30 hari terakhir saja sudah terbang lebih dari 35 persen.
Pergerakan harga ini sejalan dengan tren yang lebih luas di pasar kripto, di mana beberapa mata uang kripto utama seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) juga mengalami kenaikan. Bitcoin sendiri baru saja masuk ke zona penting karena sukses naik ke atas US65 ribu.
Harga Bitcoin Sentuh US$65 Ribu, Berikutnya akan Terpengaruh Banyak Faktor Katalis
Para investor memandang ini sebagai indikasi bahwa pasar sedang berada dalam fase bullish, yang berarti potensi keuntungan lebih lanjut mungkin akan terus berlanjut. Seperti yang sering terjadi dalam dunia kripto, tren seperti ini bisa menjadi pemicu pergerakan harga yang lebih besar di masa mendatang.
Aktivitas para whale atau investor besar di memecoin PEPE juga menunjukkan tren akumulasi yang menarik. Para whale telah mengakumulasi lebih dari US$5 juta dalam stablecoin, yang mengindikasikan kepercayaan mereka terhadap masa depan token ini. Jika dianalogikan, tindakan para whale ini mirip dengan saat mereka “mengisi bahan bakar” untuk perjalanan yang lebih panjang, semakin banyak akumulasi, semakin besar kemungkinan harga akan melonjak di kemudian hari.
Di pasar kripto, pola serupa pernah terjadi pada Bitcoin (BTC). Pada tahun 2016, misalnya, Bitcoin bergerak dalam kisaran harga yang sempit selama lebih dari tiga bulan. Namun, beberapa minggu sebelum Pemilihan Presiden AS, harga Bitcoin mulai meroket, dan nilainya hampir dua kali lipat dalam beberapa bulan berikutnya. Hal yang sama terjadi lagi pada tahun 2020, ketika Bitcoin bergerak datar selama hampir setengah tahun sebelum akhirnya melonjak hanya tiga minggu sebelum pemilihan.
Gelagat Pepecoin Berikutnya Usai Arthur Hayes Beli PEPE US$250 Ribu
Selain itu, analis kripto lainnya, Crypto Zeus, juga melihat tren bullish yang kuat untuk memecoin PEPE. Dalam analisis terbarunya, dia menekankan bahwa PEPE dapat mengalami momentum kenaikan yang signifikan dalam beberapa hari mendatang.
Ia menambahkan bahwa investor jangka panjang harus tetap optimis terhadap potensi pertumbuhan PEPE, terutama dengan adanya tren positif dari indikator teknikal yang mendukung proyeksi tersebut.
“PEPE menunjukkan optimisme yang kuat hari ini. Beberapa sinyal positif mulai terlihat. Kita akan menghadapi minggu yang penting ke depan,” tulisnya di X, Senin (14/10/2024). Ia pun melampirkan video analisis harga Pepecoin itu.
Prospek harga PEPE diperkirakan akan terus naik dalam jangka pendek, terutama dengan adanya dukungan dari para whale dan volume perdagangan yang terus meningkat. Jika momentum ini berlanjut, harga PEPE bisa mencapai sasaran harga antara US$0,000015 hingga US$0,00002 dalam waktu dekat.
Sementara itu, melirik kembali analisismemecoin PEPE oleh CobraVanguard yang diunggah di TradingView pada 30 September 2024 lalu, rasanya masih relevan dengan kondisi saat ini. Analis popular itu menyebutkan PEPE tampil terkonsolidasi di pola bullish.
Pada grafik tampak PEPE sudah breakout di atas garis pola sejak awal Oktober 2024 dan sekarang masih berada di zona itu.
Dalam rentang waktu pendek, dengan harganya saat ini di kisaran US$0,00001064, token bersimbol katak hijau ini tampak menguji resistensi penting, yakni US$0,00001196, berdasarkan data dari indikator Fib Retracement. [ps]
Harga Bitcoin Sentuh US$65 Ribu, Berikutnya akan Terpengaruh Banyak Faktor Katalis
Usai harga Bitcoin kembali menyentuh US$65 ribu hari ini dengan sejumlah katalis lainnya yang akan memengaruhinya. [542] url asal
#bitcoin #microstrategy #pasar-cryptocurrency #volatilitas
(BlockChain-Media) 14/10/24 20:48
v/16465057/
Usai harga Bitcoin kembali menyentuh US$65 ribu pada Senin (14/10/2024), pukul 18.30 WIB, ada sejumlah katalis lainnya yang akan memengaruhinya.
Dalam delapan minggu mendatang, harga Bitcoin diprediksi akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk perkembangan saham MicroStrategy. Indikasi pergeseran bullish pada saham tersebut dan momen penting yang akan datang dapat berdampak pada minat perusahaan untuk mengadopsi Bitcoin. Volatilitas pada options MicroStrategy juga dapat memengaruhi pergerakan harga Bitcoin.
Sebelumnya QCP Capital mengungkapkan bahwa ada sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi harga Bitcoin dan saham MicroStrategy dalam waktu dekat.
“Terdapat indikasi pergeseran bullish pada saham MicroStrategy, di mana volume opsi menunjukkan minat meningkat menjelang akhir Oktober dan awal November,” ungkap laporan dari 10x Research pada Senin (14/10/2024).
Selain itu, pengumuman laporan keuangan kuartalan dan perubahan aturan akuntansi dari Financial Accounting Standards Board yang dijadwalkan mulai berlaku pada Desember 2024 diperkirakan akan mendorong lebih banyak perusahaan untuk mempertimbangkan adopsi Bitcoin.
Kepemilikan saham MicroStrategy yang semakin meningkat dari dana kekayaan negara seperti Norges Bank dan Swiss National Bank menjadi sorotan.
“Minat dari dana kekayaan negara, seperti Norges Bank dan Swiss National Bank, yang meningkatkan kepemilikan mereka di saham MicroStrategy, dapat menciptakan permintaan lebih besar untuk Bitcoin,” tambah laporan tersebut.
Hal ini menunjukkan bahwa potensi peningkatan investasi dari institusi besar dapat berkontribusi terhadap dinamika harga Bitcoin dalam waktu dekat.

Kondisi pasar yang volatile dan proyeksi yang beragam menambah kompleksitas pada analisis harga Bitcoin saat ini.
“Volatilitas tinggi pada opsi MicroStrategy dapat menyebabkan ‘gamma squeeze‘, yang berpotensi meningkatkan harga saham dan harga Bitcoin,” kata QCP Capital, menegaskan hubungan antara saham MicroStrategy dan nilai Bitcoin.
Mereka menambahkan, jika melihat kembali ke tahun 2016, harga Bitcoin (BTC) diperdagangkan dalam kisaran yang sangat ketat selama lebih dari tiga bulan. Baru tiga minggu sebelum hari pemilihan presiden AS, BTC mulai mengalami reli dari US$600 dan akhirnya menggandakan harganya pada minggu pertama Januari.
“Demikian pula, pada tahun 2020, BTC terjebak dalam kisaran yang membosankan selama setengah tahun dan baru mulai rally dari US$11.000 hanya tiga minggu sebelum hari pemilihan presiden, mencapai puncaknya di US$42.000 pada Januari,” jelas mereka.
Michael Saylor Ingin Ubah MicroStrategy Jadi Bank Bitcoin Terkemuka Dunia
Momen-momen penting ini dapat menjadi indikator bagi pengamat yang memantau pergerakan harga Bitcoin dan perkembangan saham MicroStrategy.
Dengan situasi pasar yang tidak pasti, penting bagi para pelaku pasar untuk memperhatikan perkembangan yang ada. Meskipun terdapat katalis positif yang dapat mendorong harga Bitcoin ke tingkat yang lebih tinggi, risiko penurunan tetap menjadi faktor yang harus diperhatikan. Oleh karena itu, pemantauan terhadap perkembangan pasar dan indikator ekonomi yang lebih luas akan sangat penting dalam beberapa minggu ke depan.
Prediksi Harga Bitcoin Berpotensi Capai US$250 Ribu, Ini Alasannya!
Dalam konteks ini, momentum positif yang berkembang di pasar dapat memberikan dorongan bagi harga Bitcoin. Bagi para pengamat, penting untuk memahami bahwa setiap faktor yang mempengaruhi saham MicroStrategy juga dapat memiliki dampak yang signifikan pada nilai Bitcoin. Dengan segala dinamika yang ada, harga Bitcoin bisa saja mengalami perubahan yang dramatis, tergantung pada bagaimana faktor-faktor ini berinteraksi di pasar.
Pelaku pasar dan pengamat perlu terus mengikuti berita dan analisis terkini untuk mendapatkan wawasan yang lebih baik tentang pergerakan harga Bitcoin ke depan. Dengan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi, situasi ini menawarkan tantangan bagi semua yang terlibat dalam pemantauan cryptocurrency. [ps]
Pendekatan Investasi NFT dan Peran Token PNGVN yang Mirip Reksadana
Token PNGVN menawarkan investasi NFT, selain di sektor AI, dan cryptocurrency, yang mirip dengan reksadana. [565] url asal
#cryptocurrency #diversifikasi-investasi #investasi-nft #kecerdasan-buatan #nft #pngvn
(BlockChain-Media) 14/10/24 20:00
v/16462029/
Melalui token PNGVN, pihak Global NFT Group Investment (GNGIM) menawarkan investasi NFT, selain di sektor AI, dan cryptocurrency secara umum, yang mirip dengan reksadana.
Investasi NFT semakin menarik perhatian di kalangan investor kendati pasarnya terpantau kendor, dan token PNGVN diklaim muncul sebagai salah satu solusi inovatif. Dengan dukungan dari Global NFT Group Investment Management, PNGVN tidak hanya berfokus pada pasar NFT, tetapi juga menjangkau sektor kecerdasan buatan dan sektor khusus di cryptocurrency. Artikel ini akan membahas bagaimana token ini menawarkan diversifikasi serta potensi pertumbuhan di era digital ini.
Dalam dunia investasi yang terus berkembang, token PNGVN hadir sebagai produk yang tampil apik. Dikelola oleh GNGIM, PNGVN menawarkan akses ke berbagai sektor yang sedang naik daun, termasuk Non-Fungible Tokens (NFT), kecerdasan buatan (AI), dan cryptocurrency.
Pendekatan manajerial yang mirip dengan reksadana ini memungkinkan PNGVN untuk memanfaatkan potensi pertumbuhan yang tinggi sambil mengurangi risiko yang dihadapi oleh investor. Dengan strategi investasi jangka panjang, PNGVN berusaha untuk memberikan hasil yang signifikan bagi pemegang token.
GNGIM berfungsi sebagai entitas pengelola investasi yang bertugas mengelola dana PNGVN untuk komunitas GNG.
“Investasi ini mencakup berbagai sektor, memberikan kesempatan kepada investor untuk memiliki portofolio yang beragam,” tertera di situs resminya. Fokus utama dari PNGVN adalah pada tiga kategori investasi yang saling melengkapi.
Pertama, dalam sektor NFT, token ini mengalokasikan sebagian besar dananya untuk proyek-proyek yang memiliki potensi besar untuk merevolusi industri kreatif. Dengan pertumbuhan pesat yang terlihat di pasar NFT, GNGIM yakin bahwa teknologi ini akan terus berkembang dan menciptakan nilai bagi investor.
Kedua, PNGVN juga berinvestasi dalam kecerdasan buatan. Dengan kemajuan teknologi yang cepat, AI diakui sebagai salah satu sektor paling menjanjikan di era digital.
“Kami percaya bahwa AI akan menjadi pendorong utama inovasi global,” tambah GNGIM. Ini menunjukkan keyakinan GNGIM dalam masa depan AI dan peluang besar yang bisa dihasilkan.
Era Baru Kripto: AI Lakukan Transaksi Pertama di Coinbase
Ketiga, dalam bidang cryptocurrency, PNGVN memberikan eksposur kepada proyek-proyek yang dianggap undervalued, namun memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan. Dengan memanfaatkan dana yang dialokasikan secara strategis, PNGVN mampu menjangkau berbagai proyek di pasar kripto yang dinamis. Ini menunjukkan betapa pentingnya diversifikasi dalam meminimalkan risiko fluktuasi harga yang umum terjadi dalam sektor ini.
Nilai dasar dari token PNGVN berasal dari aset-aset yang dimiliki dalam portofolio yang terdiversifikasi. Dengan menggabungkan NFT, AI, dan cryptocurrency, PNGVN tidak hanya menghadapi volatilitas pasar dengan lebih baik tetapi juga berupaya untuk memberikan hasil yang optimal bagi investor.
“Kami berusaha untuk menciptakan portofolio yang kuat dan tahan lama meskipun menghadapi siklus pasar yang berfluktuasi,” jelas GNGIM. Ini menunjukkan komitmen manajemen investasi dalam menghadapi tantangan pasar.
Strategi pengelolaan risiko yang diterapkan oleh GNGIM sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang token ini. Dengan memantau kinerja dari Top 100 token NFT, serta koin-koin teratas dalam kategori cryptocurrency dan AI, PNGVN bertujuan untuk mengikuti tren pasar dengan hati-hati. Pendekatan ini memberikan keyakinan kepada investor bahwa dana mereka dikelola dengan cermat dan terarah.
Token PNGVN yang tersedia diperdagangkan di Coinstore ini menawarkan kesempatan investasi di pasar NFT dan sektor teknologi lainnya. Dengan pendekatan yang beragam dan strategi investasi yang matang, GNGIM berusaha untuk memberikan hasil yang kompetitif dengan risiko yang moderat.
Dalam dunia yang semakin berorientasi digital, PNGVN bisa saja menjadi pilihan yang menarik bagi investor yang ingin menjelajahi potensi pasar NFT dan teknologi masa depan. Melalui diversifikasi dan manajemen risiko yang efektif, PNGVN berpotensi untuk menjadi salah satu token terintegrasi terbesar di pasar ini pada tahun 2026. [ps]
Uji Coba Mata Uang CBDC Brasil Masuki Fase Selanjutnya
Bank Sentral Brasil (BCB) mulai fase baru uji coba mata uang digital CBDC (Drex), menjajaki transaksi kompleks di sektor keuangan. [549] url asal
#bank-sentral-cbdc #cbdc #mata-uang-digital #rupiah-digital
(BlockChain-Media) 14/10/24 18:20
v/16462030/
Brasil kini memasuki fase baru dalam pengembangan mata uang digital CBDC, yang dikenal sebagai Drex. Bank Sentral Brasil (BCB) telah membuka kesempatan bagi lebih banyak peserta untuk bergabung dalam fase kedua uji coba ini.
Fase uji coba mata uang CBDC kali ini difokuskan pada pengujian transaksi yang lebih kompleks, dengan tujuan mempersiapkan Drex agar dapat digunakan di berbagai sektor keuangan di Brasil.
Menurut laporan terbaru dari Valor Econômico, BCB menyatakan bahwa adopsi CBDC ini diharapkan menjadi solusi inovatif bagi berbagai kebutuhan transaksi digital, mulai dari penyelesaian sekuritas hingga transaksi antarbank.
Pihak BCB ingin memperluas cakupan uji coba Drex dan mengundang lebih banyak pihak untuk berpartisipasi untuk mencoba sistemnya.
“Bank Sentral Brasil (BCB) telah membuka panggilan untuk perusahaan baru yang ingin berpartisipasi dalam Drex, proyek yang menciptakan infrastruktur ‘tokenisasi’ untuk sistem keuangan Brasil,” berdasarkan informasi dari laporan tersebut, Kamis (10/10/2024).
Laporan tersebut juga mengungkan bahwa uji coba CBDC kali ini dilakukan untuk memperluas cakupan Drex dan menerima lebih banyak kasus penggunaan yang lebih kompleks.
“Ide utamanya adalah memperluas jumlah konsorsium dan menerima kasus penggunaan yang lebih kompleks dibandingkan dengan yang diuji pada fase pertama,” seperti yang disebutkan dalam laporan tersebut.
Langkah Brasil ini merupakan bagian dari tren global yang mendorong adopsi CBDC, di mana banyak negara lain juga mulai mengembangkan mata uang CBDC mereka sendiri.
Menurut data terbaru dari Atlantic Council, lebih dari 134 negara saat ini menunjukkan minat untuk mengembangkan mata uang digital CBDC. Beberapa negara telah resmi meluncurkannya, sementara yang lain, termasuk Brasil dan Indonesia, masih dalam proses pengembangan.

Uji coba Drex mencerminkan upaya BCB untuk memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional di tengah peningkatan popularitas cryptocurrency. Mata uang ini juga dianggap sebagai alternatif yang lebih stabil dan teregulasi di tengah ketidakpastian pasar kripto.
Namun, beberapa pihak di Brasil memperingatkan bahwa perubahan teknologi yang dilakukan dalam pengembangan dan adopsi CBDC tidak selalu memberikan solusi yang sempurna.
George Marcel Smetana, seorang spesialis inovasi di Bradesco, mengatakan bahwa ada kesalahpahaman mengenai disintermediasi dalam dunia blockchain.
“Terkadang Anda hanya mengganti pemain lama dengan pendatang baru,” ujarnya.
Menurut Smetana, penting untuk mempertanyakan apakah teknologi blockchain benar-benar menawarkan keuntungan yang diharapkan atau justru memperkenalkan tantangan baru.
Selain itu, adopsi CBDC di Brasil juga dipandang sebagai alat penting untuk meningkatkan efisiensi sistem pembayaran nasional.
Adopsi CBDC tidak hanya terjadi di Brasil. Di berbagai belahan dunia, negara-negara lain juga sedang mempersiapkan peluncuran mata uang CBDC. Salah satunya adalah Indonesia, yang melalui Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan Proyek Garuda sebagai bagian dari pengembangan Rupiah digital.
Pengembangan Rupiah digital sejalan dengan upaya global untuk mengintegrasikan sistem keuangan digital secara lebih luas. Mata uang digital CBDC, termasuk Rupiah digital, dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan dalam sistem keuangan tradisional, seperti tingginya biaya transaksi, inefisiensi, serta risiko keamanan.
Sama seperti Brasil, Indonesia juga memperhatikan interoperabilitas antara mata uang digital mereka dengannegara lain. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sistem pembayaran digital dapat berfungsi secara global, memungkinkan transaksi antarnegara yang lebih cepat dan efisien.
Uji coba mata uang CBDC di Brasil diharapkan menjadi pelopor inovasi dalam sistem pembayaran digital. Begitu pula di Indonesia, pengembangan Rupiah digital bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor keuangan digital dan mengurangi risiko dalam transaksi digital.
Fase uji coba ini menekankan pentingnya pengujian teknologi dan keamanan sistem keuangan tersebut, sambil mempersiapkan regulasi pasar kripto yang diperlukan untuk peluncuran penuh mata uang digital CBDC. [dp]